18 February 2014

Menginap di Zenith Hotel Kendari

Ketika berangkat menuju Kendari, salah satu hal yang wajib untuk dipikirkan adalah penginapan. Dan karena saya sedang dalam kondisi menganggur, tentulah saya memilih penginapan yang murah tapi asyik juga untuk saya tulis reviewnya di blog ini. Satu hal yang membuat saya cukup kaget adalah mengetahui bahwa Kendari memiliki banyak sekali hotel. Kita bisa memilih hotel dengan berbagai level harga sesuai budget. Saya sendiri memilih menginap di Zenith Hotel, sebuah hotel yang belum terlalu lama beroperasi di Kendari. Saya tidak tahu hotel termasuk kategori hotel bintang berapa karena saya tidak sempat bertanya. Tapi menurut perkiraan saya hotel ini mungkin berada di kategori bintang 2. Lokasinya dekat dengan icon kota Kendari yaitu Menara Persatuan.Alasan saya memilih hotel ini adalah karena bernuansa warna biru, dan saya selalu lemah dengan warna biru. Hahahahaha...

Sebagai hotel yang belum lama beroperasi, Zenith Hotel Kendari cukup maksimal mempromosikan keberadaan hotel mereka. Saya melihat adanya pembagian brosur hotel begitu keluar dari terminal kedatangan Haluoleo Airport Kendari. Saya sempat melihat harga promo yang berada didalam brosur adalah mulai dari 255 ribu ++ . Setelah ditambah pajak dan biaya service, maka harga nett menginap disini adalah sebesar Rp.305.000,- . Tidak terlalu mahal bukan ? Lobby hotelnya cukup besar dan diisi dengan beberapa sofa berwarna abu-abu. Petugas resepsionis juga sangat cekatan melayani tamu hotel yang akan check in, check out maupun sekedar bertanya seputar kendaraan umum. Saya bahkan pernah ditawari petugas hotel untuk mengantarkan saya ke Menara Persatuan karena kebetulan dia sudah selesai bertugas dan akan pulang. Ramah sekali bukan ?

Koridor menuju kamar dilapisi karpet berwarna biru gelap. Ditempat yang mendapat pencahayaan baik, warna karpet ini sebenarnya menarik, tapi saat malam atau ditempat yang pencahayaannya kurang baik, warna karpet ini jadi terkesan suram kalau menurut saya.

Kamarnya berukuran sedang, dalam arti kata tidak terlalu besar tapi tidak sempit juga. Cukuplah untuk saya yang menginap seorang diri disini. Sayangnya saya mendapat bagian kamar yang tidak memiliki jendela. Mau menukar kamar kok yah ada perasaan sungkan. Lagipula belum tentu juga kamar dengan jendela tersedia kalau saya minta ditukar. Yah sudahlah, saya terima saja kamar tanpa jendela ini. Lain kali kalau menginap disini lagi mungkin saya harus pesan sebelumnya ingin kamar yang ada jendelanya supaya bisa disiapkan. Tempat tidurnya empuk, AC nya dingin, ada LCD TV dengan penerimaan channel TV yang sangat baik, di meja kerja disediakan 2 botol air mineral tanpa pemanas air dan fasilitas kopi atau teh. 

Di dalam kamar tersedia beberapa gantungan baju yang cukup berguna dalam perjalanan saya kali ini karena membawa beberapa pakaian formal. Safety deposit box juga tersedia, hanya saja tidak dalam kondisi aktif ketika saya akan mencobanya. Karena kebetulan kali ini tidak membutuhkannya, maka saya rasa tidak perlu menelpon resepsionis untuk meminta ganti atau memperbaikinya. Telpon juga tersedia didalam kamar dan berbeda dengan pengalaman menginap di hotel sebelumnya, kali ini saya justru sangat sering menelpon resepsionis untuk bertanya banyak hal. Mulai dari bertanya rute kendaraan umum, nomor telpon travel untuk memesan tiket, atau arah jalan menuju beberapa tempat yang ingin saya tuju. Fasilitas lain yang tersedia didalam kamar adalah sendal hotel dan wifi. Untuk wifi nya juga berfungsi sangat baik sekali, karena setiap lantai memiliki jaringan tersendiri. 

Kamar mandinya menurut saya cukup lega. Dua buah handuk tebal tersedia di dalam kamar mandi. Fasilitas air panas juga berfungsi dengan baik. Sayang toiletries nya minimalis. Tapi untungnya saya selalu membawa toiletries sendiri bila bepergian, sehingga bila hotel tempat saya menginap tidak menyediakan toiletries yang lengkap, saya tinggal memakai toiletries saya sendiri. 

Sarapan pagi mengambil tempat di restoran yang berada satu lantai dengan resepsionis dan lobby. Restorannya tidak terlalu besar, tapi saya suka penataannya yang rapi. Pilihan makanan yang disajikan saat sarapan tidak terlalu banyak, tapi jauh lebih baik karena masih bisa memilih. Tidak tersedia egg station saat sarapan, tapi kita bisa memilih mau sarapan nasi dengan pilihan lauk pauk, bubur ayam atau roti. Pilihan minuman pun juga tersedia, mulai dari orange jus, teh atau kopi. 

Jadi bila teman-teman pembaca blog ini ada rencana mengunjungi Kendari dalam waktu dekat dan sedang bingung memilih penginapan, mudah-mudahan tulisan saya ini bisa menjadi masukan yang berguna untuk teman-teman. Silahkan datang atau hubungi :

Jl. Malik Raya No. 20 Kendari, Sulawesi Tenggara
T : +62-401-3121 888  
F: +62-401-3126 999
E: sales@zenith-hotels.com