29 May 2006

Jumat, Sabtu dan Minggu

Sebelumnya Goiq mo mengucapkan turut berbela sungkawa atas musibah bencana alam gempa bumi di Jogja dan sekitarnya yang mengakibatkan ribuan korban jiwa... Semoga para korban meninggal mnendapat tempat yang layak disisi Allah SWT dan korban yang selamat diberikan kekuatan untuk melanjutkan perjuangan hidup. Amien...

Jumat

Photobucket - Video and Image Hosting
Triple Date
Photobucket - Video and Image Hosting
Goiq n Dewi
Photobucket - Video and Image Hosting
Nakal Banged

Hari Jumat, saya sudah punya rencana mo triple date dengan Gonsuke dan Nira dua keponakan saya. Saya terlebih dahulu menjemput Dewi dan Yadi (pacar Nira) yang kebetulan kakak beradik. Sempitnya dunia ini... Lalu kami kumpul di rumah Gonsuke dimana saat itu Gonsuke, Nira n Dini (pacar Gonsuke) sudah menanti. Tak mau buang waktu kami pun segera meluncur ke jalanan dengan Taruna BG 11 ND. Rencana awalnya kita mo naek perahu keliling Sungai Musi, tetapi berhubung saat itu cuaca sangat mendung, kami pun memutar haluan menuju Jakabaring. Berbincang-bincang di bunderan air mancur Jakabaring sembari menikmati angin deras... Malamnya setelah hujan deras mengguyur kota Palembang, kami baru menuju kawasan Benteng Kuto Besak. Tetapi tidak untuk naik perahu, melainkan hanya menikmati malam di sana. Pukul 21.00 kami pun memutuskan untuk pulang.

Sabtu

Photobucket - Video and Image Hosting
Kata orang kaya pasangan suami istri....*digetok Dewi*

Hari Sabtu kemarin, kakaknya Dewi menggelar resepsi pernikahan di Gedung SMKN 6 Palembang... Berhubung sudah di wanti-wanti untuk dateng (tepatnya sih sebuah ancaman) *sambil lirik-lirik Dewi*, saya pun sudah mengosongkan semua jadwal untuk datang di acara ini. Jadi malu rasanya mendengar sindiran orang-orang terhadap kami saat itu. Malamnya saya menghabiskan pagi bersama abang saya dan Gonsuke berkeliling Palembang.

Minggu

Photobucket - Video and Image Hosting
Aam n Ayah

Minggu pagi itu setelah mengantar Gonsuke kembali ke rumahnya, saya sudah punya rencana berkumpul bersama teman-teman saya untuk menyikapi musibah bencana alam di Jogja dan sekitarnya. Akan tetapi berhubung ayah saya meminta saya menemani beliau kondangan di rumah seorang kerabat, saya pun tak kuasa menolaknya. Weleeeehhh, hampir saja saya lupa kalau ternyata Gonsuke juga akan menemani ibunya ke acara yang sama. tanpa pikir panjang saya langsung SMS Gonsuke untuk janjian bertemu di sana. dengan adanya Gonsuke, acara kondangan yang membosankan itu jadi terasa semarak. Apalagi ada keponakan saya yang lucu Aam... Malah Gonsuke masih sempat pake acara lirik-lirikan segala sama seorang cewe. Begitu di ajak kenalan.... weleeeehhh.. ternyata masih keponakan juga. gyahahahaha...

Photobucket - Video and Image Hosting
Goiq n Helmi Yahya
Photobucket - Video and Image Hosting
Gonsuke n Helmi Yahya

Malamnya, saya minta di temani Gonsuke untuk menghadiri acara pertunangan relasi ayah saya di Hotel Horison. Biasanya saya selalu mengajak Doni sepupu saya untuk hal-hal seperti ini. Tetapi sejak Doni bekerja di Kuwait, saya tidak punya pilihan bijak selain mengajak Gonsuke. Acara yang di pandu oleh Helmi Yahya itu berlangsung semarak, makanannya juga terbilang lezat. Dan saya sedikit tersentak ketika Gonsuke merengek mengajak saya berfoto bersama mas Helmi Yahya. Mulanya saya enggan, sudah beberapa kali acara kondangan yang saya datangi dimana Helmi Yahya menjadi MC nya. Tetapi saya tidak pernah berpikir untuk memintanya berfoto bersama. Akhirnya rayuan maut Gonsuke membuat saya luluh juga. Saya meminta izin untuk berfoto bersamanya, dan alhamdulillah mas Helmi menyambut ajakan kami dengan senyum khasnya. Hahahaha...

23 May 2006

Operasi

Insya Allah besok malam saya akan menjalani operasi kecil untuk mengangkat tumor kecil yang tumbuh di gusi saya. Kalau saja dokternya tidak bilang bahwa tumor kecil ini bisa menjelma menjadi kanker ganas bila di biarkan saja, enggan rasanya saya menjalani operasi ini. Memang hanya sebuah operasi kecil,tidak sampai satu jam, dan hanya di bius lokal. tapi saya tetap saja deg-deg an. Karena itu saya mohon doa restu teman-teman semua...

Update :

Alhamdulillah operasinya berjalan lancar dan hanya memakan waktu satu jam lebih 10 menit. Gumpalan daging kecil menyeramkan itu berhasil di angkat dari gusi saya beserta gigi geraham bungsu yang tumbuh tidak sempurna. Terima kasih atas doa teman-teman semua...

21 May 2006

Doel

Photobucket - Video and Image Hosting

Doel, dua tahun ini ga bakalan sama. Baik di Palembang maupun di Jakarta. Ga ada kamu yang suka minjem si Topaz, motor tiger aku. Ga ada kamu yang nemenin aku kondangan di hotel berbintang kesukaan kita. Ga ada kamu yang nemenin aku jalan-jalan di malem minggu sampe pagi trus beli martabak keju favorit kita. Ga ada kamu yang ngajakin aku nonton pertandingan kandang Sriwijaya FC, klub sepakbola kebanggan kita. Ga ada kamu di rumah Lenteng kalo aku liburan ke Jakarta. Ga ada kamu yang suka minta di jemput malem-malem karna mo nginep di kamar aku. Ga ada kamu selama dua Lebaran Idul Fitri nanti. Ga ada kamu Doel...

Baru beberapa hari kamu meninggalkan Indonesia Raya tercinta ini. Tapi efek kehilangan kamu bener-bener terasa di hati aku dan mungkin di hati keluarga besar kita, sahabat-sahabat kamu atau mungkin orang-orang yang kenal sama kamu. Beda rasanya di tinggal ke Bandung dan di tinggal ke Kuwait. Aku ga pernah ngerasa kehilangan banget seperti ini saat nganterin kamu ke airport setiap kali liburan kuliah kamu kelar. Karena aku tahu aku bisa nyamperin kamu ke Bandung kapanpun aku mau. Karena jarak Palembang-Bandung bisa aku tempuh cuma dalam waktu beberapa jam doang. Sementara dengan jarak yang sedemikian jauh antara Palembang dan Kuwait, aku hanya bisa menahan semua rasa di dalam hati. Dan itu pula yang menyebabkan aku membatalkan niat ikut ke Jakarta untuk mengiringi detik-detik keberangkatan kamu menuju Kuwait. Karena aku takut ngga bisa membendung air mata ku Doel...

Kamu sepupuku yang paling deket dengan aku. Selama 6 tahun kita tidur satu kamar dan di ranjang yang sama. Sudah banyak hal yang kita bagi bersama. Sudah banyak rahasia yang kita simpan bersama. Sudah banyak air mata yang kita keluarkan bersama, dan sudah banyak kebahagiaan yang mengiringi hidup kita dari masa kanak-kanak yang indah sampai dewasa kini. Aku sama sekali tidak bermaksud memberatkan langkahmu untuk meraih cita-citamu di negeri orang dengan segala rengekan dan air mataku. Ngga Doel... Aku sedih karena baru menyadari bahwa kita sudah sama-sama dewasa dan kita bisa terpisah kapanpun oleh situasi dan kondisi. Selebihnya aku sangat bahagia dengan keberhasilanmu di terima bekerja di Kuwait.

Hape ku berbunyi tanda ada SMS yang masuk. Beleive it or not... Si Doel yang kirim.

Ass Indonesia.Apa kabar ? Sehat semua ? Alhamdulillah aku masih betah disini. Hari ini lagi libur, aku lagi di pinggir pantai. Bagus banget Iq. Bule dimana-mana. Disini masih jam 4 kurang. Ini nomor Hp aku Iq. Salam buat semua

Lalu aku balas SMS kamu, dan tidak lama sebuah balasan SMS aku terima kembali :

Oi of course miss u so much to you. Thx doanya. Kamu juga baek-baek di sana yah.Titip keluarga kita semua dan rumah yah. Kabar-kabari kalo ada apa-apa Iq.Aku gratis internet di apartemen. Kalo mo chat bilang-bilang ma aku yah. Kalo aku bisa ntar kita chat.okeh...

SMS kamu sedikit banyak mengobati rasa rindu yang sedang memuncak di dalam hati ini Doel. Oh ya kalo kamu baca postingan aku ini, aku mo bilang kalo semalem aku abis nonton rekaman wisuda kamu di Bandung bulan Maret kemaren. Makanya aku kangen banget Doel ma kamu. Baik-baik yah di negeri orang. Ngga usah terlalu mikirin keluarga di sini. Karena mama n ade kamu banyak yang jagain. Yang penting kamu konsentrasi dengan pekerjaan supaya cepet naik pangkat dan bisa kirim-kirim duit ke Palembang. Hehehehe... Doel, i miss u so much... Dua tahun ini ga bakalan sama tanpamu.

16 May 2006

Untuk Kamu

Tujuh bulan terakhir ini kamulah yang menemani hari-hariku. Menyinari hidupku dengan cinta, menyingkirkan gulana menjadi tawa, dan membagi ruang hati untuk berdua. Terima kasih untuk semuanya...

Kini semua usai sudah. Karena buku itu telah kita tutup. Tak ada lagi lembaran hidup yang bisa kita tulis bersama. Semua tlah menjadi menjadi sejarah masa lalu kehidupan. Cerita indah kita berdua...

Bukan salahmu dan bukan salah dia. Takdir memang mengharuskan kita berpisah. Berpisah untuk saat ini dan aku tak tahu apakah untuk selamanya ?? Maka izinkan aku memulai lagi... Menata kehidupan cintaku.

Aku hanya ingin mengambil hak sebagai manusia untuk bahagia. Salahkah ??

14 May 2006

Saya Memang Kejam

Setiap malam minggu mulai pukul 22.00 - menjelang pagi di jalan raya dekat rumah saya selalu di adakan balapan motor liar. Balapan ini sidah berlangsung sejak lama. Dan bagi orang seperti saya yang selalu ingin menghabiskan malam minggu di jalanan, kegiatan balapan liar itu jelas sangat mengganggu. Pernah beberapa kali sms jajaran Poltabes Palembang untuk menindak hal ini. Tetapi faktanya sampai tadi malam balapan liar masih saja tetap berlangsung. Begitu bencinya dengan kegiatan balapan liar ini sampai saya selalu berkomentar di depan teman-teman saya, bahwa jika kebetulan terjadi kecelakaan antara pembalap liar ini dan saya kebetulan melintas di daerah itu, saya tidak akan sudi membawa korbannya ke rumah sakit dengan mobil saya. Semua teman saya berkata bahwa saya adalah orang yang kejam. saya tidak perduli !!! Mau tahu kenapa ?? Untuk apa saya perduli memikirkan nyawa orang yang sebenarnya justru tidak perduli pada nyawanya sendiri !!! Bukankah mengantarkan nyawanya sendiri di arena balapan liar itu memang sudah menjadi niatnya ??

Oh ya, buat yang lagi jatuh cinta... Ada games lucu nih untuk mengukur kecocokan kamu dan dia lewat nama... Tapi ngga usah terlalu di percaya... Buat have fun aja. kalo berminat klik aja di SINI

12 May 2006

Penantian Yang Tertunda

Kumohon kau mengerti
Cobalah kau tabahkan hati
Mungkin di saat ini
Cinta kita sedang di uji

Tabahkanlah hatimu
Oleh belenggu orang tuamu
Kuyakin kita mampu
Bila kita saling menunggu

Saat kita melangkah
Benahi sayap cinta yang patah
Ku yakin engkau setia
Untuk selama-lamanya

Ku yakin engkau bidadari dalam tidurku
Kuyakin engkau yang pantas aku tunggu
Ku yakin engkau hadir dalam mimpi indahku
Kau yang terbaik bagiku dan nomor satu

Ku kan slalu tetap menunggu
Walau sebagai simpananmu
Ku kan slalu tegar menanti
Walau engkau takkan kumiliki

Ku kan slalu tegar menunggu
Walau sebagai kekasih gelapmu
Ku kan slalu tegar menanti
Hingga saat nafasku terhenti...


Lagu Penantian Yang Tertunda mendadak menjadi lagu favorit saya yang saya putar berulang-ulang di MP4 saya. Lagu indie band asal Lampung yang sebenarnya hampir tidak pernah saya dengar berkumandang di radio anak muda Palembang ini ternyata cukup menyentuh relung hati saya. Dulu saya mengira mencintai seseorang tanpa orang itu tahu perasaan kita sungguhlah sangat menyakitkan. Tapi ternyata sama-sama saling mencintai tetapi tidak bisa bersama itu jauh lebih menyakitkan... Saya sadar sepenuhnya cinta memang tak harus memiliki. Tapi saya juga tetap manusia yang di karuniai perasaan sedih dan perasaan sakit...

08 May 2006

Bikin Iklan Kok Maksa ???

Semalem sewaktu sedang menyaksikan pertandingan sepakbola antara klub kesayangan saya Arsenal yang berhadapan dengan Wigan, saya menyaksikan sebuah tayanngan iklan suku cadang sepeda motor Honda. Dimana bintang iklannya adalah grup musik rock Serieus. Hanya saja saya benar-benar tidak habis pikir dengan lagu Serieus yang di plesetkan untuk iklan sepeda motor itu. Mereka dengan lantang meneriakkan bahwa motor juga manusia... Jujur loh, saya langsung ternganga melihat iklan itu. Mungkin mereka bermaksud berparodi agar iklan tersebut terkesan lucu dan mudah di ingat. Tapi maaf... menurut saya itu tidak lucu. Malah sangat tidak lucu !!! Bagaimana mungkin sepeda motor di katakan sebagai manusia ??? Motor yah motor, manusia yah manusia. Mana bisa menyamakan sepeda motor dengan manusia atau sebaliknya manusia di samakan dengan sepeda motor.

Saya rasa masih banyak kata-kata yang lebih layak untuk di nyanyikan untuk memplesetkan lagu itu. Misalnya motor butuh manusia, atau motor butuh perhatian... Kan lebih enak tuh dengernya... Apalagi ini iklan suku cadang merk Honda yang mempunya pangsa pasar terbesar di tanah air dan sudah terbiasa membuat iklan untuk produk-produk mereka. Rasanya agak di sayangkan membuat iklan seperti itu...

04 May 2006

Demi Sebuah Silsilah

Photobucket - Video and Image Hosting

Semua orang sudah tahu saya tidak terlalu suka di panggil kakak, abang atau sebagainya. Saya lebih suka di panggil Aiq atau Goiq. Ngga percaya ?? Tanya aja sama Husein yang umurnya lebih muda 11 tahun dari saya. Saya ngga pernah merestuinya memanggil saya kakak. Dalam situasi tertentu masih saya maafkan bila dia memanggil saya kakak, tapi tidak untuk seterusnya !!! Kalo sama para wanita biasanya saya masih bisa tolerir, karena agak susah memaksa seorang wanita yang lebih muda memanggil saya dengan sebutan nama saja.

Tetapi hari minggu kemarin dalam pernikahan seorang sepupu, saya benar-benar tidak bisa berkutik ketika seseorang bernama Wawan yang baru saya kenal hari itu ngotot memanggil saya Oom. Huhuhuhu... setua ini saya baru nyadar sudah punya keponakan yang seusia dengan saya. Tadinya saya tetap ngotot ga mau di panggil oom... Kesannya kaya oom senang geto deh. Tapi rupanya kali ini saya memang benar-benar tidak bisa menolak. Mau tidak mau, senang tidak senang saya harus menerima panggilan oom darinya dan adik-adiknya. Saya pikir bukan saya saja yang mungkin tidak suka di panggil oom, Wawanpun mungkin juga tidak sesenang itu memanggil saya oom dengan perbedaan usia kami yang tidak berbeda jauh. Dan saya pun mulai membiasakan diri menyebut diri sendiri sebagai oom goiq. Ini demi sebuah silsilah. Tidak lucu rasanya membayangkan saya berpacaran dengan adik perempuannya Wawan atau sebaliknya Wawan yang berpacaran dengan adik perempuan saya hanya karena kami tidak saling mengenal. Dan kami pun membuat kesepakatan bersama untuk lebih mengenal satu sama lain. Kami tidak ingin hubungan keleluargaan ini terputus hanya karena generasi mudanya tidak mengenal satu sama lain.