28 February 2014

Musholla Di Mall Jakarta

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat nasehat dari seorang teman untuk lebih rajin dalam menjalankan ibadah 5 waktu. Sesibuk apapun dan sedang berada dimanapun, ketika waktunya beribadah maka dahulukanlah. Saya yang biasanya kalau sedang nongkrong di mall lebih memilih untuk menunaikan ibadah sholat ketika sudah sampai di rumah, sekarang sudah mulai menjalankan ibadah tepat waktu. Terima kasih untuk seorang teman atas nasehat yang sangat luar biasa itu. Kamu tahu, betapa nasehat itu merubah hidup saya saat ini. 

Saya rajin nongkrong di mall, tapi hampir tidak pernah nongkrong di Musholla yang berada di mall. Dulu yang saya tahu kebanyakan Musholla yang berada di mall itu letaknya kalau tidak berada di tempat parkir yang panas, pastilah posisinya tidak strategis. Belum lagi antrian panjangnya saat waktu sholat tiba. Tapi beberapa waktu terakhir ini, saya seperti disadarkan bahwa zaman sudah berubah. Era dimana Musholla ditempatkan di posisi yang kurang baik sepertinya sudah mulai berubah. Kini Musholla di mall begitu nyaman untuk disinggahi dan ditempatkan diposisi yang cukup baik dengan penunjuk arah yang banyak sehingga orang bisa menemukan Musholla dengan mudah ketika waktu sholat tiba. Berikut ini adalah beberapa Musholla di mall yang sempat saya singgahi belakangan ini :

1. Lote Shopping Avenue

Lotte Shopping Avenue adalah salah satu pusat perbelanjaan terbaru di Jakarta. Mall ini sangat luas dan terdiri dari beberapa lantai. Yang membuat saya salut, nyaris di semua lantai yang ada, saya melihat petunjuk letak Musholla. Saya memang belum memasuki semua Musholla disetiap lantai yang ada, tapi Musholla disalah satu lantai yang saya masuki rasanya cukup mewakili kondisi keseluruhan Musholla yang berada di mall yang satu ini. Posisi Musholla berada ditengah mall. Beberapa tempat duduk untuk melepas sepatu disediakan disini. Begitu pula dengan rak tertutup tanpa kunci untuk menyimpan sepatu.  Tempat wudhu nya dibuat dua sisi dalam posisi menyerong sehingga tidak menganggu orang-orang yang berlalu lalang. Musholla nya tidak besar, hanya terdiri dari 3 barisan shaf. Tapi pengelola mall menata Musholla ini sehingga tidak hanya sekedar menjadi sebuah ruangan untuk sholat. Tempat sholat untuk ikhwan dan akhwat dipisahkan oleh pembatas kaca.

2. FX

Dalam sebuah kesempatan ketika mengunjungi FX, saya hampir terlambat menunaikan ibadah sholat Maghrib karena kemacetan Jakarta yang sulit di prediksi. Akhirnya saya kocar kacir berlari mencari Musholla. Papan petunjuk arah Musholla di FX sulit ditemukan, entah karena memang tidak ada atau karena saya sedang panik mengejar waktu sehingga tidak terlihat. Yang jelas saya butuh bertanya beberapa kali kepada beberapa orang sebelum akhirnya menemukan lokasi Musholla. Musholla disini berukuran cukup besar dan nyaman. Musholla dilengkapi dengan pendingin ruangan. Tempat sholat ikhwan dan akhwat terpisah dalam ruangan yang berbeda.Disini disediakan rak dengan kunci untuk menyimpan sepatu. Hanya sayang, wallpaper didalam Musholla beberapa terlihat sudah mengelupas. 

3. Epicentrum Walk

Akhir pekan lalu saya menghabiskan waktu bersama keluarga di sebuah apartemen di kawasan Rasuna Epicentrum. Kami makan siang di Epicentrum Walk dan saya menyempatkan diri untuk sholat Dzuhur disana. Agak sulit mencari letak musholla karena tidak ada petunjuk sama sekali. Agak sulit juga mau bertanya karena tidak banyak orang wara wiri disana. Epicentrum Walk ini memang tidak seramai mall kebanyakan. Akhirnya kami menemukan juga letak musholla yang berada di sudut lantai 2. Musholla nya cukup besar dengan interior yang bagus. Sajadah panjang berwarna hitam dengan ornamen putih menyatu dengan interior Musholla. Sekat pembatas ikhwan dan akhwat terbuat dari papan yang bisa dilipat dan berwarna senada dengan warna sajadah. Jika siang, Musholla ini terang benderang karena memiliki jendela kaca. Kalau kebetulan tidak membawa sarung, disini disedikan beberapa kain sarung yang bersih. Tempat wudhu tersedia cukup banyak, dan disini juga disediakan rak penitipan sepatu yang dijaga.

4. Pejaten Village

Pejaten Village bisa dibilang adalah mall yang paling sering saya datangi karena kebetulan saya juga nge-gym disini. Walaupun di tempat nge-gym disediakan tempat untuk sholat, tapi saya lebih suka turun ke lantai LG yang berada satu lantai dengan Hypermart untuk sholat di Musholla. Musholla di Pejaten Village memisahkan tempat sholat ikhwan dan akhwat dalam ruangan yang berbeda. Disini disediakan tempat duduk yang cukup untuk melepas dan memasang sepatu setelah selesai sholat. Rak sepatu juga disediakan dalam jumlah yang banyak.Di Musholla Pejaten Village terdapat tempat untuk menitipkan tas yang dijaga oleh petugas. Tempat wudhu nya sedikit sempit, sehingga bila sudah masuk waktu sholat terjadi antrian yang cukup panjang. Mushollanya sebenarnya cukup besar, hanya saja bila masuk waktu sholat maghrib harus menunggu giliran diluar karena tidak ada kebagian tempat. 

Grand Indonesia Shopping Town mungkin bisa dikatakan salah satu mall yang cukup besar di Indonesia. Memiliki banyak lantai dan banyak sisi tentunya akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk sholat bila Musholla tidak berada di setiap lantai. Untungnya dua lantai yang saya lewati kebetulan menemukan petunjuk dimana Musholla berada. Saya menyempatkan diri sholat dilantai 3. Begitu memasuki Musholla, seorang penjaga wanita yang menunggu rak penitipan sepatu tersenyum ramah. Musholla di lantai 3 ini memang tidak besar, tempat wudhu nya juga hanya ada 4 keran. Tapi interiornya bagus selain tempatnya juga nyaman. Saya juga sempat mengintip musholla di lantai 4 yang ternyata lebih besar daripada di lantai 3. 

Saya menulis ini tidak ada maksud sama sekali untuk memamerkan ibadah saya. Sama sekali tidak. Karena saya menulis ini untuk membuka pikiran orang-orang yang tadinya mungkin punya pemikiran seperti saya bahwa Musholla di mall sekarang tidak sama seperti dulu. Mall dengan konsep baru pastinya sudah tidak lagi menempatkan musholla di tempat parkir yang panas atau di tempat-tempat tidak strategis lainnya. Pengelola mall sekarang justru menyediakan Musholla yang nyaman untuk beribadah dan ditempat yang mudah dijangkau dengan petunjuk yang memudahkan. Dengan kenyataan ini, sudah tidak ada alasan lagi kan menunda sholat ketika waktunya tiba ?

24 February 2014

Peran Blogger Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba


Kalau bicara mengenai penyalahgunaan narkoba, pasti banyak sekali hal yang terlintas dalam benak kita. Entah itu pengalaman pribadi, pengalaman saudara, tetangga ataupun teman-teman kita. Narkoba seolah sudah menjadi musuh bersama yang siap mengintai siapapun di sekitar kita termasuk diri kita sendiri. Di era informasi dan teknologi seperti sekarang ini, informasi mengenai narkoba bisa kita dapatkan dengan mudah di internet. Kita bisa mengetahui jenis-jenis narkoba, dampak yang ditimbulkan ketika mengkonsumsinya, termasuk gejala-gejala orang yang mulai ketergantungan terhadap jenis narkoba tertentu. Sayangnya walaupun informasi mengenai dampak penayalahgunaan narkoba bisa kita akses dengan mudah, tapi tidak serta merta membuat orang-orang takut dan jera. Buktinya angka prevelansi penyalahgunaan narkoba di dunia sudah mencapai 210 juta orang dan 200 ribu orang diantaranya meninggal dunia setiap tahunnya karena narkoba termasuk dampak turunan dari narkoba itu sendiri ( data UNODC 2012 ).

Di Indonesia sendiri angka pravelensi penyalahgunaan narkoba sampai tahun 2011 adalah sebanyak 4 juta orang pengguna dan angka itu di prediksi akan bertambah setiap tahunnya. Prediksi angka pengguna narkoba di Indonesia hingga tahun 2015 diperkirakan mencapai 5,1 juta pengguna dan salah satunya bisa jadi diri kita sendiri, orang tua, anak, saudara, tetangga atau orang-orang terdekat kita. Karena narkoba tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Dari data pengguna narkoba di Indonesia, semua jenis pekerjaan rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Demikian pula dari segi umur, meskipun pengguna narkoba terbanyak berada di kategori usia lebih dari 30 tahun, akan tetapi nyaris semua tingkatan usia sudah sudah didapati pengguna narkoba. Fakta ini tentu saja sangat meresahkan. Padahal kita bisa membantu kinerja pemerintah dalam hal ini Badan Narkotika Nasional atau disingkat BNN untuk menyebarkan informasi mengenai narkoba dan bahayanya di lingkungan sekitar kita.

Misalkan saja seorang blogger. Kita bisa membantu kinerja BNN dengan menuliskan dan memberikan informasi secara detail dengan bahasa dan style masing-masing yang mungkin sudah dimengerti dan dipahami oleh para pembaca blog nya. Dengan menuliskan banyak informasi mengenai narkoba, termasuk didalamnya undang-undang tentang narkoba dan kebijakan-kebijakan apa saja yang selama ini jarang diketahui oleh masyarakat awam, kita sedikit banyak bisa menghimbau dan memberi pengetahuan kepada orang lain melalui tulisan-tulisan di blog.


Karena itulah pada hari Minggu tanggal 22 Februari 2014 bertempat di Restoran Mie Ceker Bandung di seputar Pondok Gede, Badan Narkotika Nasional ( BNN ) mengundang para blogger yang tergabung dalam Blogger Reporter Indonesia untuk duduk bersama dalam sebuah Focus Discussion Group ( FGD ). Hadir dalam kesempatan tersebut bapak Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si selalu Direktur Diseminasi Informasi Badan Narkotika Nasional dan juga bapak Thamrin Dahlan seorang blogger senior. Acara hari itu selain merupakan ajang kopdar para blogger khususnya dari Blogger Reporter Indonesia, juga memberikan para blogger sebuah pencerahan akan bahaya narkoba bagi umat manusia, tidak hanya untuk bangsa Indonesia saja melainkan seluruh umat manusia di muka bumi ini.

 Pak Gun Gun menjelaskan kepada para blogger bahwa kejahatan narkoba ini bersifat lintas Negara yang terorganisir dan masuk kategori kejahatan serius yang menimpa segenap lapisan masyarakat dan dapat menimbulkan kerugian besar yaitu hilangnya suatu generasi bangsa di masa yang akan datang. Bayangkan, suatu generasi bisa musnah karena narkoba. Betapa seriusnya dampak yang diakibatkan oleh narkoba ini bukan ? Fakta berbicara, tidak ada satupun propinsi di Indonesia yang bebas dari narkoba. DKI Jakarta sebagai ibu kota Negara sendiri menempati urutan teratas pengguna narkoba di Indonesia yakni sebesar 7% atau sekitar 500 ribu orang pengguna. Dan yang jelas angka ini akan terus bertambah besar pastinya bila kita semua tidak melakukan sebuah tindakan yang serius.

Karena itulah para blogger yang tergabung dalam Blogger Reporter Indonesia dan hadir dalam Focus Discussion Group hari Minggu yang lalu menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam program Indonesia Bergegas yang dicanangkan oleh Badan Narkotika Nasional. Program ini berencana untuk membuat 10.000 halaman artikel mengenai narkoba yang nantinya akan di sebar tidak hanya di blog para blogger saja, melainkan juga akan dimuat diberbagai media-media lainnya. Harapannya tentu saja agar semakin banyak orang yang membaca artikel tentang bahaya narkoba bagi umat manusia.

Foto : Hazmi Srondol
Tidak hanya sekedar menulis, para blogger juga di harapkan bisa berbagi dalam tulisan mereka akan bahaya narkoba, entah itu pengalaman pribadi, pengalaman orang-orang terdekat, pengalaman yang menginspirasi dan mengajak orang lain untuk mengucapkan say no to drugs. Dengan demikian blogger juga mempunyai kontribusi nyata untuk memberikan pencerahan kepada orang banyak mengenai bahaya narkoba dan membantu tugas pemerintah dalam hal ini Badan Narkotika Nasional untuk mencapai target Indonesia Bebas Narkoba 2015.  

21 February 2014

My Holiday Bucket List

Kalau berbicara mengenai liburan, semua orang pasti menginginkannya. Hanya saja kendala waktu, budget, atau pekerjaan mengakibatkan beberapa orang seperti tidak diberi kesempatan untuk menikmati liburan. Walaupun saya sendiri bukan termasuk traveling freak, tapi dalam beberapa kesempatan saya selalu menyempatkan diri untuk membuka kalender dan mencari tanggal yang aman untuk meliburkan diri dari segala macam pekerjaan dan kepenatan. Dan untungnya mantan kantor saya termasuk cukup rajin mengirimkan saya ke banyak tempat di Indonesia meskipun untuk bekerja. Saya sih cukup menikmati bisnis trip tersebut, dan tidak jarang cukup sukses curi-curi kesempatan untuk menjadikannya benar-benar liburan dengan menambah hari di tempat tujuan. 

Beberapa teman sering bertanya apakah saya masih punya impian mengunjungi destinasi yang belum mampu saya wujudkan hingga hari ini. Dan saya hanya bisa bilang bahwa bumi ini luas, bahkan saya belum mampu mengelilingi seluruh Indonesia. Tapi saya tidak akan menyerah pada keadaan, saya akan sebisanya untuk mewujudkan holiday bucket list saya yang mungkin beberapa diantaranya sudah belasan tahun tertulis dan setiap tahun saya selalu berharap mungkin tahun ini salah satunya akan ada yang terwujudkan. Mau tahu holiday bucket list saya ? Saya hanya akan menulis dua destinasi,saja diantara sekian banyak tempat yang sudah dan sempat masuk di holiday bucket list saya. 

1. Paris

Duuh yang satu ini nampaknya kok terlalu mainstream yah. Hampir semua traveler yang saya tanya sudah memasukkan Paris kedalam holiday bucket list mereka. Sampai beberapa orang menyebut Paris sebagai tempat ibadahnya para traveler. Sebenarnya saya sudah punya mimpi ingin ke Paris sejak lama. Bahkan sejak saya bekerja, saya rela menabung sedikit demi sedikit supaya bisa mewujudkan mimpi yang satu ini. Saya tidak pernah jera memasukkan Paris kedalam my holiday bucket list setiap tahunnya meskipun  setiap tahun pula rencana tersebut belum bisa saya wujudkan hingga hari ini. Kalau ditanya apa yang akan saya lakukan bila berhasil pergi ke Paris ? Pastinya saya akan foto-foto yang banyak dengan berbagai gaya dengan latar Menara Eiffel, Louvre, atau tempat-tempat keren lainnya. Saya juga akan siapkan pakaian dan aksesoris apa yang bakal saya pakai biar keren foto-foto disana. Misalnya seperti sepatu dan jaket dibawah ini :
Checkered Jacket With Hood
2. Raja Ampat

Sebenarnya Raja Ampat sudah masuk dalam holiday bucket list saya, bahkan saya nyaris mewujudkannya tahun lalu. Hanya sayang, rencana tersebut harus buyar karena ada pekerjaan yang tidak mungkin saya tinggal. Akhirnya saya cuma bisa manyun melihat foto-foto teman saya yang tetap berangkat tanpa saya. Beberapa tahun terakhir ini Raja Ampat menjelma sebagai tempat ibadahnya para traveler, tidak hanya dari Indonesia bahkan turis mancanegara pun sudah mulai berdatangan kesini. Padahal untuk mencapai Raja Ampat diperlukan waktu yang tidak sebentar dan biaya yang tidak sedikit. Actual budget traveling saya ke Hong Kong tahun lalu pun masih jauh lebih murah dibandingkan dengan perencanaan budget yang sempat saya susun bersama teman saya ke Raja Ampat. Tapi entah kenapa, melihat foto-foto keindahan Raja Ampat saya pikir tidak rugi sama sekali mengeluarkan biaya yang cukup besar itu. Toh apa yang kita keluarkan sebanding dengan apa yang kita dapat disana. Pantai yang indah dengan laut yang biru dan gugusan pulau-pulau hijau yang eksotis. Tahun ini saya kembali memasukkan Raja Ampat kedalam holiday bucket list saya. Saya juga akan siapkan beberapa pakaian dan aksesoris yang keren supaya foto-foto saya di sana nantinya sebanding dengan keindahan alamnya...
Top Prints Trend Flip Flop

Pakaian dan akesoris keren yang saya posting diatas untuk menyempurnakan liburan saya nanti ini bisa dibeli di Zocko loh teman-teman. Ada banyak koleksi-koleksi keren untuk pria dan wanita disana seperti pakaian, sepatu, aksesoris, gadget dan lain-lain. Semua koleksi nya keren-keren dan bikin mupeng untuk dibeli. Kalau kamu pecinta warna atau brand tertentu, kamu tinggal filter saja produk-produk yang kamu suka berdasarkan brand atau warna tersebut. Asyik banget kan... Masuknya juga gampang loh, tinggal sign up melalui akun facebook atau twitter yang kita miliki lalu langsung terhubung deh ke halaman yang menyajikan produk-produk. 

Dan yang lebih menarik nih teman-teman, kita juga bisa mendapat penghasilan tambahan dari Zocko . Pasti langsung pada penasaran doong ?? Caranya cukup sharing produk-produk Zocko di social media yang kamu miliki seperti Facebook, Twitter atau Blog. Bila ada pembaca blog, Facebook atau Twitter yang melakukan transaksi dari link yang di sharing tersebut, kita akan mendapatkan reward dari transaksi itu. Nominalnya ada yang sampai diatas $50 loh. Detail nominal reward per produk bisa dilihat kok sebelum kita sharing produk tersebut di social media. Jadi Zocko tidak hanya menjadikan kita sebagai konsumen saja, melainkan juga sebagai influencer. Asyik kan teman-teman ? Yook yang ada rencana liburan dan lagi cari-cari pakaian atau aksesoris keren lainnya untuk menyempurnakan liburan kamu, buka website Zocko . Biar foto-foto kamu di tempat liburan juga secakep tempat tujuan liburan nanti... Cuuuzzz..

18 February 2014

Menginap di Zenith Hotel Kendari

Ketika berangkat menuju Kendari, salah satu hal yang wajib untuk dipikirkan adalah penginapan. Dan karena saya sedang dalam kondisi menganggur, tentulah saya memilih penginapan yang murah tapi asyik juga untuk saya tulis reviewnya di blog ini. Satu hal yang membuat saya cukup kaget adalah mengetahui bahwa Kendari memiliki banyak sekali hotel. Kita bisa memilih hotel dengan berbagai level harga sesuai budget. Saya sendiri memilih menginap di Zenith Hotel, sebuah hotel yang belum terlalu lama beroperasi di Kendari. Saya tidak tahu hotel termasuk kategori hotel bintang berapa karena saya tidak sempat bertanya. Tapi menurut perkiraan saya hotel ini mungkin berada di kategori bintang 2. Lokasinya dekat dengan icon kota Kendari yaitu Menara Persatuan.Alasan saya memilih hotel ini adalah karena bernuansa warna biru, dan saya selalu lemah dengan warna biru. Hahahahaha...

Sebagai hotel yang belum lama beroperasi, Zenith Hotel Kendari cukup maksimal mempromosikan keberadaan hotel mereka. Saya melihat adanya pembagian brosur hotel begitu keluar dari terminal kedatangan Haluoleo Airport Kendari. Saya sempat melihat harga promo yang berada didalam brosur adalah mulai dari 255 ribu ++ . Setelah ditambah pajak dan biaya service, maka harga nett menginap disini adalah sebesar Rp.305.000,- . Tidak terlalu mahal bukan ? Lobby hotelnya cukup besar dan diisi dengan beberapa sofa berwarna abu-abu. Petugas resepsionis juga sangat cekatan melayani tamu hotel yang akan check in, check out maupun sekedar bertanya seputar kendaraan umum. Saya bahkan pernah ditawari petugas hotel untuk mengantarkan saya ke Menara Persatuan karena kebetulan dia sudah selesai bertugas dan akan pulang. Ramah sekali bukan ?

Koridor menuju kamar dilapisi karpet berwarna biru gelap. Ditempat yang mendapat pencahayaan baik, warna karpet ini sebenarnya menarik, tapi saat malam atau ditempat yang pencahayaannya kurang baik, warna karpet ini jadi terkesan suram kalau menurut saya.

Kamarnya berukuran sedang, dalam arti kata tidak terlalu besar tapi tidak sempit juga. Cukuplah untuk saya yang menginap seorang diri disini. Sayangnya saya mendapat bagian kamar yang tidak memiliki jendela. Mau menukar kamar kok yah ada perasaan sungkan. Lagipula belum tentu juga kamar dengan jendela tersedia kalau saya minta ditukar. Yah sudahlah, saya terima saja kamar tanpa jendela ini. Lain kali kalau menginap disini lagi mungkin saya harus pesan sebelumnya ingin kamar yang ada jendelanya supaya bisa disiapkan. Tempat tidurnya empuk, AC nya dingin, ada LCD TV dengan penerimaan channel TV yang sangat baik, di meja kerja disediakan 2 botol air mineral tanpa pemanas air dan fasilitas kopi atau teh. 

Di dalam kamar tersedia beberapa gantungan baju yang cukup berguna dalam perjalanan saya kali ini karena membawa beberapa pakaian formal. Safety deposit box juga tersedia, hanya saja tidak dalam kondisi aktif ketika saya akan mencobanya. Karena kebetulan kali ini tidak membutuhkannya, maka saya rasa tidak perlu menelpon resepsionis untuk meminta ganti atau memperbaikinya. Telpon juga tersedia didalam kamar dan berbeda dengan pengalaman menginap di hotel sebelumnya, kali ini saya justru sangat sering menelpon resepsionis untuk bertanya banyak hal. Mulai dari bertanya rute kendaraan umum, nomor telpon travel untuk memesan tiket, atau arah jalan menuju beberapa tempat yang ingin saya tuju. Fasilitas lain yang tersedia didalam kamar adalah sendal hotel dan wifi. Untuk wifi nya juga berfungsi sangat baik sekali, karena setiap lantai memiliki jaringan tersendiri. 

Kamar mandinya menurut saya cukup lega. Dua buah handuk tebal tersedia di dalam kamar mandi. Fasilitas air panas juga berfungsi dengan baik. Sayang toiletries nya minimalis. Tapi untungnya saya selalu membawa toiletries sendiri bila bepergian, sehingga bila hotel tempat saya menginap tidak menyediakan toiletries yang lengkap, saya tinggal memakai toiletries saya sendiri. 

Sarapan pagi mengambil tempat di restoran yang berada satu lantai dengan resepsionis dan lobby. Restorannya tidak terlalu besar, tapi saya suka penataannya yang rapi. Pilihan makanan yang disajikan saat sarapan tidak terlalu banyak, tapi jauh lebih baik karena masih bisa memilih. Tidak tersedia egg station saat sarapan, tapi kita bisa memilih mau sarapan nasi dengan pilihan lauk pauk, bubur ayam atau roti. Pilihan minuman pun juga tersedia, mulai dari orange jus, teh atau kopi. 

Jadi bila teman-teman pembaca blog ini ada rencana mengunjungi Kendari dalam waktu dekat dan sedang bingung memilih penginapan, mudah-mudahan tulisan saya ini bisa menjadi masukan yang berguna untuk teman-teman. Silahkan datang atau hubungi :

Jl. Malik Raya No. 20 Kendari, Sulawesi Tenggara
T : +62-401-3121 888  
F: +62-401-3126 999
E: sales@zenith-hotels.com

11 February 2014

Melancong Ke Sultan Hasanuddin International Airport Makassar

Akhir bulan Januari lalu saya berkunjung ke Kendari untuk sebuah urusan yang menyangkut masa depan. Niatan dalam hati sih pengen naik pesawat yang langsung landing di Kendari tanpa harus transit terlebih dahulu supaya lebih praktis. Apa daya, ternyata sekarang penerbangan langsung ke Kendari dari Jakarta tidak sebanyak beberapa tahun lalu saat pertama kali saya mengunjungi kota ini. Penerbangan langsung yang jumlahnya tidak banyak itupun harga tiketnya tidak cocok untuk pengangguran banyak acara seperti saya. Akhirnya saya memutuskan untuk mengambil penerbangan dengan transit di Makassar sebelum melanjutkan terbang ke Kendari dengan pesawat ATR nya Wings Air. Harga tiket yang terpaut cukup jauh inilah yang akhirnya mengalahkan segala kepraktisan yang saya anut selama ini. Dipikir-pikir beda harga tiket ini lebih baik digunakan untuk menyewa kamar hotel saja bukan ? 

Ini memang bukan pertama kalinya saya landing di Sultan Hasanuddin International Airport.Tapi ini pertama kalinya saya mendarat disini hanya untuk transit. Beberapa kunjungan ke Makassar sebelumnya, saya dikejar-kejar waktu untuk sesegera mungkin keluar dari airport begitu landing. Begitupun ketika akan meninggalkan Makassar, saya selalu datang dalam kondisi sudah mendekati waktu penerbangan. Tapi walaupun selama ini hanya sekedar singgah, Sultan Hasanuddin International Airport ini merupakan salah satu airport favorit saya di Indonesia.Karena kali ini saya punya waktu beberapa jam saat transit, maka saya putuskan untuk mengelilingi airport besar ini dan mengambil beberapa foto untuk saya tulis di blog saya ini.

Area check in di Sultan Hasanuddin Airport ini besar sekali. Ada sekitar 50 counter check ini yang terbagi dalam beberapa area yang bisa kita pergunakan disini. Kita tinggal menyesuaikan penerbangan kita melalui LCD yang berada di atas setiap counter check in.Tidak heran juga airport ini memiliki counter check in yang cukup banyak, mengingat Makassar adalah gerbang dari dan menuju kawasan timur Indonesia. Saya pikir hampir semua penerbangan menuju Indonesia Timur bisa kita temui disini. Tidak heran di Flight Information Display System ( FIDS ), saya banyak menjumpai penerbangan ke daerah-daerah yang namanya terasa kurang familiar di telinga saya. 

Saya suka sekali dengan signage terbaru di Sultan Hasanuddin International Airport ini. Bukan semata-mata karena saya suka warna biru lalu saya langsung menyukai signage nya. Tapi lihatlah keberadaan signage ini benar-benar meneduhkan mata dan matching dengan suasana sekitarnya. Ngomong-ngomong soal tulisan di signage, saya baru tahu kalau di airport ini ada fasilitas shower room. Tadinya tertarik untuk mandi disini, mengingat waktu dari Jakarta maupun saat berangkat dari Kendari saya tidak pakai acara ritual mandi karena malas tepatnya. Tapi sayang semua shower room dalam kondisi terkunci. Entah sedang renovasi atau memang harus menghubungi petugas dulu bila ingin menggunakan fasilitas ini. Yang jelas karena terkunci ini, saya jadi mengurungkan niat untuk mandi. Hahahahaha

Area F & B pun cukup lengkap di lantai ruang tunggu keberangkatan. Tinggal pilih saja mau yang mahal atau yang sedikit lebih murah.Semua berjajar rapi disegala penjuru. Atau bisa juga membeli oleh-oleh di sejumlah tenant yang mengisi area komersial disini. Mau beli barang bermerk sampai oleh-oleh tradisional tersedia disini. 

Karena airport ini cukup besar, keberadaan beberapa travelator sangat membantu sekali. Selain itu airport yang ada travelatornya menurut saya terkesan airport mewah yaah.. Hahahaha. Oh ya, saya suka sekali karena management airport ini akhirnya melepas sekat-sekat pembatas pada gate keberangkatan. Dulu setiap gate dibatasi dengan sekat-sekat kaca sehingga terkesan sumpek, dengan dibukanya sekat-sekat tersebut, airport yang pada dasarnya memang besar ini jadi terasa lebih lega rasanya. 

Sayangnya saya mengikuti rasa malas untuk turun ke area kedatangan dan foto-foto conveyor belt serta foto-foto ruang tunggu kedatangan, ruang keberangkatan termasuk sisi darat airport ini. Jadinya foto-foto airport nya hanya sebatas ini saja. Mohon maaf yah teman-teman. Kalau lain kali saya ke Makassar lagi, pasti saya akan tuntaskan foto-foto nya.. 

06 February 2014

Surat Untuk Kedua Orang Tuaku


Assalamualaikum Wr.Wb

Papa dan Mama tercinta, tahun baru 2014 sudah terlewati satu bulan. Tahun berganti tahun seolah berlari dengan kencangnya. Rasanya seperti baru kemarin kalian memarahi aku karena masih suka ngompol walaupun sudah kelas 5 SD. Diantara keempat anak kalian, mungkin akulah yang paling sering membuat kalian khawatir. Anak kalian yang satu ini sudahlah keras kepala, pembangkang, pemarah, tapi juga cengeng dan sensitif. Mungkin pernah terpikir dibenak kalian, akan jadi apa anak yang satu ini dimasa depannya ? 

Sifat pemarah dan keras kepalaku sudah jelas rasanya menurun darimu Pah. Aku masih ingat betapa seringnya kita berdebat dan beradu argumen untuk banyak hal. Dan biasanya perdebatan itu akan berakhir setelah salah satu dari kita mengalah. Kadang aku yang mengalah, tak jarang Papa yang mengalah. Aku masih ingat ketika sedang liburan keluarga dan kita akan pergi kesuatu tempat, Papa ngotot bahwa kita harus belok kiri disini sementara aku ngotot bahwa belok kirinya masih didepan lagi. Kita berdebat sangat seru, Papa ngotot bahwa sudah hapal daerah ini sementara aku lebih-lebih ngototnya karena baru kemarin aku melewati jalan ini. Papa akhirnya mengalah dan memilih mengikuti kata-kataku yang terbukti benar adanya. Dilain waktu, kami juga berdebat saat Papa akan membelikanku sepeda motor. Disatu sisi kami sudah sepakat dengan merk dan type motor yang akan dibeli, tapi dilain sisi kami sama sekali tidak sepakat soal warna. Aku ngotot ingin membeli motor warna merah sementara Papa ngotot lebih suka warna ungu. Adu mulut dan perdebatan sengitpun kembali terjadi sampai dilihat orang-orang di showroom. Akhirnya aku memutuskan untuk mengalah dan menerima keputusan Papa untuk memilih motor warna ungu. Pertimbangan saat itu daripada Papa memutuskan membatalkan niatnya membelikanku motor, lebih baik aku yang mengalah. Hahahahaha... Tapi itulah kami, duo ayah dan anak yang pemarah dan keras kepala. 

Nah kalau urusan cengeng dan sensitif ini sudah jelas sifat turunan darimu Mah. Kadang aku berpikir kalau Mama itu cengengnya kebangetan. Nonton sinetron saja bisa bersimbah air mata. Dulu aku suka sekali meledek Mama kalau sudah asyik nonton sinteron. Entah karena kualat sering meledek Mama cengeng atau memang pada dasarnya aku memiliki gen cengeng yang begitu kuat didalam darahku, belakangan aku menyadari kalau aku juga gampang terenyuh. Pernah aku melihat anak pengemis tidur diatas jembatan seorang diri, dan air mataku menetes tanpa bisa ku kontrol. Atau aku pernah melihat sepasang kakek dan nenek renta dan lusuh  duduk di trotoar jalan, dan tiba-tiba air mataku jatuh bercucuran. Aku seolah tidak terima dengan kondisi mereka. Kenapa mereka bisa ada di jalan ? Mana orang tua anak itu ? Mana anak-anak kakek dan nenek itu. Mereka seharusnya ada dirumah, menikmati kehangan rumah bersama keluarga. Dan beberapa tahun terakhir ini air mataku juga suka menetes sendiri kalau nonton film bioskop yang mengharu biru. Dan aku langsung ingat pada Mama yang dulu sering aku ledek kalau lagi banjir air mata saat nonton sinetron. Aku kualat kayanya yah Ma. Hahahaha...

Mah, Pah.. mungkin diantara semua anak-anakmu, aku adalah anak yang susah kalian mengerti. Aku jarang memberi kabar sampai akhirnya kalian kuatir dan menelpon untuk menanyakan kabarku. Dan setiap kalian menelponku untuk menayakan kabar, aku selalu sedih karena merasa berhasil membuat kalian kuatir. Sungguh bukan maksudku untuk membuat kalian sedih. Aku tidak berkirim kabar karena aku merasa belum ada kabar dariku yang bisa membuat kalian bangga. Aku tahu kalian hanya ingin sekedar disapa dan tahu kalau aku baik-baik saja. Tapi selalu ada beban berat didalam diriku untuk menelpon kalian. Aku anak yang mungkin belum sesuai dengan harapan kalian, aku juga belum bisa membuat kalian bangga. Boro-boro mengirimi kalian uang setiap bulan atau membelikan barang-barang yang mahal. Percayalah Ma, Pa.. Kalau aku ditanya apa penyesalan terbesarku selama hidup ? Itu adalah belum bisa membuat kalian bahagia sampai saat ini. Jauh didalam lubuk hatiku aku menyesali waktu yang kubuang percuma dengan tidak membuat kalian bahagia.

Dan memasuki tahun 2014 ini aku kembali harus membuat kalian bersedih lagi karena aku memutuskan untuk berhenti kerja. Status pengangguran pasti bukanlah sesuatu yang orang tua manapun harapkan dari seorang anak. Tapi dukungan serta doa kalian supaya aku selalu sukses selalu mencambukku untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dan aku sudah memutuskan untuk mendedikasikan tahun ini untuk kebahagiaan kalian. Entah bagaimana caranya, aku akan memotivasi diriku untuk membuat kalian bangga pada anakmu yang satu ini. Aku akan mencambuk diriku lebih keras untuk itu. Kesedihanku yang terbesar saat ini adalah melihat kalian menua dan tidak bahagia memikirkan aku saat ini. Aku akan hapus kesedihan itu dari wajah kalian. Aku janji...

Akhir kata, aku minta maaf pada kalian kedua orang tuaku tercinta untuk semua ketidakbahagiaan kalian yang aku sebabkan. Semoga Allah SWT memaafkan dosa besarku ini.. 

Wassalam


Arie anakmu


berpartisipasi dalam B Blog

03 February 2014

Bintaro Jaya Xchange Mall , Pusat Lifestyle Dan Belanja Terbaru Di Selatan Jakarta

Beberapa waktu yang lalu, saya dan teman-teman blogger melakukan kopi darat ( kopdar ) disebuah mall di Jakarta yang bernama Bintaro Jaya Xchange atau yang biasa disingkat BXc Mall. BXc Mall ini belum lama beroperasi, karena itu pasti seru sekali kopdar ditempat yang belum lama buka. hitung-hitung cari suasana baru lah...


Kami tiba di Bintaro Xchange Mall sekitar pk.11.00 dan mall nya membuat kami terkagum-kagum karena besar dan megah sekali. Padahal saat kami berkunjung kesana, masih ada beberapa bagian mall yang masih dalam proses finishing. Tapi hal itu tidak mengurangi kemegahan mall yang dikembangkan oleh PT. Jaya Real Property, Tbk dan berdiri sebagai bagian dari kawasan superblock seluas 25 hektar. Yang membuat saya kagum adalah sepanjang tembok mall yang ditanami dengan pohon hidup atau kita bisa menyebutnya green wall. Kabarnya green wall yang terdapat di Bintaro Xchange Mall ini merupakan yang terpanjang di Indonesia loh.. Tidak heran juga sih, karena pengembangan kawasan Bintaro Jaya Xchange ini mengacu pada konep Ecomunity ( Ecology Community ) yang mengedepankan dan mendorong gaya gaya hidup peduli dan ramah lingkungan baik pengembangan lingkungan fisik maupun sosial melalui kegiatan komunitas Bintaro Jaya. Kereen...

Begitu masuk kedalam Bintaro Xchange Mall , saya langsung jeprat-jepret kamera untuk mengambil sisi-sisi terbaik dari interior mall ini. BXc Mall sendiri terdiri dari 4 lantai dan 2 lantai parkir basement yang dapat menampung  parkir 1.372 mobil dan 1.110 motor. Beberapa anchor tenant yang sudah hadir maupun yang akan segera hadir disini antara lain adalah Centro by Parkson Departemen Store, Farmer's Market, Fun World, Gold Gym, Rockstar Gym, Best Denki Electronic Store, Cinema XXI, Food Xchange, dll. Hadirnya tenant-tenant berkelas ini menjadikan Bintaro Jaya Xchange Mall sebagai pusat lifestyle dan belanja baru di selatan Jakarta.

Tujuan pertama kopdar blogger kami hari itu adalah ngemil di Mokka Coffee Cabana. Tempatnya cozy sekali dengan beraneka pilihan makanan, minuman dan cemilan disana. Disini kami ngemil nachos, sandwich dan singkong goreng sambil foto-foto dan juga ngobrol-ngobrol seru pastinya. Tidak lama nongkrong disini, kami menuju tempat yang menyenangkan dan wajib dicoba kalau ke Bintaro Xchange Mall.

Nah ini dia yang tidak boleh kelewatan kalo sedang berkunjung ke Bintaro Xchange Mall. Apalagi kalau bukan main ice skating. Karena salah satu fasilitas yang ada di Bintaro Xchange Mall ini adalah arena BX Rink yang merupakan arena ice skating terbesar di Indonesia. Nah mumpung saya dan teman-teman blogger sudah datang buat kopdar disini, main ice skating rame-rame sudah pasti harus dilakukan dong yaaah...BX Rink sendiri berlokasi di upper ground Bintaro Jaya Xchange Mall dengan luas arena mencapai 1.320 m2, ditambah sekitar 1.000 m2 untuk fasilitas pendukungnya.  Menariknya, lokasi BX Rink ini dikelilingi oleh Food Xchange, yang akan memanjakan  pengunjung untuk menikmati makan siang atau makan malam dengan view yang menghadap langsung ke arena ice skating. Para orang tua juga tidak perlu khawatir, karena anak-anak yang bermain di arena ice skating akan tetap terpantau sembari menyantap makanan. BX Rink juga mempunyai ice skating academy untuk berbagai tingkatan umur dan kemahiran. Sebanyak 20 pelatih berpengalaman yang mengantungi sertifikat ISI Asia siap memberi pelajaran teknik bermain ice skating secara tepat dan benar. Jadi kalau mau serius latihan ice skating disini pastinya sudah berada ditangan orang-orang yang tepat dong yaah..

Setelah membeli tiket masuk, kita tinggal meminjam sepatu khusus untuk bisa meluncur di arena ice skating. Semua nomor sepatu saya pikir tersedia disini, jadi tidak usah kuatir yang mungkin merasa punya ukuran sepatu besar maupun kecil. Stok sepatu yang tersedia di BX Rink ini juga banyak sekali, jadi tidak perlu takut kehabisan atau tidak mendapat sepatu untuk skating loh. Sesudah berganti sepatu, sebaiknya barang-barang bawaan kita bisa dimasukkan kedalam loker yang tersedia. Supaya saat ber-skating kita tidak terbebani dengan barang-barang bawaan kita. Nah kalau semua barang sudah disimpan, itu berarti waktunya untuk foto-foto narsis dulu. Hahahahaha.. Namanya juga blogger yaah.. Seru banget deh pokoknya...

Puas main ice skatting, perut kami sudah keroncongan nampaknya. Maka tujuan selanjutnya adalah makan siang dong yah. Dalam perjalanan dari BX Rink ke lokasi tempat makan siang, kami melewati hamparan taman hijau yang luas. Taman ini diberi nama BXc Park, dimana berbagai macam kegiatan bisa dilakukan disini sepertinya. Fasilitas yang terdapat di BXc Park sendiri antara lain adalah water feature, panggung, seating area, pedestrian walk untuk pejalan kaki dan pesepeda, serta area jogging. Multi fungsi banget kan teman-teman. Apalagi semua tenant Food & Beverages ( F&B ) yang berada di Bintaro Xchange Mall ini juga menghadap BXc Park ini. Dan beberapa tenant F&B yang sudah maupun yang akan beroperasi disini antara lain adalah : Starbucks, Pizza Hut, Marugame Udon, Tamani Cafe, Bakmi GM, Sate Khas Senayan, Kenny Rogers Roasters, Pepper Lunch, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Dan rombongan blogger pun tiba di resto Sate Khas Senayan untuk makan siang bersama. Saking laparnya, saya menghabiskan banyak makanan disana. Mulai dari sop buntut, ayam kremes dan minumnya es merah delima. Rasa makanannya memang enak banget dan minumannya juga segar bangeeet.. Sepertinya bukan cuma saya seorang yang menikmati aneka menu makanan disini, teman-teman blogger lainnya juga sangat menikmati makan siang bersama disini.


Di restoran ini juga diadakan berbagai macam perlombaan seru dengan hadiah yang juga seru banget. Dan syukurlah saya juga beruntung memenangkan salah satu hadiahnya. Voucher F&B senilai Rp.500.000 berhasil saya bawa pulang. Lumayan bisa makan gratis disalah satu tenant yang ada di Bintaro Xchange Mall kalau saya berkunjung kesini lagi. Ahhh senang sekali bisa kopdar bareng teman-teman blogger di Bintaro Xchange Mall. Sudah bisa seru-seruan bareng, bisa menangin hadiah lagi. Kapan-kapan kita bikin kopdar di Bintaro Xchange Mall lagi yooook...