28 November 2011

Vegetarian

Saya yakin sudah banyak orang yang tahu istilah vegetarian, tapi saya yakin pula belum banyak yang tahu pengertian vegetarian dan jenis-jenis vegetarian. Baiklah saya coba jelaskan secara singkat. Menurut mbah wikipedia, Vegetarian adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan, tidak mengkonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas, namun masih mungkin mengkonsumsi makanan laut seperti ikan, atau produk olahan hewan seperti telur, keju, atau susu.. Pertama kali istilah Vegetarian digunakan secara formal pada tanggal 30 September 1847 oleh Joseph Brotherton dan kawan-kawan di Northwood Villa, Kent, Inggris. Saat itu adalah pertemuan pengukuhan dari Vegetarian Society Inggris.

Sedangkan vegetarian sendiri terbagi dalam beberapa pengelompokan :

1. Semi vegetarian
Adalah vegetarian yang masih mengkonsumsi susu, telur dan beberapa jenis daging tertentu seperti ikan dan ayam. Tetapi sudah tidak mengkonsumsi daging merah

2. Vegetarian Lacto-Ovo
Adalah vegetarian yang sudah tidak mengkonsumsi semua jenis daging-dagingan, tetapi masih mengkonsumsi telur, susu dan produk turunannya. Di kelompok ini ada yang hanya mengkonsumsi susu saja yang disebut vegetarian lacto, ada juga yang mengkonsumsi telur saja yang disebut vegetarian ovo dan ada pula yang mengkonsumsi keduanya yang disebut vegetarian lacto-ovo.

3. Vegan Vegetarian
Adalah vegetarian yang murni mengkonsumsi sayur-sayuran, biji-bijian dan buah-buahan.

Satu bulan terakhir ini saya memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian lacto-ovo. Sebuah keputusan yang tentu saja mengejutkan banyak orang termasuk keluarga saya sendiri. Banyak yang berpikir bahwa keputusan saya menjadi seorang vegetarian karena frustasi dengan badan saya yang semakin subur. Atau dengan kata lain saya menjadi vegetarian untuk mendapatkan bentuk badan yang lebih baik daripada sekarang. Padahal sama sekali salah. Saya justru menjadi vegetarian sama sekali tidak memikirkan hal itu. 3 bulan sebelumnya, saya banyak membaca tentang manfaat menjadi vegetarian, mencari-cari resep atau mengatur makanan pengganti daging yang relatif bisa diterima oleh tubuh saya. Saya butuh waktu 3 bulan sampai akhirnya saya yakin bahwa saya akan berhenti makan daging. Dan alhamdulillah karena saya sudah mempersiapkan semuanya, apa yang dikuatirkan banyak orang tentang menjadi vegetarian sama sekali tidak terjadi dalam diri saya.

Ada beberapa tips yang saya terapkan untuk diri saya sendiri, sehingga satu bulan ini berjalan cukup lancar.



1. Menjadi seorang vegetarian itu berarti saya harus bersahabat dengan semua jenis sayuran. Jika selama ini hidup saya hanya mengkonsumsi beberapa jenis sayuran saya, maka dengan menjadi seorang vegetarian saya harus tahu lebih banyak jenis sayuran beserta manfaatnya. Termasuk juga mengolah sayuran tersebut menjadi makanan yang bervariasi setiap harinya.



2. Karena sudah tidak mengkonsumsi semua jenis daging, saya harus mencari alternatif sumber protein untuk tubuh saya. Berhubung saya Vegetarian lacto-ovo, sudah pasti telur adalah salah satu pilihannya. Sejauh ini sumber protein terbaik yang selalu saya konsumsi hampir setiap hari adalah tempe dan tahu. Hingga sekarang saya terus mencari berbagai cara untuk mengolah tempe dan tahu menjadi menu makanan yang berbeda daripada sekedar digoreng atau dikukus.



3. Tidak kangen dengan daging ? tidak kangen dengan ayam ? Tidak kangen dengan sea food ? Tidak tuh... karena saya sudah punya menu pengganti daging yang tidak kalah lezatnya. Makanan itu adalah jamur. Tidak percaya ? Silahkan coba sendiri...





Bagaimana dengan kehidupan saya setelah jadi vegetarian ? Nyaris tidak ada yang berubah. Saya memang sudah mengucapkan selamat tinggal kepada resto steak favorit saya, juga kepada resto-resto lain yang tidak menyediakan menu sayur-sayuran atau menu non daging dalam daftar menu mereka. Selebihnya hidup saya masih tetap sama. Saya masih bisa nongkrong dengan teman-teman saya, mengkonsumsi makanan favorit saya seperti pizza dan fettucini. Dan beruntungnya sebuah merk mie instan terkenal juga sudah mengeluarkan produk untuk para vegetarian, sehingga saya masih bisa menikmati mie instan dengan nyaman. Dan saya juga sangat beruntung memiliki teman-teman yang mendukung penuh niat saya menjadi vegetarian. Jika kami sedang hunting makan siang bersama, mereka selalu memikirkan apakah saya bisa makan disana atau tidak. Hanya saja menurut teman-teman saya, ada kebiasaan baru yang sekarang melekat dalam diri saya. Saya jadi lebih cerewet jika makan di tempat umum seperti cafe atau restoran. Sebelum saya memesan menu, saya harus memastikan tidak ada unsur hewani selain telur dan susu yang ada dalam makanan yang saya pesan. Misalkan jika saya memesan tumis kangkung, saya harus wanti-wanti bahwa tumis kangkungnya tidak diberi terasi atau saos tiram.

Intinya menjadi seorang vegetarian itu jangan dijadikan beban. Saya mungkin baru satu bulan menjadi vegetarian, masih dangkal ilmu dan pemahaman saya seputar vegetarian sendiri. Selain itu masih panjang perjalanan saya dan pastinya juga akan menemui kendala-kendala tersendiri kedepannya. Tapi kembali lagi pada niat saya semula. Menjadi vegetarian itu untuk apa ? Kalau saya pribadi sih ingin menjadi sehat. Bukannya yang tidak vegetarian itu tidak sehat loh ya. Tapi setelah satu bulan menjadi vegetarian, dampak positif saya saya rasakan di tubuh saya benar-benar terbukti. Saya merasa badan saya bugar setiap hari, bangun tidur tidak ada muka berminyak yang kotor sekali, pikiran saya juga lebih fresh. Dan teman-teman dikantor pun mengatakan kalau wajah saya kelihatan segar. Dengan manfaat-manfaat yang sudah saya dapatkan tersebut, rasanya tidak ada kerugian yang saya alami dengan menjadi seorang vegetarian. Dan itu semakin membulatkan tekad saya untuk terus bertahan menjadi seorang vegetarian....

27 November 2011

Tips Dalam Penerbangan Komersial

Sebagai orang yang cukup sering bepergian keluar kota dengan menggunakan pesawat udara, saya cukup hapal beberapa kebiasaan dari sebuah maskapai. Setiap maskapai itu pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa jadi menguntungkan atau justru sebaliknya malah merugikan buat kita. Berikut saya berikan beberapa tips dalam penerbangan komersial berdasarkan pengalaman saya, yang siapa tahu bisa memudahkan dalam penerbangan :



1. Jika kebetulan ada acara diluar kota yang masuk kategori penting dan harus kita hadiri. Jangan memilih penerbangan mendekati acara tersebut. Lebih baik memilih penerbangan pada H-1 sebelum acara. Kalaupun benar-benar darurat hanya bisa berangkat di hari H, pilihlah maskapai yang sudah terkenal dengan ketepatan waktunya. Dan jangan lupa untuk memantau berita, apakah ada tamu VVIP yang akan tiba di kota kita atau di kota tujuan kita yang bisa jadi memungkinkan airport dikota kita ataupun dikota tujuan kita akan ditutup untuk sementara waktu sehingga penerbangan bisa jadi terhambat meskipun telah menggunakan maskapai yang terkenal dengan jadwal on-time nya.



2. Beberapa maskapai penerbangan di Indonesia terkenal dengan delay nya. Jika kita sudah memilih atau mau tidak mau harus memilih maskapai tersebut, siapkan diri kita untuk kemungkinan delay yang bisa saja terjadi. Cemilan atau bahan bacaan adalah obat terbaik untuk menunggu delay keberangkatan. Tetapi adalah hal yang salah pula jika kita terlalu berpatokan pada kebiasaan delay si maskapai sehingga menjadikan kita bersantai-santai menuju airport. Datang tepat waktu minimal 1,5 jam sebelum jam keberangkatan meskipun kita tidak tahu bakal ada delay atau tidak adalah pilihan yang bijak.



3. Kenali maskapai apa saja yang menyediakan makanan berat, snack atau tidak menyediakan makanan sama sekali dalam penerbangan. Sehingga kita bisa mempersiapkan diri kita untuk makan terlebih dahulu sebelum keberangkatan. Ingat juga bahwa beberapa maskapai yang menjual makanan dan minuman di saat penerbangan, biasanya tidak memperkenankan penumpang membawa makanan dari luar untuk dimakan dipesawat.



4. Tidak ada salahnya mengenali tipe pesawat yang digunakan sebuah maskapai. Walaupun tidak ada patokan bahwa pesawat tipe A lebih aman dibandingkan dengan pesawat tipe B. Tapi setidaknya dengan kita mengenali tipe pesawat, akan memudahkan kita dalam banyak hal, misalnya bagasi yang boleh dibawa dikabin pesawat. Beda tipe pesawat tentu saja juga membedakan besarnya bagasi yang boleh dibawa masuk kedalam kabin.



5. Jangan sungkan untuk meminta tempat duduk favorit ketika check in. Saya pribadi selalu meminta untuk ditempatkan dibagian belakang dan disamping jendela. Untuk penerbangan lebih dari 2 jam, saya bisanya meminta duduk dibarisan jendela darurat, karena tempat duduk di jendela darurat biasanya lebih lega dibandingkan dengan dibarisan lain. Tentu saja kita bisa mendapatkan kursi favorit kita jika belum ada yang menempatinya. Dan itu bisa kita dapatkan jika check in lebih awal dari jam keberangkatan. Atau bisa juga melalui web check in seperti yang sudah diterapkan oleh Garuda Indonesia. Sejauh ini memilih tempat duduk favorit belum dikenakan biaya, kecuali oleh Air Asia.



6. Mengingat bahwa beberapa maskapai di tanah air masih belum terlalu baik dalam pengelolaan bagasi, saya lebih memilih untuk membawa ransel jika bepergian yang bisa dibawa masuk kedalam kabin. Jika memang kebetulan harus membawa bagasi yang cukup besar, saya sarankan untuk benar-benar selektif memilih maskapai yang akan digunakan. Apalagi jika penerbangan yang akan kita gunakan adalah penerbangan transit. Memang tidak ada patokan bahwa maskapai A lebih baik daripada maskapai B dalam hal pengelolaan bagasi, tetapi belajar dari pengalaman orang-orang yang bagasinya hilang, tertinggal atau justru salah masuk pesawat saya rasa bisa membuat kita berpikir dengan bijak. Jangan pernah memasukkan benda berharga apapun kedalam koper yang akan dimasukkan dibagasi pesawat. Lebih baik pula jika bagasi tersebut di wrapping terlebih dahulu.

7. Lebih baik menggunakan penerbangan connecting untuk menuju ke kota tujuan yang tidak ada direct flight nya. Penerbangan connecting ini tidak akan membuat kita pusing soal bagasi maupun keterlambatan jadwal. Pengalaman saya di Bali minggu lalu, karena tertarik dengan tiket murah, saya lebih memilih mengambil resiko tidak menggunakan penerbangan connecting menggunakan maskapai yang sama. Saya berasumsi dengan jeda waktu 2,5 jam, apabila flight dari Bali delay sampai 2 jam pun saya masih punya cukup waktu untuk mengejar penerbangan saya ke Palembang. Apalagi bila penerbangan ke Palembang juga mengalami delay. Ternyata kejadian yang sama sekali tidak saya duga membuat penerbangan dari Bali mengalami delay sampai 3 jam dan sayapun ketinggalan pesawat menuju Palembang.

8. Penerbangan pertama atau penerbangan paling pagi biasanya penerbangan yang jarang sekali delay mengingat pesawat biasanya sudah bermalam di airport. Buat yang susah bangun pagi mungkin ada baiknya tidak memilih penerbangan paling pagi jika tidak yakin bisa bangun dan tidak ada yang membangunkan. Atau bisa disiasati dengan bermalam di airport. Meskipun airport di Indonesia rata-rata "kurang bersahabat" dengan para backpacker atau penumpang yang ingin tidur di bandara untuk perbangan pagi, tapi saya tetap melihat ada saja yang bela-belain untuk menunggu di airport.

Saya menulis tips ini berdasarkan pengalaman-pengalaman saya pribadi bepergian kebanyak kota di Indonesia dengan menggunakan pesawat terbang. Alhamdulillah saya baru 2 kali ketinggalan pesawat (mudah-mudahan tidak ada yang ketiga), tidak pernah kehilangan bagasi, dan tidak pernah ketinggalan acara karena pesawat delay. Apapun maskapainya, nikmatilah penerbanganmu :)

23 November 2011

Review Hotel : Harris Pop! Denpasar

Dalam kunjungan ke Bali beberapa waktu yang lalu dalam rangka menghadiri ASEAN Blogger Conference, kami para blogger diinapkan di hotel yang terletak di kota Denpasar yang bernama Harris Pop! Hotel




Hotel ini bernuansa minimalis dengan balutan Bali yang khas. Hotel berbintang 2 yang mengusung konsep budget hotel ini sepertinya benar-benar ingin menampilkan kesan ramah lingkungan. Penggunaan AC diminimalisir mulai dari lobby hingga lorong-lorong kamar. Sebagai gantinya hotel ini menggunakan kawat nyamuk sebagai pengganti kaca di beberapa bagian sehingga sirkulasi udara bebas keluar masuk di dalam loby maupun di lorong hotel. Yang saya dengar dari salah satu staff hotel, listrik di hotel ini juga menggunakan tenaga matahari serta mereka meminimalisir penggunaan kertas dan plastik. Tidak heran juga mengingat tagline hotel ini adalah SMART. VALUE. ECO-FRIENDLY .





Memasuki pintu masuk hotel, kita akan menemukan ornamen huruf POP! dalam ukuran besar yang mempercantik teras masuk menuju lobby. Lobby hotel ini benar-benar minimalis dengan nuansa warna warni yang ceria. Sayang dibelakang meja resepsionis terlihat penuh dengan kotak dan plastik yang menimbulkan kesan berantakan. Entah barang-barang itu adalah titipan tamu hotel atau bagaimana, yang jelas kurang sedap dimata saya. Hehehehe... Di lobby juga disediakan beberapa unit komputer lengkap dengan akses internet yang bisa diakses oleh para tamu. Akses Wifi juga tersedia hingga ke kamar hotel dengan kecepatan yang lumayan menurut saya. Lorong menuju kamar sangat bersih dan sangat berwarna, mengingatkan saya pada lorong menuju tempat family karaoke.




Kamarnya benar-benar minimalis, tidak banyak aksesoris di dalamnya. Ada meja kecil di sudut tempat tidur yang memungkinkan saya untuk beraktifitas didunia maya tanpa harus jauh-jauh dari kasur. Channel TV nya juga cukup lengkap dan gambarnya bersih. Kasurnya sangat empuk dan AC nya pun sangat dingin sehingga sangat membuat tidur saya dimalam kedua sangat pules. Malam pertama ? Tidak tahu kenapa, saya nyaris tidak bisa memejamkan mata dimalam pertama. Belum dapet posisi wenak kalo kata orang. Hahahaha...





Yang saya suka dari kamar di hotel Harris Pop! ini adalah kamar mandinya yang unik. Kamar mandinya berbentuk tabung dan kecil. Berasa mandi di dalem toilet pesawat. Tapi buat kita-kita yang sudah pasti berada di luar hotel seharian, kamar mandinya sudah cukuplah buat mengakomodir kebutuhan bebersihan tubuh. Ada satu cerita lucu di malam pertama menginap disini. Tengah malam saat ingin ke toilet, saya dikejutkan dengan sebuah laptop yang tengah nongkrong dengan manisnya diatas toilet. Ternyata itu laptop rekan sekamar saya Anggi yang saking ngantuknya lupa meletakkan laptopnya ke dalam kamar. Sebelum tidur, Anggi melakukan browsing di dalam kamar mandi sembari merokok, karena di dalam kamar ada larangan merokok. Hahahahaha...



Seharusnya kita sarapan pagi di ruang makan sebelah lobby, tetapi karena rombongan blogger jumlahnya sangat banyak, maka pihak hotel menggunakan ruang meeting di bagian belakang hotel untuk kita gunakan sebagai tempat makan. Pihak hotel menyediakan nasi jinggo yang lezat dengan pilihan menu teh atau kopi panas. Mantab !

Kalau teman-teman ingin berlibur di Bali dan menginap di hotel yang bagus dengan harga yang murah, saya pikir Harris Pop! Hotel ini merupakan pilihan yang tepat. Langsung saja datang ke :

Harris Pop! Hotel
Jl. Teuku Umar No. 74 Denpasar
Telp.0361 247788

NB : 2 foto di blog ini saya comot dari web resmi Hotel Harris Pop!

22 November 2011

ASEAN Blogger Conference

Ketika perayaan hari blogger tanggal 27 Oktober 2011 lalu, saya sempat menulis kalau blog saya ini belum pernah mengajak saya jalan-jalan kemanapun seperti halnya blog rekan-rekan yang lain. Tapi mulai postingan ini saya bisa sedikit berbangga karena blog ini akhirnya bisa mengajak saya jalan-jalan ke Bali, tepatnya di acara ASEAN Blogger Conference dimana salah satu sponsornya adalah Bank Mandiri




Sebenarnya sudah dari satu bulan sebelumnya saya dikabari Nike untuk menghadiri acara ini mewakili Komunitas Blogger Wongkito, sayapun sudah meminta izin dari atasan saya untuk mengikuti acara ini mengingat acaranya memakai jam kerja selama 3 hari. Tetapi karena saya baru mendapatkan tiket H-2 sebelum berangkat, maka persiapan saya menuju Bali pun terkesan buru-buru. Hari Selasa siang saya sudah tiba di airport, dan sempat makan siang bareng Fickri, Ina, Mbok Venus dan Oli di Solaria. Sempat pintong sebentar untuk ngupi ngupi sebelum masuk ke ruang tunggu dan bertemu 30 an blogger lainnya yang juga akan menuju Bali. Bahkan detik-detik sebelum masuk pesawat kamipun sempat-sempatnya poto-poto bareng dulu.




Setibanya di Bali tiap blogger dikalungkan bunga dari panita sebagai sambutan selamat datang. Woow berasa artis atau tamu agung. Hahahaha.. Dan senang sekali akhirnya saya bisa bertemu dengan Tuteh untuk pertama kalinya, teman blogger yang sudah lama sekali saya kenal. Lebih dari 5 tahun saya mengenal Tuteh lewat tulisan-tulisan di blognya. Setelah ngobrol singkat dan berkenalan dengan beberapa blogger lainnya, maka kamipun segera menuju hotel. Tidak lupa foto-foto dulu sebelumnya.




Kami menginap di Harris Pop! Hotel yang berlokasi di kota Denpasar. Begitu tiba di hotel, antrian panjang pembagian kamar segera terjadi. Saat saya registrasi, saya mendapatkan kamar 323 bersama Anggi perwakilan Blogger Balikpapan. Sayangnya saat saya naik ke kamar, roomate saya sudah tidak berada dikamar dan kunci dibawa serta olehnya. Dan saya bukan satu-satunya yang mengalami hal ini. Lalu saya pun menumpang untuk titip tas dan cuci muka di kamar Yudha perwakilan Batagor Bandung. Setelahnya kami segera menuju bus kembali untuk menghadiri acara ulang tahun Bali Blogger yang ke-4. Acara teman-teman Bali Blogger sangat luar biasa. Sederhana tapi sangat menyenangkan. Salut buat teman-teman Bali Blogger dan tak lupa juga terima kasih untuk jamuan hangat kalian malam itu....





Esok paginya, tujuan utama kami datang ke Bali pun berlangsung. Pagi-pagi sekali para blogger sudah bangun dan sarapan di hotel. Kami akan menuju Nusa Dua, untuk mengikuti rangkaian acara satu hari penuh ASEAN Blogger Conference. Acaranya diadakan di Museum Pasifika dan dibuka langsung oleh Menkominfo Tiffatul Sembiring. Sebelum mengakhiri sambutannya Mr.Tiffie seperti biasa melemparkan pantun. Dan pantunyya pagi itu adalah : Ikan hiu beli es puter, thank you and see you later.. Lalu rangkaian acara selama satu haripun berjalan sesuai rundown yang telah kita terima. Mulai dari topik The new ASEAN and Its Cooperation with Dialogue Partners yang dibawakan oleh Bapak Hazairin Pohan, lalu Blogsphere in ASEAN yang dibawakan oleh masing-masing perwakilan negara (Indonesia diwakili oleh mas Donny BU), juga ada diskusi kelompok, lalu Mike Orgill dari Google Public Policy South East Asia membawakan materi The role of online Social Media to increase ASEAN Public Awareness. Dilanjutkan dengan bahasan Start-ups in Indonesia oleh mbak Shinta Dhanuwardoyo yang cantik dari Bubu Digital Agency. Juga ada Om Nukman Lutfie yang membawakan materi The Future of Social Media dan terakhir Kang Ono W Purbo dan Kang Anggara membawakan materi Information Technology Development dan Freedom of Expression. Sebenarnya bahan pembicaraan hari itu sangat menarik, akan tetapi karena disajikan dalam bahasa Inggris banyak teman-teman blogger yang tidak mengerti dan akhirnya mengantuk lalu memutuskan keluar dari ruangan. Mungkin ada baiknya bila kedepannya acara-acara seperti ini disajikan dengan metode bilingual seperti pada bahasan-bahasan terakhir, sehingga teman-teman blogger yang dari luar Indonesia bisa mengerti begitupun dengan teman-teman blogger dari dalam negeri. Hari itu ASEAN Blogger Confrenece menghasilkan sebuah deklarasi yang isinya adalah sebagai berikut :

1. We, the ASEAN bloggers, gathered in Bali, on 16th November 2011, aligned with the 19th ASEAN Summit, acknowledge the role and contributions of social media for the establishment of ASEAN Community 2015.

2. We, the ASEAN bloggers, aspire to seek the freedom of expressions among us as enshrined in Universal Declaration of Human Rights.

3. We, the ASEAN bloggers, in the spirit of partnership and solidarity among the family of people from ASEAN countries, independent of political influence, are determined to use social media in the development of ASEAN’s political, economic, and social-cultural potentials with the aim to promote understanding among ASEAN people.

4. We, the ASEAN bloggers, are determined to develop cooperation in all fields under ASEAN’s One Vision, One Identity, and One Community.

5. We, the ASEAN bloggers, are committed to ethical and positive demeanor, respectful of the rights of authors attached to articles, photos, and videos, and other creative products.

6. We, the ASEAN bloggers commit to:
a. Declare the 16th November as the ASEAN Bloggers’ Day.
b. Develop communication platforms, both at the national and the sub-regional levels, taking into account the interest of people participation in the rural areas of ASEAN countries.
c. Organize future activities to encourage closer contact among bloggers.
d. Mandate the Indonesian ASEAN Blogger Community President to coordinate and communicate to all their counterparts from ASEAN countries regarding development and progress achieved in accordance with the Declaration.

7. We, the ASEAN bloggers, encourage all bloggers to join our efforts in making this Declaration a reality.

Declared in Bali, 16th November 2011






Dan tentu saja yang paling saya suka dari acara kumpul blogger adalah bisa kopdar dengan banyak teman-teman blogger. Dan bukan blogger namanya yah kalo ngga narsis. Hahahahaha...




Hari berikutnya kami diajak panitia untuk berkeliling ke sejumlah tempat. Tapi karena keterbatasan waktu, akhirnya hanya bisa ke Garuda Wisnu Kencana dan beli oleh-oleh di Krishna Market. Setelahnya kami di antar ke bandara untuk kembali ke daerah masing-masing. Banyak cerita yang terjadi sepanjang perjalanan pulang ke Jakarta kemarin. Salah satunya delay panjang di airport menjelang kedatangan Presiden Obama untuk menghadiri KTT ASEAN di Bali. Pesawat kami yang dijadwalkan berangkat pukul 17.25 WITA akhirnya baru bisa berangkat pukul 20.00 WITA. Saya yang mengejar pesawat terakhir menuju Palembang pun akhirnya harus pasrah ketinggalan pesawat. Dan jadilah malam itu saya kembali merasakan nikmatnya menjadi bapacker dengan tidur di terminal 2 Soekarno Hatta Airport untuk mengejar penerbangan pertama esok paginya ke Palembang. Dan ternyata saya bukan satu-satunya orang yang ketinggalan pesawat, mas Agus Lahinta dari Gorontalo pun juga merasakan hal yang saya rasakan. hahahahaha...

Terlepas dari masih banyak kekurangan disana disini, saya pribadi mengucapkan terima kasih atas undangannya untuk bisa menghadiri acara ASEAN Blogger Conference ini dan tentu saja juga para sponsor yang salah satunya adalah Bank Mandiri. Saya percaya banyak pelajaran yang bisa dipetik dari penyelenggaraan pertama ini yang pastinya akan lebih disempurnakan di penyelenggaraan berikutnya.

NB : Terima kasih untuk Mas Wisnu Dewobroto dan Elsi Santi aka Cici Silent sudah meminjamkan beberapa foto-foto kalian untuk di muat di postingan ini...

12 November 2011

Megahnya Opening SEA Games XXVI

Kemarin adalah salah satu hari yang saya nantikan, bukan karena saya akan melangsungkan akad nikah tepat di tanggal 11-11-11 seperti yang dilakukan banyak orang di hari itu. Melainkan karena kemarin saya sangat antusias untuk menyaksikan Opening Ceremonial SEA Games XXVI yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, kota tempat saya dibesarkan.




Meskipun saya tidak menyaksikan secara langsung di Stadion Gelora Sriwijaya seperti halnya teman-teman saya dari Komunitas Blogger Wongkito, tetapi kekepoan saya untuk menyaksikan seperti apa kemeriahan Opening Pesta Olahraga terbesar se Asia Tenggara ini begitu mengusik. Saya bahkan sampai minta izin untuk pulang lebih awal demi menyaksikan acara ini secara utuh melalui siaran televisi. Acara pembukaan diawali dengan kedatangan Presiden SBY beserta Ibu Negara dan para petinggi negara sahabat di Stadion Gelora Sriwijaya. Yang membuat saya surprise, tidak lama setelah kedatangan Presiden, berlangsunglah atraksi kembang api yang luar biasa selama beberapa menit. Seingat saya, atraksi kembang api ini biasanya berlangsung diakhir acara bukan diawal seperti yang saya saksikan tadi malam. Surprise yang luar biasa...





Lalu dimulailah acara tarian kolosal yang terbagi dalam beberapa episode bertajuk The Journey Begins, Musi - The Heart of The City yang dilanjutkan dengan tarian kolosal selanjutnya bertajuk Sriwijaya - Golden Peninsula, lalu Merajut Nusantara dan Meraih Impian yang melibatkan ribuan penari. Yang membuat pertunjukan ini menjadi luar biasa menurut saya adalah tampilan gambar di big screen dan juga video mapping di lapangan yang telah ditutup dengan karpet putih sehingga pertunjukkan tari kolosal terlihat lebih hidup dan spektakuler. Disambung dengan beberapa lagu bertema sportifitas dan nasionalisme yang dibawakan oleh beberapa artis.




Lalu berlangsunglah defile atlit memasuki Stadion Jakabaring, yang unik dibarisan paling depan setiap negara adalah kendaraan hias yang menampilkan miniatur ciri khas dari tiap negara peserta SEA Games. Indonesia sendiri menampilkan Komodo yang sedang naik daun dan juga Candi Borobudur. Nah ketika barisan atlit Indonesia memasuki stadion, tiba-tiba hujan cukup deras mengguyur. Tapi yang membuat saya salut adalah barisan para atlit yang sedang berjalan maupun yang telah berada di lapangan tetap rapi. Begitupun acara tetap berjalan dengan khidmat. Mennegpora Andi Malarangeng dan Ketua KONI Rita Subowo pun rela berbasah-basahan bersama para atlit untuk membacakan kata sambutan mereka. Kemudian Presiden SBY pun menyampaikan kata sambutannya sekaligus membuka secara resmi Sea Games XXVI yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera Sea Games yang dibawa oleh mantan atlit berprestasi Indonesia diantaranya Roby Darwis (sepakbola), Ema Tahapan (atletik), Pino Bahari (tinju) dan Richard Sambera (Renang).




Dan acara selanjutnya adalah menyalakan api Sea Games XXVI di kaldron stadion Gelora Sriwijaya Palembang. Obor Sea Games dibawakan secara estafet oleh para mantan atlit berprestasi Indonesia yaitu Abbas Akbar (pencak silat), Nurfitriyana (panahan), Hasan Basri (karate), Merry Ponim, Purnomo, Nanik J Soewadji (atletik), Alan Budikusuma (bulutangkis) dan Yayuk Basuki (tenis). Di layar televisi yang saya saksikan, terlihat jelas bahwa obor Sea Games sempat mati selama proses estafet menuju kapal tempat Susi Susanti yang akan menyulut api di kaldron. Tetapi begitu tiba di kapal, api di obor kembali menyala. Lalu insiden kembali terjadi dimana lemparan tombak Susi Susanti tidak tepat sasaran dan api di kaldron yang tetap menyala setelahnya. Apapun insiden itu, sama sekali tidak mengurangi kemegahan acara secara keseluruhan.

Jujur sebagai orang Palembang saya sangat bangga kota saya bisa menyelanggarakan acara besar seperti SEA Games tahun ini. Dan bangga sekali, melihat acara opening tadi malam yang secara tidak langsung membuka mata banyak orang bahwa ada kota Palembang yang termasuk dalam wilayah Indonesia. Hanya saja, saya lebih berharap para panitia bisa bekerja lebih keras, tidak hanya kepada para tamu asing melainkan juga para pengisi acara. Karena saya mendengar beberapa kabar kurang sedap dibalik gegap gempitanya acara pembukan tadi malam. Saya harap tidak ada lagi slentingan-slentingan miring itu di hari-hari selanjutnya dan Indonesia khususnya Palembang dan Jakarta dapat menjadi tuan rumah yang sukses. Sukses prestasi dan juga sukses penyelenggaran. Kita bisa !!!!

Nb; Terimakasih untuk Mbak Lia dan Perdi dari Komunitas Blogger Wongkito untuk foto-foto kalian yang luar biasa...

09 November 2011

Review Film : Real Steel

Kemarin sore sebelum pulang kantor, seorang rekan meminjam laptop saya untuk melihat film yang sedang tayang di bioskop. Dan setelah rekan saya selesai melihat film yang ingin dia lihat, lalu sayapun melihat film apa yang sedang tayang di Pejaten Village. Mendadak saya tertarik untuk menonton sebuah film berjudul Real Steel. Maka meluncurlah saya ke Pejaten Village untuk mengejar jam pertunjukkan film tersebut.




Film ini bersetting di tahun 2020 dimana diceritakan penggunaan robot sudah lebih marak daripada sekarang. Adalah Charlie Kenton yang diperankan oleh Hugh Jackman, seorang penggila robot, memiliki robot dan suka mengadu robotnya dalam pertarungan boxing antar robot. Bagi Charlie, robot adalah hidupnya meskipun dia harus mengorbankan kehidupan pribadinya termasuk istri dan anaknya. Watak yang keras,egois dan terkadang tanpa perhitungan diperankan dengan baik oleh Hugh Jackman. Sifat tanpa perhitungan yang dimiliki Charlie membuat dia terlibat banyak hutang karena mengalami kekalahan dalam pertarungan robot. Hingga akhirnya hadir tokoh Max Kenton yang diperankan oleh Dakota Goyo, putra semata wayang Charlie berumur 11 tahun yang ditinggalkannya sebelum dia lahir. Charlie menyerahkan hak asuh Max yang telah ditinggal sang ibu untuk selamanya kepada adik dari mendiang istrinya tersebut. Tentu saja Charlie melakukan hal ini karena mendapatkan imbalan dari suami adik istrinya tersebut. Dengan catatan Charlie harus menjaga sang putra selama beberapa waktu selama mereka berada diluar negeri. Dan disinilah hubungan ayah dan anak yang kaku ini mulai berjalan.

Tadinya saya berpikir akan menjumpai cerita robot yang mempunyai jiwa dan dapat berbicara seperti dalam film Transformer, tetapi ternyata saya salah. Robot-robot yang terdapat dalam film ini tetaplah sebuah robot biasa yang dikendalikan oleh manusia. Hanya saja karena setting film ini adalah tahun 2020, tentu saja penampakan robot dan alat-alat kendalinya sudah lumayan canggih menurut saya. Dari awal film berjalan, saya sudah bisa menebak alur ceritanya. Tentu saja proses mencairnya sebuah kekakuan hubungan antara ayah dan anak dalam kebersamaan mereka yang bisa dibilang karena terpaksa. Juga bagaimana kerasnya persaingan dunia boxing antar robot, perjudian dan intrik-intrik yang terjadi dalamnya. Meskipun alurnya relatif mudah ditebak, tetapi tidak membuat film ini menjadi membosankan. Tentu saja hal ini karena akting maksimal dari para pemerannya. Pastinya tidak ada yang meragukan kemampuan akting Hugh Jackman, tetapi jangan lupakan juga Dakota Goyo. Meskipun masih sangat belia, kemampuan aktingnya membuat film ini menjadi terasa lebih hidup. Lihatlah bagaimana saat Max melatih Atom robotnya ngedance. Sepintas lalu saya seperti melihat sosok Justin Bieber dalam diri Dakota Goyo. Dan diluar hubungan ayah dan anak keluarga Kenton ini, pastinya pertarungan para robot di arena boxing ini juga sangat luar biasa.

Intinya saya puas menyaksikan film Real Steel ini. Sebuah tontonan yang sangat menghibur meskipun dengan alur cerita yang relatif mudah terbaca. Dan film ini layak untuk saya rekomendasikan kepada teman-teman yang mungkin sedang mencari hiburan yang seru. Saya beri nilai 8.5 dari 10 untuk film Real Steel.

07 November 2011

Obor Sea Games XXVI DI Bumi Sriwijaya

Pukul 5 pagi tadi, saya sudah rapi meskipun tanpa mandi untuk menjemput beberapa rekan dari Komunitas Blogger Wongkito. Pagi itu kami akan turut serta menyambut kedatangan Obor Sea Games XXVI sebagai bukti nyata kami mendukung penuh dan siap menjadi tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan Sea Games di kota Palembang.

sea games 2011

Saya menjemput Nike dirumahnya lalu kami berdua menunggu Mbak Ira di Mc Donald Sudirman sembari menyempatkan sarapan terlebih dahulu. Tak lama setelah Mbak Ira datang, kamipun berangkat bertiga menuju Pelabuhan Boom Baru, tempat merapatnya kapal yang membawa obor Sea Games XXVI. Sesampainya di pelabuhan, kamipun mencari gerombolan anak-anak Wongkito yang sebelumnya telah menyatakan diri untuk hadir. Dan bertemulah kami dengan Trendy , Indah , Susan dan Fanda .





Cuaca pagi itu sangat cerah dimana matahari pagi memantulkan cahaya keemasan diperairan Sungai Musi. Ribuan pelajar,PNS maupun masyarakat umum turut hadir di pelataran dermaga Boom Baru untuk turut serta menyambut datangnya Obor Sea Games yang nantinya akan di sulut ke kaldron selama pelaksaan Sea Games XXVI.




Tidak lama berselang para petinggi hadir di dermaga Pelabuhan Boom Baru Palembang, diantaranya Gubernur Sumatera Selatan, Bapak H.Alex Noerdin, Ketua Harian INASOC, Bapak Rahmat Gobel, dan Wakil Walikota Palembang, Bapak Romi Herton. Setelahnya merapatlah kapal Tunas Wisesa 03 yang membawa Obor Sea Games XXVI. Sebelum Obor Sea Games turun dari kapal, terlebih dahulu dilakukan penyambutan dengan Tarian Obor Sriwijaya.



Akhirnya Obor Sea Games XXVI yang dinanti-nantikan menginjakkan kaki untuk kali pertama di Bumi Sriwijaya. Obor sendiri dibawa oleh Duta Obor Sea Games XXVI, Icuk Sugiarto yang merupakan mantan pebulu tangkis yang telah banyak mengharumkan nama Indonesia.



Lalu mas Icuk Sugiarto segera menuju panggung, dan dipanggung itulah obor Sea Games XXVI di serah terimakan. Lalu terakhir, Obor berpindah tangan kepada Abbas Akbar yang merupakan mantan atlit pencak silat asal Sumatera Selatan dan telah beberapa kali telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang olahraga termasuk Sea Games.



Selanjutnya, Abbas Akbar membawa obor Sea Games ini untuk dibawa berkeliling kota Palembang. Sedikit informasi, obor ini juga akan dibawa berkeliling disejumlah kabupaten diwilayah Sumatera Selatan dan baru akan kembali kekota Palembang pada saat pembukaan pesta olahraga terbesar se Asia Tenggara tanggal 11 November 2011 mendatang untuk kemudian disulut diatas kaldron.

Saya begitu kagum dengan atusiasme masyarakat Palembang yang begitu luar bisa menyambut perhelatan akbar Sea Games di kota mereka. Meskipun banyak pihak yang sempat pesimis akan kesiapan venue, tetapi masyarakat Palembang sama sekali tidak ragu. Mereka tetap yakin, Sea Games akan terlaksana dan mereka akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik. Tidak sekedar jargon "Kita Bisa" , tapi Palembang bisa !!! Jakarta bisa !! dan Indonesia bisa !! Sukses untuk pelaksanaan Sea Games XXVI di Palembang dan Jakarta.

Nb : Beberapa foto bersumber dari kamera Itik Kecil