30 November 2015

Meraih Karir Dunia Perbankan Bersama BCA Careerland

Siapa sih yang tidak punya mimpi bekerja di dunia perbankan ? Saya sendiripun waktu kecil punya mimpi tersebut  walaupun selalu kandas dalam proses interview. Kurangnya pengetahuan saya akan dunia perbankan bisa jadi salah satu penyebab kandasnya saya dalam meraih impian tersebut. Tapi harap maklum juga sih, waktu awal-awal lulus kuliah dulu kan era digital belum secanggih sekarang. Kalau saya mau tahu seluk beluk dunia perbankan, tentulah saya harus membaca buku. Kalau sekarang cukup datang ke event kita bisa tahu banyak seluk beluk dunia perbankan. Iya event. Penasaran kan ? Yuk simak ulasan saya di Catatan Si Goiq kali ini.

Hari Sabtu tanggal 21 November 2015 yang lalu, saya menyempatkan diri untuk datang ke The Hall Senayan City untuk menghadiri acara BCA Career Land. Kegiatan ini di adakan oleh Divisi Pembelajaran dan Pengembangan  yang melibatkan semua divisi maupun unit-unit kerja yang ada di BCA. Salah satu yang ikut serta adalah BCA Group. Acara dikemas sangat menarik dan informatif sehingga kita bisa mengenal dunia perbankan khususnya BCA mulai dari keseharian mereka hingga anak perusahaan BCA.

BCA Career Land ini membagi area explorasi menjadi 7 pulau. Masing-masing pulau menampilkan presentasi yang menarik dengan warna-warna cerah sehingga membuat pengunjung tertarik untuk mengeksplorasi satu demi satu pulau yang ada. Kita bisa melihat bagaimana kegiatan harian karyawan BCA dalam pulau Life At BCA, lalu mendapatkan informasi lebih detail mengenai proses di balik layar BCA dalam Individual Banking Land, jadi tahu bagaimana BCA mengelola kebutuhan kredit dalam Corporate Banking Land, mendapat gambaran apa saja inovasi-inovasi yang dilakukan oleh BCA dalam Regional & Branch Banking Land. Kita juga bisa mendapatkan gambaran mengenai proses kreatif yang dilakukan oleh BCA sehingga dapat menghasilkan produk dana dan jasa dalam Retail & Commercial Banking Land,menampilkan gambaran operasional dan teknologi informasi BCA dalam  Operation & IT Land, dan kita juga bisa mengetahui jaringan BCA dalam Group BCA Land.

Tidak hanya itu, dalam acara BCA Career Land juga dihadirkan para pembicara profesional untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam membangun karir. Jadinya teman-teman yang hadir juga bisa memperikarakan masa depan yang akan dibangun kelak. Hanya itu ? Jangan sedih.. Ada juga Career Lounge yang nyaman banget dimana kalian bisa berkonsultasi dengan praktisi Human Resource BCA untuk membahas bidang pekerjaan berdasarkan passion yang kalian miliki lho. Jadi kalian bisa curhat tentang masa depan dengan menyesuaikan pada minat dan skill yang kalian punya saat ini. Serta skill mana yang harus di upgrade untuk bisa mengicar karir di posisi tertentu. Asyik banget kan  ? 

Oh ya, di BCA Career Land yang berlangsung di The Hall Senayan City juga menyediakan layanan My BCA untuk membuat rekeningTahapan Xpresi loh. Karena kartu Tahapan Xpresi saya yang lama hilang dan sempat diganti dengan kartu baru yang tidak ada fotonya, maka saya langsung memutuskan untuk mengganti lagi kartu Tahapan Xpresi saya dengan yang baru yang ada fotonya. Hanya dalam waktu singkat, jadilah kartu baru Tahapan Xpresi saya. Keren banget memang layanan BCA ini.  Seru banget kan acara dan fasilitas yang disediakan BCA dalam BCA Career Land ini. Nantikan BCA Career Land berikutnya yah. Dan untuk info lebih lanjut mengenai lowongan karir di BCA, pantengin terus karir.bca.co.id yah.

21 November 2015

Review Film The Hunger Games : Mockingjay Part 2

Kalau ditanya film apa yang yang paling ingin saya tonton di tahun 2015 ini, maka sudah jelas jawaban saya akan mantap menjawab Hunger Games : Mockingjay Part 2. Film yang diangkat dari trilogi novel sukses karya Suzanne Collins yang mana saya sudah khatam membaca ketiga bukunya setelah film pertamanya rilis. Sempat kesal banget waktu tahun lalu saya tahu kalau bagian film Mockingjay ini dibuat menjadi 2 bagian. Tapi mengingat buku ketiga ini memang bagian klimaks dari rangkaian perjalanan Katniss Everdeen dkk dimana banyak sekali hal yang terjadi, maka saya ikhlas Mockingjay dibagi menjadi 2 bagian. Dan tadi malam, di hari pertama film ini tayang di Indonesia, saya langsung memutuskan nonton bersama teman-teman dari Gudang Film di Hollywood XXI. Yuk simak sedikit ulasan saya mengenai film The Hunger Games: Mockingjay Part 2 ini.

Film dimulai saat Katniss memulihkan diri setelah sepat dianaya Peeta yang pikirannya berhasil direkayasa oleh Capitol untuk membenci Katniss. Dalam kerisauannya memikirkan nasib Peeta, Katniss pun masih harus menjalankan misinya sebagai Mockingjay untuk menyatukan seluruh distrik melawan Capitol yang dipimpin oleh Presiden Snow. Misi paling berat adalah menundukkan Distrik 2 yang banyak dihuni oleh pengikut setia Capitol. Dan setelah semua distrik berhasil dikendalikan, tujuan utamanya tidak lain dan tidak bukan adalah menuju Capitol untuk menggulingkan Presiden Snow dan membuat pemerintahan baru. Tentu saja langkah Katniss dan kawan-kawan tidak mudah. Terlebih bagi Katniss sendiri yang memikirkan banyak hal. Mulai dari keselamatan penduduk Capitol, memikirkan keselamatan keluarganya dan juga persimpangan hatinya yang bimbang memilih antara Peeta dan Gale. Apakah misi Katniss sebagai Mockingjay akan berhasil ? Dan siapakah yang pada akhirnya akan dipilih oleh Katniss ? Biar saya ngga dibilang spoiler, langsung saja ke bioskop buat nonton. Hahahahaha...

Sebagai orang yang sudah membaca novel trilogi Hunger Games ini, lagi-lagi saya harus bilang kalau saya puas dengan bagian akhir dari rangkaian film The Hunger Games. Kekecewaan yang sempat terjadi saat tahu Mockingjay dibagi menjadi 2 bagian terbayarkan dengan apa yang saya tonton. Hampir semua detail dalam novel terwakili di film. Meskipun ada beberapa bagian dalam novel yang terasa kurang dramatik di film, tapi overall saya puas. Yang membuat klimaks adalah bagian akhir dalam novel yang ternyata visualnya mendekati dengan ekspektasi saya. Kalaupun ada kekurangan menurut teman saya, lebih pada adegan actionnya yang kurang banyak. Tapi buat saya sih itu sudah cukup kok. Dan nampaknya saya akan nonton film Mockingjay Part 2 ini beberapa kali lagi di bioskop. Skor saya untuk film ini 9/10 . Yuk nonton Mockingjay Part 2 di bioskop !

18 November 2015

Grand Opening BATIQA Hotel Jababeka

Beberapa waktu yang lalu saya dan teman-teman blogger menghadiri undangan Grand Opening BATIQA Hotel Jababeka. Setelah sebelumnya sempat menghadiri Grand Opening BATIQA Hotel Cirebon di bulan September lalu, saya beruntung kembali berkesempatan menghadiri acara yang diadakan BATIQA Hotel lainnya. Seperti apa acara Grand Opening BATIQA Hotel Jababeka ? Yuk simak cerita lengkap saya di Catatan Si Goiq kali ini.

Nama BATIQA sendiri bermakna Batik grade A , yang mana BATIQA Hotel ingin menyajikan pelayanan terbaik kepada para tamu hotel tanpa mengabaikan nilai-nilai kearifan lokal. Dan perpaduan unsur modern dan tradisional ini benar-benar dapat kita lihat dan rasakan saat memasuki BATIQA Hotel. Mulai dari exterior yang terlihat sangat modern dan unsur-unsur tradisional yang menghasi setiap sudut hotel.


Begitu memasuki BATIQA Hotel Jababeka, saya dan teman-teman blogger langsung heboh buat foto-foto. Suasana nyaman benar-benar kami rasakan. Dalam acara Grand Opening ini, BATIQA Hotel Jababeka menyediakan booth untuk berfoto lengkap dengan propertinya seperti wig warna warni dan aneka topeng.

Setelah makan siang, acara dimulai dengan press conference di salah satu ruangan yang berada di area lobby. Press conference menghadirkan Bapak Hadi Sutrisno selaku General Manager BATIQA Hotel Jababeka, Bapak Furia Agustinus selaku Executive Committee dari PT.Surya Internusa Hotels dan Bapak Michael Thaja selaku Direktur PT.Surya Internusa Hotels. Berdasarkan keterangan di press conference ini saya jadi tahu kalau BATIQA Hotel Jababeka ini merupakan hotel berbintang 3 yang mengincar segmen pebisnis. Terdapat 127 kamar yang terdiri dari 122 tipe Superior dan 5 kamar Suite. Fasilitas yang bisa kita temukan di BATIQA Hotel Jababeka ini antara lain FRESQA Bistro, Meeting Room, Gym Center, Spa and Massage, dan Wifi. Untuk tingkat hunian sendiri sejak mulai beroperasi bulan Mei 2015 yang lalu terus mengalami peningkatan. Bahkan BATIQA Hotel Jababeka yang berlokasi di kawasan industri Jababeka ini sudah memiliki tamu yang menginap dalam jangka waktu panjang ( long stay ).

Selesai press conference, para staff BATIQA Hotel Jababeka sudah berganti pakaian dinas mereka sehari-hari dengan memakai pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia yang berwarna warni. Yah, inilah salah satu maksu dari tulisan saya di atas yang mengatakan bahwa BATIQA Hotel tidak meninggalkan unsur tradisional dalam pelayanan mereka kepada seluruh tamu hotel. 

Acara Grand Opening sendiri berlangsung tepat pk.17.00 yang di hadiri oleh Bupati Kabupaten Bekasi, Ibu Neneng Hasanah Yasin, Direktur Utama PT. Surya Internusa Hotels, Bapak Johannes Suriadjaja dan jajaran petinggi BATIQA Hotel lainnya. Acara dimulai dengan tari-tarian tradisional yang sangat menarik untuk disaksikan.

Dalam acara Grand Opening ini juga diserahkan piagam Bintang 3 untuk BATIQA Hotel Jababeka. dengan diterimanya piagam ini, berarti BATIQA Hotel Jababeka terlah memenuhi kriteria sebagai hotel bintang 3 mulai dari fasilitas hingga harga kamar mereka. Bahkan sedikit bocoran nih, fasilitas yang terdapat di sini sebenarnya melebihi standar hotel bintang 3 loh. Jadi untung banget kalau menginap di BATIQA Hotel Jababeka, bayar seharga hotel bintang 3 tapi mendapat fasilitas melebihi hotel bintang 3. 

Setelah acara tari-tarian tradisional, kemudian acara sambutan dimulai. Yang pertama memberikan kata sambutan adalah General Manager BATIQA Hotel Jababeka, Bapak Hadi Sutrisno yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bapak Furia Agustinus selaku Executive Committee PT. Surya Internusa Hotels dan terakhir sambutan dari Ibu Neneng Hasanah Yasin selaku Bupati Kabupaten Bekasi. Dalam sambutannya, ibu Neneng berharap kehadiran BATIQA Hotels Jababeka dapat memberikan manfaat dengan mempekerjakan masyarakat di sekitar hotel dan juga menjalankankan kegiatan CSR yang memberi manfaat. 

Selesai kata sambutan, kemudian dilakukan pemukulan gong oleh Ibu Neneng selaku Bupati Kabupaten Bekasi yang sekaligus meresmikan BATIQA Hotel Jababeka. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Ibu Neneng dan Bapak Johannes Suriadjaja selaku Direktur Utama PT. Surya Internusa Hotels. 

Mudah-mudahan kehadiran BATIQA Hotel Jababeka bisa memberikan pilihan tempat menginap para pebisnis di kawasan industri Jababeka sehingga tidak perlu jauh-jauh untuk menuju tempat mereka melakukan bisnis dan pekerjaan. Sukses selalu untuk BATIQA Hotel Jababeka.

15 November 2015

Philips AquaTouch S5070 Untuk Kebutuhan Bercukur Pria

Siapa pembaca setia Catatan Si Goiq yang berjenis kelamin laki-laki ? Waah banyak juga ternyata... Sebagai laki-laki pasti punya rutinitas bercukur dong dalam kehidupan sehari-hari kita ? Saya juga begitu. Sejak kenal Philips AquaTouch , kegiatan cukur mencukur saya jadi jauh lebih menyenangkan lho teman-teman. Nah belum lama ini, Philips kembali melaunching shaver elektrik terbaru mereka. Namanya Philips AquaTouch S5070 . Penasaran seperti apa kelebihannya ? Saya bakal ulas dengan detail di Catatan Si Goiq kali ini.

Acara launching Philips AquaTouch S5070 ini dihadiri langsung oleh Erik Van Houten selaku Head of Marketing for Philips Personal Health Indonesia dan Panos Marras selaku Marketing Manager Philips Personal Care Indonesia. Pertimbangan dasar Philips menciptakan produk ini adalah karena manusia tercipta berbeda satu dengan yang lainnya. Mulai dari bentuk wajah, rahang dan rambut. Hal ini tentunya membuat kebutuhan bercukur pada setiap laki-laki juga berbeda satu dengan yang lainnya. Karena itulah Philips menghadirkan produk terbaru mereka yang dikembangkan dan didesain sesuai dengan kebutuhan bercukur laki-laki. 

Dalam satu set Philips AquaTouch S5070, terdapat shaver, dan trimmer. Kepala sikat pembersih bisa dibeli secara terpisah. Tapi jangan sedih, selama masa promo kepala sikat pembersih ini bisa didapat gratis setiap pembelian set Philips AquaTouch S5070 lho. Dengan fitur smart click, kita bisa mengganti kepala pisau cukur dengan sikat pembersih atau trimmer saat dibutuhkan. Dan seperti yang saya katakan tadi, kepala pencukur dan 3 mata pisau cukur Philips AquaTouch S5070 ini fleksibel, dalam artian dapat bergerak ke 5 penjuru. Fleksibilitas ini sangat berguna karena mata pisau otomatis menyesuaikan dengan bentuk rahang setiap orang. Produk terbaru Philips ini bahkan diklaim mampu melindungi kulit dari goresan dan luka 10 kali lebih baik dibandingkan menggunakan pisau cukur biasa. Kelebihan lain produk ini adalah bisa dipakai dalam kondisi basah maupun kering. Bahkan tidak perlu kuatir untuk mencukur dibawah shower sekalipun karena daya tahan Philips AquaTouch ini benar-benar sudah teruji. Sudah memiliki daya tahan yang terujipun, Philips masih memberikan jaminan garansi 3 tahun lho. Luar biasa..

Tidak mau terbuai oleh bahasa iklan, saya langsung mencoba dan membuktikan sendiri keunggulan Philips AquaTouch S5070 ini. Mulai dari pegangan shavernya yang genggamable, membuat bercukur jadi mantap. Dan ternyata, kepala pencukur yang fleksibel ini benar-benar memberikan hasil cukur yang lebih bersih dan tanpa meninggalkan luka goresan saat bercukur. Keren banget ini mah.. Oh ya, sebelum mulai bercukur, shaver ini harus di charger selama 1 jam yang bisa digunakan untuk 40 kali pemakaian. Untuk dibawa traveling pun ngga masalah karena tidak memakan banyak tempat di dalam koper atau ransel. Harga jual Philips AquaTouch S5070 yang saya cek di website Lazada adalah Rp.989.000,- . Dengan jaminan bahwa selama 3 tahun tidak perlu ganti alat cukur, masih berasumsi itu mahal ? Terbukti kan kalau Philips AquaTouch S5070 #BetterThanBlade . 

Nah, biar lebih yakin sama Philips AquaTouch S5070 ini, yuk lihat video review saya berikut :

09 November 2015

Kisah Pak Daryanto, Pengrajin Sandal Bandolan Banyumas

Jumlah pengguna kendaraan roda empat di Indonesia semakin melonjak. Setiap tahun pula merk kendaraan roda empat berlomba-lomba mengeluarkan produk terbaru mereka dengan segala kecanggihannya. Dan bila setiap tahun ada kendaraan baru yang meramaikan jalanan Indonesia, maka setiap tahun tak terhitung pula banyaknya ban kendaraan roda empat yang diganti karena sudah gundul. Pernahkan terpikirkan oleh kita, kemana ban-ban bekas yang tidak terpakai ini akan berakhir ? Mari simak Catatan Si Goiq kali ini :)

Ban mobil yang sudah tidak terpakai banyak diolah menjadi produk kerajinan. Salah satu diantaranya adalah sandal bandol yang banyak di produksi di Banyumas. Adalah Bapak Madseh yang memprakasai pembuatan sandal bandol di Banyumas pada tahun 1950-an. Bandol sendiri merupakan singkatan dari ban bodol yang merupakan bahan baku utama dari sandal bandol ini. Hingga kini produksi sandal bandol di Banyumas masih terus berjalan meskipun mengalami pasang surut. Salah satu yang masih terus melakoninya adalah Bapak Daryanto.

Pak Daryanto yang kelahiran 1963 ini berasal dari Pasir Kidul dan sekarang berdomisili di Keniten sekaligus tempatnya memproduksi sandal bandol. Pada awalnya semua terasa aman-aman saja bagi Pak Daryanto saat memulai usaha sandal bandol ini karena belum banyak pengrajin sandal bandol seperti sekarang. Sekarang hampir tiap rumah di sekitar tempat tinggal Pak Daryanto memproduksi sandal bandol sehingga berimbas pada perang harga yang tidak bisa dikendalikan. Pak Daryanto sempat memiliki 20 orang karyawan yang membantunya memproduksi sandal bandol, tapi sekarang Pak Daryanto memutuskan meneruskan usaha hanya berdua dengan sang istri. Bila awalnya Pak Daryanto memproduksi sandal bandol secara massal, kini Pak Daryanto lebih memfokuskan memproduksi sandal bandol limited edition.

Sandal bandol limited edition ini hanya di produksi secara terbatas atau sesuai dengan pesanan pembeli. Memfokuskan diri pada produksi sandal bandol limited edition ini memang merupakan sebuah keuntungan tersendiri bagi Pak Daryanto. Karena harga sepasang sandal bandol limited edition ini bisa mencapai Rp.75.000,-/pasangnya. Bandingkan bila pak Daryanto menjual harga sandal bandol produksi massal, yang mana harga per kodinya sekitar Rp.300.000,-  dan perkodi terdiri dari 20 pasang. Perbedaan yang lumayan bukan ? Dengan memfokuskan diri pada sandal limited edition ini, pak Daryanto bisa mengutamakan kualitas sandal bandol yang diproduksinya. Untuk proses produksi pak Daryanto mengaku bisa menyesuaikan keinginan konsumen. Bila konsumen ingin buru-buru, maka pak Daryanto bisa mengusahakan produksi secepatnya. 

Keunggulan sandal bandol ini adalah daya tahannya yang sangat baik. Karena karet ban yang digunakan sebagai bahan baku ini memang sifatnya lentur dan tahan lama. Bahan baku pembuatan sandal bandol ini Pak Daryanto dapatkan dari pengepul di Gunung Putri, dimana harga perkilonya Rp.4.000 - Rp.5.000,-. Pak Daryanto tidak menggunakan paku untuk pembuatan sandal bandol. Proses penyambungan digunakan dengan lem atau sol. Untuk hasil sandal secara keseluruhan ngga usah ditanya, sandalnya rapi dan nyaman saat dipakai. Konsumen pak Daryanto saat ini justru lebih banyak berasal dari luar Banyumas. Harga sandal bandol yang dijual oleh Pak Daryanto bervariasi mulai dari Rp,25.000 hingga Rp.75.000,-

Untuk memperkuat pemasarannya, Pak Daryanto sudah memanfaatkan jasa penjualan online dengan menggunakan brand Bandolan Banyumas melalui website BandolanBanyumas.com . Adalah Arief yang sudah terlebih dahulu eksis dengan penjualan kaos khas Banyumas dablonganclothing.com yang kemudian menantang Pak Daryanto untuk melakukan penjualan secara online. Rebranding pun dilakukan di mana Arief mematok standar produksi yang bagus, berkarakter dan eksklusif. Proses rebranding ini baru berjalan 3 bulan dan mendapatkan respon yang baik. Salah satu produk sandal yang mendapat respon positif adalah sandal bandol dengan motif batik khas Banyumas. Bahan batik juga diambil dari pengrajin lokal sehingga juga menguntungkan sentra industri lokal lainnya. Awalnya Arief menjual sandal Dablongan Banyumas produksi Pak Daryanto di kiosnya. Melihat respon bagus dari pembeli yang kebanyakan berasal dari luar daerah, Arief pun memutuskan untuk membuatkan website tersendiri untuk melayani penjualan Bandolan Banyumas ini. 

Kegigihan Pak Daryanto untuk tetap memproduksi dan memperkenalkan sandal bandol khas Banyumas ini tentunya patut untuk diacungi jempol. Walaupun langkah menuju kesuksesan masih terus dirintis, tapi semangat berkarya Pak Daryanto seperti tak pernah padam. Karena itulah saya ingin mengajak teman-teman untuk ikut berperan mendukung brand lokal berkualitas ini. Kalau berminat dengan sandal Bandolan Banyumas produksi pak Daryanto, teman-teman bisa memesannya ke :

Pak Daryanto
085235878898
Alamat : Keniten RT.2 RW.4 Banyumas, Purwokerto

07 November 2015

Premiere James Bond 007 Spectre Di Jakarta

Hari Kamis yang lalu, saya bersama Putri menghadiri acara Open Bond's World di Gandaria City. Acara ini merupakan rangkaian Premiere film James Bond terbaru yang rilis mulai tanggal 6 November 2015 di seluruh penjuru dunia. Simak yuk Catatan Si Goiq kali ini untuk melihat rangkaian acara di sana plus sedikit review tentang film nya yang sudah saya tonton.


Acara Open Bond's World ini diadakan oleh Heineken yang merupakan salah satu sponsor film 007 Spectre ini. Dress code dalam undangan adalah suits. Pemilihan dress code ini pastinya menyesuaikan dengan tokoh dan keseluruhan film James Bond pada umumnya yang selalu tampil elegan. Yang bikin antusias adalah venue acara yang di sulap jadi green room oleh Heineken. 


Dan tentu saja karena acara ini diadakan oleh Heineken, maka sajian minuman ini bisa kita dapatkan dengan mudah. Mulai dari meja bar sampai minuman yang dibawakan oleh waiter berkeliling venue. Hidangan makanan juga disediakan penyelenggara untuk mengganjal perut yang lapar sebelum acara dimulai. Tepat pk.19.00 acara dimulai dengan sambutan dari Heineken Indonesia yang dilanjutkan dengan teatrikal 007 Spectre. 

Setelah itu acara dilanjutkan dengan menonton film Spectre di Gandaria City XXI. Dari lokasi acara, kami harus berjalan bersama menuju bioskop. Karena sewaktu acara di Green Room tempatnya luamyan gelap, saya tidak menyadari ada teman-teman blogger lain yang datang di acara ini. Begitu tiba di bioskop barulah bertemu satu dengan yang lain dan tidak lengkap rasanya kalau tidak foto bareng. Hahahahaha...

Sebagai penggemar seri film James Bond, tentu saja menonton film ini wajib banget hukumnya buat saya. Film berawal dengan setting di Mexico dalam sebuah costume party yang kemudian berlanjut dengan tembak-tembakan yang mengakibatkan sebuah gedung yang meledak. Keseruan awal film masih berlanjut dengan adegan baku hantam dalam sebuah helikopter. Memang bukan film James Bond namanya kalau tidak seru bahkan dari awal film. Film ini sendiri merupakan sebuah misi yang diterima Bond dari M dalam sebuah video sebelum M meninggal dalam Skyfall. Intinya M meminta James Bond mencari sebuah nama dan membunuhnya serta mengawasi hingga saat pemakamannya. Dari situlah cerita berlanjut yang akhirnya mengaitkan semua misi Bond yang pernah dialaminya dalam film terdahulu. Dan tentu saja tak lengkap kisah James Bond tanpa intrik asmara dengan melibatkan wanita cantik di sisinya. Pokoknya saya ngga mau spoiler deh. Nonton sendiri biar terpuaskan rasa penasarannya.

Selesai nonton sudah hampir mendekati tengah malam. Semua undangan mendapatkan merchandise dari Heineken yang merupakan limited merchandise untuk menyambut rilis film Spectre ini. Terima kasih untuk Heineken yang sudah mengundang saya menikmati keseruan acara dan tentu saja menikmati film 007 Spectre ini. Jangan lupa nonton filmnya yah karena sudah tayang di bioskop mulai tanggal 6 November 2015.