28 May 2017

10 Spot Foto Di Klenteng Sam Poo Kong Semarang


Kalau lagi jalan-jalan ke Semarang, Klenteng Sam Poo Kong tentunya masuk dalam daftar tujuan para traveler. Klenteng Sam Poo Kong sendiri merupakan sebuah tempat bersejarah untuk mengenang  Laksamana Cheng Ho berlabuh di utara Jawa. Saya tidak akan membahas mengenai sejarah Kelenteng Sam Poo Kong karena sudah banyak website dan blog yang membahasnya. Dalam tulisan kali ini, saya akan membahas beberapa spot foto yang mungkin bisa jadi pilihan teman-teman kalau berkunjung di Klenteng Sam Poo Kong. Simak yuk.

1. Spot pertama yang rasanya sayang untuk dilewatkan adalah berfoto di depan tulisan besar Sam Poo Kong. Spot ini berada di area parkir sebelum pintu masuk. Mengingat ini adalah area parkir, pastikan datang ke sini saat sedang sepi atau bukan akhir pekan. Sehingga kita bisa dapat foto yang bagus. Jika tidak, bersiaplah menerima hasil foto seperti yang saya dapat di atas.

2. Ada beberapa bangunan klenteng yang cukup besar dan semuanya menarik untuk dijadikan spot foto. Tapi yang harus diingat, saat musim liburan Klenteng sam Poo Kong ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan. 

3. Saya menemukan sebuah sudut yang menarik di Klenteng Sam Poo Kong yang tidak banyak digunakan orang-orang untuk berfoto. Sebuah sisi klenteng dengan 2 jendela oriental dan tembok warna merah. Saya dan teman-teman pun semangat sekali mengambil foto di sisi ini. Dengan sedikit editan, teman-teman akan mendapat hasil foto yang ciamik di sisi ini.

4. Kabarnya Klenteng Sam Poo Kong selalu menampilkan pertunjukan Barongsai setiap hari. Baik itu pertunjukan resmi maupun pertunjukan latihan. Semuanya tetap menarik untuk dilihat dan tentu saja bisa menjadi sebuah spot foto yang tidak boleh dilewatkan.

5. Beberapa gedung klenteng yang besar juga sangat bagus dijadikan spot foto. Sayangnya karena pengunjung sedang ramai, saya tidak bisa mendapat foto yang sepi. Foto paling sepi ada di gerbang bagian belakang ini. Itupun masih banyak orang di sana. Tapi lumayanlah buat ambil foto-foto :)

6. Masih dari area gerbang belakang, saya dan teman-teman tertarik berfoto dengan ornamen-ornamen yang berada di pintu gerbang. Apalagi pintu gerbang yang berwarna merah dengan ornamen-ornamen berwarna keemasan bisa membuat foto-foto jadi tampak wah. Cobain deh ambil foto di spot ini.

7. Kita juga bisa menjumpai Patung Laksamana Cheng Ho setinggi 10 meter dan berfoto dengan latar belakang patung ini. Ada beberapa area yang bisa mengambil foto patung ini dengan latar klenteng di belakangnya. Tapi akan sulit mengambil foto dengan spot seperti itu apabila klenteng sedang ramai dikunjungi. Jadi kalau mau ambil foto-foto yang kece, lebih baik datang saat hari kerja atau bukan musim liburan.

8. Saya sangat tertarik sekali dengan beberapa area tiang klenteng yang memiliki relief naga. Salah satu spot yang oke banget buat berfoto. Apalagi kalau teman-teman memakai pakaian tradisional yang bisa disewakan di sini. Wuiih pasti bakalan kece banget tuh.

9. Masih ada beberapa spot foto menarik lain yang bisa jadi bahan pertimbangan teman-teman yang akan mengunjungi Klenteng Sam Poo Kong, beberapa diantaranya area tangga menuju diorama. Tempat ini cukup sepi meskipun pengunjung sedang ramai. Jadi bisa puas jeprat-jepret di sini. Ngga pake antri soalnya. 

10. Spot kesepuluh yang saya rekomendasikan untuk berfoto adalah area diorama yang berada di bagian belakang salah satu bangunan klenteng. Di sini kita bisa melihat sebuah cerita dalam ukiran di tembok memanjang yang menggambarkan sosok Laksamana Cheng Ho dan perjalanan ekspedisi yang dilakukannya   

Catatan : Satu hal yang harus diingat adalah, walaupun dibuka untuk umum, tapi klenteng tetaplah merupakan tetap ibadah. Jadi tetap harus menjaga tata krama dan ketertiban selama kita berada di dalamnya. Jangan lupa juga untuk tetap menjaga kebersihan yah teman-teman :)

23 May 2017

Mencari Hening di Best Western Premier Agung Resort Ubud

Satu hal yang saya suka kalau berlibur ke Bali adalah sebuah fakta bahwa kita bisa menyesuaikan kebutuhan kita untuk berlibur. Mau bergosong-gosong ria di pantai kah ? Ingin memanjakan perut ? Atau sekedar mencari keheningan ? Bisa kok. Karena Bali menyediakan berbagai tempat yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan liburan kalian. Nah. buat kalian yang sedang mencari keheningan. Simak yuk pengalaman saya menginap di Best Western Premier Agung Resort Ubud yang belum lama ini beroperasi.

Best Western Premier Agung resort Ubud ini berada di Jalan Sriwedari. Sebenarnya lokasinya tidak terlalu jauh dari keramaian di Ubud. Tapi karena lokasi hotel sedikit masuk ke dalam (sekitar 1 km berjalan kaki), jadi kita tidak akan menemukan suara lalu lalang kendaraan dan kebisingan lainya. Kesan pertama yang saya lihat begitu memasuki area hotel berbintang 4+ ini adalah tipikal bangunan yang khas Bali banget. Ada beberapa bangunan pendopo di dalamnya. Di bagian depan adalah pendopo untuk lobby dan cafe. Meja resepsionis hanya satu, tapi staff hotel sangat cekatan sekali menyiapkan kamar yang telah saya pesan sebelumnya. Setelah mendapatkan kunci, saatnya menuju kamar. Staff hotel sampai mengantarkan saya hingga ke kamar sembari memberi tahu beberapa fasilitas yang tersedia di hotel yang kami lewati. Kita akan melewati deretan guci-guci besar saat akan berjalan menuju area kamar. Deretan guci besar ini akan terlihat cantik sekali dengan pencahayaan di malam hari.

Tidak ada lift di area hotel. Dengan kata lain, kita harus naik turun tangga untuk mencapai kamar yang berada di lantai atas atau bawah. Tapi tidak usah kuatir, karena lantainya tidak banyak jadi kita tidak banyak juga naik turun tangganya. Bagi yang membawa lansia atau tidak ingin naik turun tangga, bisa memilih kamar yang berada di bagian bawah. Area koridor dialiri angin alami Ubud alias tanpa AC. Ngga masalah sih buat saya, toh angin alami tetap mengalir di koridor. Nomor kamar yang berbentuk daun tampak cantik saat malam hari dengan pencahayaan. 

Ini dia kamar tidurnya. Tempat tidurnya empuk banget dengan banyak bantal besar yang juga empuk. Dua malam menginap di sini tidur saya berkualitas banget. Sampai-sampai tidak mampu membuka laptop untuk mengecek beberapa pekerjaan. Tapi sudahlah, ini liburan kan yah. Hahahaha.. Ada handuk yang dibentuk di atas tempat tidur. Saya sudah pernah melihat handuk dibentuk gajah dan angsa di hotel lain. Tapi jujur, sampai saat ini saya masih gagal paham dengan bentuk handuk ini. Apakah ini bentuk high heels atau orang yang sedang yoga ? Ada yang bisa bantu ? 

Beberapa furniture hotel terbuat dari kayu seperti tempat tidur, meja dan kursi. Meja kerjanya tampak nyaman sekali untuk dipakai bekerja. Sayangnya saya terlalu mager untuk membuka laptop dan membuka beberapa pekerjaan hingga saat check out tiba. Hotel juga menyediakan snack dan beberapa minuman dalam kulkas. Tapi karena saya melihat daftar harga di atas kulkas, maka bisa dipastikan bahwa kita harus membayar bila ingin menikmati makanan dan minuman ini. Oh ya, saya cukup terkesan dengan surat bertuliskan nama saya dari GM Hotel. Saya lumayan sering sih membaca surat-surat dari GM hotel di dalam kamar hotel saat menginap, tapi jarang yang bertuliskan nama lengkap. Personal touch nya dapet banget nih.

Fasilitas lain yang teredia di dalam kamar adalah jubah mandi yang kadang sering saya pakai tidur karena hangat. Hahaha.. Lalu ada juga safe deposit box yang berguna banget untuk menyimpan laptop dan beberapa barang berharga yang tidak mungkin dibawa kemana-mana saat jalan-jalan. Dan juga ada slippers dengan motif batik yang lucu. Karena tidak bawa sandal, slippers ini berguna banget saat akan keluar kamar untuk sarapan pagi atau berenang. Oh ya, setiap kamar memiliki teras atau balkon untuk menikmati udara segar. Kalau malam, saya membiarkan pintu balkon terbuka karena bisa mendengar suara jangkrik yang menenangkan jiwa. Ahh saya suka tempat ini..


Kamar mandi untuk tipe kamar yang saya inapi di Best Western Premier Agung Resort Ubud ini besar dan jujur saya suka berlama-lama mandi di sini. Di dalamnya ada bathtub dan shower sekaligus. Demikian pula dengan amenities yang lengkap banget. Puas banget berendem air hangat dan mandi busa setelah lelah seharian keliling Ubud. 

Sarapan pagi berlangsung di restaurant yang berada di pendopo besar bagian tengah area hotel. Sarapan pagi sudah dibuka sejak pk.06.00 pagi. Saya sengaja bangun lebih awal untuk melihat sunrise. Sayangnya langit sedikit berawan pagi itu. Meja dan kursi makan yang ada di area restaurant semuanya terbuat dari kayu. Yang saya kuatirkan dari restaurant dengan konsep terbuka ini adalah lalat. Untungnya tidak ada lalat selama 2 kali saya menikmati sarapanj pagi di sana.

Restaurant menyediakan pilihan menu Indonesia, tradisional dan beberapa sajian roti dan salad saat sarapan. Buat yang punya rencana mau jalan-jalan seharian, sarapan yang cukup supaya cukup energi untuk menikmati pesona Ubud yang berbukit-bukit. 

Kalau menginap di Best Western Premier Agung Resort Ubud, jangan lupa untuk bersantai atau kalau perlu berenang di sini. Soalnya kolam renang dengan air yang dingin ini rasanya sayang untuk dilewatkan. Saya yang ngga bisa berenang nekat nyebur kok demi foto-foto kece. Hahahaha.. Ada 2 kolam renang yang tersedia, yang pertama kolam renang untuk dewasa di bagian atas, dan kolam untuk anak-anak di bagian bawah. Kalau haus setelah berenang, tinggal pesan saja di Taman Tirta Pool bar yang berada di area kolam renang. Asoy kan ?

Buat yang suka olahraga dan ngga bisa melewatkan olahraga barang sehari juga, ngga usah kuatir. Karena ada fitness center dengan alat yang lumayan cukup untuk mengakomodir kebutuhan olahraga kalian. Saya sih awalnya udah niat banget mau olahraga di sini sebelum sarapan, apa daya magnet makanan di restaurant lebih menggoda. Duuhh.. gagal diet lagi.

Gimana ? Seru banget kan pengalaman menginap saya di Best Western Premier Agung Resort Ubud ini ? Tertarik mau menginap di sini juga ? Booking aja atau datang langsung ke :

Jalan Sriwedari No.99 Ubud, Bali
T. +62 361 2091700

20 May 2017

Makan Besar Di Jardino Restaurant & Bar

Selamat berakhir pekan teman-teman. Mau menghabiskan akhir pekan di mana kali ini ? Tentunya banyak cara yang bisa dipilih untuk menikmati liburan akhir pekan. Ada yang cukup diam santai di rumah, tapi ada juga yang memilih keluar rumah dengan traveling, belanja atau menikmati makanan lezat bersama teman atau pasangan. Buat yang kali ini memilih opsi yang terakhir, simak yuk icip-icip saya di Jardino Restaurant & Bar dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Jardino Restaurant & Bar ini berlokasi di Fraser Place Setiabudi yang notabene ada di kawasan Kuningan yang strategis banget. Jadi kita bisa memilih tempat ini sepulang kerja atau di akhir pekan. Kalau pagi, restaurant ini merupakan tempat bersantap bagi para tamu service apartment yang sedang menginap. Kalau sore dan malam, Jardino ini bisa kita pilih sebagai tempat nongkrong seru. Apalagi di Jumat dan sabtu malam, tempat ini menyediakan hiburan musik akustik dan mulai dibuka dari pk.15.00 - 22.00. Jardino juga menyediakan somiking dan non smoking area yang terpisah. Interiornya juga kece banget. Cocoklah kalau mau bikin makan malam romantis bareng pasangan atau menjamu tamu-tamu kantor.

Pilihan menu yang tersedia juga banyak banget. kalau bingung mau nyobain yang mana, minta direkomendasikan saja dengan staff restaurant, menu apa saja yang paling favorit di sana. Kami mencicipi beberapa menu seperti Chicken Finger Stick yang disajikan dengan mayonaise. Lalu mencicipi juga Jardino Signature Burger yang ternyata porsinya besar banget. Satu porsi burger ini isinya komplit banget, patty nya ekstra gede, trus ada telur, jamur , sayuran dan dalam satu porsi terhidang bersama potato wedges dan melted cheese. Yummy..


Sajian menu utama di Jardino juga beragam banget. Mulai dari makanan Indonesia hingga western. Beberapa menu yang saya dan teman-teman cicipin adalah Pan Seared Salmon yang terhidang dengan Mashed Potato yang lembut. Lalu ada NZ Steak dan Nasi Goreng Jardino. Semua menu memiliki porsi yang mengenyangkan dan cita rasa yang oke. Dan sebagai hidangan penutup, saya mencicipi The Signature Tiramisu yang ternyata potongannya lumayan besar. Tiramisu nya lembut dan rasanya juga oke. Puas banget lah dinikmati sambil ngobrol dan cerita seru bareng teman-teman atau keluarga.


Buat yang suka nongkrong sambil ngebir, Jardino Restaurant & Bar juga menyediakan beragam pilihan bir yang bisa dinikmati bersama teman-teman sembari melewati waktu luang atau berakhir pekan. Cukup banyak jenis bir yang tersedia di Jardino dengan kualitas yang bagus. Bahkan ada ada bir dengan citarasa buah juga lho. Asyik banget kan nongkrong di Jardino Restaurant & Bar. Jadi, kalau kalian belum punya agenda untuk berakhir pekan, atau besok-besok mau cari tempat sambil nunggu kemacetan mereda di sekitar Setiabudi, langsung aja deh mampir ke mari.

Fraser Place Setiabudi
Jalan Setiabudi Selatan Raya No.2
Karet Kuningan, Jakarta Selatan
T. +62 21 3002 0888