12 September 2015

Grand Opening BATIQA Hotel Cirebon

Kota Cirebon yang selama ini dikenal sebagai salah satu kota transit bagi orang-orang yang akan menuju kota-kota lain di Pulau Jawa kini semakin berbenah. Diresmikannya Tol Cipali semakin mempermudah akses dari dan menuju kota Cirebon. Bahkan kini Cirebon sudah semakin dilirik warga Jakarta yang akan menghabiskan akhir pekan mereka. Tidak heran potensi yang dirasa semakin besar ini membuat Cirebon terus berbenah menyambut para wisatawan. Bermunculannya sejumlah hotel baru di kota udang ini bisa jadi adalah salah satu indikasinya. Tidak terkecuali BATIQA Hotels yang pada tanggal 9 September 2015 yang lalu menggelar grand opening hotel mereka di kota Cirebon. Yuk simak liputan saya menghadiri acara grand opening BATIQA Hotel Cirebon.

BATIQA Hotel Cirebon sebenarnya sudah mulai soft opening sejak tanggal 14 Maret 2014 yang lalu. Hotel yang berlokasi di Jl.Dr. Cipto Mangunkusumo no.99, Kesambi yang berada di jantung Kota Cirebon ini memiliki 108 kamar yang terdiri dari 97 kamar superior dan 11 kamar suites. Dengan dilakukannya Grand Opening pada tanggal 9 September 2015 yang lalu, menjadi sebuah penanda bahwa semua fasilitas yang terdapat di hotel berbintang 3 ini sudah 100% beroperasi. BATIQA Hotel Cirebon sendiri merupakan hotel jaringan yang dikembangkan oleh PT.Surya Internusa Hotel. Kota Cirebon sendiri merupakan kota kedua yang dipilih setelah sebelumnya BATIQA Hotel & Apartements Karawang beroperasi dan disusul oleh BATIQA Hotel Jababeka yang bulan Mei 2015 lalu melakukan soft opening. Setelah itu BATIQA Hotel mulai berekspansi pulau Sumatera dengan melakukan soft opening BATIQA Hotel Palembang pada bulan Oktober 2015, disusul opening BATIQA Hotel Lampung, Pekanbaru dan Jakarta pada tahun 2016 yang akan datang.

Rangkaian acara Grand Opening BATIQA Hotel Cirebon ini diawali dengan melakukan pawai becak dan sepeda onthel keliling kota Cirebon. Sejumlah abang becak telah memakai atribut BATIQA Hotel Cirebon, demikian pula dengan becak dan sepeda onthel yang telah dipasang bendera BATIQA Hotel. Kegiatan ini bertujuan untuk memberitahu masyarakat Cirebon bahwa BATIQA Hotel Cirebon akan melakukan kegiatan Grand Opening pada sore hingga malam hari itu. Saya sendiri yang baru pertama kali ke kota Cirebon sangat antusias mengikuti pawai ini karena bisa sekalian jalan-jalan keliling kota Cirebon. 

Setelah pawai becak dan sepeda onthel keliling kota Cirebon, selanjutnya kami kembali menuju hotel untuk bersiap-siap mengikuti acara yang akan berlangsung sore harinya. Tepat pk.17.00 saya sudah mandi dan memakai batik yang menjadi dress code dalam acara grand opening. Tidak lupa foto-foto kece dulu biar ngga dibilang hoax datang ke Cirebon. Hahahaha... Ngomong-ngomong soal logo nih, saya pikir awalnya logo BATIQA Hotel ini adalah kupu-kupu. Ternyata saya salah, logo ini ternyata diambil dari bunga anggrek biru yang sudah langka keberadaannya. 

Acara Grand Opening BATIQA Hotel Cirebon ini mengambil tema Culturally Cared. Tidak heran kalau sore hari itu, nuansa tradisional cukup kental menghiasi setiap sisi hotel. Nuansa tradisional sebenarnya sudah cukup kental menghiasi area hotel. Mulai dari plat cetakan batik yang menjadi interior di meja resepsionis, lalu alunan musik Sunda yang berkumandang di koridor menuju kamar dan nuansa Batik Mega Mendung di lobby dan area kamar. Tapi dengan adanya grand opening ini, semakin terasa sekali nuansa tradisional di sekitar area hotel. Mulai dari warung kecil di sudut lobby hotel yang berisi aneka jajanan, kopi, kerupuk dan sebagainya yang ternyata bisa kita nikmati selama acara grand launching berlangsung. Lalu ada pula unsur peranakan di area gerbang masuk hotel seperti lampion dan naga. Demikian pula panggung musik tradisional yang berada di samping panggung utama.

Acara grand opening BATIQA Hotel Cirebon ini dibuka sekitar pk.17.30 sore dengan sejumlah kata sambutan dari Komisaris dan Direksi PT.Surya Internusa Hotel, lalu disambung dengan kata sambutan GM BATIQA Hotel Cirebon, Ibu Catleya Parengkuan dan sambutan mewakili pemerintah Kota Cirebon yang disampaikan oleh Sekda Kota Cirebon, Bapak Drs. Asep Dedi, MSi.

Setelah sejumlah kata sambutan, tamu undangan dihibur dengan sajian tari Ronggeng Bugis yang merupakan tarian khas Cirebon yang mengisahkan tentang pasukan mata-mata atau telik sandi. Kemudian para tamu kehormatan diantara oleh beberapa penari ke depan pintu hotel dimana akan berlangsung puncak acara pada malam hari itu. Acara grand opening BATIQA Hotel Cirebon ditandai dengan memecahkan kendi yang dilakukan oleh Bapak Johanes Suriadjaja selaku Presiden Direktur PT. Surya Internusa Hotel dan Bapak Drs. Asep Dedi, MSi selaku Sekda Kota Cirebon. Kemudian dilakukan pula pengguntingan rangkaian bunga di depan pintu masuk. 

Suasana semakin semarak saat karyawan dan karyawati BATIQA Hotel Cirebon melepaskan balon berwarna putih dan biru ke angkasa. Kemudian acara dilanjutkan ke dalam lobby hotel dengan penandatangan prasasti oleh Bapak Johanes Suriadjaja selaku Presiden Direktur PT. Surya Internusa Hotel. 

Semakin lengkap acara grand opening malam hari itu dengan suguhan menu spesial BATIQA Hotel Cirebon. Aneka menu prasmanan dengan rasa yang lezat terhidang untuk memanjakan lidah para tamu undangan yang hadir. Saya sendiri dengan suka cita mencicipi aneka menu tradisional khas Cirebon yang dihidangkan seperti Tahu Gejrot, Nasi Jamblang dan Empal Gentong. Semuanya enak. Harapan saya sih hidangan khas Cirebon ini bisa rutin menyapa para tamu hotel saat sarapan pagi. Terima kasih dan sukses selalu untuk BATIQA Hotel Cirebon yang sudah mengundang saya hadir di acara grand opening mereka. Semoga selalu memberikan pelayanan maksimal untuk para tamu hotel.