21 March 2015

Mengubah Sampah Elektronik Menjadi Uang Dengan iSiaga Ecocash


Beberapa hari yang lalu saya menghadiri acara launching iSiaga EcoCash yag bertempat di Pong Me! Cafe Jakarta Selatan. iSiaga EcoCash sendiri yang merupakan salah satu unit usaha dari Lighthouse Indonesia. Beberapa produk Lighthouse Indonesia yang sudah kita kenal diantaranya adalah BoomBoomCar yang sudah hadir sejak tahun 2011, lalu ada Flogos yaitu awan yang terbuat dari busa dengan bereaneka bentuk. Dan ada pula Pick Me Up Bar yang bisa menampilkan tulisan bahkan foto selfie kita diatas minuman. 

Acara dimulai dengan memperkenalkan apa itu iSiaga EcoCash yang disampaikan oleh mas Amrit Gurbani selaku Co-Founder Lighthouse Indonesia . Jadi teman-teman, iSiaga sendiri adalah one stop digital assistance yang menawarkan berbagai jasa seperti pembuatan website, design, printing dan yang terbaru adalah recycle yaitu EcoCash. Mungkin diantara teman-teman ada yang menumpuk sampah elektronik di rumah, baik yang masih berfungsi maupun sudah tidak berfungsi lagi. Terkadang membuang sampah elektronik di rumah seringkali menjadi masalah tersendiri. Mau dibuang begitu saja tapi inginnya kalau bisa masih menghasilkan rupiah, tapi mau dijual mungkin beberapa sampah elektronik ini mungkin sudah tidak ada nilainya lagi. 

Dengan adanya iSiaga EcoCash, kita bisa menjual sampah-sampah elektronik yang ada di rumah dan menjadikannya rupiah. Yang jelas, sampah elektronik baik yang masih berfungsi maupun yang sudah rusak akan tetap memiliki nilainya tersendiri. Beberapa sampah elektronik yang bisa diterima oleh iSiaga EcoCash antara lain komputer, handphone, tablet, printer, kamera, tv, mesin cuci, dan AC. 

Mengapa iSiaga EcoCash harus teman-teman pilih untuk mengenyahkan sampah elektronik di rumah ?

1. Pick Up Servive
Adanya layanan Pick Up Service yang akan mengambil sampah elektronik teman-teman di rumah. Jadi kalau sampah elektronik di rumah jumlahnya banyak dan ukurannya besar, hal ini tentunya akan menjadi sebuah kemudahan dan keuntungan tersendiri. Untuk saat ini, layanan pick up service sendiri masih terbatas di Jakarta dan Tangerang. Untuk teman-teman yang berdomisili di luar wilayah tersebut akan dikenakan charge yang bisa dipotong dari nominal sampah elektronik yang akan dibuang. 

2. Cash Earning
Kalau biasanya kita membuang sampah harus membayar sejumlah uang. Dengan iSiaga EcoCash, kita bisa membuang sampah dan mendapatkan sejumlah uang. Asyik banget kan ?

3. Social Outlook'
Ngga cuma menjual sampah elektronik lalu mendapatkan sejumlah uang. Hasil penjualan sampah elektronik kita di iSiaga EcoCash juga bisa kita sumbangkan untuk membantu edukasi di Indonesia loh

Untuk poin terakhir di atas, belum sempat saya bertanya-tanya akan dikemanakan bila saya ingin menyumbangkan uang hasil penjualan sampah elektronik saya di iSiaga EcoCash, kita langsung diperkenalkan dengan mas Farhan yang merupakan seorang MC dan presenter kondang tanah air. Sekarang mas Farhan juga mengelola Yayasan Cinta Anak Bangsa ( YCAB ) yang merupakan organisasi non-profit dengan fokus di bidang pembangunan anak muda yang berangkat dari pencegahan dari penyalahgunaan narkoba dan HIV / AIDS . Selain itu YCAB juga memberikan kredit mikro untuk ibu dari murid Rumah Belajar dan pedagang mikro wanita lainnya. Kredit mikro ditujukan untuk membantu ekonomi keluarga sehingga dapat mendukung anaknya dalam melanjutkan pendidikan di Rumah Belajar atau Rumah Keterampilan milik YCAB.


Rasanya belum puas nih kalau belum coba sendiri. Yang jelas saya akan mencoba sendiri kemudahan menjual sampah elektronik ini dan akan menuliskannya lagi di blog saya ini. Yuk teman-teman kita manfaatkan iSiaga EcoCash untuk menyingkirkan sampah elektronik di rumah.