16 August 2005

Jangan Tanyakan Kenapa Saya Mencintaimu !!!

Ini saya temukan di Bulletin Board Friendster saya. Yang jelas menguatkan pendapat saya selama ini bahwa ketika saya mencintai seseorang saya tidak memerlukan alasan kenapa saya mencintainya.Dan ini berlaku untuk setiap orang tanpa memandang gender.

Wanita:Mengapa kamu menyukai saya? Mengapa kamu mencintai saya?
Pria:Saya tidak dapat menjelaskannya alasannya...tetapi saya sungguh menyukai engkau

Wanita:Kamu bahkan tidak dapat memberikan alasan kepada saya,bagaimana kamu dapat
berkata kamu menyukai saya? bagaimana kamu dapat berkata kamu mencintai saya?
Pria:Saya sungguh tidak tau alasannya,tetapi saya dapat membuktikan bahwa saya mencintai kamu.

Wanita:Bukti? Tidak! Saya mau kamu menjelaskan alasannya. Pacar kawan saya dapat berkata kepada kawan saya bahwa dia mencintai kawan saya, tetapi kamu tidak dapat!
Pria:Ok ok!!!! Hmm karena kamu cantik, karena suaramu enak didengar, karena kamu penuh perhatian,karena kamu mengasihi, karena kamu bijaksana,karena senyummu,karena setiap gerakkanmu.


Sayangnya,beberapa hari kemudian,sang wanita mengalami kecelakaan dan mangalami koma.Sang pria kemudian menaruh surat disisinya, dan isinya sebagai berikut:

Kekasihku,
Karena suaramu yang merdu saya mencintaimu...
sekarang dapatkah kamu berbicara?
Tidak
oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu.

Karena kamu penuh perhatian dan peduli
maka saya menyukaimu...
Sekarang kamu tidak dapat menunjukkannya,
oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu.

Karena senyummu,karena setiap gerakanmu
maka saya mencintaimu.
Sekarang dapatkah kamu tersenyum?
Dapatkah kamu bergerak?
Tidak!
Karena itu saya tak dapat mencintaimu.

Jika cinta memerlukan alasan seperti sekarang...
Maka tidak ada alasan lagi bagi saya untuk mencintai engkau lagi.

Apakah cinta memerlukan alasan? TIDAK!
Oleh karena itu,
saya masih tetap mencintaimu
dan Cinta tidak memerlukan alasan.


Ketika mencintai seseorang jangan pernah menyesal dengan apa yang pernah kamu lakukan. Menyesallah terhadap,apa yang tidak pernah kamu tidak lakukan.

Jika Tuhan membawa engkau kepada cinta...
Dia,akan memampukan engkau untuk bisa mengatasinya...

Kondangan

Saya tidak ingat persis sejak kapan tepatnya saya suka sekali datang ke kondangan, baik itu acara pernikahan atau selamatan. Yang jelas dalam satu bulan saya mesti menghadiri kondangan, baik itu memenuhi undangan yang memang di tujukan untuk saya pribadi maupun sekedar mewakili ayah saya. Jika memenuhi undangan yang memang di tujukan untuk saya pribadi, saya tidak perduli tempat dimana acara itu di langsungkan. Mau di gubug yang kumuh, di pinggir kali, di rumah atau di hotel berbintang. Insya Allah pasti saya hadiri. Tetapi jika mewakili ayah saya, saya cendrung memilih tempat kondangan di hotel ataupun gedung serbaguna, karena saya di pastikan aman dari serbuan pertanyaan para famili yang menanyakan kemana ayah saya.

Walaupun hoby kondangan mungkin masih dapat di kategorikan hoby yang langka, tetapi saya tetap tebal muka. Dan bagusnya belum ada yang menjuluki saya raja kondangan. Hohohoho *ketawa girang* . Mau tahu rahasia kecil kenapa saya hoby datang kondangan ??? Tujuan utama yang pertama yaitu menyenangkan orang yang sudah bersusah payah mengundang saya. Tujuan kedua mengenyangkan perut, tujuan ketiga tebar-tebar pesona (teteeepp), dan terakhir yang agak-agak memalukan. Ehhm..ehhmm.. Saya suka bertanya-tanya kepada panitia kondangan dimana mesen pelaminannya, dimana mesen kateringnya, berapa budget pestanya, berapa budget sewa gedungnya, dan pertanyaan-pertanyaan ngga penting lainnya. Jika orang yang saya tanya malah balik bertanya untuk apa saya menanyakan semua itu. Saya selalu menjawab simple... untuk pesta kawinan saya tahun depan . Hahahahaha... *iler ngocor*