10 March 2012

Packing Ala Goiq

Minggu ini saya akan melakukan perjalanan ke 3 kota sekaligus di Pulau Sumatera. Berawal dari kota Medan, kemudian menuju ke Pekanbaru dan berakhir di Padang. Saya akan berada di Sumatera kurang lebih satu minggu. Karena itu saya harus mempersiapkan apa saja yang akan saya bawa dan saya butuhkan selama perjalanan nanti. Untuk perjalanan selama satu minggu yang jelas saya harus packing lebih banyak daripada perjalanan sebelumnya yang hanya satu atau dua hari saja. Tapi walaupun begitu, saya mau bawaan saya tetap seminimalis mungkin.


Untuk perjalanan kali ini saya membawa 5 buah kaos dengan rincian 4 kaos untuk jalan-jalan, dan satu kaos untuk saya pakai tidur. Saya pikir saya bisa mencuci sejumlah pakaian yang telah saya pakai ketika berada di Pekanbaru atau di Padang. Dengan demikian, stok pakaian bersih saya tetap ada dan jumlah pakaian kotor yang akan saya pulang ke jakarta juga tidak terlalu banyak.


Untuk celana saya hanya membawa 3 buah celana saja, yaitu celana panjang jeans yang saya pakai ketika berangkat, celana pendek untuk jalan-jalan santai dan boxer untuk saya tidur. Tadinya saya tidak mau membawa celana panjang jeans seperti halnya saat saya ke Balikpapan minggu lalu, tapi mengingat akan ada 2 malam dimana saya akan tidur dikendaraan umum yang ber AC, saya pikir lebih baik saya membawa celana panjang jeans supaya tidak terlalu dingin saat di perjalanan.


Karena hujan masih sering turun di beberapa tempat, saya pikir saya perlu membawa jaket dan cardigan sekaligus. Jaketnya akan saya pakai pada saat perjalanan menuju Medan, Pekanbaru dan Padang. Sementara cardigannya bisa saya pakai saat saya menjelajah ketiga kota tersebut.


Kalau untuk baju, celana dan jaket bisa dipakai beberapa kali tanpa dicuci. Hal itu tidak berlaku untuk celana dalam. Saya selalu membawa celana dalam sesuai hari dimana saya akan mandi dan berganti daleman. Jadi kalau saya akan bepergian selama 7 hari, maka saya juga akan membawa 7 buah celana dalam. Tidak ada istilah side A side B dalam kamus saya. Hahahahaha...


Karena saya masih belum menghabiskan obat dari dokter saat kontrol kesehatan beberapa hari yang lalu, mau tidak mau saya harus membawa serta obat-obatan ini kedalam ransel saya. Untuk obat-obatan saya meletakkannya dalam ruang yang terpisah dengan pakaian supaya lebih mudah diambil saat saya akan meminumnya.



Hal sepele yang kadang terlupakan kalau akan bepergian adalah perlengkapan mandi. Kalau akan menginap di hotel berbintang, tentu keberadaan perlengkapan ini akan dengan mudah teratasi karena semua telah tersedia di kamar mandi hotel. Tapi untuk perjalanan berbudget rendah yang tidak memungkinkan menginap di hotel berbintang, perlengkapan mandi ini tentu sangat diperlukan. Kalau saya pribadi, dimanapun saya menginap, perlengkapan mandi ini tidak pernah terlupakan untuk dibawa. Tentu semuanya saya sesuaikan dalam bentuk terkecil sehingga tidak terlalu berat dibawa. Dan saya memasukkan semuanya dalam shower bag sehingga tidak bertebaran dimana-mana.


Dalam perjalanan kemanapun saya tidak pernah lupa membawa laptop kerja saya. Mungkin bagi beberapa orang, membawa laptop saat melakukan perjalanan adalah kesalahan karena membuat isi ransel menjadi lebih berat. Tetapi saya mengakalinya dengan membawa laptop saya yang kecil. Dengan demikian kalau ada pekerjaan mendadak yang ternyata harus saya kerjakan, saya bisa mengerjakannya dimanapun dan kapanpun.


Setelah semua benda yang akan dibawa sudah terdata, selanjutnya adalah menyusunnya kedalam ransel. Untuk celana pendek dan cardigan saya letakkan paling bawah, kemudian diatasnya adalah kaos-kaos dan paling atas adalah celana dalam dan shower bag. Laptop mempunyai tempat tersendiri yang tidak akan menganggu saat akan dimasukkan dan dikeluarkan. Demikian pula obat-obatan yang saya masukkan di saku ransel supaya mudah diambil ketika waktunya minum obat. Dan selesailah packing saya malam ini. Doakan semoga saya selamat dan selalu sehat dalam perjalanan yah teman-teman...