24 April 2012

Review Putri Duyung Ancol



Awal bulan yang lalu, saya dan rekan-rekan promotion label membuat acara untuk menjamu rekan-rekan Music Director radio seluruh Indonesia yang datang ke Jakarta dalam acara tahunan National Radio Day. Setiap tahun kami membuat acara ditempat yang berbeda. Kalau tahun lalu kami membuat acara dengan semilir angin pegunungan di Gunung Mas Puncak, maka tahun ini kami memilih membuat acara dipinggir pantai. Setelah melakukan serangkaian survey, Putri Duyung Ancol terpilih sebagai tempat untuk melaksanakan acara tahun ini. Sayapun tidak melewatkan kesempatan untuk membuat review Putri Duyung Ancol ini. 

Saya dan panita acara lainnya menginap di cottage yang berbentuk unik dan berada di pinggir pantai. Tempat kami menginap ini dipakai sebagai basecamp selama acara berlangsung dan malamnya dipakai oleh panitia yang sudah terlalu lelah untuk kembali kerumah masing-masing. 


Begitu membuka pintu dari teras depan, kita akan disambut dengan ruang tamu dengan sofa berukuran besar dan sebuah LCD TV. Ruang tamunya cukup besar menurut saya, dan sangat berguna sekali pada saat acara berlangsung untuk melakukan meeting darurat atau koordinasi antar divisi. Dibelakang ruang tamu ada meja makan dan dapur berukuran kecil.

Di cottage yang kami tempati terdapat 2 kamar tidur. Satu kamar tidur berada di lantai bawah dengan 2 tempat tidur kecil, sedangkan satu tempat tidur lagi berada dilantai atas dengan satu tempat tidur berukuran besar. Malam itu saya dan panitia pria menempati lantai atas ini sebagai tempat kami melepas lelah, sedangkan panitia perempuan tidur dikamar bagian bawah. Entah karena faktor terlalu lelah atau memang tempat tidurnya yang sangat nyaman, saya merasa malam itu tidur saya sangat lelap meskipun dilantai bawah beberapa rekan saya cukup ribut menyaksikan pertandingan sepakbola. Yang kurang menurut saya adalah tidak ada TV di kamar lantai atas, sehingga bila ingin menonton harus turun keruang tamu dibawah.

Kamar mandinya cukup bersih dan peralatan mandi yang disediakan pengelola cottage juga cukup lengkap, hanya saja untuk ruangan besar dengan 2 kamar tidur tapi hanya memiliki satu kamar mandi merupakan masalah tersendiri. Kami harus antri mandi cukup panjang, apalagi ketika antri dibelakang rekan-rekan perempuan yang mandinya cukup lama. Hahahahahaha... 

Sarapan pagi juga terasa sangat menyenangkan karena kami harus berjalan menyusuri jalan setapak dipinggir pantai dengan angin yang berhembus sejuk untuk menuju ke Nyiur Resto & Cafe. Pagi itu tersedia beberapa pilihan menu yang walaupun tidak terlalu banyak variasi tapi rasanya lezat menurut lidah saya. Dan tidak ketinggalan untuk memesan omelette favorit saya. Yummy...

Tidak jauh dari lobby dan Nyiur Resto terdapat sebuah kolam renang yang bentuknya menyerupai perahu dan langsung menjorok kelaut. Pemandangannya juga sangat indah dan cukuplah sebagai sarana refreshing melepas kepenatan dari aktifitas sehari-hari. Buat yang memilih untuk tidak berenang, berfoto-foto disekitar kolam renang ini sepertinya wajib untuk dilakukan. 

Meskipun beberapa cottage merupakan bangunan lama, tapi tidak mengurangi kenyamanan saya menginap di Putri Duyung Ancol. Para petugas Putri Duyung pun cukup cekatan mengakomodir kebutuhan kami disana. Menginap di Putri Duyung Ancol menurut saya dapat menghadirkan suasana yang berbeda meskipun masih berada di sekitar Jakarta. Cocok untuk keluarga yang akan menghabiskan akhir pekannya dan cocok pula untuk perusahaan yang akan mengadakan acara disini seperti yang saya dan teman-teman saya lakukan.   Untuk rates Putri Duyung Ancol ini bervariasi mulai dari Rp.850.000 sampai dengan Rp.3.500.000 untuk weekday dan mulai dari Rp.1.500.000 sampai dengan Rp.6.000.000 untuk weekend. Kalau tertarik untuk menginap atau membuat acara disini langsung saja datang ke :

Jl.Lodan Timur No.7 Jakarta 14430
Telp. 021-2601680, 6405302