02 February 2015

Saya Dan Pejaten Runners

Akhir-akhir ini saya suka berlari. Ahhh.. sepertinya bukan bahan yang terlalu menarik untuk dibahas mengingat saya selalu memposting kegiatan lari saya di blog, Facebook ,  Instagram , Twitter  dan Path. Bagi teman-teman yang kebetulan sering memantau beberapa akun social media yang saya ikuti, tentu sudah hapal luar dalam kebiasaan baru saya yang bisa dibilang sehat ini. Sudah tentu pula pernah melihat saya dan teman-teman memegang banner bertuliskan Pejaten Runners. Nah hari ini saya akan memperkenalkan teman-teman Pejaten Runners saya walaupun mungkin tidak spesifik satu demi satu.

Pejaten Runners mungkin berbeda dari klub lari manapun yang pernah kalian temui. Kalau klub lari lain, mereka bergabung atas kesamaan minat suka lari dan ingin berlari dengan benar secara teknik dan tentu saja dengan target tertentu yang ingin dicapai. Sementara Pejaten Runners ini berawal mula dari sebuah jalinan persahabatan di klub gym Fitness First Pejaten Village. Saya yang kebetulan suka mengikuti banyak kelas mulai dari RPM, Body Pump, Body Combat dan Yoga akhirnya memiliki banyak teman-teman yang asyik diajak bertukar pikiran mengenai perkembangan latihan kami di gym. Hingga akhirnya beberapa dari gerombolan itu mulai rutin mengikuti event lari dan merasa perlu untuk meracuni anak-anak gym lainnya. 


Saya sendiri bukan termasuk gerombolan awal yang suka berlari karena merasa apa yang saya lakukan di gym sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan olahraga. Hingga akhirnya saya berhasil diracuni untuk mengikuti lari perdana di Halo Fit Run pertengahan tahun 2014 yang lalu. Hingga kini Pejaten Runners selalu aktif berpartisipasi di berbagai event lari yang diadakan. Tidak hanya di Jakarta, beberapa event lari di Bali, Bandung dan Singapura pun sudah dijajal oleh anggota Pejaten Runners. Jumlah anggota pun terus bertambah seiring keberhasilan para member yang aktif meracuni anak-anak gym lainnya. Hanya sayang, member pria di Pejaten Runners rada jomplang jumlahnya dengan member wanita. Kebanyakan teman gym pria masih berpikiran yang sama dengan pemikiran saya dulu sebelum mulai kecanduan berlari. Mudah-mudahan tahun 2015 ini akan semakin banyak member yang bergabung di Pejaten Runners.

Yang membuat beda Pejaten Runners dengan klub lari lainnya adalah mengenai jadwal latihan. Dalam beberapa event yang kami ikuti, beberapa pertanyaan dari pelari lain mengenai lokasi kami biasa latihan dijawab dengan senyam-senyum yang berakhir dengan jawaban yang beragam, tapi semua jawaban menuju pada tempat makan. Ya, member Pejaten Runners memang berkumpul di tempat nongkrong dan tempat makan. Mereka tidak punya jadwal rutin latihan bersama, tapi bukan berarti mereka menyepelekan latihan untuk menjelang event. Masing-masing punya schedule latihan sendiri-sendiri sebelum event lari, Saya pribadi punya schedule lari rutin di CFD dan GBK setiap minggu, Ada member yang ikut latihan freelatics, ada yang suka latihan di Sentul dan sisanya latihan di gym. Pokoknya sebelum event lari, semua member menggembleng diri masing-masing dengan porsi latihan yang cukup. Kalau soal target personal, kami saling mendukung satu sama lain kepada rekan sesama member yang dirasa sudah mampu untuk berlari lebih jauh. Saya sendiri yang awalnya memulai berlari dari 10K kini sudah lebih berani untuk menjajal Half Marathon dan Trail Run. 

Berfoto sambil membentang banner Pejaten Runners ternyata ngga melulu di lokasi lari dengan para member yang memakai pakaian olahraga. Ternyata dalam kondisi para member Pejaten Runners yang super rapi jali dengan pakaian kondangan juga seru banget sambil membuka banner Pejaten Runners. Yah, hari Minggu kemarin salah seorang member Pejaten Runners resmi melepas masa lajang. Dan moment ini dimanfaatkan para member lainnya untuk berkumpul dan membuat kegaduhan di acara pernikahan. Intinya bukan gaduh untuk merusuh, tapi gaduh untuk membuat acara pernikahan rekan kami menjadi moment paling tidak terlupakan sepanjang hidupnya. Ahhh.. senang sekali dengan moment kebersamaan bersama mereka. Mudah-mudahan tahun 2015 ini Pejaten Runners bisa lebih mengembangkan sayapnya. Siapa tahu ada salah satu diantara kami ada yang mulai membidik podium di event lari tahun 2015. Aamiin. Terima kasih teman-teman Pejaten Runners. Ayo #MariLari !