22 August 2013

Ruangan Kantor

Sebenarnya saya sudah sempat posting tentang meja kantor saya beberapa waktu yang lalu. Tapi entah kenapa saya ingin bercerita lebih banyak lagi tentang ruangan kantor saya. Mudah-mudahan tidak bosan yah...

Ruangan saya dikantor terdiri dari beberapa meja kerja yang disusun memanjang. Karena ruangannya tidak luas, maka bentuk memanjang ini memang paling efektif untuk menampung kami satu team disini. Awalnya ruangan ini diisi banyak orang, dan sekarang hanya tinggal 4 orang yang menempati ruangan ini. Ruangan ini sengaja tertutup mungkin karena penghuninya kurang bisa mengatur arsip dan dokumen kantor lainnya. Jadinya ruangan ini terkesan berantakan. Ruangan ini juga sangat dingin. Saya ingat, saya pernah masuk angin gara-gara pede berlama-lama diruangan tanpa memakai jaket. Hahahaha..

Ini adalah meja kerja saya. Tidak banyak yang berbeda dari saat pertama kali saya menempatinya tahun lalu. Bedanya sekarang saya banyak menempel flyer film-film yang pernah dirilis oleh kantor saya. Mungkin ada diantara teman-teman yang pernah menonton film-film rilisan kantor saya ? Selain flyer film yang saya tempel, meja saya juga lebih berantakan dibanding tahun lalu. Mungkin karena sekarang dokumen dan arsip-arsip saya juga semakin banyak. 

Pertama kali saya menempati meja kerja ini, saya sengaja memilih posisi didekat pintu. Alasannya supaya mudah keluar masuk. Tapi ternyata belakangan sering kesal juga sama teman-teman yang suka lupa menutup pintu kembali setelah keluar atau masuk ruangan. Akibatnya saya jadi lebih mirip penjaga pintu masuk. Hahahahaha... Tapi keuntungan duduk dipojokan adalah saya bisa selonjoran santai kaya dipantai. Karena posisi saya dekat pintu, saya tentunya tahu bila ada orang yang akan masuk sehingga saya bisa cepat-cepat menurunkan kaki bila ada yang akan masuk ruangan. Posisi selonjoran begini juga cukup nyaman bila ingin tidur siang. Saya beberapa kali sempat tertidur dalam posisi selonjoran seperti ini. Hahahahaha...

Itulah sedikit banyak cerita diruangan kantor saya. Lain kali saya akan coba bercerita lebih detail lagi mengenai pekerjaan saya dan juga mungkin saja teman-teman sekantor saya. Siapa tahu juga gara-gara postingan ini, teman-teman juga jadi ingin posting tentang ruangan kerja dan suasana di kantornya.. Semangat bekerja ! 

20 August 2013

Sebuah Resolusi Yang Terwujud

Beberapa tahun terakhir ini, setiap akhir tahun saya selalu menuliskan resolusi apa yang ingin saya capai. Dan salah satu yang selalu saya tuliskan beberapa tahun ini adalah ingin kurus. Bukan tanpa alasan, badan yang besar membuat saya selalu kesulitan untuk melakukan hal-hal remeh temeh sekalipun. Salah satunya menggunting kuku kaki.

Memasuki Januari 2013, kembali saya menuliskan sebuah resolusi ingin kurus. Kali ini saya memasukkannya kedalam prioritas utama saya. Bagaimana tidak, Januari 2013 berat badan saya saat itu sudah mencapai 84kg. Menurut teman-teman saya, bagian terparah yang menyumbang persentase terbesar dalam kelebihan berat badan saya adalah perut. Lihatlah foto diatas, sudah menahan nafaspun perut saya masih tampak sebesar itu. Padahal bagian-bagian lain tubuh saya semua tampak normal-normal saja. Ditambah lagi dengan bobot ini asma saya juga semakin sering kambuh. Saya harus melakukan sesuatu !!!

Per bulan Januari, saya kembali ke kampus Universitas Indonesia. Tapi bukan sebagai mahasiswa, melainkan hanya muncul setiap hari Sabtu dan Minggu untuk jogging. Mulai dari hanya kuat lari 2 menit hingga lama-lama saya cukup tahan lari-lari kecil hingga 15 menit nonstop. Dan perkembangan signifikan pada bobot tubuh pun mulai terasa. Dalam 3 bulan, saya berhasil menurunkan bobot tubuh sekitar 7-8 kg. Saya ingat sekitar bulan Maret bobot tubuh saya mulai stabil di angka 78 kg. Hanya saja, dari bulan April sampai Mei bobot tubuh saya terus bertahan. Tidak turun dan tidak juga naik. Padahal dengan bobot 78kg, bentuk perut saya masih kelihatan cukup besar. 

Saya tahu berat badan yang stabil menandakan porsi jogging saya perlu ditambah. Akan tetapi saya memang hanya punya waktu untuk jogging di kampus UI Depok hanya di hari Sabtu dan Minggu, itupun dengan catatan pada hari tersebut saya sedang tidak dinas keluar kota atau ada pekerjaan lainnya. Akhirnya saya memutuskan mendaftarkan diri untuk ngegym. Kebetulan di Pejaten Village, sebuah mall yang setiap hari saya lewati dalam perjalanan menuju dan pulang dari kantor akan dibuka cabang kesepuluh dari Fitness First. Biaya bulanannya memang cukup besar, tapi saya teringat pesan seorang teman. Jangan pelit mengeluarkan uang bila itu untuk diri sendiri, apalagi uang yang dikeluarkan untuk sesuatu yang bermanfaat. Maka sayapun memutuskan untuk mendaftar ngegym disana.. Target yang saya canangkan disana adalah, kembali ke berat badan ideal saya yaitu 68 kg dalam waktu 3 bulan.

Pertengahan bulan Juni 2013, saya mulai ngegym berbarengan dengan beroperasinya Fitness First Pejaten Village. Tidak hanya sekedar ngegym, saya juga diajarkan pola diet untuk orang-orang yang ngegym. Dan pelan-pelan saya mulai merasakan efeknya pada tubuh saya sendiri. Asma saya tidak pernah kambuh meskipun frekuensi ngegym saya lumayan menggila. Timbangan pun semakin bersahabat dengan saya. Berat badan saya terus turun mendekati berat ideal yang saya inginkan. Dalam waktu 2 bulan saja, berat badan saya sudah memasuki 69,7 kg. Entah sudah berapa belas tahun yang lalu terakhir kali berat badan saya berada di angka kepala 6. Bangga sekali dengan kerja keras saya sejauh ini meskipun masih banyak PR yang harus saya lakukan. Paling tidak resolusi ingin kurus yang dicanangkan beberapa tahun lalu sudah mendekati apa yang saya inginkan. 

17 August 2013

Menginap Di Kosenda Hotel Jakarta

Lebaran tahun ini awalnya saya memutuskan untuk merayakannya di Jakarta saja jauh dari keluarga. Agak bertentangan memang dari prinsip saya selama ini bahwa lebaran itu harus dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga. Walaupun akhirnya saya tetap pulang kampung juga ke Palembang, tapi beberapa rencana yang saya susun untuk mengisi lebaran di Jakarta sudah sempat saya laksanakan. Salah satu adalah menginap di Kosenda Hotel. 

Jadi ceritanya, saya memutuskan menginap di hotel untuk mengisi waktu liburan lebaran saya daripada berdiam diri dirumah. Saya sengaja memilih hotel yang berlokasi dipusat kota supaya saya bisa melakukan banyak hal disana. Setelah melakukan pengecekan di beberapa website seperti Agoda, Raja Kamar dan Tripadvisor, pilihan saya mengerucut pada 2 hotel. Dan setelah mempertimbangkan dengan baik, saya akhirnya memilih Kosenda Hotel untuk saya inapi. Jujur saya tertarik sekali dengan interior hotel berbintang 3 ini seperti yang saya lihat di website hotel tersebut. Jadi walaupun harganya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan hotel satunya, tapi saya rela merogoh kocek lebih dalam. Lagipula lokasinya yang dekat sekali dengan Sarinah, membuat saya leluasa kemana-mana dengan berjalan kaki. Bisa ke Sarinah, Sabang, Ex, Plaza Indonesia dan Grand Indonesia Shopping Town bisa ditempuh dengan berjalan kaki. 

Dan untungnya apa yang saya lihat di website benar-benar sesuai dengan ekspektasi saya. Begitu saya tiba di hotel saya langsung disambut dengan grafiti yang menarik. Meja resepsionis tidak berukuran besar tapi semua tertata dengan baik sekali. Pelayanannya juga sangat ramah dan cepat. Saya tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kunci kamar. 

Disebelah meja resepsionis terdapat lobby yang diisi dengan sofa-sofa dan ornamen-ornamen klasik. Nyaman sekali berlama-lama duduk di sofa nya. Apalagi sambil membaca buku. Suara gemercik dari air mancur dibelakang sofa membuat suasana nyaman itu benar-benar maksimal...

Jika di hotel lain kita akan menemukan koridor memanjang dengan beberapa lukisan atau ukiran kayu, di Kosenda Hotel kita akan melihat koridor yang menarik dengan nuansa kayu dan beberapa hiasana laba-laba berwarna silver yang cool sekali. Ini hotel yang nyeni banget. Saya suka sekali hotel ini...

Kamar tidurnya tidak terlalu luas, tapi saya suka penataannya yang simpel tapi elegan. Ada dua pigura dipajang disisi sebelah kanan tempat tidur. Menurut saya, tanpa pigura tersebut kamar inipun sudah sangat oke. Bantalnya banyak dan juga sangat empuk, demikian pula kasurnya yang juga sangat membuat tidur nyenyak. 


Fasilitas dikamar cukup lengkap. Terdapat TV LCD dengan pilihan channel yang banyak dan gambarnya juga semua sangat baik. Biasanya pasti ada saja beberapa channel yang tampilan gambarnya buruk. Juga tersedia pemanas air untuk membuat kopi atau teh lengkap dengan 2 botol air mineral. Dilaci meja kerja yang paling bawah tersedia safety deposit box yang berfungsi dengan baik. 

Ditengah-tengah, terdapat lemari tanpa pintu untuk menyimpan dan menggantung pakaian. Disediakan pula jubah mandi bernuansa batik. Biasanya hotel menyediakan jubah mandi yang berwarna putih. Sendal hotel juga disediakan dalam motif batik yang sangat menarik. Walaupun tanpa merk hotel, tapi saya sangat tertarik membawanya pulang untuk koleksi. 

Disebelah lemari terdapat wastafel lengkap dengan cermin dan handuk tangan. Dilaci bawah wastafel disediakan toiletries yang cukup lengkap mulai dari odol dan pasta gigi, sisir, shaver dll. Dilaci ini juga tersedia senter yang bisa saja berguna untuk saat-saat tertentu. Hair dryer juga tersedia dan siap untuk dipakai. 

Sekat yang membatasi kamar dengan kamar mandi terbuat dari kaca, tapi relatif aman karena bagian tengahnya terlindungi sehingga dari kamar tidak leluasa melihat kedalam kamar mandi. Showernya berfungsi dengan baik demikian pula fasilitas air panas nya. Shampoo dan sabun nya berlabel Kiehl's yang memiliki wangi sangat menyegarkan. 

Sarapan pagi berlangsung dilantai yang sama dengan lobby. Resto nya dihiasi dengan ornamen kayu pada ceiling nya. Juga terdapat botol-botol kaca berukuran besar yang berisi tanaman air yang membuat sejuk dimata. Untuk sarapan pagi tidak berkonsep prasmanan, kita diberi daftar menu yang bisa dipilih untuk sarapan. Saya memilih Egg Benedict yang tampilannya cantik sekali dan menggugah selera makan. Rasanya juga enak dan sesuai dengan porsi diet saya. 

Intinya saya puas sekali menginap disini. Walaupun beberapa fasilitas hotel belum dibuka karena hotel ini memang baru beroperasi lebih kurang 2 bulan. Mudah-mudahan hal-hal yang sudah baik terus dipertahankan sehingga hotel ini dapat menjadi pilihan orang-orang yang ingin menginap dan mendapatkan suasana baru yang tidak sekedar hotel. Buat yang tertarik ingin menginap silahkan datang langsung atau bisa menghubungi :

Jl. KH Wahid Hasyim No.127 Jakarta 10240 Indonesia
Telp. 021 3193 6868
Fax. 021 3193 6767
Email : info@kosendahotel.com

16 August 2013

Makan Besar Di La Vita Bella Casual Dining Palembang

Sebelumnya saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H, mohon maaf lahir dan batin saya ucapkan bila selama ini ada banyak kata-kata saya menyinggung atau bahkan terasa kurang berkenan di hati teman-teman semuanya. Saya juga mohon maaf bila hampir 2 bulan ini membiarkan blog ini kosong tanpa sebuah update pun yang saya berikan. Bukan maksud hati untuk sengaja membiarkan blog ini terlantar, akan tetapi kesibukan yang membuat konsentrasi saya menulis menjadi terpecahkan. Mudah-mudahan setelah update blog kali ini, saya akan kembali terus menulis seperti biasanya. Aamiin...


Dalam libur lebaran di kota Palembang, saya menyempatkan berkumpul bersama teman-teman saya mencoba beberapa tempat kuliner yang baru saja dibuka. Salah satu yang sempat saya coba adalah La Vita Bella Casual Dining yang terletak tidak jauh dari lapangan Golf Patal Palembang. Interior dan eksterior didominasi warna merah. Kita juga bisa melihat aktifitas chef yang mempersiapkan menu yang sudah dipesan pengunjung yang datang. Mau tau menu apa saja yang sudah masuk kedalam perut say dan teman-teman ?

Kami mendapat sebuah kejutan dari chef dengan hadirnya menu pembuka kejutan yang tidak kami pesan yaitu Bone Marrow. Diantarkan langsung oleh chef Donny ke meja kami sekaligus memberi tahu kami cara untuk menyantap menu ini. Jadi roti yang dipanggang ini diolesi mentega, kemudian sumsum yang terdapat didalam tulang diletakkan diatas roti dan diatasnya diberi sedikit garam. Rasanya enak dan gurih..

Menu yang saya pesan adalah BBQ Ox Tongue. Entah kenapa saya sulit sekali menahan godaan untuk tidak memesan lidah sapi bila terdpat dalam buku menu. BBQ Ox Tongue yang saya pesan ini terdiri dari 3 potong lidah sapi yang disajikan cantik dengan sayuran diatasnya. Juga 3 potong kentang goreng dan saus BBQ. Rasanya lezat sekali. Lidah sapinya empuk dan harum serta bumbunya juga meresap kedalam. 

Yang satu ini adalah menu pesanan MakChic yang bernama Braised Short Rib. Ini adalah iga yang dimasak dengan bumbu bali. Yang unik, menu ini disajikan dengan mashed ubi cilembu. Mashed ubi cilembu yang bercita rasa manis berpadu dengan bumbu bali dari iga nya menghasilkan cita rasa yang lezat. Enak..

Yang satu ini adalah menu pesanan mbak Ira Itik Kecil yang bernama Lamb Shank. Menu yang satu ini tidak terdapat dalam buku menu, melainkan tertulis dalam papan diatas kitchen bertajuk Chef's Special. Lamb Shank adalah daging paha kambing yang dimasak berkuah. Dan ternyata menu ini porsinya jumbo sekali. Daging kambing nya empuk dan bumbunya cukup lezat, tapi aroma kambingnya sangat terasa. Buat yang suka menu kambing lengkap dengan aroma khas nya, menu yang satu mungkin bisa dicoba...

Sementara Suzan memesan dua menu sekaligus, yaitu Penne With BBQ Duck dan Miso Salmon. Saya sempat mencicipi daging bebek yang terdapat dalam menu Penne. Rasanya oke tapi saya tidak bisa berkomentar lebih banyak karena hanya mencicipi sedikit. Sementara menu Miso Salmonnya tidak saya cicipi jadi saya tidak bisa berkomentar mengenai rasanya...

Selesai makan, lagi-lagi kami mendapat kejutan dengan hadirnya 3 macam desert dari Chef Donny. Yang pertama adalah Cheese Cake dengan tape. Rasanya manis tapi tidak bikin eneg seperti biasanya kalau saya makan cheese cake terlalu banyak. Lalu ada tiramisu yang juga enak sekali.. Dan ada donat dengan brown sugar diatasnya.. Ahh senang sekali dapat hidangan penutup kejutan seperti ini...

Buat kalian yang tinggal di Palembang atau mungkin ada rencana berkunjung ke Palembang, kalian bisa mencoba hidangan lezat seperti yang saya dan teman-teman cicipi. Silahkan datang langsung atau hubungi ke :

La Vita Bella Casual Dining
Jl.AKBP Cek Agus No.284 ( dekat lapangan Golf Patal )
Palembang
Telp. 0711-5626366