06 April 2015

Wisata Kuliner di Makassar

Masih dalam rangka kunjungan saya ke Makassar untuk mengikuti event lari Bosowa Half Marathon , rugi besar rasanya sudah jauh-jauh terbang ke Makassar bila saya hanya berdiam diri di kamar hotel. Walaupun memang tidak terlalu banyak merencanakan untuk berjalan-jalan, tapi target saya untuk berwisata kuliner sih sepertinya sudah merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar. Mau tahu beberapa tempat kuliner yang saya datangi di Makassar ?

1. Konro Karebosi

Tempat kuliner pertama yang saya kunjungi adalah Konro Karebosi dengan menu andalan konro bakar. Di Jakarta memang sudah banyak restoran dengan sajian konro bakar khas Makassar ini, tapi tetap saja makan konro di kota asalnya harus masuk dalam list saya. Di Makassar sendiri Konro Karebosi sudah memiliki beberapa cabang. Karena saya waktu itu habis mengambil racepack di Lapangan Karebosi, maka saya memilih Konro Karebosi yang berlokasi tidak jauh dari lapangan Karebosi. Tempatnya berlantai 2 dan cukup besar. Teman saya Cipu memilih konro tanpa tulang, sedangkan saya memilih konro dengan tulang. Rasanya lezat sekali. Kalau beberapa resto konro di Jakarta menampilkan menunya dengan dominasi kecap di atas konro bakar, kalau di Makassar sendiri konro bakar disajikan dengan kuah kacang yang melimpah ruah sehingga rasanya menjadi gurih. Dengan menyisihkan uang sekitar Rp.50.000,-an saja, kita bisa menikmati menu konro bakar, nasi putih dan es teh manis.

2. Pallubasa Serigala

Kuliner Pallubasa adalah salah satu kuliner favorit saya kalau berkunjung ke kota Makassar. Saya tidak pernah melewatkan kunjungan ke kota ini tanpa singgah dan mencicipi menu pallubasa yang lezat dan gurih. Di Makassar ada beberapa tempat yang menjual menu pallubasa, tapi kalau saya sendiri sudah biasa makan di Pallubasa Serigala yang berlokasi di jalan Serigala. Tempatnya memang tidak besar, tapi pengunjung restoran ini datang silih berganti. Pallubasa sendiri berisi daging dan jeroan, kita bisa memilih di campur atau hanya ingin salah satunya saja. Kita juga bisa meminta tambahan telur mentah yang nantinya akan matang setelah diaduk. Kuahnya juga gurih karena ditaburi kelapa sangrai. Walaupun satu porsi disajikan dalam mangkuk yang terlihat kecil, tapi porsi ini sangat mengenyangkan. Untuk harga, satu mangkuk pallubasa yang berisi daging dan jeroan ditambah nasi putih dan segelas es teh manis saya bayar seharga Rp.27.000,- saja. Murah bukan ?

3. Bakso Ati Raja

Sore-sore asyiknya makan bakso. Makassar juga punya resto bakso yang ternama loh. Namanya Bakso Ati Raja. Tentu saja ini hanya nama yah, karena bakso ini tetap terbuat dari daging sapi dan bukan dari daging hati raja. Hahahaha... Menu bakso di sini sebenarnya namanya adalah Nyuknyang, jadi kalau kamu cari di buku menu kamu harus pilih menu ini. Satu porsi berisi 10 butir bakso yang terdiri dari 6 bakso halus, 2 bakso kasar dan 2 bakso goreng. Buat saya, bakso yang enak itu adalah bakso yang sudah terasa lezat tanpa dicampur kecap, sambal, cuka dan bumbu tambahan lainnya. Dan Bakso Ati Raja ini memang sudah enak tanpa tambahan saus dan sambal. Kuahnya segar, baksonya lembut, bakso kasarnya juga menggoda dan bakso gorengnya juga enak. Top ! Satu porsi Nyuknyang ini kalau saya tidak salah harganya lebih dari Rp.20.000,-. Kalau mau dibawa sebagai oleh-oleh juga bisa dengan adanya minimal jumlah pemesanan. Bakso akan dibungkus dalam kemasan yang oke. Oh ya lokasi Bakso Ati Raja ini berada di Jalan. Gunung Merapi Makassar.

4. Mie Anto 

Salah satu kuliner khas Makassar yang cukup ternama adalah sajian mie kering. Ada beberapa nama kondang yang sering saya dengar di Jakarta. Kali ini saya berkesempatan untuk mencoba Mie Anto yang berlokasi di Jalan Bali. Tempat ini buka dari sore hingga menjelang pagi. Kalau kita datang di saat jam makan malam, perlu mengantri dulu sebelum mendapat tempat duduk di dalam. Kita bisa memilih porsi sedang atau porsi besar saat memesan. Tapi percayalah, keduanya buat saya tetap sama banyaknya. Dalam satu porsi kita akan mendapati mie yang digoreng kering pada bagian bawah dan disiram kuah yang berisi potongan daging ayam dan sayuran di atasnya. Jangan lupa untuk memeras potongan jeruk lemon di bagian atas supaya mendapat cita rasa segar. Jujur saya langsung kenyang duluan begitu melihat porsi yang terhidang di hadapan saya. Tapi rasa memang tidak bohong, kuahnya nya benar-benar rasa kaldu ayam asli dengan rasa yang lezat. Rasa daging ayamnya juga lezat dengan potongan yang besar-besar. Seporsi Mie Anto ini berkisar Rp.20.000,- an.

Senang sekali bisa mencoba banyak kuliner khas yang mungkin selama ini cuma bisa bayangkan rasanya. Saya tahu masih banyak kuliner Makassar lainnya yang belum saya coba, yah hitung-hitung ini PR saya kalau kelak kembali lagi ke Makassar. Yuk jelajahi tanah air :) .