23 May 2015

[Review Hotel] Menginap Seru di Hotel Alila Jakarta

Daerah Pecenongan merupakan wilayah yang cukup strategis karena banyak tempat wisata kuliner dan dekat dengan banyak tempat bersejarah di Jakarta seperti Monas, Museum Nasional, Istana Negara, Museum Textil dan juga kawasan Kota Tua. Selain itu, Hotel Alila Jakarta juga hanya berjarak sekitar 4 km dari kawasan bisnis Sudirman - Thamrin. Tidak heran kalau Hotel Alila menjadi pilihan banyak orang untuk menginap karena letak strategisnya tersebut. Dan untuk menuntaskan rasa penasaran dengan hotel yang satu ini, maka beberapa waktu yang lalu saya memutuskan untuk menginap di hotel berbintang 4 yang berdiri sejak bulan Mei tahun 2001 yang lalu. Yuk kita lihat fasilitas apa saja yang berada di Hotel Alila Jakarta ini.


Begitu menginjakkan kaki di lobby, kita akan melihat sebuah ruangan yang luas dan memanjang dengan dihiasi lantai granit berwarna gelap, juga interior yang menawan mulai dari hiasan hingga lukisan-lukisan. Meskipun sudah hadir sejak tahun 2001, tapi saya tetap melihat sebuah hotel dengan nuansa kekikinian loh. Meja resepsionis berada di sudut kiri ruangan dengan petugas yang selalu siap untuk melayani keperluan para tamu hotel. Lalu ada pula lobby lounge yang cukup luas dengan ceiling tinggi. Di sini kita bisa duduk santai sambil membaca koran atau memesan minuman.

Di samping lounge terdapat sebuah taman yang bernama Zen Garden dengan pohon-pohon Kamboja dan bebatuan abu-abu. Zen Garden ini berada di tengah-tengah antara lobby lounge dan juga restaurant. Sangat menyenangkan sekali duduk berlama-lama di lobby lounge atau saat sarapan di restaurant sambil melihat taman ini.

Oh ya, di Alila Hotel Jakarta ini tedapat 257 kamar dan suite dengan berbagai tipe. Mulai dari Deluxe Room, Executive Room, Executive Premier Room, Executive Suite Room, Executive Club Suite Room, dan All Suite Room. Kalau kalian menginap di tipe kamar Executive ke atas, maka kita bisa check in di Executive Lounge yang berada di lantai 6. Dan karena saya menginap di tipe kamar Executive Room, maka sayapun diperkenankan check in di sini. Sesekali lah yah merasakan pelayanan premium. Hahahaha.. Selain sebagai tempat check in bagi tamu kamar tipe Executive, lounge ini juga berfungsi sebagai tempat bersantai dan juga tempat sarapan pagi bagi tamu hotel yang diperbolehkan check in di sini seperti saya. 


Koridor menuju kamar dilapisi karpet tebal dengan pencahayaan yang baik. Beberapa dinding koridor dihiasi dengan lukisan. Tidak perlu kuatir wara wiri di koridor meskipun malam hari sekalipun. Kunci kamar berbentuk kartu yang warnanya adalah warna favorit saya. Tahu saja deh saya penyuka warna biru. Saya mendapat kamar bernomor 905 yang berarti saya berada di lantai 9. 

Inilah kamar Executive Premier Room yang saya tempati di lantai 9. Kamarnya cukup luas. Ada 4 bantal besar dan 2 bantal kecil di atas tempat tidur. Kasurnya empuk sekali. Bayangkan betapa pulasnya tidur saya di malam hari. Sayang masih sendirian... Hahahahaha. Lantai kamar terbuat kayu atau parquet yang membuat saya tidak perlu memakai alas kaki karena dingin selama berada di dalam kamar. Karena sandal hotelnya tidak dipakai, maka langsung masukkan saja ke dalam tas untuk dibawa pulang. Kebiasaan...

Beberapa fasilitas lain yang bisa kita temukan di dalam kamar Hotel Alila Jakarta adalah TV LCD dengan channel-channel yang cukup lengkap dengan gambar yang bersih. Kalau layar TV nya gedean dikit pasti lebih oke. Hehehehe... Pemanas air lengkap dengan kopi, teh, dan krimer tersedia di atas meja dalam jumlah yang cukup. Tinggal pilih saja mau bikin minuman panas apa saja yang asyik untuk menemani bekerja. Iya kerja.. Saya masih kerja kok di dalam kamar meskipun akhir pekan. Maklum pekerja social media. Hahahaha.. Kalau mau minuman dingin tinggal buka minibar di dalam lemari meja kerja. Kulkasnya penuh dengan minuman dan coklat. Woow. Di sebelahnya ada cemilan dan gelas yang bisa digunakan untuk minum. Oh ya, kalau mau menikmati cemilan dan minuman dingin di dalam minibar harus merogoh kocek tambahan yah.

Di dalam lemari terdapat beberapa hanger untuk menggantung pakaian, lalu ada jubah mandi, sandal, safe deposit box dan tersedia pula senter. Kalau mau menginap lama di sini, lemari ini lebih dari cukup untuk menyimpan dengan rapi semua pakaian. Berhubung saya hanya menginap satu malam, maka pakaian tetap saya biarkan dalam ransel. Lemari hanya saya gunakan untuk menyimpan ransel. 

Posisi kamar mandi berada di samping tempat tidur. Kalau hotel-hotel terbaru memisahkan ruangan kamar tidur dengan kamar mandi dan menggunakan kaca transparan. Sekat antar ruangan kamar di Hotel Alila Jakarta ini dipisahkan dengan pintu geser dengan warna yang senada seperti lemari, Jadi bila pintu ditutup, maka kita seperti melihat satu deret lemari panjang.

Kamar mandi hotel berukuran cukup luas dengan shower di dalamnya. Fasilitas air panas sudah jelas ada lah yah. Kalo ngga ada saya bakal protes dan minta pindah kamar. Hahahaha.. Toiletries juga cukup lengkap. Suka banget wangi sabun dan shampoo nya. Kebetulan menginap kali ini lupa bawa toiletries sendiri, jadi saya memakai semua toiletries hotel. Dan ternyata tidak mengecewakan. Dua buah handuk tebal untuk mandi tersedia dan dua buah handuk kecil juga disediakan di dalam kamar mandi. 

Setelah bersantai sejenak di dalam kamar, sorenya saya diundang turun ke Buzz Restaurant untuk melihat aksi Chef Alex Ensor memasak menu andalan Hotel Alila Jakarta. Saya merasa beruntung karena bisa melihat dari dekat aksi Chef Alex Ensor dari dekat. Menu yang dimasak sore itu bernama Fresh Squid Inq Pasta. Ini adalah menu pasta yang terbuat tinta cumi-cumi dan disajikan dengan saus beserta udang dan scallops. Saus pasta yang terbuat dari saus tomat, sambal terasi dan tomat kering terasa segar sekali di mulut. Yang jelas rasa sambal terasinya membuat lidah Indonesia saya terpuaskan. Yummy...

Selesai sesi masak dan mencicipi hidangan special, saya dan teman-teman melanjutkan obrolan di Buzz Restaurant. Cukup lama kami mengobrol dan tidak terasa waktu makan malam tiba. Ya sudahlah, sekalian pesan menu makan malam sajalah. Dan sayapun memesan menu Pan-fried Red Snapper Fillet. Ini adalah fillet ikan kakap merah yang dimasak diatas wajan dengan sedikit bumbu, kemudian dihidangkan dengan tumis sayuran dan saus. Rasanya lezat dan mengenyangkan. Tidak butuh waktu lama untuk memindahkan makanan lezat ini masuk ke dalam perut.

Malamnya saya menuju Alila Spa yang berada di lantai 6 untuk menikmati massage selama 1 jam. Treatment yang tersedia di Alila Spa ini bermacam-macam loh. Ada massage seperti yang saya coba, lalu ada reflexology, facial masks, body treatments, scrub and wraps dan bisa hair treatment juga loh. Sebelum memulai massage, therapist menawarkan saya minuman hangat dan sayapun memilih wedang jahe. Lalu saya juga diminta memilih minyak yang akan digunakan untuk massage. Ada 3 pilihan oil yang ditawakan dan saya memilih salah satunya yang paling sesuai dengan selera. Pijatan therapist Alila Spa ini benar-benar enak, saya sampai tertidur pulas selama proses massage dan dibangunkan untuk membalik badan. Selesai massage saya kembali ditawarkan minuman hangat. Nikmat sekali...

Saya terbangun pagi-pagi sekali karena kelaparan. Baiklah mari turun untuk sarapan pagi. Seperti yang saya bilang sebelumnya, bagi saya menginap di kamar tipe Executive seharusnya bisa sarapan pagi di Executive Lounge yang berada di lantai 6. Tapi melihat kenyataan kalau sepertinya sarapan di Buzz Restaurant yang lebih luas itu tampaknya lebih banyak menyajikan pilihan makanan, sayapun memutuskan sarapan pagi di Buzz Restaurant saja. Begitu banyak pilihan makanan mulai dari western food hingga menu Indonesia yang terhidang secara prasmanan. Tinggal pandai-pandai saja mengatur posisi lambung supaya bisa makan banyak. Hahahaha..

Baiklah saya tidak akan berbohong, saya makan cukup banyak pagi itu karena lapar. Dan perut saya terpuaskan dengan hidangan yang tersaji di Buzz Restaurant ini. Makanannya enak-enak loh. Saking laparnya, saya lupa foto-foto makanan apa saja masuk ke dalam perut loh. Hanya dua makanan ini yang sempat saya foto. Maafkan saya yah :))

Selesai sarapan saya gunakan untuk bersantai sejenak di kolam renang Alila Hotel yang berada di lantai 6. Saya duduk-duduk sebentar lalu tidak lama kemudian mulai foto-foto iseng. Yah hitung-hitung sambil nurunin makanan yang baru saya santap. 

Nah ini dia tujuan sebenarnya saya tadi bersantai sejenak di pinggir kolam renang. Setelah cukup waktu untuk menurunkan makanan yang baru disantap, saya memutuskan untuk nge-gym. Walaupun sedang bersantai, olahraga tetap ngga boleh dilupakan loh. Gym Alila sendiri tempatnya cukup luas dan banyak pilihan alat yang bisa digunakan. Selain itu Gym Alila juga memiliki beberapa kelas di hari dan jam tertentu yang bisa diikuti. Setelah cukup berolah tubuh, saya langsung kembali ke kemar untuk mandi.

Sebelum check out, saya memilih untuk bersantap siang di Shanghai Storm yang berada satu lantai di bawah lobby Hotel Alila Jakarta. Kebetulan banget nih, setiap hari Minggu ada promo Dimsum All You Can Eat yang bisa disantap dengan merogoh kocek sebesar Rp.125.000,-/nett . Ada 20 jenis menu dimsum, bubur dan mie yang bisa kita makan sampai kenyang banget tanpa tambahan biaya. Apalagi harga tersebut sudah termasuk pilihan minuman ice tea dan orange juice free flow loh. Asyik banget kan ? 

Gimana ?? Gimana ?? Seru banget yah pengalaman menginap saya kali ini di Hotel Alila Jakarta. Buat yang mau menginap di Hotel Alila Jakarta saya kasih tau bocoran published rate mereka :

Deluxe Room : Rp.1.600.000,-
Executive Room : Rp.1.800.000,-
Executive Premier Room : Rp.2.000.000,-
Executive Suite Room : Rp.2.500.000,-
Executive Club Suite Room : Rp.3.000.000,-
Alila Suite Room : Rp.3.800.000,-

Dan tentu saja banyak promo menarik yang bisa kamu dapatkan sehingga akan mendapat harga yang lebih murah daripada published rate mereka. Kalau tertarik menginap di Alila Hotel Jakarta, langsung datang atau reservasi ke :

Jalan Pecenongan Kav 7-17 Jakarta 10120
Phone : +6221 2316008
Fax : +6221 2316007
Email : jakarta@alilahotels.com

16 May 2015

Ayo Sehat Indonesiaku


Yoga berasal dari berasal bahasa Sansekerta yang berarti penyatuan. Menyatu di sini bisa berarti menyatu dengan alam.


Salah satu aktivitas di gym yang cukup sering saya ikuti adalah kelas yoga. Walaupun memang lebih banyak di dominasi kaum wanita yang mengikuti, sebenarnya yoga sendiri bisa diikuti oleh siapapun baik wanita maupun pria. Kaum pria mungkin malas mengikuti yoga karena merasa badan kita yang kurang fleksibel untuk gerakan-gerakan yoga yang cukup jelimet. Saya sendiri awalnya ragu-ragu ikutan mengingat badan saya yang super kaku untuk gerakan-gerakan yoga. Tapi instruktur meyakinkan saya bahwa perlahan fleksibilitas tubuh akan terbentuk bila rutin mengikuti yoga. Ditambah kenyataan bahwa yoga juga mengatur pernafasan dan bagus untuk penderita asma, maka saya bulatkan tekad untuk rutin mengikuti yoga.


Karena tubuh saya yang super kaku, saya baru mencoba level yoga basic untuk melatih kelenturan tubuh terlebih dahulu. Yang bikin saya senang, gerakan-gerakan yoga bisa saya latih di rumah maupun di kantor saat sedang mumet dengan pekerjaan. Saya juga bisa mendapat lebih banyak referensi gerakan-gerakan yoga dengan membuka youtube. Beberapa gerakan sederhana dalam yoga antara lain :

  1. Downward Facing Dog


Biasa disebut Down Dog. Ini adalah pose untuk meregangkan otot hamstring dan memanjangkannya. Saat ini kaki saya sih masih belum bisa menapak saat melakukan gerakan yang satu ini. Tapi kata istruktur saya jangan dipaksa karena bisa menyebabkan salah urat. Perlahan saja, nanti lama-lama juga lentur dengan sendirinya. Telapak kaki yang semakin banyak menapak juga merupakan indikasi kalau otot hamstring sudah tidak kaku lagi.

  1. Tree Pose


Tree pose ini bisa jadi adalah gerakan yoga yang cukup banyak dilakukan oleh para pemula. Gerakan yoga yang satu ini bertujuan peregangan pinggul, paha bagian dalam, memperkuat kaki dan juga tulang belakang. Untuk meletakkan sebelah kaki yang ditekuk juga bisa disesuaikan kemampuan. Bila masih baru, kita bisa meletakkan di mata kaki, dan bila semakin mahir maka letakkan di paha

  1. Child Pose

Child pose adalah gerakan untuk diam sejenak dan mengambil nafas. Kapapun saat kita latihan yoga dan tubuh merasa letih dan kehabisan nafas, child pose adalah pilihan gerakan yang harus dilakukan. Manfaat dari gerakan ini sendiri adalah untuk menenangkan pikiran, meringankan stress, dan dapat membantu untuk stretching.

Dan tentunya masih banyak gerakan-gerakan yoga lainnya yang bisa kita pelajari. Beberapa manfaat yang saya rasakan sendiri dengan rutin mengikuti yoga antara lain adalah badan yang menjadi lebih lentur dan fleksibel, lalu memperbaiki postur tubuh kita, melancarkan peredaran darah, menurunkan berat badan, serta membuat jiwa menjadi tenang dan bahagia.   Banyak banget kan manfaat yoga.


Oh ya, buat teman-teman yang berdomisili di Jakarta, Jogja dan Bali bakal ada kegiatan Yoga serentak di yang bertajuk Ayo Sehat Indonesiaku. Acara ini diselenggarakan oleh AXA yang terus berkomitmen untuk mengedukasikan gaya hidup sehat kepada masyarakat. Acara yoga serentak ini juga akan memecahkan rekor MURI untuk kegiatan yoga yang pernah diadakan tahun 2013 lalu. Kalau teman-teman ingin tahu seperti apa event Ayo Sehat Indonesiaku ini, jangan lupa catat tanggal dan tempatnya yah :

Jakarta, 17 Mei 2015 berlokasi di Monas pk.07.00-11.00
Jogja, 17 Mei 2015 berlokasi di Lapangan Candi Prambanan pk.07.00-11.00
Bali, 17 Mei 2015 berlokasi di Nirwana Bali Golf pk.07.00-11.00

Nah, kalau mau lihat gimana serunya. Coba deh lihat videonya :


Atau kalau memang tidak bisa hadir ke acaranya, teman-teman juga bisa kok ngeliat acaranya streaming dari channel youtube. Cukup pastiin aja kalau koneksi kalian bisa browsing & buffering ke youtube channelnya disini ya. Klik  bit.ly/axastrm


Oke deh, sampai bertemu di lokasi event Ayo Sehat Indonesiaku yah! #IngatSehat