01 March 2013

Hong Kong Trip : Pertama Kali Naik Tiger Airways


Sebenarnya beberapa tahun lalu saya sempat mencanangkan minimal sekali dalam setahun saya bisa traveling ke luar negeri. Hanya saja tahun lalu, kesibukan benar-benar membuat saya harus melupakan sejenak mimpi untuk mengunjungi banyak negara tetangga. Boro-boro mau ke tempat yang jauh, sekedar plesiran ke Singapura pun rasanya hampir tidak sempat. Hingga akhirnya, akhir tahun lalu sebuah ajakan yang begitu menggoda datang kepada saya, yaitu tawaran untuk berlibur ke Hong Kong. Awalnya mencoba peruntungan untuk mendapatkan tiket promo Air Asia, tapi ternyata gagal mendapatkan harga promo nya. Begitu mengalihkan pandangan ke website Mandala Air, saya membaca banner promo harga tiket Tiger Airways ke Hong Kong. Coba memesan dan membayar dengan kartu kredit, ternyata sukses mendapatkan harga tiket promo nya. Saya membayar sedikit lebih mahal daripada seharusnya karena memesan hot meals untuk perjalanan menuju Hong Kong dan untuk perjalanan kembali yang kebetulan tepat di jam makan. Tiket berhasil saya print dan tinggal menunggu waktu yang ternyata cepat sekali berjalan. 


Karena ini adalah penerbangan pertama kali dengan menggunakan Tiger Airways, saya cukup antusias dengan penerbangan panjang yang akan saya jalani. Untuk menuju Hong Kong, saya harus transit terlebih dahulu selama beberapa jam di Changi Airport Singapura. Nanti saya akan menuliskan tersendiri apa saja yang saya lakukan selama transit di Changi Airport. Tiger Airways ini adalah sebuah maskapai low cost dari Singapura. Di Indonesia sendiri saya sudah pernah terbang dengan Mandala Air yang merupakan grup dari Tiger Airways. Tapi walaupun memiliki livery dan seragam pramugari yang sama, tetap saja saya menaiki dua maskapai yang berbeda nama walaupun berasal dari satu grup. Pramugari Tiger Airways sangat ramah dan selalu membantu apapun yang kita butuhkan. Dan satu hal yang saya suka, ketepatan waktu maskapai ini memang patut saya acungi jempol. Tidak heran kalau beberapa kali terbang dengan Mandala Airlines saya pun mengagumi soal ketepatan waktu ini. 

Seperti kebanyakan maskapai low cost, Tiger Airways menggunakan pesawat jenis Airbus A320 dalam jajaran armadanya. Dengan seat pitch yang lumayan nyaman untuk orang yang tidak terlalu tinggi seperti saya, empat penerbangan yang saya lakukan menuju Hong Kong dan saat pulang ke Indonesia terasa cukup nyaman. Untuk interior kabin sendiri saya pikir nyaris tidak ada bedanya dengan pesawat Airbus A320 lainnya, terutama maskapai Mandala Airlines yang pernah saya naiki. 

Seperti yang saya katakan sebelumnya, penerbangan yang saya lakukan dari Singapura ke Hong Kong dan sebaliknya saat pulang kebetulan berada di jam makan. Saat terbang dari Singapura ke Hong Kong bertepatan dengan jam makan malam dan sebaliknya saat pulang bertepatan dengan jam makan siang. Daripada kelaparan saya memutuskan memesan hot meals saat booking tiket. Niat awalnya saya ingin memesan 2 menu yang berbeda saat terbang tersebut. Apa daya tanpa saya sadari saya memesan menu yang sama untuk 2 penerbangan yaitu Creamy Chicken Stew. Yah sudahlah, saya terima saja dengan lapang dada. Dan untungnya menu yang saya pesan ini merupakan menu rekomendasi dan rasanya juga enak. Creamy Chicken Stew ini disajikan panas lengkap dengan roti dan sebotol air mineral. Dalam waktu singkat saya sukses memasukkan makanan ini kedalam perut. 

Perjalanan dari Singapura menuju Hong Kong ditempuh sekitar 3,5 jam penerbangan. Tidak ada perbedaan waktu antara Singapura dan Hong Kong tapi terdapat perbedaan waktu satu jam lebih cepat dibandingkan waktu di Jakarta. Setelah kenyang makan saya lebih memilih untuk tidur. Untungnya saya bisa tidur cukup lama didalam pesawat. Walaupun tidak terbang dengan pesawat wide body, tapi saya sangat antusias dan menikimati penerbangan pertama saya dengan Tiger Airways. Tidak lupa saya bertekad untuk mencoba rute-rute yang ditawarkan oleh Tiger Airways. Mudah-mudahan bisa saya wujudkan dalam waktu dekat ini...