07 November 2012

Makan Di Ayam Bakar Taliwang Lokanada - Kalibata

Kebiasaan saya dan teman-teman kantor bila telah lewat jam kerja tapi kebetulan masih harus berlama-lama dikantor karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan malam harinya adalah mencari makan malam. Tempat tujuan kami biasanya adalah di warung-warung tenda sebrang gerbang masuk Taman Makam Pahlawan Kalibata. Disana banyak sekali pilihan makanan lezat dan pilihannya juga sangat beragam sehingga tidak bosan datang kesana. Salah satu warung tenda yang lumayan sering kami kunjungi adalah Ayam Bakar Taliwang Lokanada. Disini menyediakan beraneka menu khas Lombok dengan cita rasa pedas yang luar biasa. Jadi kalau kalian bukan pecinta pedas, pastikan jangan meminta sambal level paling pedas atau level sedang karena percayalah kalau sambalnya benar-benar sangat pedas. 

Yang paling bikin saya suka makan disini adalah porsinya yang besar. Lihatlah potongan ayam bakarnya. Ayam kampung muda dengan bumbu yang sangat meresap dan potongan yang mantap. Saya bisa menghabiskan satu potong ayam sendirian, sementara teman-teman saya ada yang menghabiskan seporsi untuk berdua. Ayam bakar Taliwang ini disajikan dengan sambal dalam mangkuk kecil terpisah dengan berbagai tingkat kepedasan. Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, bila anda bukan pecinta pedas, lebih baik ayam bakarnya tidak usah disiram sambal. 

Selain ayam bakar Taliwang, menu yang biasa saya pesan disini adalah Plecing Kangkung. Plecing kangkung ini adalah kangkung dan tauge yang direbus kemudian disiram dengan sambal plecing. Sambal plecing ini kuat sekali aroma pedas dan terasinya. Begitu memakannya saya merasa seperti naga yang siap menyemburkan api. Rasanya pedas sekali. Bahkan jauh lebih pedas daripada sambal untuk Ayam Bakar Taliwangnya.. Tapi walaupun pedas mulut saya tidak berhenti melahapnya karena memang rasanya enak. 

Menu lain yang biasa menemani santap malam kami disini bisanya adalah terong bakar. Jadi terong yang sudah dibakar kemudian diberi sambal plecing. Rasanya sama pedasnya seperti plecing kangkung. Ya iyalaaah... sambal plecing nya kan sama.. Hahahahaha.. 

Berbahagialah buat teman-teman yang sangat menyukai makanan pedas karena disini adalah tempat kalian berpesta. Tapi buat penyuka pedas yang cemen seperti saya, pilihannya adalah nekat menyantap makanan pedas ini dengan konsekuensi mata mendadak berair dan bibir seolah melepuh atau benar-benar selektif tidak mengambil menu yang ada embel-embel sambalnya. Bila perlu minta sambalnya ditempatkan terpisah supaya kalian yakin mau mencocolnya sedikit-sedikit atau tidak menyentuh sambalnya sama sekali. Oh ya makanan disini harganya juga cukup terjangkau loh. Saya biasa makan bertiga dengan 2 porsi ayam bakar Taliwang, dua porsi plecing kangkung dan seporsi terong bakar ditambah minumannya hanya mengeluarkan total lebih kurang Rp.130.000,- . Lumayan kan ? Jadi kalau kebetulan sore sampai malam sedang melintasi wilayah Kalibata dan bingung mencari tempat makan yang enak, teman-teman boleh mencoba datang kesini. Lain kali saya juga akan coba mereview warung tenda lain yang sering saya singgahi bersama teman-teman kantor saya disini... Mari berburu...