16 January 2012

Fakta Seputar Blog dan Kopdar Dunia Maya

Delapan tahun mungkin bukan waktu yang panjang, tapi juga bukan waktu yang singkat. Banyak yang terjadi dan berubah disekitar kita. Ada beberapa fakta seputar blog dan kopdar yang akan saya bahas dan masih merupakan postingan menjelang sewindu usia blog saya ini...

1. Orang Yang Meracuni Saya Untuk Ngeblog


Nama aslinya adalah Ferdiansyah, orang memanggilnya Fey atau Otong. Tapi saya biasa memanggilnya Blatung. Dia adalah adik angkat saya yang kenal didunia maya. Tepatnya di MIRC #Palembang Dal.Net. Saya mengenalnya sekitar tahun 2001. Waktu itu dia masih berstatus pelajar SMA Negeri di Palembang yang juga satu almamater dengan saya. Ketika tamat SMA, dia dan keluarganya pindah ke Jakarta dan melanjutkan kuliah di Binus. Maka semakin dekatlah saya dengannya. Saya mengenalkan Jakarta kepadanya dengan imbalan, saya mendapat sebuah tempat sebagai salah satu anggota keluarganya, mengingat Blatung ini adalah anak tunggal. Pada tahun 2003, saya memutuskan pulang kembali ke Palembang dan melanjutkan kuliah disana. Dalam sebuah liburan semester, Blatung mengenalkan saya dengan Blog nya yang sekarang sudah tiada. Blatung menjelaskan bahwa dengan blog, saya akan punya sebuah diary online yang bisa dibaca oleh orang lain. Menarik juga mengingat sebelumnya saya hanya mengenal catatan harian yang saya tulis dibuku dan hanya konsumsi saya pribadi. Maka tanggal 24 Januari 2004, resmilah saya membuat sebuah blog yang waktu beralamat di http://gwe-banget.blogspot.com. Saat ini Blatung sudah tidak ngeblog lagi, karena dia sudah mendapatkan permaisuri hatinya dan hidup bahagia bersama keluarga kecilnya di Amrik sana...

2. Dari Unyu-Unyu menjadi Om-Om Senang


Pada waktu pertama ngeblog, saya baru berusia 23 tahun. Masih jadi seseorang yang suka hura-hura, suka senang-senang dan lain sebagainya. Tidak heran postingan saya diawal ngeblog dulu tidak jauh seputar cinta, keluhan-keluhan dan cerita-cerita alay lainnya. Sekarang pun sebenarnya masih suka begitu, tapi mungkin tidak sesering dulu. Waktu pertama ngeblog saya masih kurus, berat badan saya mungkin cuma berkisar 63 kg. Bandingkan dengan sekarang yang sudah 78 kg. Makanya tidak heran kalau selama 8 tahun ini saya menjelma menjadi sosok om-om senang. Hahahahaha

3. Blog Yang Menginspirasi



Salah satu blog yang sangat menginspirasi saya adalah blognya kang Luigi Pralangga , seorang blogger yang bekerja sebagai pembawa misi perdamaian PBB di negara konflik. Saya mulai membaca blognya kang Luigi ketika beliau masih bertugas di Monrovia. Mungkin semua orang selalu berpikir bekerja sebagai duta perdamaian di negara konflik adalah pekerjaan edan. Tidak semua punya nyali untuk dapat menjadi seperti itu. Tapi semua terasa berbeda apabila kita membaca blognya kang Luigi. Membuka mata saya bahwa saya harus banyak bersyukur. Walaupun negara yang saya tinggali ini masih jauh dari sempurna,tapi saya masih bisa merasakan hidup nyaman, makan enak, dan bisa bekerja seperti sekarang dengan gaji yang lebih dari cukup. Senang rasanya bahwa sosok mengagumkan seperti kang Luigi sangat care terhadap para pembaca di blog nya. Saya sendiri sempat mendapat kiriman special berupa kartu pos, kaos dan brosur-brosur UN yang dikirimkan beliau langsung dari Monrovia. Bingkisan special yang masih saya simpan hingga saat ini... Oh ya, sejak sering membaca blog kang Luigi lah, saya memutuskan mengganti sebutan "gwe" menjadi "saya" hingga saat ini. Sedikit informasi, Kang Luigi ini baru saja merilis buku yang bercerita tentang kisah nyata dirinya menjadi seorang pembawa misi perdamaian PBB. Judul bukunya Ondel Ondel Nekat Keliling Dunia. Segera dapatkan ditoko buku terdekat yaaah...

4. Punya Band Dunia Maya


Dengan digagas oleh Tuteh , saya sempat membuat band dunia maya yang bernama Hulk Band. Band ini terdiri dari saya, Tuteh, Kikin, Phie, Jejes, Vi3, Cepeh dan Sapi sang manager. Widiiih kerennya band ini sampe punya manager segala. Hahahahaha... Nah pertanyaannya adalah, dimana kami latihan ?? Tentu saja di base camp kami. Bahkan semua aktifitas Hulk Band selalu di update loh di sini. Tuteh sang creator Hulk Band memang sangat cermat mengamati karakter kami hanya berdasarkan tulisan-tulisan yang kami posting di blog masing-masing. Kami semua seolah benar-benar sudah saling kenal dan menjadi satu dalam sebuah band sungguhan. Tidak heran, kalau saya selalu merindukan teman-teman band dunia maya saya ini.. Berharap suatu ketika kami benar-benar bisa berkumpul bersama didunia nyata dan ngeband sungguhan sesuai posisi kami masing-masing. Mudah-mudahan bisa terwujud suatu saat nanti...

5. Didats Pernah Iri Sama Saya


Masih inget kan sama blogger berkupluk yang punya nama Didats ? Saya pernah kopdar dengannya di Pizza Hut Blok M Plaza sebelum dia bekerja di Kuwait. Senang rasanya bisa bertemu blogger yang masuk kategori gaul ini. Dilihat dari kepopuleran, kualitas postingan blog, dan dari segi manapun mestinya saya yang iri sama Didats. Tapi dalam testimoni di Friendster yang kini sudah almarhum, Didats pernah menyatakan iri dengan pipi saya. Dia ingin punya pipi yang sedikit lebih berisi mengingat badannya yang kurus pada saat itu. Mungkin itu akan jadi kalimat yang disesalinya saat ini, mengingat sekarang sepertinya pipinya sudah jauh melebihi pipi saya. Hahahahahaha

6. Delapan Jam Bandung - Jakarta



Dalam sebuah pelatihan jurnalistik di Bandung bulan Desember tahun 2008 yang lalu, untuk kali pertama saya kopdar dengan Ichanx, sahabat blogger yang sudah cukup lama saya kenal. Sayapun memutuskan diri untuk memisahkan diri dari rombongan pelatihan yang lebih dulu kembali ke Jakarta supaya bisa jalan-jalan keliling bandung dan kopdar dengan rekan-rekan blogger Bandung lainnya. Tadinya saya berniat untuk kembali di Jakarta dengan menggunakan bus atau travel. tapi Ichanx menawarkan untuk barengan ke Jakarta naik motornya. Kamipun memutuskan melewati jalur Puncak yang diprediksi hanya akan memakan waktu selama 4 jam saja tiba di Jakarta. Ternyata oh ternyata, perdiksi tetaplah sebuah prediksi. 4 jam hanya tinggal impian karena kami membutuhkan waktu lebih dari itu untuk tiba di Jakarta. Macet dan hujan bisa jadi adalah biang keroknya. Tapi buat saya, 8 jam perjalanan Bandung - Jakarta itu membuat pantat saya terasa terbakar karena duduk berjam-jam diatas motor. Hahahahahahaha...