28 June 2015

Rumah Belajar Samsung Hadir di Banjarmasin

Siapa tidak kenal Samsung, brand asal Korea yang memproduksi berbagai varian alat elektronik mulai dari kebutuhan rumah hingga gadget yang beberapa tahun belakangan ini mendominasi pasar Indonesia. Sebuah kehormatan ketika Samsung mengundang saya ke Banjarmasin untuk menyaksikan secara langsung kegiatan Corporate Citizenship mereka di sana yang membuat saya tidak perlu berpikir panjang untuk mengiyakan tawaran tersebut. Mau tahu seperti apa kegiatan Corporate Citizenship PT.Samsung Electronics Indonesia di Banjarmasin ? Yuk baca detail perjalanan saya kali ini di Bumi Antasari.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA530 yang membawa kami dari Jakarta mendarat dengan selamat di Banjarmasin sekitar pk.08.00. Namanya blogger yah, ada yang ngga lengkap dong kalau tidak mengabadikan setiap detail perjalanan dengan berfoto. Jadilah saya, Salman dan Mbak Nunik yang merupakan perwakilan dari Blogger tampak heboh foto-foto di depan pesawat sembari menunggu bus yang akan membawa kami dari apron ke terminal Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. 

Diantara semua detail perjalanan kami di Banjarmasin, tentu saja acara yag paling kami nantikan adalah melihat kegiatan Corporate Citizenship PT.Samsung Electronics Indonesia yang berlokasi di SMK Yayasan Pendidikan Teknologi (YPT) Banjarmasin yaitu peresmian Rumah Belajar Samsung. Sedikit informasi, Rumah Belajar Samsung merupakan program jangka panjang PT.Samsung Electronics Indonesia yang sudah dimulai sejak tahun 2012 yang lalu. Program ini bertujuan memberikan keahlian dan keterampilan pada pemuda usia produktif ( 17 - 24 tahun ) yang mengkolaborasikan antara pendidikan formil dan non formil yang berkesinambungan sehingga akan didapat tenaga kerja yang unggul dan dapat bersaing dalam dunia kerja.

Hj.Siti Masitah, S.Pd, M.Pd - Kepala SMK YPT Banjarmasin
Iskandar Irwan Hukom - Founder YCAB
Rumah Belajar Samsung Banjarmasin merupakan Rumah Belajar Samsung yang ke-5 setelah sebelumnya sudah hadir Rumah Belajar Samsung di Jakarta, Cikarang, Medan dan Makassar. Untuk Rumah Belajar Samsung Banjarmasin sendiri hadir berkat kerjasama antara Samsung, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Yayasan Cinta Anak Bangsa. Dipilihnya SMK YPT sebagai tempat berdirinya Rumah Belajar Samsung Banjarmasin sendiri karena SMK YPT sudah memiliki sertifikasi ISO yang compatible dengan kurikulum Rumah Belajar Samsung. Walaupun berlokasi di SMK YPT, Rumah Belajar Samsung terbuka tidak hanya bagi para pelajar SMK YPT saja, tapi juga untuk para pelajar sekolah lain dan pemuda usia produktif yang ingin mengikuti berbagai kurikulum di Rumah Belajar Samsung Banjarmasin ini.

KangHyun Lee - Vice President PT.Samsung Electronics Indonesia
Dalam kata sambutannya, Mr,KangHyun Lee selaku Vice President PT.Samsung Electronis Indonesia mengatakan bahwa Samsung memiliki pasar yang sangat baik di Indonesia, karena itulah Samsung merasa memiliki ikatan dengan masyarakat Indonesia dan membuat Samsung mendirikan Rumah Belajar Samsung sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan generasi muda Indonesia serta menciptakan tenaga kerja yang memiliki standar kemampuan yang bersaing tinggi dalam industri kerja. Sejauh ini dari lulusan Rumah Belajar Samsung yang berada di Jakarta dan Cikarang, 51% nya telah memiliki pekerjaan baik itu membuka usaha sendiri maupun bekerja di perusahaan, sedangkan 35% melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

Dalam peresmian Rumah Belajar Samsung Banjarmasin ini juga dihadirkan salah seorang lulusan Rumah Belajar Samsung yang kini sukses membuka usahanya sendiri. Namanya Deri yang merupakan lulusan dari Rumah Belajar Samsung Cikarang jurusan Home Apliance. Deri mendaftar di Rumah Belajar Samsung Cikarang pada tahun 2013 karena tertarik ingin mempelajari teori dan praktek memperbaiki mesin pendingin ruangan dan mesin cuci diluar ilmu yang sudah dimilikinya. Setelah lulus, Deri melihat kalau disekitar tempat tinggalnya belum memiliki jasa service elektronik. Karena itulah Deri dan rekannya memutuskan untuk mendirikan Anugrah Coolindo yang menawarkan jasa pemasangan dan service pendingin ruangan untuk perusahaan dan perumahan, serta pengecekan dan tes instalasi AC. Saat ini sudah 3 perusahaan yang mempercayakan keahlian Deri untuk membantu mereka. Terbukti bahwa Rumah Belajar Samsung menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja di perusahaan tapi juga siap membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. 

Peresmian Rumah Belajar Samsung Banjarmasin ditandai dengan pemukulan gong oleh Bapak Agum Gumelar dan Bapak Siswansyah selaku perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kemudian dilakukan penandatanganan prasasti lalu pemberian plakat dan foto bersama.

Kemudian kami mulai meninjau fasilitas di SMK YPT Banjarmasin yang telah didukung sarana Rumah Belajar Samsung. Salah satu fasilitas terbaru adalah Samsung Smart Library yang dimulai sejak Rumah Belajar Samsung di Makassar. Fasilitas perpustakaan ini dilengkapi beberapa koleksi buku dan juga ebook yang bisa dibaca melalui perangkat tablet yang tersedia di meja baca. Ruang perpustakaan sangat nyaman karena dilengkapi pendingin ruangan dan sofa yang empuk. Pastinya akan membuat para peserta didik Rumah Belajar Samsung Banjarmasin akan betah berlama-lama membaca di Samsung Smart Library ini.Oh ya, fasilitas Samsung Smart Library ini terbuka untuk umum sehingga akan membuka wawasan banyak orang yang datang dan membaca di sini.

Selanjutnya kami mengunjungi beberapa kelas penunjang kurikulum di Rumah Belajar Samsung. Setiap kelas telah difasilitasi oleh pendingin ruangan, perangkat praktek dan screen untuk melihat materi pengajaran. Menurut informasi, kelas favorit dengan peminat sangat tinggi di Rumah Belajar Samsung Banjarmasin ini adalah kelas service smartphone loh. Mudah-mudahan dengan fasilitas penunjang yang sudah sangat baik ini akan membuat peserta didik di Rumah Belajar Samsung Banjarmasin ini akan lebih giat menuntut ilmu.


Salut buat Samsung yang sudah menghadirkan Rumah Belajar Samsung di beberapa kota di Indonesia. Kehadiran Rumah Belajar Samsung ini pastinya membuka kesempatan bagi pemuda Indonesia untuk mendapatkan skill yang mumpuni. Mudah-mudahan akan lebih banyak lagi pembukaan Rumah Belajar Samsung di kota-kota lainnya. Kalau bisa sih menjangkau seluruh provinsi sehingga Indonesia bisa memiliki tenaga-tenaga kerja yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. Dan besar harapan saya, langkah PT.Samsung Electronics Indonesia ini bisa ditiru oleh perusahaan lain sehingga kepedulian akan pendidikan anak bangsa tidak hanya dipikul oleh pemerintah semata tapi sudah dipikirkan dan dijalankan oleh banyak pihak. Aamiin.