21 April 2015

Jalan-Jalan Ke Tebing Keraton

Postingan kali ini masih merupakan kelanjutan dari postingan saya sebelumnya tentang kisah perjalanan saya dan teman-teman mengisi liburan long weekend beberapa waktu yang lalu ke Bandung. Setelah melewati destinasi pertama yaitu Kawah Putih Ciwidey, kami melanjutkan perjalanan menuju destinasi kedua yaitu Tebing Keraton. Tempat ini memang baru setahun terakhir ini mulai populer. Karena itulah kami bertekad untuk jalan-jalan ke sana. Untuk menuju Tebing Keraton kami harus turun dari Ciwidey memasuki kota Bandung lalu masuk jalan Ir.H.Djuanda yang akan menuju arah Lembang. Kemudian tinggal mengikuti petunjuk Taman Hutan Raya ( Tahura ). Lalu kita akan menemukan persimpangan dan pilihlah arah ke kanan. 

Jalan menuju Tebing Keraton memang masih dalam proses perbaikan. Beberapa jalur dari arah bawah terlihat sudah bagus karena sudah di cor beton, sedangkan beberapa ruas jalan lainnya masih dalam kondisi berbatu-batu. Mobil matic yang kami gunakan sempat tersendat sekali karena terjebak jalan bebatuan. Tapi dengan sedikit bantuan dorongan manusia, mobil bisa berjalan kembali sampai di tujuan. Sampai ? Jangan sedih.. Kita baru sampai di tempat pemberhentian mobil saja. Untuk menuju gerbang Tebing Keraton ada 2 pilihan jalan yang dapat ditempuh. Pertama berjalan kaki sekitar 3 kilo dengan jalan yang menanjak. Dan kedua naik ojek Rp.50.000,- pulang pergi. Karena saat kami sampai sudah menjelang sore dan dalam kondisi langit berawan, maka kami memutuskan untuk naik ojek saja.

Harga tiket masuk menuju Tebing Keraton seharga Rp.11.000,- untuk wisatawan domestik dan Rp.76.000,- untuk wisatawan mancanegara. Setelah membayar tiket masuk, kita akan berjalan melalui jalan setapak untuk menuju Tebing Keraton. Sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan pemandangan yang indah serta udara yang sangat sejuk.

Tebing Keraton sendiri merupakan sebuah tebing yang menonjol sehingga kita bisa melihat pemandangan tanpa terhalang apapun dari sana. Untuk mendapatkan foto yang bagus, menurut orang-orang sebaiknya dari ujung bebatuan tebing. Tapi sebaiknya tidak dilakukan dalam kondisi sehabis hujan karena cukup licin dan berbahaya. Karena saya dan teman-teman datang dalam kondisi sehabis hujan, maka saya menahan diri untuk tidak berfoto di ujung tebing. 

Sebagai gantinya kami berempat foto-foto heboh dari balik pagar saja. Yang penting sudah datang dan masih bisa melihat pemandangan yang indah walaupun tidak bisa berfoto dari ujung tebing. Mungkin lain kali saya akan datang lagi untuk berfoto di ujung tebing bila cuaca sudah mulai masuk musim kemarau. Kami tidak lama berada di Tebing Keraton karena gerimis mulai turun kembali. Langsung ngacir menuju tempat ojek kami berada dan segera kembali ke mobil untuk membeli oleh-oleh khas Bandung sebelum kembali Jakarta malam harinya. Ahh senang sekali bisa jalan-jalan bersama teman-teman kantor, Mari explore Indonesia :)