31 December 2012

Catatan Akhir Tahun 2012

Hari ini adalah hari terakhir di tahun 2012.Seperti biasa hari ini saya membuka sebuah buku catatan yang saya beri nama Catatan Akhir Tahun. Buku ini memang saya tulis panjang lebar setiap akhir tahun, dan setiap bulan paling tidak satu kali saya membaca buku ini supaya termotivasi untuk mengejar target tahunan. Setiap tahun saya membuat target, tapi tidak sudah pasti tidak semua target itu bisa saya penuhi dalam setahun. Pernah ada kejadian, target yang saya canangkan baru bisa terwujud beberapa tahun setelahnya. Bahkan saya sendiri nyaris tak mengingat target yang saya tulis tersebut kalau saja saya tidak iseng membaca target-target yang pernah saya tulis di buku Catatan Akhir Tahun tersebut.

Akhir tahun 2011 lalu saya menulis banyak sekali hal-hal yang ingin saya raih sepanjang tahun 2012. Beberapa diantaranya bisa saya wujudkan, sementara sisanya nyaris mendekati apa yang saya harapkan atau bahkan gagal sama sekali. Salah satu target yang saya canangkan di buku Catatan Akhir Tahun 2011 lalu adalah saya ingin update blog saya minimal 10 kali dalam sebulan. Artinya minimal sepanjang tahun 2012 ini kalian akan menemui 120 postingan terbaru dari saya. Memang target itu itu tidak tercapai, tapi saya puas karena target yang saya canangkan berhasil membuat saya menulis sebanyak 100 kali sepanjang tahun ini. Tentu ini bukan pencapaian yang mudah. Karena itu meskipun targetnya tidak tercapai, tapi saya puas paling tidak 3/4 nya sudah berhasil saya laksanakan.

Hari ini saya kembali menulis di buku Catatan Akhir Tahun. Sejumlah target dan hal-hal yang ingin saya capai sepanjang tahun 2013 mulai saya tuliskan sejak pertengahan bulan Desember lalu. Saya percaya apa yang saya tulis ini bukan untuk mempersulit hidup saya, tapi justru membuat hidup saya lebih punya arah. Saya sadar tidak semua yang saya tulis ini bisa terwujud tahun depan, tapi setidaknya saya berani bermimpi. Karena berani bermimpi akan membuat saya berani untuk mewujudkan impian tersebut. Selamat tinggal tahun 2012 dan selamat datang tahun 2013. Semoga hidup yang lebih baik akan menyertai kita semua. Aamiin...

23 December 2012

Desember Tahun Ini...

Desember tahun ini adalah bulan dimana waktu 24 jam sehari itu terasa kurang. Setiap hari saya membuat list apa yang harus dikerjakan termasuk didalamnya update cerita terbaru di blog ini. Begitu banyak cerita yang ingin saya bagi yang akhirnya menjadi basi karena tak jua sempat saya tuliskan. Bahkan menulis draft untuk diposting secara terjadwal pun tak sempat. Target 100 posting tahun ini yang tinggal 2 atau 3 kali lagi pun entah kenapa rasanya semakin sulit untuk saya kejar. Saya bahkan melewatkan begitu banyak cerita dan kejadian di timeline social media. Kejadian dimana teman-teman saya di bully fans berat seorang artis atau kejadian lainnya dimana saya juga melewatkan hari dimana semua orang ngomongin kiamat. Pekerjaan kantor saya benar-benar menyita waktu saya belakangan ini. Saya bahkan sudah hampir 4 bulan tidak pulang ke Palembang. Baru tersadar setelah saya melewati satu hari dan merasakan rindu yang teramat sangat kepada keluarga dan rumah di Palembang. Tapi apa daya saya baru bisa pulang pada akhir Januari saat adik saya menikah nanti. 

Disetiap waktu senggang yang mulai langka dijumpai, saya selalu memikirkan bagaimana caranya supaya bisa pulang. Setiap pagi sehabis bangun tidur dan setiap malam sebelum tidur saya selalu berpikir untuk pulang. Rindu sekali mendengar omelan ibu dan ayah saya. Pernah suatu saat didalam bus saya sebagku dengan bapak-bapak yang wangi parfumnya sama persis dengan wangi parfum ayah saya, Duh Gusti... Saya rindu sekali, tapi tetap tidak bisa pulang sampai Januari nanti. Dan akhirnya keajaiban itu muncul... Dalam sebuah meeting rutin suatu sore beberapa hari lalu, kami akan disebar ke beberapa daerah untuk meeting dengan klien. Nama saya disebut untuk meeting di wilayah Lampung dan Palembang. Biasanya saya selalu iri dengan teman yang mendapat tugas di Makassar dan Manado karena saya ingin sekali mendapat tugas meeting disana. Tapi kali ini berbeda, saya tidak perduli tugas didaerah lain. Saya menerima dengan senang hati dinas di Lampung dan di Palembang. Saya ingin pulang... Saya kangen rumah, kangen ibu dan ayah saya... Marahi saya yah kalau saya pulang nanti. Marahi saya yang jarang telpon kerumah, marahi saya yang selalu asyik dengan pekerjaan, marahi saya yang terus betah menyendiri... Marahilah.. Saya sudah rindu... 

11 December 2012

Menginap Di The Jayakarta Daira Hotel Palembang

Sebenarnya tulisan di blog kali ini bukan catatan perjalanan yang baru saya lakukan, melainkan catatan mudik lebaran beberapa bulan lalu yang belum sempat saya posting. Jadi ceritanya saya punya voucher hotel yang belum saya gunakan dan sudah mendekati tanggal kadaluarsa. Akan tetapi mengingat kota Palembang adalah kampung halaman saya dan saya pulang dalam rangka mudik lebaran, tentunya pulang kerumah adalah hal yang paling ingin saya lakukan. Tetapi setelah dipikir ulang, bila saya sudah menginjakkan kaki dirumah dan sudah berkumpul bersama keluarga, sudah pasti nantinya saya akan malas untuk menginap di hotel. Sementara setelah saya cek schedule, saya tidak akan pulang ke Palembang sampai Januari mendatang. Sedangkan voucher hotel ini habis masa berlakunya pada bulan Desember 2012. Jadilah saya putuskan menggunakan voucher hotel ini dahulu sesampainya saya di Palembang dan baru memutuskan untuk pulang kerumah.

Sebagai anak Palembang yang sedari dulu senang menginap di hotel untuk mencari inspirasi atau mendapat suasana baru yang berbeda, menginap di The Jayakarta Daira Hotel Palembang ini bukan kali pertama untuk saya meskipun memang tidak terlalu sering menginap disini. Hanya saja karena dulu saya baru sekedar suka menginap di hotel dan belum suka membuat review, maka saya sama sekali tidak punya dokumentasi hotel ini. Pada saat saya datang kembali setelah sekian lama tidak menginap disini, saya merasa suasananya sama sekali tidak berubah. Yang berbeda hanya pernak-pernik Idul Fitri yang cukup ramai menghiasi hotel ini. Sedikit info, Jayakarta Daira Hotel Palembang ini adalah hotel berbintang 4 yang berada diruas jalan utama kota Palembang, tidak mengherankan bila rates hotel ini terbilang cukup tinggi. 

Untuk ukuran hotel bintang 4, beberapa bagian dari hotel ini terlalu biasa menurut saya. Tapi saya masih bisa maklum mengingat hotel ini sudah eksis lebih kurang sejak tahun 2004. Bila beberapa tahun lalu saya selalu terkagum-kagum bila bisa menginap disini, sekarang saya mungkin hanya bisa bilang lumayan oke. Secara kenyamanan sih saya masih mendapatkannya disini. Tapi mungkin beberapa bagian perlu sedikit pembaharuan. Seperti TV dikamar, memang masih bagus sih. Tapi sekarang kan sudah musimnya TV layar datar. Rumah saya yang sederhana saja TV nya sudah layar datar semua kok. Selebihnya semua masih oke-oke saja. 

Kamar mandinya berukuran sedang dengan bathtub didalamnya. Toiletries lumayan banyak dan air panas nya berfungsi dengan baik. Jadi semangat buat mandi.. Hahahahaha...

Karena saya menginap di bulan puasa, otomatis sarapan juga berlangsung saat sahur tiba. Karena menginap di hotel, saya lupa menghidupkan weker untuk sahur. Untungnya saya masih sempat terbangun hanya sekitar 15 menit sebelum waktu Imsyak tiba sehingga saya sangat terburu-buru menuju Archipelago Coffee Shop untuk bersantap sahur. Karena terburu buru itulah saya jadi tidak bisa bersantai untuk foto-foto sarapan sahur saya pagi itu. Tapi rasa sarapan sahurnya lumayan lezat kok.

Sebelum check out, saya menyempatkan diri mampir ke kolam renang. Seingat saya beberapa kali saya menginap disini, saya belum pernah singgah di kolam renangnya. Tembok kolam renangnya yang berwarna kuning itu entah kenapa sepertinya masalah banget buat saya. Apa saya yang salah yah ?? Dengan ditutup tembok setinggi itu otomatis hanya tembok kuning itu yang terlihat disekitar kolam renang ini. Saya pun memutuskan untuk segera kembali kekamar untuk check out.

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, secara kenyamanan sih saya masih mendapatkannya di hotel berbintang 4 ini. Apalagi hotel yang berada di jalan utama kota Palembang ini tentunya akan memudahkan untuk mencari kendaraan umum seperti opelet, bus kota, bus Trans Musi dan taksi. Juga sangat memudahkan untuk menuju tempat-tempat tujuan lainnya di kota Palembang. Dan bila teman-teman ada rencana berkunjung ke Palembang dan ingin menginap di hotel ini silahkan langsung menghubungi :

Jl.Jend.Sudirman No.153 Palembang
T : 0711 365222
F : 0711 364222
E : palembang@jayakartahotelsresorts.com