12 March 2015

Cinderella Movie ( 2015 ) ; Bangkitnya Memori Masa Kecil

Foto diambil dari sini
Apa yang kamu pikirkan kalau mendengar kata Cinderella ? Sebuah nama, puteri cantik, pangeran ganteng, sepatu kaca, ibu peri, dongeng, istana, dansa, dan pastinya masih banyak lagi yang ada dalam benak kita kalau mendengar kata itu. Cinderella pastinya tidak lekang dari masa kanak-kanak kita. Terlepas dari seperti apa ekspektasi tiap orang terhadap Cinderella, yang jelas kita tahu garis besar cerita ini.

Foto diambil dari sini

Tidak heran begitu saya tahu Cinderella akan hadir di layar bioskop bulan Maret 2015, saya sudah mencatat dengan baik tanggal di mana film ini akan tayang. Mulai dari rencana tanggal 29 Maret, lalu berubah menjadi tanggal 13 Maret dan akhirnya mendapat tanggal final kalau film Cinderella akan tayang mulai tanggal 12 Maret 2015. Dan menonton di hari pertama film ini tayang seperti sudah jadi keharusan. Bersama beberapa orang teman, kami berencana mengembalikan sebuah memori masa kecil kami terhadap tokoh Cinderella.

Foto diambil dari sini
Ekspektasi saya terhadap film ini sejak menonton teaser hingga official trailernya cukup tinggi. Saya sempat berpikir akan ada beberapa kejutan yang keluar dari pakem cerita ini, walaupun ternyata secara garis besar jalan cerita film Cinderella ini sama dengan cerita yang saya baca di buku maupun yang didongengkan pada saya sebelum tidur. Tapi saya tidak kecewa sama sekali. Tetap ada sejumlah kejutan dalam film walaupun secara garis besar tetap berada dalam jalurnya. Ekspektasi saya yang cukup tinggi terhadap film ini memang terbayar lunas. Mulai dari pemilihan pemeran dan kualitas akting para pemeran yang oke. Dan mengenai visual effect, siapa sih yang meragukan nama besar Disney ?

Foto diambil dari sini
Saya pikir saya tidak perlu menulis ulang sinopsis cerita film Cinderella dalam blog ini karena bisa jadi kita sudah tahu secara garis besar jalan ceritanya. Tapi bukan berarti lantas film ini akan menjadi membosankan karena kita sudah tahu apa yang akan terjadi dalam film termasuk endingnya. Film Cinderella tetap hadir dengan pesonanya. Apa yang saya harapkan semua menjadi nyata dalam film ini. Puteri yang cantik, pangeran ganteng, ibu tiri yang judes, ibu peri yang baik hati, istana yang megah, pesta dansa yang meriah dan sepatu kaca yang indah. Belum lagi kalimat positif yang terus terdengar sepanjang film "have courage and be kind" dan berputar-putar di kepala setelah film berakhir. Film yang akan membangkitkan memori indah masa kecil kita sekaligus memperkenalkan Cinderella pada anak-anak kita. Membuatnya tetap menjadi cerita dongeng terindah bagi anak-anak dan mantan anak-anak seperti saya.

Score : 8,5/10