30 June 2006

Where's My Scooby Snack ???

Photobucket - Video and Image Hosting
30 April 2006 = Malu-malu

Photobucket - Video and Image Hosting
30 Juni 2006 = Malu-maluin

Hari ini tepat tanggal 30 Juni. Hmmm... sebenernya tidak ada yang special hari ini. Tidak ada teman yang berulang tahun, tidak ada kerabat yang menikah, tidak ada berita suka cita maupun berita duka cita. Semua datar-datar saja. Sampai akhirnya ketika saya membuka koleksi foto-foto di computer saya yang akan saya edit di Photoshop, saya melihat foto pertama saya dengan Gonsu keponakan saya di acara pernikahan sepupu saya Kak Apan. Dan saya teringat sesuatu, ternyata hari ini tepat 2 bulan perkenalan kami. Oom dan keponakan yang baru di pertemukan takdir setelah 26 tahun. Gyahahaha...

Jadi ingat semua komitmen yang kami lontarkan bersama saat perkenalan pertama itu. Kami berdua yang merasa malu karena baru mengenal pada hari itu memutuskan untuk lebih mendekatkan diri satu sama lain. Saling mengenalkan pada sodara-sodara yang lain agar hubungan persaudaraan dalam keluarga besar kami tidak terputus karena generasi mudanya yang tidak saling kenal satu sama lain. Dan dalam dua bulan ini, sudah terlalu banyak yang terjadi di antara kami. Komitmen saling mengenalkan pada sodara-sodara yang lain itu rasanya sudah terwujud dalam hitungan hari saja. Selebihnya, saya menjadi bagian dalam keluarganya dan dia pun menjadi bagian dalam keluarga saya. Rasanya tidak percaya kalau kami baru 2 bulan saling mengenal. Kami sudah seperti dua orang yang sudah saling kenal sejak kecil. Jalan bareng, dugem bareng, curhat bareng, nonton bola bareng, bobo bareng, poto-poto bareng (yang ini asli bakat narsis turunan keluarga besar kami ), bahkan berantem bareng pun sudah pernah.

Dia pun sudah tidak memanggil saya Oom lagi seperti pada awalnya. Sewaktu rambutnya botak kemaren itu saya sempat memanggilnya Gonsuke. Tapi sejak rambutnya mulai panjang kembali dan tidak lagi mirip dengan Gonsuke, kami pun saling memanggil Scooby satu sama lain. Adik-adiknya pun ikut memanggil saya Oom Scoob. Persaudaraan kita memang indah yang Scoob. Banyak rencana-rencana ke depan yang sudah kita susun bersama. Mudah-mudahan semua bisa kita wujudkan seperti kita meuwujudkan komitmen kita di awal perkenalan. 30 April 2006 memang sudah berlalu Scoob, tetapi persaudaraan kita tidak akan pernah berlalu. Where's my Scooby snack ???

Catatan : Hidup ini selalu silih berganti. Sedih dan tawa selalu bergantian datang menyapa. Saat menangis kemarin, saya lupa bahwa ternyata dua bulan ini tidak seburuk yang saya bayangkan. Masih ada kebahagiaan yang nyaris saya tolak keberadaannya. Yah... kebahagiaan dalam kehangatan keluarga besar saya. Makasih banget yah Scoob atas nasehatmu tadi malem...

28 June 2006

Bahagia ???

Semalam saya berpikir keras. Benarkah dua bulan ini saya bahagia. Bahagia karena menemukannya. Bahagia karena melewati hari-hari bersamanya. Bahagia karena saya merasa menemukan bagian yang hilang dalam hidup saya. Atau bahagia karena saya merasa hidup saya lengkap sudah ? Secara singkat saya menemukan jawabannya. Ya... saya bahagia. Tetapi kebahagiaan itu sama besarnya dengan segenap rasa takut yang menyelimutinya. Takut kehilangan dia, takut bila dia berpaling, takut mengecewakannya, takut bila dia tidak menjadi milik saya lagi dan ketakutan-ketakutan lain yang sebenarnya tidak beralasan tapi patut untuk di pikirkan. Dan dinding tebal yang saya bangun selama dua bulan ini jebol sudah bersama air mata yang tumpah dari pelupuk tadi malam. Ya... saya menemukan jawaban sejati atas pertanyaan saya tadi. Sesungguhnya saya tidak bahagia.

24 June 2006

Main Monopoli

Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting
Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting
Para Pemain Monopoli

Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting
Para Suporter

Tentu semua pada tahu kan permainan monopoli ?? Ini adalah salah satu permainan favorit saya sewaktu masih SD dulu. Dan permainan ini semakin rutin di mainkan ketika bulan puasa tiba atau pada saat libur panjang kenaikan kelas. Terakhir kali saya memainkan permainan ini lebih kurang 7 tahun bersama teman-teman di kost an saya. Kemarin saat sedang bermain di rumah keponakan saya Gonsu, saya melihat papan monopoli di atas lemari ruang tengah. Dan entah kenapa saya kangen sekali ingin memainkannya kembali. Saya pun mengajak Gonsu dan adiknya Indah serta sepupu saya Lita untuk bertarung bermain monopoli. Tadinya semua berpikiran bahwa ide saya itu sangat nista mengingat usia kami yang sudah di atas 20 tahun. Tapi saya berhasil merayu mereka semua untuk ikut serta. Ternyata sodara-sodara, permainan kami berempat sore itu sangat seru. Suara tawa cekikikan pun bergema di ruang tengah rumah Gonsu. Lupa sudah rasa malu mengingat umur yang tadi sempat di sebut-sebut oleh Gonsu. Yang ada berganti keceriaan dan celaan tiada henti. Bahkan Niera dan Ata, dua adik Gonsu yang lain pun menjadi supporter kami yang tengah bertarung. Saya dan Lita menjadi juragan pada pertandingan sore itu karena kami punya banyak tanah dan hotel di mana-mana. Sementara Gonsu dan Indah kerap kali berhutang karena kehabisan uang saat singgah di tanah saya dan Lita. Tak jarang kami sedikit nyeleneh dari peraturan yang sebenarnya, misalnya dengan memberikan sumbangan uang kepada Gonsu dan Indah atau membebaskannya dari segala hutang karena suasana hati sedang senang. Gyahahaha... Ahhh, ternyata tidak ada salahnya mengenang kembali masa kanak-kanak. Saya jadi berpikir, kira-kira permainan masa kanak-kanak apa lagi yang enak untuk di mainkan kembali bersama keponakan-keponakan dan sepupu saya ini yah ???

21 June 2006

Yang Kumau (Hiking Writing Contest)

Bicara soal kemauan... Hmmm.. Setiap manusia tentu punya kemauannya masing-masing dalam hidup. Rasanya tidak ada seorang manusia yang tidak punya kemauan. Sebagai seorang manusia biasa, saya pun punya banyak kemauan yang ingin sekali saya wujudkan. Sewaktu kecil saya pernah berkhayal betapa nikmatnya bila menjadi orang kaya, bisa beli ini dan itu sesuka hati tanpa takut duitnya habis. Tapi setelah membaca berita di koran-koran tentang perampokan rumah-rumah mewah, saya pun berhenti bermimpi untuk menjadi orang kaya. Ternyata hidup orang kaya tidak menyenangkan seperti yang saya bayangkan. Beberapa tahun kemudian saya kembali berkhayal betapa bahagianya menjadi seorang pilot. Bisa mengemudikan pesawat, bisa ke berbagai tempat yang menyenangkan dengan di temani para pramugari yang cantik-cantik. Pastilah sangat menyenangkan... Tetapi lagi-lagi kemauan menjadi seorang pilot itu saya urungkan ketika melihat tayangan berita di televisi tentang pesawat yang jatuh dan mengakibatkan banyak korban.Ahhh.. ternyata menjadi seorang pilot juga tidak semenyenangkan yang saya bayangkan.

Itu baru sekedar kemauan yang berhubungan dengan masa depan. Belum kemauan-kemauan lain yang sifatnya sehari-hari. Misalnya ketika teman punya baju baru atau mainan baru, saya pun merengek-rengek pada ibu minta di belikan pula. Semakin dewasa kemauan-kemauan tersebut bukannya semakin berkurang, malahan semakin bertambah banyak saja. Saya mau jadi seorang yang sukses, saya mau punya keluarga bahagia, saya mau mengajak orang tua saya naik haji bersama-sama, dan kemauan-kemauan lainnya. Padahal belum tentu saya bisa mewujudkan apa yang saya mau meskipun kemauan saya itu sifatnya baik. Hingga akhirnya saya merenung dan mendapatkan apa yang sebenarnya paling saya mau untuk hidup saya. Satu hal yang paling saya mau adalah menjadi orang yang bersyukur. Kenapa menjadi orang bersyukur ?? Karena tanpa kita sadari selama ini kita kurang mensyukuri apa yang telah kita peroleh. Begitu banyak nikmat dan karunia yang telah di berikan oleh-Nya kepada kita yang bahkan hingga detik ini belum kita syukuri. Kita di karunia tubuh yang sempurna sementara banyak orang lain yang tidak seberuntung kita. Kita di karunai kesehatan yang prima sementara banyak orang lain yang harus bolak-balik rumah sakit karena memiliki kondisi kesehatan yang lemah. Dan bahkan banyak di antara kita yang belum bersyukur karena bisa di lahirkan ke dunia ini sementara saudara-saudara kita yang lain berguguran di dalam rahim ibu sebelum bertemu di dalam sel telur. Bersyukurlah...karena dengan selalu bersyukur kita akan di jauhkan dari iri dan dengki...

19 June 2006

Dirgahayu Kota Palembang

Photobucket - Video and Image Hosting
Jembatan Ampera di waktu malam

Tanggal 16 Juni kemarin, kota saya tercinta Palembang berulang tahun ke 1323 tahun. Dalam rangka memeriahkan ulang tahun tersebut, di adakan pagelaran tahunan Festival Sriwijaya, Indonesia City Expo dan Sriwijaya Expo yang di buka secara langsung oleh (yang terhormat) Bapak Presiden Republik Indonesia. Pembukaan acara tersebut mengakibatkan sejumlah ruas jalan di tutup, termasuklah sepanjang jembatan Ampera. Berhubung akses menuju kota Palembang hanya dapat di lalui melalui dua jalur yaitu via Jembatan Ampera dan Jembatan Musi II, otomatis dengan di tutupnya Jembatan Ampera, semua akses masuk menuju Palembang hanya dapat di lalui melalui Jembatan Musi II. Dan akhirnya terjadilah kemacetan total kendaraan-kendaraan yang akan masuk ke dalam Kota Palembang. Termasuklah bus-bus mahasiwa Universitas Sriwijaya yang berada di luar kota Palembang. Keponakan saya Gonsuke yang baru pulang kuliah pun terjebak kemacetan total selama 3 jam di dalam bus. Saya yang iba dengan kondisinya memutuskan untuk menjemput dengan menggunakan motor. Saya tiba di lokasi kemacetan, tetapi melihat arah menuju Palembang sudah mulai lancar. Saat saya menelpon Gonsuke, ternyata bus yang di tumpanginya sudah berjalan menuju Palembang. Saya pun memutuskan kembali ke rumah. Sampai jam 6 sore, kemacetan masih terus berlangsung. Bahkan Yoga, temannya Gonsuke yang notabene seorang wanita masih terjebak dalam kemacetan sejak jam 3 sore. Saya sedih sekali membayangkan ratusan teman-teman mahasiswa dan orang-orang lain yang terjebak dalam kemacetan selama berjam-jam hanya karena seorang Presiden yang akan membuka sebuah pagelaran tahunan. Okelah saya sebagai warga Palembang bangga bapak Presiden sudi datang meluangkan waktunya yang sangat berharga untuk datang di kota kami. Tetapi tolonglah jangan sampai kedatangan Bapak menyusahkan aktifitas keseharian warga Palembang.

Photobucket - Video and Image Hosting
Martabak Coklat Keju

Photobucket - Video and Image Hosting
Tahu Sumedang

Malamnya, acara nobar pertandingan Argentina VS Serbia di kamar saya berlangsung semarak. Cemilan martabak bandung isi coklat keju dan wijen beserta tahu sumedang telah siap menemani sorak soray kami. Tapi cukup kuciwa juga melihat pertandingan yang berjalan berat sebelah itu. Bagaimana tidak ?? Argentina membantai Serbia 6-0 tanpa balas. Ckckckckc... Tadinya saya bertiga Gonsuke n Kepik mau nonton acara kembang api di Benteng Kuto Besak sehabis pertandingan Argentina, tetapi berhubung kami bertiga sangat mengantuk karena kekenyangan maka kami pun memutuskan untuk bubar. Saya memutuskan untuk menginap di rumah Gonsu malam itu.

Photobucket - Video and Image Hosting
Ayah Sayang Aam

Photobucket - Video and Image Hosting
Goiq-Aam-Gonsu

Hari Sabtu kemarin itu saya menghabiskan waktu seharian bersama Gonsu dan keluarganya. Mulai dari bergosip ria bersama Gonsu dan mamanya, membuat brownies kukus bersama adik-adiknya Gonsu, lalu menjemput anak tersayangku Aam. Aam ku yang tampan itu jalannya sudah semakin lancar, sudah bisa joget dan sudah bisa bertepuk tangan. Halaaahh, pokoke saya senang banget dah bersama Aam ku sepanjang sore itu. Malam minggunya saya bersama Gonsu, beserta adik-adiknya Niera, Indah dan Ata juga tak ketinggalan sepupu saya Lita bermaksud melihat Sriwijaya Expo yang baru di buka kamerin. Ternyata oh ternyata, di sana ramai sekali sodara-sodara. Hingga kami pun memutuskan untuk batal masuk dan berjalan-jalan keliling Palembang. Hahahaha... Lelah berjalan-jalan, kami memutuskkan untuk pulang... Makasih yah Gonsu untuk hari yang indah kemarin itu...

14 June 2006

Marah-Marah Seharian

Barusan chatting sama Iks ngomongin orang-orang yang lagi pada sensi. Aduh Iks... mohon maaf dulu sebelumnya, sebenernya saya hari ini juga lagi sensi berat. Kerjaannya marah-marah melulu.Saking seringnya ngomel mungkin ini bibir bisa di kuncir. Hehehehehe...

Ceritanya kemarin malam sekitar pukul 22.00, ayah saya sakit mendadak. Biasanya kalau begini pertanda tensi darah beliau sedang naik. Saya pun mengantar ayah ke klinik langganan keluarga. Ayah di beri obat dan kami kembali ke rumah. Berhubung kemarin itu saya lelah sekali, saya meniadakan acara nobar piala dunia di kamar saya dan memutuskan untuk tidak menyaksikan semua partai yang di siarkan malam kemarin. Saya lebih memilih untuk tidur karena sudah membuat janji untuk menggelar acara nobar bareng di kamar Gonsuke, keponakan saya besok malamnya. Sekitar pukul 00.30 dini hari, bunda menggedor-gedor kamar saya. Saya yang notabene baru tertidur satu jam tersentak kaget. Saya langsung berpikir ayah saya kenapa-napa. Ternyata sodara-sodara... Ibu saya hanya ingin mengambil gunting di kamar. Buntutnya saya benar-benar tidak bisa memejamkan mata semalaman. Nonton siaran langsung Piala Dunia pun saya tidak berminat. Saya pun hanya mengkhayal saja semalaman itu, dan baru benar-benar tertidur kira-kira pukul 04.30. rasanya belum beberapa lama saya tertidur, ibu saya kembali menggedor-gedor kamar saya. saya kembali tersentak dan lagi-lagi berpikir ayah saya kenapa-napa. Ternyata lagi-lagi saya kecele sodara-sodara. Ibu hanya membangunkan saya untuk sholat subuh.Ternyata sudah pukul 05.15. Tapi tetap saja belum satu jam saya tertidur. badan saya terasa panas sekali.

Berhubung sudah ada janji dengan teman pukul 08.00 pagi, saya pun memutuskan untuk tidak tidur lagi. Ternyata teman saya datang satu jam lebih telat dari waktu yang telah kita sepakati. Alesan klasik begadang nonton piala dunia pun terlontar dari mulutnya. Entah bawaan kurang tidur atau apa, tiba-tiba mulut saya mengeluarkan kata-kata pedas. "Kalo udah tau semalem ada bola kenapa juga bikin janji jam 8, ngga jam 10 aje. lagian yang ngga tidur semalem bukan cuma lo doang, gw sama kurang tidurnya dengan elo. tapi masih bisa dateng tepat waktu !!! Basi banget tau ga !!!". Dan teman saya cuma cengo ngeliat saya ngomel. Sekitar pukul 12 siang dimana saat itu cuaca sangat panas, saya memutuskan untuk berkeliling kota dengan menunggangi Topaz motor Tiger saya yang baru kembali setelah 2 minggu di pinjam untuk keperluan proyek kantor. Ternyata di jalan, lagi-lagi saya mengalami kejadian yang rasanya membuat emosi saya meledak-ledak. Mulai dari pengemis dan pengamen yang maksa minta duit di lampu merah sampai ulah sopir mobil mabok yang mengendarai mobilnya ugal-uagalan dan nyaris saja menyerempet saya. Arrghhhhhh... kalau saja mobil itu bisa saya kejar, pasti sudah saya damprat habis-habisan sopirnya.

Saya pun memutuskan kembali ke rumah dan tidur siang supaya nanti malam bisa fit saat menyaksikan pertandingan piala dunia dari jam 8 malam sampai jam 4 pagi di rumahnya Gonsuke. Sebelumnya tidak lupa SMS Gonsuke, untuk memberitahu saya bila dia sudah tiba di rumah karena kami harus belanja untuk membeli cemilan nanti malam. saya perkirakan Gonsuke tiba di rumah Pukul 16.00. Jadi saya punya waktu 3 jam untuk tidur siang. Saya terbangun pukul 15.00, dan mengotak atik komputer di kamar sebentar. Lalu mandi dan kembali SMS Gonsuke minta di temani ke Hypermart bila dia telah tiba di rumah. Ternyata sampai pukul 16.30 tak kunjung ada balasan darinya. lalu saya putuskan menelpon ke hapenya. Dan ternyata sodara-sodara, saya kecele lagi sore ini. "Scoob bad news nih, ujian ku tadi di tunda satu sampai besok pagi. Artinya acara nobar kita malem ini juga batal". Dan emosi saya kembali meledak. kalo memang di batalkan artinya dia sudah kembali dari kampus pukul 13.00, dan dia sama sekali tidak memberi saya kabar. saat saya telpon itu dia sedang menyetir mobil dengan pacarnya yang artinya dia sudah pulang ke rumah dan mengambil mobil. Apa susahnya sih sekedar telpon kasih tau kalo ngga jadi. Arrghhhhhhhhhhhhhhh....

12 June 2006

Gila Bola

Pada dasarnya saya bukanlah seorang gila bola seperti yang di tuduhkan banyak orang pada saya. Saya juga bukan orang yang terlalu antusias menyambut datangnya pesta bola tahun 4 tahunan ini. Meskipun begitu saya tidak menyangkal meski tidak bersedia di tuduh sebagai gila bola saya tetap mengumpulkan teman-teman dan saudara-saudara di kamar saya guna menghadirkan kemeriahan pesta bola ini. Sudah 3 malam ini kamar saya selalu tersedia cemilan-cemilan mulai dari martabak Bandung, kacang, keripik, permen, aneka soft drink, susu, hingga kopi hangat. karena saya sangat menyadari, sepakbola lebih asyik di tonton beramai-ramai daripada di nikmati seorang diri. Saya pribadi sejak jauh-jauh hari sudah mengalokasikan sejumlah dana cadangan untuk persiapan membeli makanan ringan ini selama berlangsungnya Piala Dunia.

Keramaian seperti inilah yang sebenarnya saya rindukan dari sebuah pagelaran Piala Dunia. Wajah-wajah tegang, wajah-wajah bahagia, teriakan-teriakan ngga penting, sampai kata-kata kotor selalu terdengar selama jalannya pertandingan. Belum lagi keisengan yang kita lakukan pada teman yang mengantuk atau tertidur saat pertandingan berlangsung. Waaahh sangat menyenangkan. Jujur saya tidak terlalu suka nonton pertandingan bola di cafe-cafe atau di tempat-tempat umum. Lebih enak dan nyaman menciptakan keramaian di rumah sendiri. kalo ngantuk tinggal molor, mo buang air ga perlu ngantri, laper tinggal masak sendiri, bisa berekspresi senorak dan sebebas mungkin tanpa harus terganggu dengan cibiran orang-orang. Malah bisa di sambi dengan main kartu, gaplek, atau apalah saat jeda iklan. Pokoke rumah sendiri lebih asyik dah...

Ngomong-ngomong soal jagoan, saya masih tetap setia mendukung Inggris. Meskipun sedikit kuciwa dengan permainan Inggris saat menghadapi Paraguay kemarin, tapi saya mah sependapat aja sama lagunya Helena. Sekali cinta tetap cinta deh... Hidup Inggris !!! Mudah-mudahan Rooney bisa di mainkan pada pertandingan selanjutnya... Mari kita sambut kemeriahan Pesta Bola...

05 June 2006

Akhir PekaN di Jakarta

Kedatangan saya kali ini ke Jakarta, bukan dalam rangka liburan. Tetapi berhubung kepalang basah sudah nyampe jakarta, ngga salah kan ngajakin temen-temen blogger pada reunian bareng. Hehehehehe...

Sabtu

Photobucket - Video and Image Hosting
Udah Keren Nich...

Photobucket - Video and Image Hosting
Sebelum Ngambeg... :P

Photobucket - Video and Image Hosting
Fei-Goiq-Rafid

Janjian ama temen-temen blog di Blok M Plaza jam 11 siang. Karena pertimbangan ekonomis, saya memutuskan menginap di rumah Fei malam sebelumnya. Dan alhamdulillah, meskipun berangkat dari rumah Fei jam 10.30, kami masih tetap datang paling awal. Berikutnya datanglah Shofa dengan dua buah kado di tangannya. Kirain itu kado buat Goiq secara baru lewat sebulan ulang tahunnya, taunya cuma nitip doang buat *ehmmm..eeehmmm* ade gebetannya Shofa di palembang sono.. Gyahahahaha... Lalu berturut-turut datanglah Radid dan Puty. Karena saat itu telah menunjukkan jam makan siang, kami pun bergegas berdebat menentukan tempat untuk memanjakan perut.Dan pilihan pun jatuh di Solaria.

Photobucket - Video and Image Hosting
Puch Mupeng

Photobucket - Video and Image Hosting
Tanpa Ifa dan Shofa

Photobucket - Video and Image Hosting
Tanpa Puch dan Shofa

Sesaat sebelum makanan yang kami pesan masuk perut seluruhnya, datanglah Randi dan Iwan temen SMA nya. Rupanya Randi masih inget janjinya untuk meminjamkan hpnya pada saya saat itu.Eh sempet pake acara gemeteran loh megang hapenya Randi. Gyahahahaha.Ternyata masih ada yang lebih telat lagi datangnya, dialah Ifa. Tapi Ifa rupanya tidak berminat untuk memesan makanan di sana. Setelah itu kami berputar-putar mengielilingi Blok M untuk mencari tempat foto yang bagus. Hehehehehe... Saat sedang memesan d'creepes, terjadilah sebuah insiden kecil. Shofa mendadak manyun dan ga mau ikutan poto bareng-bareng.Semua resah, semua gelisah termasuk saya yang paling sering negcengin Shofa. Terjadilah tunjuk menunjuk kambing hitam. tetapi Shofa tetap manyun sampai kita bubaran.Ada apa denganmu nduk ?? Tapi terima kasih buat semua yang mo nemenin saya jalan-jalan di Blok M sepanjang hari Sabtu kemaren. Kapan-kapan kita kumpul bareng lagi yaaaaaahh....

Minggu

Photobucket - Video and Image Hosting
Senyum Penganten

Photobucket - Video and Image Hosting

Hari ini adalah alasan utama kenapa saya berangkat ke Jakarta kali ini.Sepupu saya yang tampan Zahre akan melangsungkan pernikahannya dengan sang kekasih hati Ugi. Meskipun memegang handy cam untuk mengabadikan prosesi bersatunya dua insan manusia ini, saya tetap tidak dapat menyembunyikan rasa haru saya. betapa dekatnya saya dengan sepupu saya yang satu ini. Dari seorang Zahre saya pertama kali menonton film bokep, dari seorang Zahre saya banyak belajar tentang hidup, cerita-ceritanya di alam bebas jugalah yang membulatkan tekat saya untuk ikut serta naik gunung bersama teman-teman pencinta alam, darinya pula saya belajar berani bila benar dan mengalah untk menang. Sepupu saya ini kini telah resmi menjadi seorang suami. Dan mungkin kelak saya juga akan belajar banyak darinya tentang kehidupan berumah tangga. Selamat menempuh hidup baru sepupuku, semoga dapat membina keluarga Samara... Sepupumu ini hanya dapat mendoakan yang tebaik untukmu.