23 June 2007

Traffic Light Keliling

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kota Palembang tempat saya tinggal belakangan lewat ini memang sedang gencar-gencarnya membangun. Bikin Fly Over, bikin taman kota, ngelebarin jalan, bikin ruko, bikin pasar modern kaya yang baru di resmikan di jakarta dan banyak lagi proyek-proyek lainnya. Beberapa dampak dari pembangunan itu bisa kita lihat di jalan-jalan protokol kota Palembang. Banyak galian di sana-sini yang bikin jalan jadi becek kalo hujan dan juga tidak jarang bikin traffic light di beberapa persimpangan tewas yang mengakibatkan kemacetan. Mau ga mau petugas kepolisian terpaksa di kerahkan di persimpangan untuk mencegah kemacetan yang lebih parah.

Eeehhh... Tapi itu dulu loh.... Karena beberapa hari lewat saya menemukan barang baru yang masih aneh di mata saya. Lihat aja di poto yang saya posting. Mobil patroli itu sih ga aneh. Tapi ada traffic light di belakangnya itu loh yang aneh. Hehehehe... Lucu juga ngeliatnya. Cuma sayang, traffic lightnya kurang gede. Beberapa orang bahkan ngga nyadar kalo mobil yang berhenti di tengah-tengah persimpangan itu adalah traffic light keliling. Kirain mobil patroli polisi lagi iseng mejeng di tengah persimpangan. Hohohoho...

Keberadaan traffic light keliling ini juga menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Kalau saya pribadi sih seneng-seneng aja ngeliat keberadaan traffic light keliling di kota palembang ini. Itu menunjukkan kalo aparat kepolisian di sini sudah lebih maju dan mulai mengenal teknologi canggih. Tapi beberapa teman saya kok justru kurang mendukung adanya traffic light keliling ini. Kata mereka sih adanya mobil ini malah bikin polisi jadi males... Gyahahaha... Yah namanya juga pendapat. Sah-sah aja kan ??

20 June 2007

Diskon Besar...

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Yo..yo..yo.. Akhirnya setelah sekian lama bisa posting blog lagi. Sebenernya kemaren-kemaren banyak banget yang pengen diposting buat blog ini. Tapi saya bener-bener sibuk buat nyiapin pagelaran Gebyar 5 Tahun Sriwijaya FM , secara saya juga ketua pelaksananya... Halaaah. Back to topic aja, udah pada liat kan poto yang saya posting diatas ? Pada penasaran ga seh ada keramean apa di poto itu ?? Jadi sodara-sodara sebangsa setanah air, poto itu menggambarkan betapa sengsaranya belanja di Java Departement Store cabang Palembang yang ada di Palembang Indah Mall. Belom buka aja udah pada ngantri seheboh itu. Tapi penasaran ga kenapa orang bela-belain antri jauh-jauh hari sebelum toko buka ?? Ya soalnya semua kepengen kebagian barang bagus lah... Dan saya pun tidak ketinggalan di dalamnya. Hohohoho

Jadi sodara-sodara, tepat satu tahun setelah soft openingnya di Palembang, Java Departement Store cabang Palembang memutuskan untuk tutup karena tidak mampu menanggung biaya operasional yang jauh lebih besar ketimbang pemasukannya. Dan semua barang di dalamnya di diskon gede-gedean mulai dari 50% sampe 75%. Mabok kagak ?? Tau ga ? kemeja-kemeja keren yang harganya 200 ribuan bisa di dapet dengan harga 75 ribuan doang... Belom lagi seprei-seprei dan bed covernya. Pokoknya serba muraaahh.. Kaga ada deh istilah di naikin dulu tuh barang baru di diskon. Masalahnya saya pribadi udah survey dulu loh sebelum belanja di Java. Hehehehe...

Java Departement Store saat membuka cabangnya di Palembang lebih membidik ke kalangan menengah ke atas sebagai mangsa pasar mereka. Tapi apa daya, rupanya masyarakat Palembang belom terlalu antusias menyambut tempat belanja untuk kelas-kelas atas model gini. Kalangan berduit pun kayanya lebih milih belanja di Malaysia n Singapore secara di Palembang ada jalur penerbangan langsung menuju kedua negara itu. Dan masyarakat lainnyo seolah sudah terkontaminasi kalo barang-barang yang di jual di Java adalah barang-barang mahal. Padahal sih menurut saya pribadi ngga mahal-mahal banget lah... Ironis memang melihat pemandangan dalam foto itu. Dimana jauh-jauh hari sebelum menyatakan diri bangkrut Java justru sepi pembeli, eeehh giliran bangkrut semua warga Palembang bahkan rela antri berjam-jam sebelum toko buka. Jadi pelajaran deh buat pengusaha lain, masyarakat palembang sukanya yang serba diskon tuh !!!

08 June 2007

Komik masuk TV

Beberapa hari yang lalu sewaktu saya lagi ngobrol dengan ibu saya yang sedang menonton sinetron di kamarnya, saya menemukan sesuatu yang baru...

Ceritanya sewaktu obrolan kami terhenti karena sinetronnya sudah mulai, saya secara tidak sengaja juga mengikuti jalannya sinetron itu. Judul sinetron itu Candy dimana yang bermain di situ adalah Rachel Amanda yang pernah bermain di film I Love You Om. Hmmm sekarang lagi musim yah sinetron yang judulnya nama-nama tokoh utamanya. Tapi setelah menelaah lebih lanjut saya menemukan nama-nama karakter sinetron yang lainnya seperti Neil, Lisa, dan Anthony. Hmmm kayanya saya tahu deh ini cerita apa. Yaaaaa ampppuuuunnn. Ini kan Candy Candy banget. Tokoh komik yang pernah di kartunkan juga. Cerita ini kan tenar banget di tahun 1980 an.... Halaaaaahhh

Dan sewaktu sinetron itu mendadak iklan, ada sebuah iklan tayangan sinetron baru yang berjudul Mini. Halaaahh judulnya nama orang lagi. Tapi ketika menelaah lagi... Ada laki-laki mencium boneka dan bonekanya berubah jadi manusia... Halaaaaahhh... tanpa harus menonton sinetronnya saya juga sudah tahu kalo ini pasti nyontek dari Komik Min-Min. Itu kan komik favorit saya dulu...

Intiya belom abis era sinetron kita yang nyontek film-film korea dan jepang, sekarang sudah muncul era baru ngembat ide dari Komik. Hmmm... Parah banget dah para orang-orang sinetron kita. Udah pada mati ide kali yah. Bosen sih ngomong soal sinetron mulu. Kita kritik mereka juga jalan terus. Biasaaaa... cuma kebetulan kok. Paling itu dalih mereka.