29 September 2013

Kartu Pos

Sejak era teknologi komunikasi sudah semakin canggih, berkirim kabar melalui surat atau kartu pos mungkin sudah mulai menjadi sesuatu yang langka. Bagaimana tidak, kita bisa ngobrol dan tahu kabar teman atau kerabat yang meskipun berada di benua yang berbeda dengan cepat dan murah. Saya masih merasakan era dimana surat dan kartu pos adalah media paling efektif untuk melepas kerinduan dengan teman yang jauh dari tempat kita tinggal. Karena telepon juga dulu masih sesuatu yang mahal dan belum tentu semua orang memilikinya. Berikirim surat atau kartu pos pastinya jauh lebih murah walaupun butuh waktu sebelum surat dan kartu pos kita sampai ditujuan dan dibalas oleh teman atau saudara. 

Saya sendiri termasuk orang yang terlena akan kemajuan teknologi komunikasi. Saya sudah tidak pernah berkirim surat atau kartu pos kepada teman atau saudara. Karena semua tentu saja bisa dilakukan dengan mudah berkat kecanggihan alat komunikasi saat ini. Kangen suara tinggal telpon, terlalu sibuk tinggal sms atau email, kangen wajah tinggal video chat. Apalagi coba yang kurang ? Tapi ternyata ada satu hal yang hilang saya rasakan dengan kecanggihan komunikasi saat ini. Mau tahu apa itu ? Hal itu adalah perasaan harap-harap cemas menunggu... Menunggu apakah kiriman kita sampai dengan selamat dan menunggu seperti apa kiriman balasan yang akan kita terima. Dan saya mencoba mengulang memori itu kembali. Walaupun lebih tepatnya masih komunikasi satu arah, tapi saya kembali merasakan perasaan harap-harap cemas menunggu yang dulu pernah saya rasakan. 

Belakangan ini saya meminta teman-teman saya yang sedang traveling atau melakukan perjalanan dinas ke beberapa tempat untuk mengirimkan saya kartu pos dari tempat tujuan mereka ke alamat kantor. Tentu saja mereka tidak berharap untuk saya balas kirimannya kecuali bila saya juga sedang melakukan perjalanan. Itulah yang saya sebut masih satu arah. Tapi walaupun masih satu arah, saya menikmati rasa cemas menunggu kartu pos itu tiba. Dan saat kartu pos itu tiba, saya merasa senang dan lega walaupun tidak banyak kata yang tertuang dalam kartu pos. Beberapa hari yang lalu saya menerima kiriman kartu pos dari Dodo yang tengah berada di Barcelona. Kiriman kartu pos itu saya terima tepat saat saya sedang bad mood. Dan entah kenapa saat menerima kiriman kartu pos itu, mood saya langsung membaik meskipun Dodo tidak menulis banyak cerita disana. Sesuatu yang berbeda saat menerima email atau sms bukan ? Adakah diantara teman-teman yang masih suka berkirim surat atau kartu pos saat ini ?

25 September 2013

Pekerjaan Impian

Jika berbicara mengenai pekerjaaan, saya yakin setiap orang memiliki mimpi tersendiri mengenai pekerjaan yang diinginkannya. Sama halnya dengan saya. Sejak duduk dibangku SMA, semua pertanyaan teman-teman mengenai pekerjaan yang saya impikan setelah lulus kuliah selalu saya jawab, bahwa saya ingin bekerja di perusahaan yang tidak mengharuskan karyawannya berpakaian formal dan kalau bisa pekerjaan itu juga mampu membawa saya mengunjungi banyak tempat yang belum pernah saya datangi. Dan teman-teman saya selalu tertawa mendengar jawaban saya. Kata mereka kalau saya mau bekerja dengan pakaian non formal, saya harus membuka perusahaan sendiri, membuka lowongan kerja untuk orang lain dan membebaskan semua karyawan saya untuk berpakaian apapun setiap hari. Hmmm.. tentu saja itu jadi salah satu ide menarik yang bisa saya tampung. Waktu SMA, satu-satunya pekerjaan yang saya tahu tidak memakai busana formal adalah wartawan, karena itulah ketika SMA saya rajin sekali belajar Bahasa Indonesia supaya saya bisa mewujudkan salah satu mimpi saya.


Perjalanan waktu memang tidak semudah bermimpi. Setelah lulus kuliah saya sudah beberapa kali berganti pekerjaan. Awal-awal lulus kuliah saya mencari lowongan kerja dan mencoba mewujudkan mimpi saya untuk menjadi wartawan, tapi ternyata memang tidak semudah yang saya pikirkan. Ujung-ujungnya saya malah bekerja di perusahaan yang mengharuskan seluruh karyawannya berpakaian formal. Tapi saya bisa menerima hal itu. Saya berpikir dalam hidup tidak semua hal bisa langsung kita raih. Kadang kala, apa yang kita dapat saat ini bisa saja menjadi sebuah batu loncatan untuk meraih apa yang kita inginkan. Dalam perjalanan saya melompat meraih pekerjaan impian, tidak melulu saya melompat ke perusahaan yang lebih besar dengan gaji yang lebih besar pula.

Pernah beberapa kali saya melompat ke perusahaan yang lebih lebih kecil dengan gaji yang lebih kecil pula. Salah satunya ketika saya pindah ke radio, dimana saya memulai karir sebagai seorang penyiar, lalu menjadi reporter dan Music Director. Ketika menjadi reporter itulah saya merasa salah satu mimpi saya terwujudkan. Yah, mimpi saya menjadi wartawan terwujud saat itu. Mencari narasumber untuk program berita radio, bergaul dengan teman-teman wartawan dan media lainnya. Hingga akhirnya semua bergulir dan saya mendapat promosi menjadi Music Director. Posisi terakhir itulah yang akhirnya membawa saya ke Jakarta dan bekerja di kantor saya sekarang. Pemikiran saya dulu itu ternyata benar adanya. Setelah beberapa kali melompat, saat ini saya bisa meraih apa yang saya impikan saat masih duduk di bangku SMA. Bekerja diperusahaan yang tidak mewajibkan kayawannya berpakaian formal dan bisa membawa saya ke banyak tempat yang belum pernah saya datangi.

Saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri musik dan film. Posisi yang saya pegang saat ini adalah divisi promosi. Dalam divisi promosi sendiri saya adalah bagian dari sekian banyak instrumen promosi , saya harus bisa berjalan satu visi dan satu misi dengan instrumen promosi lainnya  yang artinya saya harus bisa berjalan seirama dengan banyak isi kepala, watak dan tabiat orang. Tidak mudah memang, tapi saya tahu semua pekerjaan itu tidak ada yang mudah. Semua punya resiko dan konsekuensi yang harus dihadapi. Sebagai bagian dari team promosi, saya bisa meeting atau mendampingi artis-artis yang sedang berpromosi ke banyak tempat di Indonesia. Tidak heran dalam beberapa tahun bekerja di kantor ini, saya sering sekali berkunjung ke banyak tempat yang belum pernah saya datangi. Walaupun sambil bekerja, tapi mengunjungi tempat-tempat baru itu tetap merupakan sensasi tersendiri. Hitung-hitung memuaskan dahaga saya sebagai seorang tukang jalan-jalan. Perjalanan dinas yang saya lakukanpun memunculkan banyak hobi baru yang sering saya tulis dalam blog ini. Seperti review hotel, review kuliner, review tempat liburan, pengalaman pertama naik maskapai tertentu, dan sebagainya. 


Mimpi tentu saja hanya akan menjadi sebuah mimpi bila tidak ada usaha untuk menjadikannya nyata. Demikian pula impian saya tentang pekerjaan yang mungkin saja terkesan absurd bagi sebagian orang. Bila saya termakan dengan tertawaan teman-teman tentang impian pekerjaan saya, mungkin saya tidak akan pernah bisa meraih apa yang saya dapatkan sekarang. Padahal kalau bicara mengenai pekerjaan, teman-teman bisa menemukan banyak sekali lowongan kerja yang salah satunya sesuai atau paling tidak mendekati impian teman-teman mengenai pekerjaan. Tekun mencari info lowongan kerja dan pantang menyerah adalah salah satu kunci meraih pekerjaan yang didambakan. Selain itu yakin pada kemampuan diri sendiri walaupun ada banyak saingan untuk memperebutkan posisi yang kita incar pada sebuah perusahaan juga sangat penting untuk dilakukan. Bila ditolak ? Saya selalu menghibur diri bahwa perusahaan tersebut rugi menolak calon pegawai berkualitas seperti saya. Dan biasanya itu sangat membantu loh.

Saya sendiri sampai saat ini pun masih sering loh membuka situs lowongan kerja terbaik yang banyak memberikan info lowongan kerja terbaru . Walaupun saat ini saya puas dengan apa yang saya raih sekarang, tapi tentu saja saya tidak boleh terlalu lama berpuas diri dan tenggelam dalam zona nyaman. Kelak saya mungkin akan kembali melompat, memulai lagi dari awal dan membangun zona nyaman baru untuk diri saya. Saya percaya saya bisa karena saya pernah melakukannya. Bagaimana dengan teman-teman ? Sudahkah kalian mendapatkan pekerjaan impian kalian ? Kalau belum, silahkan buka web JobsDB dan temukan banyak info lowongan kerja disana...

17 September 2013

Saya Rindu...

Sebelum saya memulai program ngegym bulan Juni lalu, saya sempat ngetweet kalau kelak saya akan merindukan perut dan bokong besar saya kalau program yang saya jalankan berhasil... Hari Minggu kemarin saya iseng membuka folder foto-foto lama.. Ahh saya memang rindu perut dan bokong besar saya yang dulu.. Tapi saya juga bangga dengan kerja keras saya beberapa bulan terakhir ini... Foto-foto lama ini sengaja saya posting disini supaya saya bisa mempertahankan apa yang sudah saya capai saat ini...

13 September 2013

Jadi Kurus Itu Enak

Halo teman-teman, mohon maaf karena saya baru sempat hadir lagi menyapa teman-teman semua. Mungkin sudah bosan yah mendengan kesibukan di kantor jadi alasan untuk sementara menelantarkan blog ini. Tapi mau bagaimana lagi, karena begitulah faktanya. Saya sibuk, padahal ada banyak cerita yang ingin saya tulis di blog ini. Mudah-mudahan beberapa hari ini saya punya waktu yang cukup untuk menulis beberapa cerita sebelum kembali disibukkan lagi dengan pekerjaan. Hahahahaha...

Selain karena sibuk, beberapa waktu yang lalu saya juga sempat sakit sampai tidak masuk kantor beberapa hari. Bukan cuma tidak masuk kantor, saya juga tidak bisa ngegym dan melakukan aktifitas lainnya. Dan kalau sakit saya adalah tipe orang yang mendadak jadi susah makan. Malah saya bisa tidak makan nasi selama badan saya masih merasa belum sehat. Akibatnya badan saya jadi semakin kurus. Timbangan saya juga sempat merosot jadi 65 kg. Dan yang jadi masalah besar kalau saya terlalu kurus adalah pipi saya bisa jadi sangat tirus dan mata saya terlihat cekung seperti pecandu narkoba. 

Tapi untungnya ketika saya mulai merasa sehat, nafsu makan sayapun kembali seperti sedia kala. Kalau sudah begitu, saya sih sementara tidak mikirin diet dulu. Yang penting perbaikan gizi dulu sampai pipi nya tidak terlalu tirus seperti saat sakit. Selama saya masih mengkonsumsi makanan yang sehat, saya pikir tak mengapalah sementara stop dulu pola diet ngegym yang saya lakukan. Dan syukurnya tidak perlu waktu lama untuk membuat badan saya kembali ke berat ideal. Kalau dipikir-pikir jadi kurus itu enak juga.. Kalau terlalu kurus tinggal makan yang banyak, kalau sudah kembali ke berat yang diinginkan tinggal balik lagi deh ke pola makan sehat nya... Hahahahahaha..