24 February 2014

Peran Blogger Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba


Kalau bicara mengenai penyalahgunaan narkoba, pasti banyak sekali hal yang terlintas dalam benak kita. Entah itu pengalaman pribadi, pengalaman saudara, tetangga ataupun teman-teman kita. Narkoba seolah sudah menjadi musuh bersama yang siap mengintai siapapun di sekitar kita termasuk diri kita sendiri. Di era informasi dan teknologi seperti sekarang ini, informasi mengenai narkoba bisa kita dapatkan dengan mudah di internet. Kita bisa mengetahui jenis-jenis narkoba, dampak yang ditimbulkan ketika mengkonsumsinya, termasuk gejala-gejala orang yang mulai ketergantungan terhadap jenis narkoba tertentu. Sayangnya walaupun informasi mengenai dampak penayalahgunaan narkoba bisa kita akses dengan mudah, tapi tidak serta merta membuat orang-orang takut dan jera. Buktinya angka prevelansi penyalahgunaan narkoba di dunia sudah mencapai 210 juta orang dan 200 ribu orang diantaranya meninggal dunia setiap tahunnya karena narkoba termasuk dampak turunan dari narkoba itu sendiri ( data UNODC 2012 ).

Di Indonesia sendiri angka pravelensi penyalahgunaan narkoba sampai tahun 2011 adalah sebanyak 4 juta orang pengguna dan angka itu di prediksi akan bertambah setiap tahunnya. Prediksi angka pengguna narkoba di Indonesia hingga tahun 2015 diperkirakan mencapai 5,1 juta pengguna dan salah satunya bisa jadi diri kita sendiri, orang tua, anak, saudara, tetangga atau orang-orang terdekat kita. Karena narkoba tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Dari data pengguna narkoba di Indonesia, semua jenis pekerjaan rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Demikian pula dari segi umur, meskipun pengguna narkoba terbanyak berada di kategori usia lebih dari 30 tahun, akan tetapi nyaris semua tingkatan usia sudah sudah didapati pengguna narkoba. Fakta ini tentu saja sangat meresahkan. Padahal kita bisa membantu kinerja pemerintah dalam hal ini Badan Narkotika Nasional atau disingkat BNN untuk menyebarkan informasi mengenai narkoba dan bahayanya di lingkungan sekitar kita.

Misalkan saja seorang blogger. Kita bisa membantu kinerja BNN dengan menuliskan dan memberikan informasi secara detail dengan bahasa dan style masing-masing yang mungkin sudah dimengerti dan dipahami oleh para pembaca blog nya. Dengan menuliskan banyak informasi mengenai narkoba, termasuk didalamnya undang-undang tentang narkoba dan kebijakan-kebijakan apa saja yang selama ini jarang diketahui oleh masyarakat awam, kita sedikit banyak bisa menghimbau dan memberi pengetahuan kepada orang lain melalui tulisan-tulisan di blog.


Karena itulah pada hari Minggu tanggal 22 Februari 2014 bertempat di Restoran Mie Ceker Bandung di seputar Pondok Gede, Badan Narkotika Nasional ( BNN ) mengundang para blogger yang tergabung dalam Blogger Reporter Indonesia untuk duduk bersama dalam sebuah Focus Discussion Group ( FGD ). Hadir dalam kesempatan tersebut bapak Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si selalu Direktur Diseminasi Informasi Badan Narkotika Nasional dan juga bapak Thamrin Dahlan seorang blogger senior. Acara hari itu selain merupakan ajang kopdar para blogger khususnya dari Blogger Reporter Indonesia, juga memberikan para blogger sebuah pencerahan akan bahaya narkoba bagi umat manusia, tidak hanya untuk bangsa Indonesia saja melainkan seluruh umat manusia di muka bumi ini.

 Pak Gun Gun menjelaskan kepada para blogger bahwa kejahatan narkoba ini bersifat lintas Negara yang terorganisir dan masuk kategori kejahatan serius yang menimpa segenap lapisan masyarakat dan dapat menimbulkan kerugian besar yaitu hilangnya suatu generasi bangsa di masa yang akan datang. Bayangkan, suatu generasi bisa musnah karena narkoba. Betapa seriusnya dampak yang diakibatkan oleh narkoba ini bukan ? Fakta berbicara, tidak ada satupun propinsi di Indonesia yang bebas dari narkoba. DKI Jakarta sebagai ibu kota Negara sendiri menempati urutan teratas pengguna narkoba di Indonesia yakni sebesar 7% atau sekitar 500 ribu orang pengguna. Dan yang jelas angka ini akan terus bertambah besar pastinya bila kita semua tidak melakukan sebuah tindakan yang serius.

Karena itulah para blogger yang tergabung dalam Blogger Reporter Indonesia dan hadir dalam Focus Discussion Group hari Minggu yang lalu menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam program Indonesia Bergegas yang dicanangkan oleh Badan Narkotika Nasional. Program ini berencana untuk membuat 10.000 halaman artikel mengenai narkoba yang nantinya akan di sebar tidak hanya di blog para blogger saja, melainkan juga akan dimuat diberbagai media-media lainnya. Harapannya tentu saja agar semakin banyak orang yang membaca artikel tentang bahaya narkoba bagi umat manusia.

Foto : Hazmi Srondol
Tidak hanya sekedar menulis, para blogger juga di harapkan bisa berbagi dalam tulisan mereka akan bahaya narkoba, entah itu pengalaman pribadi, pengalaman orang-orang terdekat, pengalaman yang menginspirasi dan mengajak orang lain untuk mengucapkan say no to drugs. Dengan demikian blogger juga mempunyai kontribusi nyata untuk memberikan pencerahan kepada orang banyak mengenai bahaya narkoba dan membantu tugas pemerintah dalam hal ini Badan Narkotika Nasional untuk mencapai target Indonesia Bebas Narkoba 2015.