02 March 2013

Hong Kong Trip : Transit di Changi Airport

Dalam postingan sebelumnya, saya berjanji untuk menceritakan sedikit cerita transit di Changi Airport Singapura dalam perjalanan menuju Hong Kong dan kembalinya menuju tanah air. Ini jelas bukan kali pertama saya menginjakkan kaki di salah satu airport terbaik dunia ini, tapi ini jelas kali pertama saya transit disini dan menunggu beberapa jam sehingga saya bisa menikmati kenyamanan airport ini dalam jangka waktu yang cukup lama. Awalnya saya berpikir untuk menggunakan waktu transit yang cukup lama ini (sekitar 4 jam) untuk naik MRT dan keliling di Singapura terlebih dahulu. Tapi entah kenapa saya cukup berat melakukan hal tersebut sehingga saya putuskan untuk menjelajahi Terminal 2 Changi Airport untuk saya tuliskan dalam blog ini. 

Pesawat Tiger Airways yang saya tumpangi dari Jakarta mendarat di Changi Airport sekitar pk. 12.15 waktu Singapura. Karena selama di pesawat saya sudah mantapkan niat hanya ingin menjelajah Terminal 2 Changi Airport, maka saya sudah putuskan tidak keluar imigrasi dan check in di loket transfer. Tapi apa daya, ternyata bila ingin check in di loket transfer, maka akan dikenakan biaya sebesar S$20 atau sekitar Rp.150.000,-. Untungnya petugas di loket transfer tidak memaksa saya untuk check in disana. Akhirnya mau tidak mau saya tetap harus keluar imigrasi dan check in tiket saya ke Hong Kong di counter Tiger Airways terminal keberangkatan. Hitung-hitung meramaikan cap imigrasi di paspor saya. Lagipula kalau check in sendiri tidak dikenakan biaya apapun. Hahahahaha...

Tempat Check in di terminal 2 ini sangat besar, tapi tidak usah kuatir karena petunjuk lokasi counter check in bisa disimak dengan jelas di layar-layar LCD TV yang tersebar sehingga kita tidak perlu berkeliling dari satu tempat ke tempat yang lain untuk mencari check in counter dari maskapai yang akan kita tumpangi. Meskipun penerbangan saya ke Hong Kong masih sekitar 4 jam dari kedatangan saya di Changi Airport, tapi ternyata saya sudah bisa check in di loket Tiger Airways. 

Selesai check in saya kembali memasuki terminal keberangkatan yang sempat saya lewati saat tiba sebelumnya. Mulailah saya menjelajah setiap sudut terminal 2 ini. Saya sangat suka dan memberi nilai plus untuk taman-taman dengan pohon dan bunga hidup yang menghiasi banyak sudut disini. Ada taman-taman tematik yang menyesuaikan dengan perayaan yang terjadi. Misalnya saat saya datang, dalam kondisi belum lama selepas Tahun Baru Imlek dan hari Valentine. Sehingga saya banyak menemui taman-taman dengan hiasan yang berhubungan dengan perayaan Imlek dan Valentine. Diluar taman-taman tematik, adapula taman-taman permanen yang saya jumpai. Diantaranya adalah orchid garden lengkap dengan kolam ikan koi yang benar-benar indah sekali. Betah sekali duduk berlama-lama disana sambil melihat ikan-ikan berenang di kolam. Lalu adapula sunflower garden yang sayangnya tidak berhasil saya temukan karena ternyata posisinya yang outdoor. Dua jempol untuk taman-taman indah yang menyegarkan mata ini.

Jika butuh tempat untuk gogoleran sejenak, Changi Airport ini menyediakan beberapa sudut yang disulap menjadi tempat yang sangat nyaman untuk beristirahat. Dijamin tidak akan terganggu oleh orang-orang yang berlalu lalang. Hanya saja jangan sampai kenyamanan ini melenakan kalian yah, kalau ngantuk dan ingin tidur usahakan aktifkan weker sehingga tidak kebablasan dan sampai tertinggal pesawat. Dan semua kenyamanan yang disediakan ini gratis loh. Luar biasa bukan ?

Selain tempat-tempat yang saya sebutkan diatas, beberapa tempat yang sering diserbu orang disini adalah toko duty free alias toko-toko yang menjual barang-barang bebas pajak sehingga harganya tentu saja menjadi lebih murah. Harga barang-barang yang dijual di toko duty free yang berada di Changi Airport gosipnya adalah salah satu yang termurah. Tidak heran bila saya banyak sekali menerima pesanan oleh-oleh yang harus dibeli di Changi Airport. Hahahahaha.. Lalu yang sempat saya coba juga adalah Xperience Zone. Disini kita bisa menonton tv, bersantai, mengirim e-postcard dan voice chatting. Dan yang membuat bahagia adalah free wifi dengan kecepatan yang sangat bagus dan tersedia internet gratis dihampir setiap sudut terminal. Termasuk di gate keberangkatan.

Benar-benar nyaman dan menyenangkan sekali transit di Changi Airport. Sebuah airport modern berstandar internasional yang memberi banyak kenyamanan bagi setiap pengguna jasa bandara. Dan harap dicatat saudara-saudara, saya baru bercerita seputar Terminal 2 loh. Masih ada Terminal 3 Changi Airport yang lebih baru dan tentu saja dengan fasilitas yang lebih wah daripada yang saya jumpai di terminal 2. Mudah-mudahan lain waktu saya bisa merasakan fasilitas-fasilitas yang tersedia di Terminal 3. Dan tidak lupa sambil berharap semoga beberapa airport baru yang sedang dibangun di Indonesia bisa memberikan kenyamanan maksimal untuk para penumpang dan pengguna jasa bandara seperti halnya yang saya rasakan di Changi Airport.