11 February 2012

Selamat Ulang Tahun Sarah

Setelah 2 tahun yang lalu keluarga kami harus mengikhlaskan keponakan saya Chikara Aulia Avera yang baru berusia 6 bulan kembali ke sisi-Nya, adik saya seperti tidak ingin larut terlalu lama dalam kesedihan. Dia dan istrinya segera memprogram untuk punya anak lagi secepatnya. Doa mereka seperti didengar Allah SWT. Tepat satu tahun yang lalu, lahirlah putri mereka yang cantik...


Awalnya sempat terjadi perdebatan antara ibu dan adik saya mengenai nama bayi mungil ini. Ibu saya ingin ada nama Siti melekat pada nama bayi ini, sementara adik saya tidak mau. Lalu saya turun tangan untuk menengahi perdebatan diantara mereka. Saya berusaha membujuk adik saya untuk mengalah kepada ibu. Saya katakan padanya, kita mungkin tidak pernah bisa membahagiakan dan membalas cinta kasih ibu. Kalau nama Siti pada anakmu bisa membuat ibu bahagia, kenapa kamu tidak memberikan kebahagian itu seperti kebahagiaan yang sudah diberikannya kepada kita puluhan tahun ini ? Alhamdulillah adik saya luluh...

Masalah berikutnya adalah, adik saya ingin putri keduanya ini dipanggil Sarah. Kami berusaha memadupadankan sejumlah nama yang cocok dibelakang nama Siti. Hingga akhirnya saya menemukan sebuah nama bernuansa Islami dengan arti yang sangat bagus. Az Zahra yang artinya selalu berseri. Az Zahra juga merupakan nama belakang dari Fatimah, putri bungsu Nabi Muhammad SAW dari Khadijah. Maka bayi mungil itu pun resmi bernama lengkap Siti Az Zahra Revenia dan kami memanggillnya Sarah.




Setelah berumur 2 bulan, Sarah kembali ke Jakarta dalam keadaan plontos karena habis dicukur. Saya sempat memanggilnya baby bo saat itu. Sejumlah ekspresi lucunya selalu saya abadikan dari kamera ponsel saya. Memantau kebiasaan-kebiasaan barunya sebelum berangkat dan sepulang kerja juga jadi rutinitas tersendiri yang sangat menyenangkan...




Ketika rambutnya mulai tumbuh kami sempat tertawa. Bagaimana tidak, rambutnya tumbuh tidak merata. Beberapa bagian tumbuh sangat lebat, sementara beberapa bagian lainnya seperti tidak tumbuh sama sekali. Saat itu saya memanggil sarah dengan sebutan baby mohawk. Saya juga baru menyadari kalau Sarah ini fotogenik sekali. Hampir semua fotonya bagus dengan mata yang bersinar dan raut wajah yang berseri... Nama memang merupakan sebuah harapan...



Ketika Sarah sudah mulai bisa tengkurep sendiri, rambut mohawk nya semakin menjadi. Kalau lagi jalan ke mall, 9 dari 10 orang yang nanya pasti langsung bilang kalau Sarah bayi laki-laki. Hahahahahaha




Tapi kalau dipikir-dipikir, rasanya ngga salah juga sih banyak orang yang suka keliru membedakan jenis kelaminnya Sarah. Kalau kebetulan lagi dirumah dan pake baju santai dan celana, anak ini kok keluar ganteng nya yah ? Tapi kalo lagi dipakein bando, jepit rambut dan rok baru kelihatan cantiknya. Maka dari itu, papa dan mama nya Sarah lebih sering memakaikan aksesoris cewe buat Sarah meskipun itu cuma dirumah saja.



Hari ini tepat setahun usia Sarah, kaki mungilnya sudah dengan lincah berjalan kesana kemari tanpa dituntun. Beberapa patah kalimat pun sudah mulai bisa diucapkannya. Betapa bahagia melihat perkembangannya hari demi hari. Semoga selalu tumbuh dengan sehat dan jangan nakal yah Sarah. Kelak kamu akan jadi anak yang membanggakan untuk papa dan mama dan juga keluarga besar kita. Amieen...