16 December 2007

Cincin Di Jari Manis

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Aku memang pelupa. Entah sudah kali keberapa aku alpa memasangkan cincin di jari manisku ini. Kealpaan yang seringkali memicu perdebatan di antara kita. Dan hari ini pun terjadi lagi. Entah alasan apalagi yang harus kuutarakan kepadamu. Otakku berpikir keras. Tapi aku tidak menemukan satupun alasan yang kira-kira bisa meredam emosimu kali ini. Ahhhh... kalau saja kamu tahu, cintaku padamu tidak akan pernah sebanding nilainya dengan cincin yang terpasang di jari manis ini. Cincin di jari manis ini hanya sebuah simbol, tp tidak bisa di jadikan patokan besar kecilnya perasaan suci di hatiku. Ada atau tanpanya, cuma kamu yang bertahta di hatiku, cuma kamu yang ada benakku, dan cuma namamu yang terukir di relung hatiku.... Jauh lebih besar artinya daripada sebuah simbol yang hanya terlihat di jari manis saja... Andai kamu tahu itu....

01 December 2007

Panasonic Awards ; Realita Atau Rekayasa

Tadi malam saya menyaksikan perhelatan Panasonic Awards yang di tayangkan langsung 3 stasiun televisi jaringan MNC. Beberapa hal terasa sangat mengganjal di benak saya...

1. Banyak sekali kursi yang terlihat kosong melompong tertangkap di layar kamera. Saya kurang mengerti apakah kursi yang kosong itu ada di barisan penonton atau justru para nominatornya. Melompongnya kursi-kursi tersebut tentu menjadi sebuah tanda tanya besar untuk sebuah perhelatan besar sekelas Panasonic Awards.

2. Ketika Seputar Indonesia memenangkan awards sebagai paket berita terbaik saya juga sedikit mengernyitkan dahi. Ada yang salah nih kayanya. Bukan saya menganggap Seputar Indonesia kurang baik. Tapi yang saya tahu sekali saat ini paket berita terbaik itu Liputan 6 nya SCTV yang punya slogan Aktual, Tajam dan Terpercaya. Lagipula dalam daftar nominasi kenapa paket berita stasiun Metro TV tidak ada sama sekali ?

3. Saya tahu semua stasiun televisi mengklaim program acara yang di tayangkannya adalah yang ternaik dan memiliki rating tinggi, meskipun terkadang fakta di lapangan tidaklah begitu. Pun begitu ketika nominasi musik dan variety show di tayangkan saya tidak menemukan Mamamia di dalamnya. Jujur saya bukan pecinta acara Mamamia. Nonton tayangan itu dari awal sampai akhir pun tidak pernah. Tapi saya tahu persis betapa acara tersebut begitu menyita perhatian banyak orang....

4. Begitu pula ketika sinetron Candy mendapatkan penghargaan sebagai sinetron terbaik. Saya sudah kehabisan kata-kata. Sinetron Candy yang pada awalnya menyadur cerita komik Candy-Candy bisa mendapatkan penghargaan tertinggi insan pertelevisian tanah air. Bukankah hal ini justru melegalkan secara tidak langsung penyaduran, pencontekan atau apalah namanya. Padahal bukankah kita sedang menggalakkan gerakan anti pembajakan ??

Mungkin masih banyak catatan yang bisa kita gali dari penyelenggaraan Panasonic Awards 2007 ini. Tapi seperti yang sudah saya katakan tadi, saya sudah kehabisan kata-kata. Penyelenggara pasti berkilah bahwa hasil yang sudah ada murni pilihan pemirsa melalui SMS dan media lainnya. Dan saya bisa bilang apa ???

30 November 2007

Mencintai

Kau suka menyindirku
Kau selalu mencecar kesalahanku
Semua yang kulakukan selalu salah dimatamu
Tapi aku tahu itu wujud cintamu padaku ayahku

Kau tak pernah percaya padaku
Kau selalu bandingkan aku dengan orang lain
Kau berusaha mengekang jalan yang kupilih
Tapi aku sadar itu bagian dari cintamu padaku bunda

Sama ketika aku membantah kalian
Beradu argumen pada kalian
Atau pergi meningalkan rumah
Itu bukan karena aku benci kalian

Kau mencintai aku dengan caramu ayah
Kau mencintai aku dengan caramu bunda
Begitupun aku mencintai kalian
Cinta dengan caraku sendiri

Dan demi cintaku pada kalian
Aku siap mengorbankan apapun
Aku akan selalu ada untuk kalian
menemani kalian melewati masa-masa senja

Karena aku mencintai kalian
Cinta dengan caraku sendiri....

28 October 2007

Menjajah Bangsa Sendiri

Semalam saya bersama abang dan kakak ipar saya makan malam di Noodle Cafe Palembang Square. Cafe yang menyajikan mie sebagai menu andalannya. Tapi saya bukan mo ngomongin soal acara makan-makannya atau menu apa yang kami makan semalem. Jadi ceritanya sambil menunggu menu yang kami pesan datang, kami menyaksikan tayangan extravaganza di sebuah tv plasma di sudut cafe. Tiba-tiba pandangan saya mengarah kepada sebuah keluarga besar yang juga sedang makan malam di cafe itu. Menu yang mereka pesan sudah tiba dan mereka sekeluarga makan dengan lahapnya... Ehhh tunggu dulu... Ada seorang wanita di sudut meja yang sama dengan keluarga itu yang hanya menyaksikan keluarga besar itu makan dengan lahapnya. Wanita itu adalah baby sitter keluarga tersebut yang saya kenali lewat pakaian putih-putihnya. Hanya segelas es teh manis yang saya lihat ada di hadapannya. Sementara sang balita asuhannya sedang di dekap sang ibu yang lagi makan sembari menyuapi anaknya dengan penuh cinta kasih...

Melihat penampilan keluarga tersebut saya tahu mereka orang berada yang pastilah tingkat pendidikannya sudah cukup tinggi. Tapi apa mereka tidak belajar ilmu prikemanusiaan ? Membiarkan seorang baby sitter duduk di sudut tanpa mengajaknya serta makan malam bersama ? Apa uang mereka akan habis kalau sang baby sitter ikut memesan menu ? Ahhh... katanya bangsa kita sudah merdeka. Dan katanya pula bangsa kita anti penjajahan. Tapi kenapa keluarga itu malah terkesan menjajah bangsa sendiri ?

17 October 2007

Ramalan Cuaca Hari Ini

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Denpasar = Cerah
Bandung = Berawan
Bogor = Hujan
Palembang = Berasap

Habis lebaran terbitlah asap... Halaaahhh. Kok pada kaga jera sih ngebakar lahan tiap tahun. Kalo ngeliat asep tadi pagi, ini naga-naganya tahun ini bakalan lebih parah dari tahun kemaren kabut asepnya. Huuuhh... Beli masker lagi n siap-siap kena semprot Malaysia n Singapura lagi nih.. Hehehehehe

17 September 2007

Umbrella



Kemaren pas lagi kunjungan kenegaraan ke blog nya Adite, saya ngga sengaja denger lagu Umbrella versinya Scott Simons. Ngga tau kenapa lagu ini lebih nyaman aja di telinga saya di bandingkan versinya Rihanna. Apalagi sewaktu pagi ini hujan turun dengan deras, sehingga membatalkan rencana saya liputan ke bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan untuk wawancara seputar persiapan menghadapi arus mudik lebaran dan juga Hari Perhubungan yang jatuh pada hari ini. Iseng-iseng ga ada kerjaan , saya pun dengerin lagu Umbrella ini. Wiiiwww ternyata mak nyooozzz... Saya terhanyut pada khayalan-khayalan tentang hujan. Mau tau ngga apa yang saya khayalin di kantor sembari memandang keluar jendela dan melihat butiran hujan ?? Huhuhuhu... Saya ngayal pengen ngambil payung trus jalan ke mall dan nawarin payung yang saya bawa untuk di sewakan... Gyahahahaha... Asyik banget kan ? Sssttt.. dulu waktu SMP saya pernah loh melakukan kegiatan ngojek payung ini bareng temen-temen saya....

14 September 2007

Masih Adakah Aku ??

Kita pernah melalui satu masa hidup bersama. Berbagi tawa, berbagi air mata, berbagi suka dan kadang berbagi duka. Kalau boleh menjiplak lirik lagu nya Radja, aku ada karena kau ada. Saat-saat bersamamu adalah hal yang sangat membahagiakan buatku. Bersamamu aku belajar banyak hal. Dan begitu banyak hal pula yang kuajari padamu. Menit yang terbuang tak pernah kupedulikan. Karena aku tahu, ada kamu dalam hidupku. Hingga suatu masa, semua tak lagi mengkondisikan kita untuk bersama. Tapi kamu dan semua yang pernah kita lewati bersama tetap ada di dalam hidupku. Tak ada yang tercecer walaupun hanya sehelai . Semua tetap rapi tersimpan dalam memoriku. Kamu tetap ada disana, direlung hatiku yang terdalam. Aku yakin itu... Sebesar keyakinanku kalau aku tak pernah ada lagi dalam hidupmu... Atau memang selama ini tak pernah ada ?

*lagi melow dihari kedua Ramadhan*

13 September 2007

Gempa

Sore kemaren saya sedang bersiap-siap untuk menunaikan ibadah sholat magrib sembari mendengarkan lagu-lagu religi yang di putar di radio tempat saya bekerja. AC kamar kamar saya itu memang terasa cukup dingin. Saat saya melihat jam,saya terkejut melihat dua pajangan dinding yang tergantung di samping jam yang bergoyang-goyang. Saya berpikir keras apa AC nya terlalu kencang atau mungkin angin di luar sedang deras sehingga pajangan dinding itu bergoyang. Tapi saya baru ingat kalau kedua pajangan tersebut jauh dari jendela dan selama ini tidak pernah terganggu oleh AC, ketika saya berdiri untuk melihat kedua pajangan dinding yang bergoyang-goyang di dinding itu saya baru merasakan kalau bumi sedang bergetar. Spontan saya keluar kamar dan berteriak memanggil ayah dan ibu saya untuk keluar rumah. Kami langsung berhamburan keluar rumah menuju halaman depan rumah kami yang cukup terbuka. Di luar para tetangga juga sudah berkumpul. Ibu saya menangis sambil melafazkan ayat-ayat suci Al Quran. Saya mendekap ibu saya. Guncangan dari dalam bumi sangat kuat kami rasakan. Pagar rumah dan kabel-kabel tiang listrik bergoyang dengan kencang. Saya sudah pasrah saat itu. Tapi dalam hati saya berucap, jika memang hari ini ternyata hari terakhir saya bernafas di dunia, saya ingin meninggal dengan mendekap ibu saya tercinta...

Dan alhamdulillah, beberapa menit kemudian gempa berangsur menghilang. Tapi kami tetap bertahan di halaman sampai beberapa menit kemudian dan baru memberanikan diri masuk ke dalam rumah setelah kami rasa benar-benar aman... Dari tayangan Metro TV, kami baru tahu kalau pusat gempar berasal dari Bengkulu dengan kekuatan gempa yang mencapai 7,9 Skala Richter. Dan gempa ini membuat saya semakin menyadari kalau manusia benar-benar kecil di hadapan Allah SWT.

04 September 2007

Kaos Sponsor

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Hmmm.. udah masuk bulan September nih. Artinya udah mo setahun saya kerja di Sriwijaya FM. Hohohoho... Udah banyak banget yang saya dapet disini. Mulai dari temen-temen yang gila, ketemu artis-artis yang dateng ke radio, kenal sama banyak orang, ikut banyak kegiatan, udah berani nge- mc, tambah jago baca berita dan reportase langsung dan lain-lain dah. Ngomong-ngomong soal event yang di adain di radio, satu hal yang saya suka banget dari acara-acara kaya gini ialah koleksi baju sponsor saya bertambah banyak. Gyahahaha. Ngga tau kenapa saya demen banget ngumpulin baju-baju yang ada merk sponsornya. Lihat deh beberapa koleksi saya yang paling saya suka. Baju-baju sponsor ini saya pake loh. Ngga cuma menuh-menuhin lemari atayu cuma jadi baju tidur doang, tapi ngga jarang saya pake buat ke kantor, saya pake buat liputan bahkan ngga jarang saya pake ke mall atau nongkrong sama temen-temen. Soalnya baju-baju sponsor yang saya dapet rata-rata bahannya tebel,design nya cukup bagus, dan memang di bikin sama pihak sponsor kalau mereka ngadain event-event. Jadi ngga pasaran geto loh. Ngelirik event-event yang bentar lagi bakal di gelar sama radio tempat saya bekerja, besar kemungkinan baju-baju sponsor bakalan nambah lagi. Hehehehe...

Nb : Ada yang tertarik nambahin koleksi saya ?? boleh-boleh... saya juga nerima kiriman baju-baju sponsor loh... Hohohoho

31 August 2007

Review Film : Cintapuccino

Bener banget, saya emang lagi ngomongin film Cintapuccino yang baru tayang kemaren di bioskop. Film ini di angkat dari teenlit ( bener ga sih ini teenlit ?? ) berjudul sama karya Icha Rahmanti. Pertama saya baca bukunya saya bener-bener kaget. Saya suka isi buku ini secara keseluruhan, karena ceritanya yang terkesan apa adanya, ngga maksa, dan memang menggambarkan keseharian anak-anak muda sekarang. Bahkan saya pernah bertanya pada beberapa teman yang sudah membaca buku ini dan kami semua sepakat kalau obsesi pada seseorang pernah kami rasakan meskipun kadarnya tidak sedahsyat yang di alami Rahmi, tokoh sentral dalam cerita ini. Kalau sudah terobsesi sama seseorang,apalagi sih yang kita lakukan kalau bukan mencari tahu segala sesuatu tentang dia yang jadi obsesi kita itu. Mulai dari hoby nya, makanan kesukaan dia, atau lagu yang lagi dia suka. Semakin kita tahu hal-hal yang orang lain ngga tahu, ada rasa puas di dalam dada ini. Gyahahaha... Tapi itulah obsesi pada seseorang, meskipun bukan hal yang positif, tapi saya rasa banyak orang yang pernah mengalaminya. Termasuk saya...

Karena saya suka buku Cintapuccino, makanya saya bela-belain mantengin kabar film nya dari jauh-jauh hari. Penasaran banget pengen tahu apa filmnya sama bagusnya seperti bukunya. Tapi sayangnya ternyata saya cukup kecewa dengan filmnya... Ini hasil review saya :

Rahmi ( Sissy Priscilia )

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Image Rahmi sebenernya udah cukup ngena sama Sissy. Tapi sayang banget, inti cerita dalam buku ini kan obsesi Rahmi sama tokoh Nimo selama belasan tahun. Nah obsesi ini yang ga keliatan dalam film ini. Trus ngga ada perubahan yang signifikan antara tokoh Rahmi jaman SMA dengan Rahmi setelah lulus kuliah beberapa tahun kemudian.

Nimo ( Miller )

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Saya ngomong gini bukan karena sentimen atas kasus pemukulan wasit Indonesia sama polisi diraja Malaysia loh. Tapi menurut saya, karakter Nimo yang di perankan Miller bener-bener ngga kena. saya juga cukup terganggu dengan aksen nya Miller di film ini. Memang sih bukan salah Miller nya secara dia emang orang Malaysia. Tapi secara keseluruhan Nimo yang kalem, dingin, cuek, dan angkuh ngga keluar di diri Miller. Oh ya satu hal lagi, kok Miller di film jadi rada-rada mirip Roger Danuarta yak ???

Raka ( Aditya Herpavi )

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Dunia Adit dengan raka sebenernya udah mendekati. Raka yang seorang reporter TV dan Adit yang presenter sebenernya udah satu dunia. Tapi penampilan Adit di film Cintapuccino menurut saya masih rada jaim. Trus di ujung cerita Raka ngelepas Rahmi, menurut saya terlalu cengeng.

Alin ( Nadya Saphira )

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kalau saya ngga salah informasi nadya saphira tadinya di plot untuk jadi Rahmi dalam film ini. Tapi ngga tau kenapa berubah ke Sissy. Tapi Nadya disini udah cukup oke meranin Alin.

Secara keseluruhan saya cukup kuciwa dengan film ini. Ngga seperti yang saya harapkan. Padahal nama besar Rudy Soedjarwo saya pikir bakal bikin film ini punya nilai lebih. Banyak yang ngga sesuai dengan buku, trus adegan-adegan pertemuan Rahmi dengan Raka di kalimantan juga tidak ada. Padahal mestinya cerita itu jangan di hilangkan karena itu merupakan hal yang penting. Penting karena ada kata-kata raka danang Sudiro seorang pahlawan. Pahlawan yang menyembuhkan obsesi rahmi terhadap Nimo. Trus jalan cerita juga terkesan datar dan hampir tidak ada konflik di dalamnya. Hmmm sejauh ini, cuma itu yang bisa saya kritik. Tapi terlepas dari kritikan saya ini, tetap saja masih banyak hal-hal yang saya rasa sudah nikmat untuk di tonton. Memang mengkritik lebih mudah dibandingkan menggarap film ini. Saya pun kalau di suruh ikut menggarap film ini belum tentu bisa bikin hasil yang sempurna. tapi dengan adanya kritik, orang jadi tidak mudah berpuas diri dan sadar kalau manusia itu penuh dengan kekurangan....

28 August 2007

Goiq Dan Nandang

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Hari ini saya mau cerita tentang salah seorang sahabat karib saya Nandang Kurnain. Nandang ini temen kuliah saya di Akademi Pimpinan Perusahaan. Kita satu angkatan dan juga satu jurusan, bedanya dia anak malem sedangkan saya anak pagi. Nandang itu cute. Ngga heran cewe-cewe pagi pada milih dia dalam pemilu mahasiswa untuk jadi ketua senat jurusan kami. Padahal sodara-sodara, jumlah anak pagi berbanding anak sore itu ga sampe setengahnya. Diatas kertas mestinya calon ketua senat pagi bisa menang telak dalam Pemilu itu. Sayangnya anak pagi ngga cukup pinter majuin calon berwajah cute seperti calon anak sore. Singkat cerita Nandang terpilih menjadi ketua senat dan mulai menyusun kabinetnya. Dan saya termasuk yang memprotes keras susunan kabinet itu, karena hampir semua posisi inti di pegang anak sore. Protes saya rupanya sampe juga di telinga Nandang. Ngga tau gimana ceritanya tiba-tiba Nandang dan Adi dateng ke kosan saya untuk membicarakan masalah ini. Ngga ada ngotot-ngototan apalagi adu argumen. Pertemuan sore itu santai dan sangat bersahabat.

Dari situlah persahabatan saya dan Nandang dimulai. Nandang yang merasa tidak punya basic dalam organisasi apalagi tiba-tiba harus memimpin organisasi seperti senat mahasiswa merasa perlu untuk mendekatkan diri dengan teman-temannya. Diapun memutuskan untuk ngekos di tempat yang sama seperti saya. Cerita-cerita kehidupan pun bergulir. Mulai dari curhat soal pacar, curhat siapa gebetan, curhat masalah keluarga sampe aktifitas keseharian di kampus maupun di kosan. Kegiatan rutin sehari-hari ala anak kos seperti nyuci, beli makanan di warteg atau kadang merencanakan untuk masak bareng anak kos lainnya, pinjem meminjem baju dan juga merencanakan kejahatan-kejahatan kecil seringkali kami lakukan bareng. Kami sudah seperti saudara ketemu gede. Apalagi waktu jurusan kami akan melakukan kuliah lapangan di Solo, saya dan Nandang dari jauh-jauh hari sudah bolak-balik Solo untuk survey lokasi mulai dari penginapan, tempat kuliah lapangan berlangsung, sampe ngecengin cewe-cewe Solo yang ayu. Trus mampir ke Jogja sampe akhirnya kita terpisah dan terpaksa pulang ke Jakarta masing-masing. Padahal itu kali pertama saya datang ke Jogja. Maklum lah jaman itu handphone masih merupakan barang mahal untuk mahasiswa kos-kosan seperti kami.

Sampai suatu ketika kami berdua memutuskan kabur dari kos-kosan bareng tanpa membayar uang kos bulan itu. Hahahaha... Itu kami lakukan karena kesal dengan penjaga kos yang sok ngatur-ngatur ini dan itu. Sumpah itu kenakalan remaja paling parah yang pernah saya buat. Walaupun sudah ngga ngekos bareng, tapi kadang Nandang masih suka maen dan nginep di tempat kos saya. Maklum lah sodara ketemu gede. Sampe akhirnya kami lulus bareng dan mulai menjalankan kehidupan masing-masing. Tapi tetep, kumpul-kumpul bareng masih sering di jabanin. Apalagi kalo Nandang abis ngapelin cewe nya di Depok, kadang masih suka nginep di rumah kontrakan saya. Trus ketika tahun 2003 saya memutuskan pulang kampung ke Palembang, komunikasi di antara kami masih terjalin dengan baik meskipun tidak sesering dulu. Semua kabar-kabar mengenai Nandang selalu saya terima darinya langsung melalui sms. Tak jarang dia menelpon langsung cuma untuk bilang kapan ke Jakarta ? Sayangnya saya tidak sempat menghadiri pernikahannya dengan Ipit sang pacar yang juga teman satu kampus dulu karena saat itu ada keperluan yang tidak bisa saya tinggal.

Akhir tahun 2006 sebelum saya bekerja di Sriwijaya FM, saya berlibur ke jakarta dan tidak lupa kumpul-kumpul bareng dengan teman-teman kuliah termasuklah Nandang. Sayang dia tidak membawa serta Ipit istrinya yang katanya lagi hamil muda. Duuuhh calon ayah... Nandang di akhir tahun lalu masih sama persis seperti Nandang yang saya kenal dulu. Masih suka nyablak, ketawanya masih khas, cara berpakaiannya juga ga berubah. Cuma memang pembawaannya agak sedikit lebih dewasa. Ya iyaaaa laaah calon bapak orang geto loohhh... Pertemuan terakhir saya dengan Nandang itu berakhir dengan keceriaan dan canda tawa kami. Dan kesan itulah yang sepertinya ingin Nandang tinggalkan untuk saya. Karena dimana ada Nandang disana ada ceria...

"Ndang, lo tau ga ? Pas tadi pagi Bagus telpon gw untuk nyampein kabar kepergian lo itu. Gw bener-bener ga tau mesti ngapain. Gw inget anak lo yang baru berumur sebulan setengah itu. Gw ga bisa nangis meskipun rasanya air mata ini ingin tumpah.Tapi gw inget, lo paling benci dengan air mata. Lo ga suka temen-temen lo berjiwa lembek. Dan mulut gw pun cuma bisa melafazkan Innalillahi wa inna ilaihi rojiun ... Selamat jalan sahabatku Nandang Kurnain. Semoga amal ibadahmu semasa hidup di terima disisi Allah SWT. Amien .... "

21 July 2007

Lagi Sedih

Memang baru 6 minggu usiamu. Wujudmu pun belum bisa kami lihat. Tapi kau ada di hati kami. Membuat angan kami tak henti memikirkanmu. Kau hadir bersama keajaiban kecil mu. Tapi kini keajaiban kecil itu sirna seiring kepergianmu. Menyisakan kepedihan di hati kami semua. Maafkan kami yang mungkin telah membebani kehadiranmu dengan sejuta harapan yang semestinya belum perlu kau dapatkan. Kau kini tlah pergi. Tapi 6 minggu terakhir ini adalah saat-saat yang indah dalam hidup kami. Karena kau dan keajaiban kecilmu memberikan kami pelajaran yang sangat berharga. Selamat jalan sayangku... Kembalilah kepada sang pencipta bersama kesucian jiwamu yang tak terjamah.

18 July 2007

Oplet

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Di Palembang hampir semua jenis kendaraan umum ada disini. Mulai dari kendaraan umum di darat seperti becak, ojek, bus kota, angkot, bajaj sampe angkutan umum di sungai seperti speed boat dan bus air. Tapi mungkin kendaraan terfavorit di kota Palembang ini adalah oplet. Yah di beberapa tempat di Indonesia, oplet mungkin bukan nama yang asing. Tapi di tempat lainnya mungkin banyak mengkerutkan dahi mendengar kata oplet. Bahkan masih banyak yang berasumsi kalo oplet itu kendaraan antik yang sudah tidak beroperasi lagi.

Sejak saya kecil oplet ini memang sudah jadi sahabat setia saya. Tepatnya sejak saya SD saya sudah berani bepergian keliling kota dengan menggunakan oplet ini. Nah sewaktu saya duduk di bangku SMP dan SMA yang lokasinya lumayan jauh dari rumah, oplet seolah menjadi bagian dari hidup saya yang tak terpisahkan. Oplet di Palembang pun tidak rapuh termakan usia, karena selalu mengikuti perkembangan zaman. Tidak ada tuh oplet yang beroperasi di Palembang yang masih menggunakan kendaraan zaman dulu. Semuanya mengunakan kendaraan terbaru yang tentu saja di modifikasi sehingga tetap mengikuti pakem oplet itu sendiri.

Yang saya katakan pakem dari oplet itu sendiri antara lain pintunya harus tiga untuk penumpang. Satu di depan untuk penumpang yang ingin duduk di sebelah supir, satu di tengah untuk penumpang yang ingin duduk di barisan tengah dan satu pintu di belakang. Yang kedua jendelanya ada 8 buah dan khusus penumpang yang duduk di barisan tengah dan belakang jendelanya biasanya terbuat dari kayu yang sewaktu hujan tinggal di angkat dengan menggunakan tangan, lalu ada sekurang-kurangnya 2 sampai dengan 4 buah bel yang di pasang di sela-sela jendela. Bel ini tentu saja untuk memberitahu supir bila ada penumpang yang ingin berhenti. Pakem yang saya sebutkan di atas tentu saja tidak ada aturan baku yang mengaturnya, karena itu bisa saja ada beberapa oplet yang tidak mengikuti pakem. Hanya sebagian besar oplet di Palembang mengikuti pakem tersebut.

Oh ya, satu hal yang lupa saya ceritakan, untuk mengenali jurusan dari oplet-oplet tersebut kita hanya perlu membedakan warnanya saja. Oplet berwarna kuning seperti poto di atas untuk jurusan Sekip, oplet berwarna merah untuk jurusan km.5 , oplet warna hijau untuk jurusan lemabang, oplet warna biru untuk jurusan bukit dan sebagainya. Satu hal lagi, sampai hari ini tempat duduk favorit saya kalau naik oplet adalah di bagian tengah paling kanan sebelah jendela. Pengen tau kenapa ??? karena saya suka ngelamun di sana dan yang jelas bebas dari gangguan orang-orang yang mau keluar. Hohohoho....

10 July 2007

Ki Besi Yang Bikin Shock

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Ki Besi

Jadi ceritanya kemaren saya liputan ke pameran tanaman hias yang di adakan sama departemen pertanian . Acara ini sendiri di adakan dalam rangka turut mensukseskan Pekan Nasional Petani Nelayan Indonesia ( Penas PNI ) ke 12 di Sembawa kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Sejujurnya saya ini bukan tipikal orang yang terlalu suka (baca : cuek ) memperhatikan tanaman hias. Ini terbukti dengan betapa terkagum-kagumnya saya melihat tanaman-tanaman hias yang dipajang dan dijual disana. Tingkah saya di pameran itu persis seperti orang udik. Semua stan saya masuki dan melihat satu demi satu tanaman yang di pajang di situ. Banyak sekali jenis tanaman hias yang cantik-cantik yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Namanya pun masih sangat asing di telinga saya.Dan parahnya lagi, tanaman-tanaman hias yang cantik dan beraneka warna itu ternyata sudah dibudidayakan di Palembang. Huhuhuhuhu... kemana aja yah saya selama ini ?

Nah, diantara sekian banyaknya stan tanaman hias yang ada di sana, saya paling tertarik dengan stan tanaman bonsai. Kebetulan pemilik stan nya pun sangat ramah sehingga saya tertarik untuk mewawancarainya. Padahal saya sudah punya 2 simpanan voice dari pemilik stan yang saya datangi sebelumnya. Sejujurnya saya tidak tahu banyak tentang tanaman bonsai. Sampe kemaren saya cuma tahu tanaman bonsai itu adalah tanaman yang dikerdilkan dan harganya cukup mahal. Dari wawancara dengan pemilik stan tanaman bonsai itu, saya jadi tahu lebih banyak bagaimana tanaman bonsai itu di buat. Ternyata proses pembbonsaian itu sangatlah rumit dan memakan waktu yang tidak sebentar. Wajar aja harganya mahal. Ngomong-ngomong soal mahal tadi, yang ada di benak saya harga tanaman bonsai itu berkisar antara 2 sampai 3 juta. Iseng-iseng saya menunjuk satu tanaman bonsai berlabel Ki Besi dan menanyakan harganya pada mas Anto. Dan jawabannya sungguh membuat saya shock. 35 juta !!!!!

06 July 2007

Bener Ga Yah ???

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Satu garis artinya negatif. Dua garis positif. Tapi garis yang satunya lagi kok samar-samar yah ??? Jadi ????

01 July 2007

Tahta di Sriwijaya FM

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Jangan salah dulu ngartiin judul di atas. Ngga ada kok satu orang pun yang punya tahta di radio tempat saya bekerja ini. Meskipun kita punya seorang manager disini, tapi beliau ngga nge bossy kok. Yang saya maksud disini adalah kedatangan grup band Tahta yang sedang naik daun ke Radio Sriwijaya FM. Yup, kemaren malem Tahta bersama Bunga Citra Lestari manggung di Center Stage Novotel Palembang .Nah kami pun berusaha untuk mendatangkan mereka untuk wawancara di radio . Tapi cuma dari Tahta yang menyambut tawaran kami , sedangkan Bunga tidak bisa hadir karena sudah punya rencana wawancara di radio sebelah . Rencana awal Tahta bakal wawancara jam 3 sore , tapi mendadak jadwal terpaksa di undur satu jam atau tepatnya jam 4 sore.

Saya jemput mereka di hotel jam setengah empat sore, lalu langsung meluncur ke radio. Singkat cerita neh, mereka wawancara di radio. Udah bisa di tebak dong, ada gula pasti ada semut. Ada artis pasti banyak yang ngerubutin... Intinya line telpon dan sms penuh terus dengan para fans tahta yang pengen nanya. Pertanyaannyapun ga jauh-jauh dari seputar kehidupan pribadi para personel Tahta yang memang masih daun muda dan memang berwajah ganteng. Hohohoho... Wawancara satu jam itu ngga terasa cepat berlangsung. Tau-tau udah jam 5 aja. Wawancara selesai dan mereka pun langsung kita todong... halaaahh, jangan salah tafsir dulu. Bukan di todong minta duit, tapi di todong minta voice ucapan selamat ulang tahun buat radio Sriwijaya FM. Udah itu apalagi kalo bukan sesi poto-poto... Gyahahahaha (teteeeeepp)

Kelar poto-poto saya mesti nganterin anak-anak Tahta balik ke hotel tempat mereka nginep. Di tengah jalan mereka ngeliat warung empek-empek dan langsung pada ribut minta di anterin... Hahahaha... Di situ anak-anak Tahta sibuk milih-milih empek-empek buat di makan di hotel. Berisik banget... Sebenernya saya pengen ngajakin mereka jalan-jalan keliling Palembang. Tapi kayanya mereka letih banget dan juga sudah mesti check sound di lokasi manggungnya. Jadi.... mesti balik... Hehehehe...

23 June 2007

Traffic Light Keliling

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kota Palembang tempat saya tinggal belakangan lewat ini memang sedang gencar-gencarnya membangun. Bikin Fly Over, bikin taman kota, ngelebarin jalan, bikin ruko, bikin pasar modern kaya yang baru di resmikan di jakarta dan banyak lagi proyek-proyek lainnya. Beberapa dampak dari pembangunan itu bisa kita lihat di jalan-jalan protokol kota Palembang. Banyak galian di sana-sini yang bikin jalan jadi becek kalo hujan dan juga tidak jarang bikin traffic light di beberapa persimpangan tewas yang mengakibatkan kemacetan. Mau ga mau petugas kepolisian terpaksa di kerahkan di persimpangan untuk mencegah kemacetan yang lebih parah.

Eeehhh... Tapi itu dulu loh.... Karena beberapa hari lewat saya menemukan barang baru yang masih aneh di mata saya. Lihat aja di poto yang saya posting. Mobil patroli itu sih ga aneh. Tapi ada traffic light di belakangnya itu loh yang aneh. Hehehehe... Lucu juga ngeliatnya. Cuma sayang, traffic lightnya kurang gede. Beberapa orang bahkan ngga nyadar kalo mobil yang berhenti di tengah-tengah persimpangan itu adalah traffic light keliling. Kirain mobil patroli polisi lagi iseng mejeng di tengah persimpangan. Hohohoho...

Keberadaan traffic light keliling ini juga menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Kalau saya pribadi sih seneng-seneng aja ngeliat keberadaan traffic light keliling di kota palembang ini. Itu menunjukkan kalo aparat kepolisian di sini sudah lebih maju dan mulai mengenal teknologi canggih. Tapi beberapa teman saya kok justru kurang mendukung adanya traffic light keliling ini. Kata mereka sih adanya mobil ini malah bikin polisi jadi males... Gyahahaha... Yah namanya juga pendapat. Sah-sah aja kan ??

20 June 2007

Diskon Besar...

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Yo..yo..yo.. Akhirnya setelah sekian lama bisa posting blog lagi. Sebenernya kemaren-kemaren banyak banget yang pengen diposting buat blog ini. Tapi saya bener-bener sibuk buat nyiapin pagelaran Gebyar 5 Tahun Sriwijaya FM , secara saya juga ketua pelaksananya... Halaaah. Back to topic aja, udah pada liat kan poto yang saya posting diatas ? Pada penasaran ga seh ada keramean apa di poto itu ?? Jadi sodara-sodara sebangsa setanah air, poto itu menggambarkan betapa sengsaranya belanja di Java Departement Store cabang Palembang yang ada di Palembang Indah Mall. Belom buka aja udah pada ngantri seheboh itu. Tapi penasaran ga kenapa orang bela-belain antri jauh-jauh hari sebelum toko buka ?? Ya soalnya semua kepengen kebagian barang bagus lah... Dan saya pun tidak ketinggalan di dalamnya. Hohohoho

Jadi sodara-sodara, tepat satu tahun setelah soft openingnya di Palembang, Java Departement Store cabang Palembang memutuskan untuk tutup karena tidak mampu menanggung biaya operasional yang jauh lebih besar ketimbang pemasukannya. Dan semua barang di dalamnya di diskon gede-gedean mulai dari 50% sampe 75%. Mabok kagak ?? Tau ga ? kemeja-kemeja keren yang harganya 200 ribuan bisa di dapet dengan harga 75 ribuan doang... Belom lagi seprei-seprei dan bed covernya. Pokoknya serba muraaahh.. Kaga ada deh istilah di naikin dulu tuh barang baru di diskon. Masalahnya saya pribadi udah survey dulu loh sebelum belanja di Java. Hehehehe...

Java Departement Store saat membuka cabangnya di Palembang lebih membidik ke kalangan menengah ke atas sebagai mangsa pasar mereka. Tapi apa daya, rupanya masyarakat Palembang belom terlalu antusias menyambut tempat belanja untuk kelas-kelas atas model gini. Kalangan berduit pun kayanya lebih milih belanja di Malaysia n Singapore secara di Palembang ada jalur penerbangan langsung menuju kedua negara itu. Dan masyarakat lainnyo seolah sudah terkontaminasi kalo barang-barang yang di jual di Java adalah barang-barang mahal. Padahal sih menurut saya pribadi ngga mahal-mahal banget lah... Ironis memang melihat pemandangan dalam foto itu. Dimana jauh-jauh hari sebelum menyatakan diri bangkrut Java justru sepi pembeli, eeehh giliran bangkrut semua warga Palembang bahkan rela antri berjam-jam sebelum toko buka. Jadi pelajaran deh buat pengusaha lain, masyarakat palembang sukanya yang serba diskon tuh !!!

08 June 2007

Komik masuk TV

Beberapa hari yang lalu sewaktu saya lagi ngobrol dengan ibu saya yang sedang menonton sinetron di kamarnya, saya menemukan sesuatu yang baru...

Ceritanya sewaktu obrolan kami terhenti karena sinetronnya sudah mulai, saya secara tidak sengaja juga mengikuti jalannya sinetron itu. Judul sinetron itu Candy dimana yang bermain di situ adalah Rachel Amanda yang pernah bermain di film I Love You Om. Hmmm sekarang lagi musim yah sinetron yang judulnya nama-nama tokoh utamanya. Tapi setelah menelaah lebih lanjut saya menemukan nama-nama karakter sinetron yang lainnya seperti Neil, Lisa, dan Anthony. Hmmm kayanya saya tahu deh ini cerita apa. Yaaaaa ampppuuuunnn. Ini kan Candy Candy banget. Tokoh komik yang pernah di kartunkan juga. Cerita ini kan tenar banget di tahun 1980 an.... Halaaaaahhh

Dan sewaktu sinetron itu mendadak iklan, ada sebuah iklan tayangan sinetron baru yang berjudul Mini. Halaaahh judulnya nama orang lagi. Tapi ketika menelaah lagi... Ada laki-laki mencium boneka dan bonekanya berubah jadi manusia... Halaaaaahhh... tanpa harus menonton sinetronnya saya juga sudah tahu kalo ini pasti nyontek dari Komik Min-Min. Itu kan komik favorit saya dulu...

Intiya belom abis era sinetron kita yang nyontek film-film korea dan jepang, sekarang sudah muncul era baru ngembat ide dari Komik. Hmmm... Parah banget dah para orang-orang sinetron kita. Udah pada mati ide kali yah. Bosen sih ngomong soal sinetron mulu. Kita kritik mereka juga jalan terus. Biasaaaa... cuma kebetulan kok. Paling itu dalih mereka.

30 May 2007

Interview With Adjie Massaid

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket


Senen kemaren, saya udah niatan mo liputan acaranya partai Demokrat yang di hadiri langsung sama ketua umumnya... Sebenernya acara pelantikan itu bukan berita yang saya kejar. Yang saya kejar justru pernyataan sikap bapak Hadi Utomo selaku ketua umum partai demokrat mengenai konflik terbuka antara Presiden SBY dengan Amien Rais. Dan ternyata saya mendapat bonus dengan kehadiran Adjie Massaid dan Pelawak Komar yang merupakan kadernya partai Demokrat. Lumayan neh buat minta voice ucapan ultah radio saya. Hohohoho *pikiran jahat mode on* Wiidiiiwww... ternyata acaranya lama buangeeedd... Saya udah berpeluh segede jagung dan acaranya belom kelar-kelar juga. Dan sodara-sodara, acara baru kelar jelang jam 5 sore. Langsung dah saya dan rekan-rekan wartawan lainnya ngerubunin pak Hadi buat wawancara. Tapi alhamdulillah semua pertanyaan bisa saya dapatkan konfirmasinya. Nah sekarang tinggal nguber mas Adjie n Pak Komar buat voice ultah radio.

Walaaaahh... ternyata dua orang itu udah raib ninggalin lokasi pas kita wawancara sama pak Hadi. Kirain mereka bakalan nunggu bos nya neh. Kecele berat... Untungnya di saat rasa pasrah itu datang, datanglah sang juru selamat.. Loh ??? kaya apa aja neh ?? Gyahahahaha... Yap datanglah Adelia rekan penyiar saya yang menawarkan untuk menyusul ke hotel Aston tempat rombongan menginap...meluncuuurrr. Sampe di Aston dengan pedenya kita langsung naek lift menuju lantai 16 tempat rombongan menginap. Rupanya dapet kecele lagi. Liftnya cuma bisa nyampe lantai 3 doang karna kita ga punya akses masuk kamar tamu. Huhuhu... kecewa berat lagi. Langsung deh terkulai lemes di loby. Dan selang bebgerapa lama nunggu di loby kita mutusin buat pulang. Ehhh ternyata masuk pak haji komar dari pintu utama... Waaahh mata langsung berbinar-binar lagi..Kejeeeeerrr... Dan akhirnya voice pak haji komar buat ucapan ultah radio bisa di dapet plus informasi yang bagus kalo Adjie Massaid masih ada di mobil belakang... Cihuyyyy

Dan akhirnya target utama kita datang.. Tarraaaa. Langsung deh begitu mas Adjie masuk saya dan Adel dengan cengar-cengir ga jelas langsung minta voice beliau. Ehhh ternyata malah di ajak ke cafe dan di suruh mesen minum dulu. Langsung lirik-lirik sama Adel deh. Secara saya ga bawa duit banyak dan secara yang namanya minuman di hotel itu pasti mahal. Pas Mas Adjie ninggalin kita buat cuci tangan , langsung deh rapat berdua siapa yang mesti bayar minuman ini. Rupanya Adel dengan pedenya langsung bilang kalo mas Adjie pasti ga keberatan bayarin minuman kita. Dan dia yang bakalan ngomong ntar. Akhirnya pas mas Adjie balik kita malah ngobrol-ngobrol dulu sebelum akhirnya minta voice beliau. Kelar minta voice kok rasanya sayang yah kesempatan langka ini di lewatkan begitu aja. Langsung deh minta sesi wawancara... Untung aja mas Adjie nya mau.... Hohohoo. Jadilah saya dan Adel melakukan wawancara eksklusif dengan mas Adjie. Karena cuma kita berdua dari satu media yang mewawancarai beliau. Cihuuyyyy...

Kelar wawancara kok masih ada yang kurang yeah ?? Apakah gerangan ?? Ternyata belom ada sesi poto-poto nya... Gyahahahaha... kayanya orang ga bakalan percaya deh saya abis wawancara eksklusif dengan Adjie Massaid kalo ga ada buktinya.. Langsung deh minta poto bareng. pake acara rebutan lagi sama Adel. Hahahaha.. Tapi intinya, saya ngga nyangka seorang Adjie Massaid begitu ramah dan mau nyediain waktunya buat seorang reporter radio seperti saya. Makasih banget yah mas Adjie untuk wawancara dan traktiran minumannya sore itu...

15 May 2007

Bepikir Yoookk...

Bepikir Yoook adalah nama salah satu acara di radio ku. Sebenernya acara ini sejenis dengan editorial yang ada di surat kabar. Membahas soal hal-hal yang hangat di tanah air. Tapi sebenernya saya bukan mau mengajak temen-temen untuk membahas acara di radio saya. tapi saya memang pengen mengajak temen-temen untuk berpikir tentang apa yang terjadi di sekitar kita ini...

Semua tentu sudah pada tahu kalau beberapa pejabat negara seperti gubernur, bupati dan lain sebagainya ada yang tertangkap basah melakukan korupsi. Dan karena negara kita adalah negara hukum, dimana tidak ada seorangpun yang kebal hukum maka penyelidikan terhadap para pejabat negara itu pun di lakukan. Dan yang bikin saya cengar cengir, saya hampir bisa menebak bagaimana jalan ceritanya. Yap, para pejabat negara yang tadinya segar bugar mendadak sakit ketika akan menjalani pemeriksaan atau akan di jebloskan ke dalam tahanan. Bukan satu dua kasus saya melihat hal seperti ini. tapi justru hampir semua kasus. kenapa para pejabat kita begitu cemen. kalau mereka tidak bersalah bukankah mereka harus gentle membela diri sampai titik darah penghabisan dan bukannya bertindak bodoh yang malah tambah jadi bahan tertawaan orang-orang se Indonesia Raya dengan tiba-tiba jatuh sakit. Semua orangpun rasanya tahu kalo sakit mereka itu hanyalah akting !!! Malu ?? yah resiko dong. Kalo ngga mau malu yah jangan korupsi... Saya dan teman-teman saya sampai taruhan segala loh. Sekolah akting dimana sih para pejabat negara kita itu ??

Buat temen-temen yang sering nonton infotainment, pasti udah nonton kan kalo ada seorang ustazah yang bercerai dengan suaminya. Dan usia pernikahan itu hanya bertahan beberapa hari. Dan tragisnya pernikahan yang mereka lakukan adalah pernikahan siri. Hmmmm... padahal dulu saya sering mendengar khotbah beliau yang menganjurkan para wanita untuk tidak terjebak dalam pernikahan siri. karena pernikahan siri hanya merugikan kaum wanita. Dan kini ??? Beliau sendiri yang malah terjebak dengan pernikahan siri. Saya tidak menyalahkan beliau dengan pernikahan siri dan alasan perceraiannya. Itu adalah hak dan keputusan beliau yang memang bukan urusan saya. Yang justru ingin saya komentari disini suka atau tidak suka beliau adalah seorang ustadzah yang jadi panutan orang banyak dan di ikuti perkataannya oleh masyarakat. Jadi tolong tampilkan hal-hal yang baik untuk di contoh masyarakat... dan alangkah baiknya pula kalau khotbah yang sering di berikan pada masyarakat juga di terapkan dalam diri sendiri...

Sebenernya masih banyak curahan hati saya. tapi berhubung kesibukan saya cukup padat , rasanya segini dulu aja... lain kali saya pasti curhat lagi... Dan buat temen-temen, inget satu hal. berpikir sebelum bertindak adalah hal yang bijak !!!!

06 May 2007

Peter Pan VS The Titans

Yups , bukan lagi sebuah rahasia kalau ada persaingan terbuka antara Peter Pan yang notabene grup band papan atas tanah air dengan The Titans yang merupakan "pendatang baru" di blantika musik tanah air. Di katakan pendatang baru karena The Titans memang merupakan grup band baru yang juga baru meluncurkan album pertama mereka. Tetapi dalam sisi formasi , The Titans tentu saja tidak benar-benar 100 % di katakan baru. Karena di dalamnya ada dua mantan personil Peter Pan yang terdepak yang sudah malang melintang di dunia musik tanah air . Dan dua orang yang terdepak ini seolah ingin menunjukkan pada pecinta musik, bahwa Peter Pan telah melakukan kesalahan terbesar dengan mendepak mereka. Mereka seolah ingin menghidupkan Peter Pan dalam grup musik The Titans. Lihatlah wajah sang vokalis The Titans. Hanya beda-beda tipis dari Ariel Peter Pan. Pun begitu ketika kita mendengar performance keseluruhan dari The Titans. Beberapa teman dan juga pendengar radio di tempat saya bekerja seringkali keliru mengenali band ini. Mereka selalu menyebut The Titans sebagai Peter Pan. Tidak menyalahi mereka memang, karena The Titans memiliki roh Peter Pan di dalamnya. Bagaimana alunan nada yang keluar dari keyboard Andika dan betotan bass dari Indra yang begitu menyatu dalam musik The Titans. Sungguh sangat jomplang ketika mendengar album terbaru dari Peter Pan. Peter Pan seolah tampil tanpa nyawa... Ada yang benar-benar terasa hilang dari performance Peter Pan. Saya mendengar dengan jelas di single album Peter Pan terbaru yang bertajuk Dibalik Awan dan juga Dunia Yang Terlupa. Entah ini merupakan strategi dari Peter Pan untuk lepas dari bayang-bayang Andika dan Indra . Atau karena belum klopnya Peter Pan dengan additional player mereka yang bertugas menggantikan sementara posisi Andika dan Indra. Dan kemungkinan terakhir adalah album Peter Pan sengaja di keluarkan dengan jarak yang berdekatan dengan The Titans untuk menciptakan aroma persaingan di blantika musik Indonesia antara keduanya. Aroma persaingan itu tentu saja akan membuat masyarakat penasaran untuk mendengarkan dan membandingkan album keduanya. Intinya strategi bisnis bermain disini... Gyahahaha

Btw buat yang sering kesini n mungkin udah ngerasa kenal akrab sama Goiq, hayo-hayo di isi aja deh buat ngukur berapa jauh sih kamu kenal sama Goiq....

Leaderboard
Create your own Friend Test here

26 March 2007

Foto Hasil Liputan

Di bawah ini adalah beberapa foto yang saya ambil ketika meliput... Foto-fotonya saya ambil dengan menggunakan kamera handphone saya... Jadi harap maklum kalo hasilnya tidak setajam kamera digital. Maklum saya kan reporter radio dan bukan reporter surat kabar atau televisi... Gyahahahaha...

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Antri Operasi Pasar Beras

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Museum Sultan Mahmud Badaruddin

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Kamar Tidur Sultan

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Timbangan Jaman Jebot

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Alat Tenun Songket





05 March 2007

Hehehehehe...

Huaaaaaaaaaaaaaaa... udah lama juga ini blog ga saya update yeah... udah 2 bulanan kali yeah... Maklum lah, lagi sibuk-sibuk ngurusin ini dan itu. kabar buruknya saya sekarang menghitam, tapi biar hitam tetep manis kok. Hohohoho... Dan kabr baiknya saya sekarang serasa seleb... Tenar coy... Tiap hari hape saya ga pernah.. Bukan cuma dari fans radio doang..wang..wang... Tapi juga dari pejabat anu atau pejabat ini yang nelp saya minta kegiatannya di liput. Huhuhuhu.... Tapi kalo di telpon gitu biasanya saya suka dapet duit buat beli permen ( gitu loh kata mereka ).. Gyahahahaha....

Photobucket - Video and Image Hosting
Crew Sriwijaya FM

Photobucket - Video and Image Hosting
On Air

Photobucket - Video and Image Hosting
Goiq Sang reporter

Dan tambah senengnya nih... dalam beberapa hari ini dua layar monitor jadul di studio bakalan di ganti dengan monitor layar datar. Kabar-kabarnya sih mic, headset, dan mixer nya juga bakalan ada yg baru.. Huhuhuhu... bakalan tambah betah siaran nich...Truz kabar baiknya juga dalam beberapa hari kedepan, telkom speedy di kantor bakalan jalan. termasuklah di komputer redaksi tempat saya biasa mangkal mengerjakan berita. Dan bulan ini banyak banget kegiatan off air. Artinya pundi-pundi domjpet saya bakalan tambah tebel bulan ini.. Gyahahaha *mata duitan mode on*....