10 April 2012

Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Sebagai Gerbang Pariwisata Sumatera Selatan

Untuk menuju sebuah kota, kita akan melewati sebuah gerbang selamat datang yang biasanya memiliki desain yang indah. Demikian pula halnya bila kita berkunjung ke Propinsi Sumatera Selatan. Ada banyak sekali gerbang selamat datang yang bisa kita lihat di perbatasan saat akan memasuki Propinsi Sumatera Selatan. Salah satu gerbang masuk menuju propinsi ini adalah Bandara Sultan Mahmud Badarudddin II.

Bagi yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Bumi Sriwijaya, tentu ada perasaan terkejut dan kagum melihat bandara yang besar dan megah ini. Walaupun saya sendiri adalah orang yang besar di kota Palembang, tapi rasa kagum itu selalu hadir setiap saya pulang ke kampung halaman. 

Ruang check in di terminal keberangkatan sangat besar dan nyaman. Apalagi pihak Angkasa Pura II baru saja memperluas terminal kedatangan dengan memajukan pintu masuk menuju ruang check in. Meskipun pelaksanaan SEA Games sudah berakhir bulan Desember lalu, tetapi nuansa SEA Games masih terus dipertahankan di tembok bandara. Hal ini dimaksudkan untuk mengenang sejarah bahwa kota Palembang pernah menjadi tuan rumah dalam event olahraga akbar negara Asia Tenggara dan bandara Sultan Mahmud Badaruddin II ini pernah menjadi saksi kedatangan hingga kepulangan kembali para atlit, official dan para jurnalis di Bumi Sriwijaya.

Bagi penumpang pesawat yang sudah check in tiket dan masih mempunyai waktu sebelum panggilan masuk kedalam pesawat, area komersial sebelum memasuki ruang tunggu penumpang mungkin bisa menjadi alternatif hiburan yang menyenangkan. Ada beberapa gerai dari merk ternama yang membuka cabangnya disini seperti Batik Keris, RIP Curl, Polo dan Baskin Robbins. Oleh-oleh khas Palembang pun juga tersedia. Cukup komplit meskipun harganya sedikit lebih mahal. 


Ruang tunggu penumpang di terminal keberangkatan baru saja diperluas oleh pihak Angkasa Pura II selaku pengelola bandara Sultan Mahmud Badaruddin II ini. Menunggu keberangkatan jadi terasa sangat menyenangkan karena pasti mendapatkan tempat duduk. Apalagi didalam ruang tunggu ini juga dilengkapi dengan fasilitas wifi. Untuk para perokok pun tersedia smoking area disudut ruang tunggu. Yang masih kurang menurut saya mungkin keberadaan colokan listrik yang jumlahnya tidak banyak. 

Saya tidak pernah merasa bosan menunggu di bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang meskipun pesawat yang saya tumpangi mengalamai delay cukup panjang sekalipun. Karena ada banyak tempat yang asyik untuk membunuh waktu seperti  tempat nongkrong yang masih berada di dalam ruang tunggu keberangkatan. Disana ada beberapa cafe dan restoran cepat saji yang bisa dipilih untuk nongkrong sesuai budget. Bila para penumpang memiliki kartu kredit bank tertentu atau kartu VIP dari beberapa perusahaan ternama, mungkin masuk kedalam lounge eksekutif bisa jadi pilihan. Sejauh ini ada dua buah  lounge yang berada didalam ruang tunggu keberangkatan, yaitu El John Lounge dan Syailendra Lounge.


Sebelum masuk kedalam pesawat kita akan melewati koridor yang luas dan sejuk. Selain itu juga tersedia lima buah garbarata atau jembatan penghubung untuk masuk kedalam pesawat. Jadi tidak perlu khawatir bila hujan deras sedang turun saat kita akan berangkat atau baru saja tiba. 


Untuk yang baru tiba di Palembang dan suka berfoto didepan tulisan bandara, sebaiknya turun dari tangga belakang pesawat karena bisa berfoto didepan tulisan bandara yang berada diatas gedung. Tapi bila turun melalui garbarata tidak perlu khawatir, karena ada pula tulisan selamat datang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II yang terdapat didalam gedung terminal kedatangan. Untuk pengambilan bagasi tersedia tiga buah conveyor belt, dimana dua buah conveyor belt untuk penerbangan domestik dan satu buah conveyor belt untuk penerbangan dari luar negeri. Sama halnya seperti terminal keberangkatan, terminal kedatangan pun masih berhiaskan warna warni SEA Games.

Untuk informasi kendaraan umum keluar bandara atau apapun mengenai fasilitas bandara, kita bisa bertanya pada petugas informasi yang posisinya berada ditengah-tengah terminal kedatangan dan terminal keberangkatan. Dan sepengetahuan saya, petugas yang berjaga sangat ramah dan sangat membantu kita yang butuh informasi. 

Melihat fasilitas dan kebersihannya,tidak heran kalau Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II ini sering sekali mendapatkan penghargaan . Bagi saya pribadi, fungsi bandara tidak hanya sekedar terminal kedatangan dan keberangkatan bagi para penumpang saja. Tapi bisa mengakomodir kebutuhan lain dari siapapun yang akan menggunakan jasa bandara serta memberikan kesan pertama yang baik pada siapapun yang datang ke Sumatera Selatan melalui transportasi udara. Karena itulah saya beri acungan jempol kepada pihak Angkasa Pura II dan pemerintah propinsi Sumatera Selatan yang berusaha menjadikan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai gerbang masuk yang sangat menyenangkan bagi siapapun yang berkunjung ke Sumatera Selatan. Semoga hal-hal yang baik akan terus dipertahankan, dan hal-hal yang masih memerlukan perbaikan akan menjadi lebih baik dikemudian hari.