31 March 2015

Pocari Sweat Run Indonesia 2015

Setelah membuka bulan Maret dengan terbang ke Makassar untuk mengikuti Bosowa Half Marathon 2015, hari Minggu lalu saya menutup akhir pekan di bulan Maret dengan mengikuti Pocari Sweat Run Indonesia 2015. Pendaftaran event ini sudah dibuka sejak bulan Januari 2015 dengan kuota sekitar 6000 peserta yang terdiri dari kategori 5K dan 10K. Saya sendiri memutuskan untuk mengikuti kategori 10K.

Pengambilan race pack sendiri berlangsung di Kuningan City beberapa hari sebelum perlombaan dimulai. Saya mengambil race pack di hari pertama dan sempat lumayan stress karena harus melewati GBK yang macet total karena akan berlangsung konser One Direction. Tiba di Kuningan City hanya beberapa menit sebelum jam 20.00 malam yang katanya jam tutup pengambilan race pack. Ternyata ngga juga tuh, pengambilan racepack terus berjalan meskipun waktu sudah menunjukkan pk.20.00 lewat. Menurut seorang petugas, selama masih banyak yang datang mengambil racepack mereka akan terus melayani. Top ! Tau gitu kan saya ngga perlu pake acara stress segala di bus Trans Jakarta. Hahahahaha... 

Tempat pengambilan race pack nya sendiri benar-benar keren loh. Panitia menyewa atrium dan mendekorasi warna biru senada dengan warna Pocari Sweat. Yang menyenangkan ada fasilitas photobooth segala di sana. Dan sayapun memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik. Isi race packnya sendiri terdiri kaos lomba dari Adidas berwarna biru, satu botol Pocari Sweat, 1 buah Soy Joy, dan beberapa voucher. Yang saya suka adalah panduan lomba yang tidak hanya menjelaskan rute dan apa saja bayangan di venue nanti, tapi ada juga petunjuk mengenai heat stroke yang penting untuk dibaca para pelari. Keren !

Karena teman-teman Pejaten Runners tidak banyak yang mengikuti event ini, saya memilih untuk mengambil shuttle bus di Citos yang tidak terlalu jauh dari rumah. Ada 3 bus yang disiapkan di Citos dengan waktu keberangkatan pk.04.00 pagi. Awalnya saya berpikir 3 bus akan diberangkatkan setelah masing-masing bus terisi, ternyata saya salah. Tepat pukul 04.00, ketiga shuttle bus yang berada di Citos berangkat semua meskipun bus ketiga tidak ada penumpang sama sekali. Garis start dan finish berada di Indonesia Convention Exhibition(ICE) yang besar sekali. Setelah saya googling, ternyata gedung ini merupakan gedung konvensi terbesar di Asia Tenggara. Luar biasa... 

Sebelum memulai perlombaan semua peserta akan melakukan sesi pemanasan. Saya sendiri memutuskan berlari-lari kecil menuju garis start selama beberapa menit. Setelah itu kita juga melakukan stretching bersama yang dipimpin oleh Matias Ibo yang merupakan seorang fisioterapis Indonesia. Selesai stretching, perlombaan siap dimulai untuk kategori 10K dan kita menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tepat pk.06.00 peserta kategori 10K dilepas dari garis start.

Foto : Pocari Sweat
Saya sudah beberapa kali berlari di sekitar BSD, untuk kali ini saya bolehlah memberi acungan dua jempol untuk penyelenggaraan event ini. Mulai dari jalur lomba yang cukup clear, marshall yang cukup banyak di sepanjang jalur lomba, demikian pula petugas medis yang cukup sering saya lihat mulai dari petugas medis yang mobile hingga beberapa yang mendiami beberapa pos. Dan yang yang keren nih, water station tersedia disetiap 1,5 km. Asoy banget kan. Apalagi stok air juga melimpah ruah di setiap pos. Pelari siput macam saya jadi ngga perlu kuatir kehabisan air di water station. Jempol !

Saya memasuki garis finish dengan catatan waktu 1 jam 17 menit. Bukan catatan waktu terbaik saya memang, tapi saya cukup puas. Sebuah medali finisher yang kece resmi jadi milik saya. Tidak hanya medali, area refreshment juga menyediakan buah pisang, handuk, Soy Joy dan tentu saja Pocari Sweat yang harus diminum untuk mengganti ion tubuh yang hilang selama berlari. 

Kelar lomba sih bisanya saya gunakan untuk foto-foto bareng teman-teman di area lomba. Sayang karena teman-teman saya tidak banyak yang ikutan sementara yang ikutanpun tidak terlihat batang hidungnya, sayapun jadi tidak terlalu antusias foto sendiri. Mau antri di photobooth juga rasanya malas karena antriannya sangat panjang. Tapi sekalinya ada photobooth yang antriannya tidak panjang, tentu saja langsung saya masuki. Hahahaha.. Sambil menunggu jam keberangkatan shuttle bus, saya sempatkan jalan-jalan memasuki beberapa booth yang tersebar disekitar arena. Salah satunya saya berhasil mendapat mug dengan foto saya. Lumayan. Tepat pk.09.00, shuttle bus kembali membawa saya menuju Citos dan meninggalkan cerita seru pelarian kali ini. Terima kasih Pocari Sweat untuk event lari seru tahun ini...