29 April 2006

Dari Buku Alumni SMP

Update... Update...

 Pemenang III Lomba Foto


Wajah-wajah beberapa sahabat yang saya ambil di buku alumni SMP Xaverius Maria angkatan 1995 dan wajah-wajah mereka kini...

Photobucket - Video and Image Hosting


Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

Waktu memang merubah segalanya... Yang tadinya jelek sekarang jadi cantik atau ganteng, yang tadinya belum tahu apa-apa kini sudah lebih mengenal dunia, yang tadinya selalu bersama kini terpisah jarak, yang tadinya bersahabat kini mungkin sudah tak saling kenal... Tapi kalian tetap berada di hati saya. Saya rindu kalian semua beserta kenangan kita di SMP Xaverius Maria tercinta

21 April 2006

Selamat Hari Kartini

Judul Foto : Meracik Jamu
URL : http://img.photobucket.com/albums/v63/plenyun/meracik1.jpg

Image hosting by Photobucket


Judul Foto : Mencari Kutu
URL : http://img.photobucket.com/albums/v63/plenyun/cari-kutuu.jpg

Image hosting by Photobucket

Selamat hari Kartini untuk seluruh wanita Indonesia...

18 April 2006

Ada Apa Tanggal 16 April ?

Sebenarnya saya ingin sekali merenung seperti yang saya lakukan tahun-tahun sebelumnya menjelang datangnya tanggal 16 April 2006. Tetapi pada hari Sabtu itu ternyata dari pagi sampai sore saya harus di sibukkan dengan segala macam kesibukan yang sebenernya ngga penting-penting banget. Tapi karena saya malas menumpuk pekerjaan, maka saya usahakan untuk mengerjakannya sekaligus. Sehabis Maghrib, saya harus menemani ayah dan ibu menghadiri resepsi pernikahan sahabat ayah saya di Hotel Aston. Pulang kondangan, waktu sudah menunjukkan pukul 22.15 dan badan saya sudah sangat letih karenanya. Maka sirnalah keinginan untuk merenung menjelang datangnya pergantian hari. Yang ada saya langsung terlelap tanpa sempat berganti pakaian terlebih dahulu.

Saya terbangun ketika mendengar handphone saya berbunyi. Saya melihat di layar hape. Ternyata nomor yang tidak di kenal. Meskipun sangat mengantuk sayapun mengangkatnya. Ternyata... suara di dalam handphone melantunkan sebuah tembang

Lilin kecil menyala disini
Kuredupkan sekali lagi
Kupanjatkan doa tulus dan suci
Kuingat hari ini ultahmu

Selamat ulang tahun ku ucapkan
Sambutlah hari indah bahagia
Selamat ulang tahun untuk kamu...
Panjang umur di dalam hidupmu
Trimalah kadoku buat kamu
Yang kupersembahkan lewat laguku ini
Selamat Ulang Tahun....


Hilang semua rasa kantuk mendengar suara merdu dari seorang wanita yang selama 4 bulan terakhir ini menghiasi indahnya dunia saya. Terima kasih... Saya juga sayang kamu.

Tidak ada yang terlalu spesial tanggal 16 April itu. Hanya menerima ucapan-ucapan selamat di iringi doa dari orang tua, saudara-saudara dan para sahabat yang di ucapkan secara langsung, via telpon, sms maupun di friendster dan blog. Hanya saja tahun ini kok banyak sekali yang mendoakan saya supaya cepat berumah tangga yah ?? Hohohoho... Apapun itu sekali lagi terima kasih banyak atas doa dan ucapannya. Insya Allah saya dapat menjadi seperti yang kalian harapkan. Oh ya terima kasih untuk pacarku tercintah yang sudah memberikan saya sebuah buku. Saya tahu sindiran kamu tepat sekali mengena di hidung saya saat membaca judul bukunya saja. Juga terima kasih untuk Sekar atas Voucher makan gratis di O La La Cafe. Siapa yang mo ikutan makan-makan bareng saya ?? Dan terakhir terima kasih untuk Husein atas bergantinya wajah blog saya menjadi seperti yang sekarang ini.

13 April 2006

Jangan...

Waktu saya kecil ibu sering berpesan pada saya :
Pulang sekolah jangan keluyuran !!!
Dan saya pun keluyuran sepulang sekolah

Ibu juga sering berkata kepada saya :
Jangan bermain yang bikin baju kotor !!!
Maka saya mengotori baju saat bermain

Sewaktu beranjak remaja ayah pernah berkata :
Jangan suka bolos sekolah !!!
Lalu saya mengajak teman-teman bolos sekolah

Tidak habis-habisnya saya mendengar pesan :
Jangan menonton film porno !!!
Saya menerima ajakan teman nonton bokep

Ibu juga selalu wanti-wanti berpesan :
Kamu masih SMP, jangan pacaran dulu !!!
Kalo ngga ketahuan boleh donk... :P

Sewaktu SMA ayah tegas memperingatkan :
Jangan mencoba miras dan narkoba !!!
Hmmm... nyicip dikit ngga apa-apa kali yeah ??

Waktu saya ikut pencinta alam, mereka bertitah :
Jangan ikut-ikutan naik gunung !!!
Dan saya pun berbohong supaya bisa naik gunung

Lulus SMA, ayah dan ibu dengan lantang berkata :
Jangan kuliah di Malang ,ga ada kerabat di sana !!!
Saya minggat ke Malang meski hanya 2 minggu

Awal-awal perkuliahan ayah pernah berpesan :
Jangan ngekos, tinggal sama tantemu saja !!!
Minggaaaaatt !!! Cari kos-kosan deket kampus

Keluarga besar selalu selalu mengingatkan :
Jangan banyak main biar IP mu bagus !!!
Saya bablas main dan IP semester 1 cuma 1,9

Dan saat saya ketahuan mengabaikan larangan mereka. Mereka marah dan mulai memberi saya label anak yang tidak patuh pada perintah orang tua. Dan saya hanya menjawab dalam hati : kenapa ayah dan ibu selalu bilang jangan, jangan, jangan dan jangan. Saya tidak butuh kata jangan !!! Saya hanya butuh sebuah alasan yang masuk di akal dan pemikiran saya. Itu saja !!!

11 April 2006

Hak Dia Sih...Tapi Saya Kesel

Tadinya saya tidak terlalu mau pusing dan tidak memusingkan tentang RUU APP. Saya orang yang tidak mau bilang kalau saya pro ataupun kontra terhadap RUU yang satu ini. Saya berpikir ini adalah kebebasan tiap individu untuk mengekspresikan pemikiran-pemikiran mereka. Saya juga berpendapat biarlah mereka yang memikirkan hal-hal seperti itu karena masih banyak hal-hal yang jauh lebih penting untuk saya pikirkan ketimbang mikirin masalah pro dan kontra pornografi. Tiap orang tentu punya pandangan yang berbeda terhadap pornografi. Ada yang berpendapat goyang Inul itu adalah goyang yang hanya mengumbar syahwat, tetapi ada yang bilang hanya sekedar goyangan biasa saja. Bahkan Dewi Persik pun pernah mengeluarkan pernyataan bahwa dia tidak menutup mata jika memang ada penggemar yang menyukai suaranya dan ada juga yang hanya menyukai goyangannya.

Tapi tadi pagi sebelum berangkat beraktifitas, saya sempat menyaksikan di sebuah infotainment dimana Inul Daratista yang selama ini menjadi simbol orang-orang yang kontra akan RUU APP mengeluarkan sebuah pernyataan yang menurut saya sangat tidak berbobot. Intinya dia tetap bersikukuh menolak RUU APP dengan dalih akan mematikan rezekinya dan rezeki beberapa profesi lainnya seperti peragawati. Menurutnya bagaimana mungkin dirinya atau para model catwalk tampil di panggung dengan pakaian yang sesuai dengan ketetapan RUU APP. Plus Inul menyatakan bersedia, malah terkesan menawarkan diri untuk menjadi model di majalah Playboy Indonesia. Ahhh saya sangat menyayangkan komentarnya itu. Memang itu sepenuhnya hak pribadi dia untuk berkomentar dan hak pribadinya juga untuk menjadi model di majalah manapun. Tetapi mbok ya mikir dulu donk. Dia itu lagi di kritik oleh banyak orang, tapi bukannya cooling down dulu ini malah terkesan menantang orang-orang yang mengkritiknya. Selama ini saya tidak pernah memperdulikan goyangannya yang kata orang porno karena dimata saya semua masih oke. Rupanya simpati dan dukungan yang tiada henti terhadap dirinya itu telah menciptakan seorang Inul yang arogan.

Ahhh.. sungguh tidak habis-habisnya saya berpikir. Saya benar-benar tidak terima dengan pernyataan mematikan rezeki itu. Bukankah kita sama-sama mengetahui bahwa rezeki itu datangnya dari Allah dan tidak ada seorang manusiapun yang dapat menghentikannya jika Allah sudah berkehendak ? Hari ini saya hilang feeling terhadap seorang Inul Daratista. Mungkin kalau besok-besok Dewi Persik bertingkah yang aneh-aneh seperti ini pun saya juga akan tidak akan menyukainya lagi. Tetapi sikap saya terhadap RUU APP masih tetap sama. Saya tidak pro, tidak kontra tetapi saya paling tidak suka di katakan cari aman apalagi tidak perduli terhadap nasib bangsa !!! Saya serahkan pada mereka yang saat ini tengah memperjuangkannya. Tetapi tetap saran saya, duduklah bersama dalam satu forum karena kalian yang pro dan kontra tetaplah manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan. Insya Allah kita akan dapatkan solusi yang terbaik bagi bangsa ini. Amien....

05 April 2006

MP4

Image hosting by Photobucket

sumber: http://kapanlagi.com

Di bandingkan dengan Ipod, MP4 milik saya mungkin tidak apa-apanya mulai dari harga hingga kapasitas memory. Tetapi berdasarkan kebutuhan saya saat ini, justru MP4 inilah yang paling tepat untuk kebutuhan saya. Memory yang hanya 256 MB hanya cukup untuk menampung 60 buah lagu, beberapa belas voice testimonial dari teman-teman saya dan beberapa puluh foto di dalamnya. Tetapi saya puas. Apalagi MP4 saya ini juga di lengkapi dengan radio dan ukurannya yang lebih mungil daripada Ipod.

Sebenarnya saya membagi dua kapasitas memory di dalam MP4 milik saya ini bersama pacar saya. Dimana 40 buah lagu adalah jatah saya yang tidak dapat di ganggu gugat isinya. Dan jatah 20 buah lagu sisanya saya serahkan pada pacar saya yang juga tidak bisa saya ganggu gugat isinya. Meskpin hanya punya jatah 40 lagu favorit, ternyata saya sendiri justru kebingungan untuk memutarnya. Dengan status 40 lagu favorit, ternyata saya masih harus memilih yang paling favorit di antaranya. Mau tau lagi favorit yang selalu saya putar di MP4 saya ?? Antara lain lagu Datanglah Kasih nya Nia Paramitha, Sendiri nya Sang Alang, Melangkah Di Atas Awan nya Roni Sianturi, Katakanlah nya Coboy, Lukisan Pagi nya Tohpati feat Shakila, Selamanya Cinta nya Yana Yulio, This Love nya Craig Armstrong feat Elizabeth Fraser, Babe nya Take That, Mimpi Manis nya Dewi Persik, Tak Mungkin Ku Melepasmu dari Dygta Feat Andina dan Biarkan Aku Kembali dari Indra Lesmana. Meskipun tidak boleh saling mengganggu gugat, ternyata pacar saya selalu berkomentar miris setiap mendengar lagu-lagu favorit saya. Apalagi jika saya sudah melantunkan lirik lagu Mimpi Manis nya Dewi Persik. Stop kau mencuri hatiku... hatiku.... Dan dia cuma bisa geleng-geleng kepala sambil mencubit lengan saya, "Ya ampun sayang... nista banget sih seleramu itu". Gyahahahahaha.

Tentang voice testimonial, tadinya saya hanya iseng memanfaatkan fasilitas recorder dalam MP4 saya untuk merekam suara teman-teman. Lalu terpikir begitu saja untuk membuat kumpulan voice testimonial yang bisa saya dengarkan di mana saja dan kapan saja. Voice testimonial nya pun saya dapatkan tidak hanya dengan merekam suara teman-teman secara langsung. Ada juga beberapa teman yang mengirimkan voice testimonial nya via email. Selama format file nya WAV dan ASF, semua bisa saya dengarkan. Ada yang berminat mengirimkan voice testimonial untuk saya ?? Kirim saja ke email saya gw.goiq@gmail.com. Pasti dengan senang hati saya terima... Apalagi udah deket tanggal 16 neh. Hohohoho...