28 November 2011

Vegetarian

Saya yakin sudah banyak orang yang tahu istilah vegetarian, tapi saya yakin pula belum banyak yang tahu pengertian vegetarian dan jenis-jenis vegetarian. Baiklah saya coba jelaskan secara singkat. Menurut mbah wikipedia, Vegetarian adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan, tidak mengkonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas, namun masih mungkin mengkonsumsi makanan laut seperti ikan, atau produk olahan hewan seperti telur, keju, atau susu.. Pertama kali istilah Vegetarian digunakan secara formal pada tanggal 30 September 1847 oleh Joseph Brotherton dan kawan-kawan di Northwood Villa, Kent, Inggris. Saat itu adalah pertemuan pengukuhan dari Vegetarian Society Inggris.

Sedangkan vegetarian sendiri terbagi dalam beberapa pengelompokan :

1. Semi vegetarian
Adalah vegetarian yang masih mengkonsumsi susu, telur dan beberapa jenis daging tertentu seperti ikan dan ayam. Tetapi sudah tidak mengkonsumsi daging merah

2. Vegetarian Lacto-Ovo
Adalah vegetarian yang sudah tidak mengkonsumsi semua jenis daging-dagingan, tetapi masih mengkonsumsi telur, susu dan produk turunannya. Di kelompok ini ada yang hanya mengkonsumsi susu saja yang disebut vegetarian lacto, ada juga yang mengkonsumsi telur saja yang disebut vegetarian ovo dan ada pula yang mengkonsumsi keduanya yang disebut vegetarian lacto-ovo.

3. Vegan Vegetarian
Adalah vegetarian yang murni mengkonsumsi sayur-sayuran, biji-bijian dan buah-buahan.

Satu bulan terakhir ini saya memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian lacto-ovo. Sebuah keputusan yang tentu saja mengejutkan banyak orang termasuk keluarga saya sendiri. Banyak yang berpikir bahwa keputusan saya menjadi seorang vegetarian karena frustasi dengan badan saya yang semakin subur. Atau dengan kata lain saya menjadi vegetarian untuk mendapatkan bentuk badan yang lebih baik daripada sekarang. Padahal sama sekali salah. Saya justru menjadi vegetarian sama sekali tidak memikirkan hal itu. 3 bulan sebelumnya, saya banyak membaca tentang manfaat menjadi vegetarian, mencari-cari resep atau mengatur makanan pengganti daging yang relatif bisa diterima oleh tubuh saya. Saya butuh waktu 3 bulan sampai akhirnya saya yakin bahwa saya akan berhenti makan daging. Dan alhamdulillah karena saya sudah mempersiapkan semuanya, apa yang dikuatirkan banyak orang tentang menjadi vegetarian sama sekali tidak terjadi dalam diri saya.

Ada beberapa tips yang saya terapkan untuk diri saya sendiri, sehingga satu bulan ini berjalan cukup lancar.



1. Menjadi seorang vegetarian itu berarti saya harus bersahabat dengan semua jenis sayuran. Jika selama ini hidup saya hanya mengkonsumsi beberapa jenis sayuran saya, maka dengan menjadi seorang vegetarian saya harus tahu lebih banyak jenis sayuran beserta manfaatnya. Termasuk juga mengolah sayuran tersebut menjadi makanan yang bervariasi setiap harinya.



2. Karena sudah tidak mengkonsumsi semua jenis daging, saya harus mencari alternatif sumber protein untuk tubuh saya. Berhubung saya Vegetarian lacto-ovo, sudah pasti telur adalah salah satu pilihannya. Sejauh ini sumber protein terbaik yang selalu saya konsumsi hampir setiap hari adalah tempe dan tahu. Hingga sekarang saya terus mencari berbagai cara untuk mengolah tempe dan tahu menjadi menu makanan yang berbeda daripada sekedar digoreng atau dikukus.



3. Tidak kangen dengan daging ? tidak kangen dengan ayam ? Tidak kangen dengan sea food ? Tidak tuh... karena saya sudah punya menu pengganti daging yang tidak kalah lezatnya. Makanan itu adalah jamur. Tidak percaya ? Silahkan coba sendiri...





Bagaimana dengan kehidupan saya setelah jadi vegetarian ? Nyaris tidak ada yang berubah. Saya memang sudah mengucapkan selamat tinggal kepada resto steak favorit saya, juga kepada resto-resto lain yang tidak menyediakan menu sayur-sayuran atau menu non daging dalam daftar menu mereka. Selebihnya hidup saya masih tetap sama. Saya masih bisa nongkrong dengan teman-teman saya, mengkonsumsi makanan favorit saya seperti pizza dan fettucini. Dan beruntungnya sebuah merk mie instan terkenal juga sudah mengeluarkan produk untuk para vegetarian, sehingga saya masih bisa menikmati mie instan dengan nyaman. Dan saya juga sangat beruntung memiliki teman-teman yang mendukung penuh niat saya menjadi vegetarian. Jika kami sedang hunting makan siang bersama, mereka selalu memikirkan apakah saya bisa makan disana atau tidak. Hanya saja menurut teman-teman saya, ada kebiasaan baru yang sekarang melekat dalam diri saya. Saya jadi lebih cerewet jika makan di tempat umum seperti cafe atau restoran. Sebelum saya memesan menu, saya harus memastikan tidak ada unsur hewani selain telur dan susu yang ada dalam makanan yang saya pesan. Misalkan jika saya memesan tumis kangkung, saya harus wanti-wanti bahwa tumis kangkungnya tidak diberi terasi atau saos tiram.

Intinya menjadi seorang vegetarian itu jangan dijadikan beban. Saya mungkin baru satu bulan menjadi vegetarian, masih dangkal ilmu dan pemahaman saya seputar vegetarian sendiri. Selain itu masih panjang perjalanan saya dan pastinya juga akan menemui kendala-kendala tersendiri kedepannya. Tapi kembali lagi pada niat saya semula. Menjadi vegetarian itu untuk apa ? Kalau saya pribadi sih ingin menjadi sehat. Bukannya yang tidak vegetarian itu tidak sehat loh ya. Tapi setelah satu bulan menjadi vegetarian, dampak positif saya saya rasakan di tubuh saya benar-benar terbukti. Saya merasa badan saya bugar setiap hari, bangun tidur tidak ada muka berminyak yang kotor sekali, pikiran saya juga lebih fresh. Dan teman-teman dikantor pun mengatakan kalau wajah saya kelihatan segar. Dengan manfaat-manfaat yang sudah saya dapatkan tersebut, rasanya tidak ada kerugian yang saya alami dengan menjadi seorang vegetarian. Dan itu semakin membulatkan tekad saya untuk terus bertahan menjadi seorang vegetarian....