30 June 2016

Megahnya Terminal 3 Soekarno Hatta International Airport

Airport adalah pintu gerbang sebuah negara. Airport yang nyaman tentu akan memberikan kesan pertama yang bagus bagi siapapun yang menjejakkan kaki untuk kali pertama di sebuah kota maupun sebuah negara. Untuk memberikan kesan pertama yang baik kepada siapapun yang baru pertama kali berkunjung ke Indonesia, Angkasa Pura II mengembangkan sebuah gedung terminal baru untuk melengkapi Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3 Eksisting. Seperti apa megahnya pintu gerbang baru menuju ibu kota negara Republik Indonesia ini ? 

Minggu lalu saya berkesempatan menghadiri undangan dari pihak Angkasa Pura II untuk mengunjungi Terminal 3 yang sedang memoles diri sebelum resmi dibuka saat menjelang lebaran nanti. Kesan pertama begitu melihat gedung Terminal 3 ini adalah mewah dan besar. Meskipun belum 100%  rampung, tapi kemegahan bangunan Terminal 3 sudah bisa kita saksikan dengan kasat mata. Sampai di drop off zone, saya melihat bagian atap yang berundak-undak yang mirip dengan bagian berundak-undak di terminal 2. Ternyata atap berundak ini memang merupakan benang merah antara Terminal 2 dan Terminal 3. Sedikit info yang saya dapat dari Pak Benyamin yang merupakan salah satu team arsitek, basic desain bangunan Terminal 3 ini dikerjakan hanya dalam waktu 1,5 bulan saja lho. 

Masuk ke area check in counter saya semakin terperangah. Area ini luas sekali dengan ceiling yang menawan. Ada banyak sekali check in counter yang tersedia. Harapan saya dengan adanya area check in berukuran luas seperti di Terminal 3 ini, tidak ada kepadatan yang lazim ditemui saat jam penerbangan sibuk yang sering saya temui di Terminal 1. 

Oh ya, untuk penumpang Sky Priority Garuda, tersedia area check in khusus lengkap dengan karpet dan sofa-sofa yang nyaman untuk menunggu. Warna karpet dan kursi senada sekali dengan warna yang sering saya lihat ketika naik pesawat Garuda. 

Bagi teman-teman yang sudah melakukan web check in, di Terminal 3 tersedia drop off luggage. Dengan adanya drop off luggage ini, kita tidak perlu mengantri di check in counter untuk memasukkan bagasi kita yang akan masuk ke dalam perut pesawat. Praktis kan ?

Terminal 3 Soekarno Hatta International Airport dilengkapi dengan teknologi Baggage Handling System (BHS) Level 5 yang memungkinkan untuk mendeteksi bahan peledak atau bom. Nah kalau ada bagasi yang dicurigai berisi bahan peledak atau bom, maka akan dimasukkan ke dalam bom blanket dan akan segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang. Selain itu penanganan bagasi akan menggunakan barcode system yang cepat dan aman. Dengan adanya barcode system ini, kita bisa ucapkan selamat tinggal untuk bagasi tertinggal atau hilang yang sering terjadi. Keren !

Ada banyak Baggage Scanning Machine untuk memeriksa semua bagasi yang akan dibawa masuk ke dalam gedung terminal. Karena jumlahnya cukup banyak, saya sih berharap banget antrian mengular yang sering terjadi bisa berkurang jauh. Mudah-mudahan yah.

Inilah boarding room area di Terminal 3. Area ruang tunggu ini memiliki memanjang seluas 2km. Terdapat 28 gates yang terdiri dari 10 gate untuk rute internasional dan 18 gates untuk rute domestik. Terminal 3 sendiri bisa menampung 25 juta penumpang/tahun. Dengan kaca-kaca besar yang langsung menghadap ke apron dan lanadsan, kita bisa mengamati dengan leluasa aktivitas di bandara saat pesawat landing dakan menjelang lepas landas. Area komersial seperti restaurant dan merchant lainnya juga berada di area boarding room ini. Oh ya, sistem penerangan di Terminal 3 ini menggunakan teknologi yang dapat mengatur terang dan redup secara otomatis sesuai dengan kondisi cuaca.


Yang membedakan boarding room di Terminal 3 dengan bandara-bandara lainnya adalah keberadaan meja dan sofa yang beraneka warna yang membuat ruang besar ini terasa semarak. Setiap gate memiliki sofa yang berbeda warna. Ada gate yang memiliki sofa berwarna biru dan gate lainnya memiliki sofa warna kuning atau hijau. Di area boarding room ini juga tersedia playground yang memungkinkan orang tua untuk membiarkan anak-anak mereka bermain sembari menunggu jadwal keberangkatan mereka. 

Terminal 3 juga menyediakan 44 unit garbarata atau jembatan yang menghubungkan gedung terminal dengan pesawat. Dengan adanya garbarata ini, penumpang bisa nyaman masuk ke dalam pesawat tanpa kepanasan atau kehujanan.

Hiburan adalah salah satu hal yang penting ketika menunggu jam keberangkatan pesawat. Untungnya Terminal 3 ini nantinya bakal dilengkapi dengan sarana hiburan dan juga berbagai karya seni khas Indonesia seperti lukisan dan patung. Juga akan ada layar besar yang menampilkan sejumlah destinasi wisata di Indonesia. nantinya kita akan menemukan Indonesia mini dalam gedung Terminal 3 ini. Karya seni yang akan hadir Terminal 3 antara lain area Batik Wall yang keren banget dan Instagramable. Sayangnya saat saya datang area ini masih dalam proses pengerjaan. Mudah-mudahan hasilnya keren yah teman-teman.

Sebagai pintu gerbang kedatangan antar bangsa, Terminal 3 didesain dengan berbagai teknologi untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan berwawasan lingkungan. beberapa teknologi yang bisa kita temukan di Terminal 3 ini antara lain adalah ASS atau airport security system yang memungkinkan untuk mendeteksi wajah penumpang pesawat atau pengunjung airport yang masuk dalam daftar pihak berwajib. Ada pula teknologi Fully IBMS atau Intelligence Building Management System yang mengatur agar Terminal 3 menjadi sebuah bangunan yang mengusung konsep eco green. Lalu ada teknologi Rain Water System yang berfungsi untuk menampung air hujan dan mengolahnya sebagai air bersih yang bisa digunakan. Ada pula Recycle Water yang mengolah air toilet untuk kembali lagi menjadi air toilet sehingga dapat menghemat air. 

Bagaimana teman-teman ? Semakin ngga sabar yah menunggu Terminal 3 ini beroperasi. Sedikit info nih, Terminal 3 ini akan mulai beroperasi menjelang lebaran tahun 2016 ini walaupun kemungkinan baru melayani 5 destinasi terlebih dahulu. Mudah-mudahan salah satu destinasi tersebut adalah destinasi tujuan mudiknya teman-teman yah. Yang jelas saya berharap dengan hadirnya Terminal 3 ini akan menciptakan kenyamanan lebih saat menggunakan moda transportasi udara. Pastinya setelah kehadiran Terminal 3 ini, saya juga berharap akan adanya penambahan landasan baru sehingga arus kepadatan di sisi udara bisa semakin lancar. Sukses untuk Terminal 3 Soekarno Hatta International Airport dan jaya juga untuk Angkasa Pura II.

27 June 2016

Review Film : Rudy Habibie

Sudah pernah nonton film Habibie & Ainun yang melejit di tahun 2012 dengan raihan 4 juta lebih penonton dong ? Nah, buat teman-teman yang suka banget sama film Habibie & Ainun, dalam waktu dekat ini atau tepatnya mulai tanggal 30 Juni 2016 ini, MD Pictures akan menghadirkan kembali kisah masa muda Presiden Ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie dalam film Rudy Habibie ( Habibie & Ainun 2 ) . Saya beruntung sekali karena bisa mengikuti Press Screening film ini di CGV Blitz Grand Indonesia pada hari Jumat yang lalu. Yuk simak liputan lengkapnya...

Acara press screening ini diikuti oleh rekan-rekan media dan blogger dan ditempatkan di Auditorium 1. Acara sendiri diawali dengan berbuka puasa bersama yang dilanjutkan dengan masuk ke Auditorium 1 untuk menonton film Rudy Habibie. Saya sendiri sangat antusias datang ke acara ini karena sudah terpesona saat menonton trailer film Rudy Habibie ini di Youtube. Dan lebih senangnya lagi karena acara ini sekalian bisa dijadikan ajang kopdar dengan teman-teman blogger lainnya.

Film Rudy Habibie dimulai dari masa kecil Bapak BJ Habibie yang memiliki panggilan Rudy. Rudy kecil sudah memiliki kepintaran dan tertarik dengan pesawat dari sang ayah (diperankan oleh Dony Damara ) . Kehidupan keluarga besar Rudy digambarkan begitu harmonis. Sang ibu (diperankan oleh Dian Nitami) juga sangat menyayangi dan mendukung pendidikannya. Hingga akhirnya Rudy beranjak dewasa (diperankan oleh Reza Rahadian) dan melanjutkan kuliahnya di kota Aachen, Jerman. Di Aachen inilah Rudy bertemu dan berkenalan dengan teman-teman dari Indonesia. Bersama teman-temannya, mereka bergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia. Di kota ini pula Rudy bertemu dan jatuh cinta dengan seorang gadis Jerman keturunan Polandia bernama Ilona (diperankan oleh Chelsea Islan). Ilona sendiri bisa berbahasa Indonesia karena sempat belajar dari seorang suster yang berasal dari Ambon saat mereka sedang berlindung dalam bunker selama beberapa bulan. Kisah cinta Rudy dan Ilona beserta pergolakan kehidupan Rudy dalam organisasi PPI membungkus film Rudy Habibie ini dengan dramatis. Bagaimana akhir dari film ini ? Apakah happy ending atau sad ending ? Kalian harus temukan sendiri jawabannya dengan menonton film Rudy Habibie di bioskop mulai tanggal 30 Juni 2016.

MD Pictures sepertinya sangat serius mempersiapkan film Rudy Habibie. Target yang dicanangkan untuk film ini pun tidak main-main. Menurut Manoj Punjabi selaku Produser, MD Pictures menargetkan film ini ditonton 10 juta penonton. Dan untuk mencapai target tersebut, persiapan dan strategi yang dilakukan juga sudah sangat maksimal. Mulai dari pra-produksi dengan menyiapkan pemain-pemain pilihan hingga melibatkan sound designer yang sudah terbiasa terlibat dalam film-film Hollywood seperti Chris David yang pernah terlibat dalam film Face Off, Allien 3, American Pie, The Expendables, dll. Luar biasa bukan ? Pemilihan Original Soundtrack juga dilakukan dengan sangat apik, dimana Cakra Khan membawakan lagu Mencari Cinta Sejati yang nge-blend banget dengan film ini. Selain itu ada pula CJR yang membawakan lagu Mata Air. Film Rudy Habibie rencananya akan tayang tidak hanya di bioskop Indonesia, melainkan juga di sejumlah bioskop di beberapa negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Hong Kong. 

Penasaran dengan film Rudy Habibie ? Pastikan teman-teman nonton di bioskop kesayangan kalian mulai tanggal 30 Juni 2016 yah. 

25 June 2016

Kenalan Dengan Pawoon di #SMESCODigipreneurDay


Hari Sabtu tanggal 18 Juni 2016 yang lalu, saya menyempatkan diri datang ke Galeri Indonesia Wow yang berlokasi di SME Tower untuk menghadiri acara SMESCO DigipreneurDay . Sedikit informasi, SMESCO sendiri adalah rumahnya para UKM di Indonesia. Dan acara SMESCO DigipreneurDay ini merupakan sebuah event beraktivitasnya para profesi digital preneur di bidang promosi dan marketing. Menurut Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP-UKM) Ahmad Zabadi, SMESCO berperan menjadi jembatan bagi akselerasi UKM yang memiliki produk berkualitas diSmesco untuk tampil lebih maksimal . Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk mempromosikan produk-produk UKM SMESCO. Dengan adanya acara ini, tentu saja diharapkan para UKM bisa melek teknologi sehingga mereka lebih siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Kesempatan menghadiri acara ini juga saya manfaatkan untuk kopdar dengan teman-teman blogger lainnya yang sama-sama ingin menambah wawasan juga di acara ini. Soalnya semua acara yang dihadirkan di SMESCO DigipreneurDay ini keren-keren. Yang tadinya mungkin tidak punya ide, tiba-tiba jadi banyak sekali ide yang bisa diwujudkan setelah mengikuti beragam acara di sini.

Salah satu start up yang mengisi panggung di acara SMESCO DigipreneurDay adalah Pawoon. Pawoon sendiri merupakan aplikasi kasir online berbasis cloud server. Dengan adanya aplikasi ini, pengusaha UKM bisa memantau gerai mereka dimanapun dan kapanpun. Canggih banget kan ? Aplikasi Pawoon sendiri bisa diunduh melalui tablet dan bisa digunakan 15 menit setelah install dan register. Pawoon sendiri sudah berdiri sejak tahun 2014 yang lalu dan hadir dengan menggunakan bahasa Indonesia dan memiliki sistem operasional yang simpel serta mudah digunakan dan dipahami oleh siapapun. 

Menurut mas Opid Adisuryo, aplikasi Pawoon memiliki banyak sekali fitur yang menguntungkan dan memudahkan para pemilik toko. Diantaranya adalah fitur inventory management sehingga pemilik usaha tidak perlu kuatir akan terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh karyawan. Selain itu, Pawoon juga mampu membuat statistik harian, mingguan dan bulanan. Dengan adanya statistik ini, pemilik toko bisa melihat waktu dimana toko mereka ramai oleh para pembeli sehingga dapat menggencarkan promo di jam-jam tersebut untuk para costumer mereka. Pawoon juga mengedepankan Costumer Relating Management untuk meningkatkan engagement antara merchant dengan costumer, sehingga para costumer tidak segan datang kembali ke toko. Keren banget yah ?

Oh ya, Pawoon sendiri belum lama ini baru menandatangi MOu dengan Zahir yang merupakan aplikasi pembukuan nomor 1 di Indonesia. Adanya kerjasama dengan Zahir ini, para pengguna Pawoon akan mendapatkan laporan keuangan yang baik sehingga dapat dijadikan syarat untuk mengajukan kredit ke bank bila ingin mengembangkan usaha mereka. Ke depannya Pawoon akan menambah lebih banyak fitur mereka sehingga nantinya pembayaran listrik atau pembelian pulsa juga bisa dilakukan melalui aplikasi Pawoon. Asyik... Jadi kalau teman-teman sekarang sudah memiliki usaha atau baru akan merintis usaha, Pastikan memanfaatkan aplikasi Pawoon dengan beragam fitur-fitur mereka yang membuat usaha sekecil apapun akan terkelola secara profesional. Nah, kalau teman-teman tertarik untuk memanfaatkan aplikasi Pawoon, bisa hubungi beberapa kontak berikut yah :

Dita Pawoon - 081333520101
Barito Pacific Plaza, Tower A Lantai 6 |
Jl. S. Parman Kav. 62-63 Slipi, Jakarta Indonesia 1141

21 June 2016

BRIsat Kebanggaan Indonesia

Akhir pekan lalu terselip sebuah cerita bahagia saya yang rasanya sayang bila tidak dituliskan di blog ini. Apalagi kalau bukan pengalaman saya bersama teman-teman blogger lainnya menjadi bagian untuk mengabarkan pada khalayak mengenai pelucuran BRIsat. Meskipun pelucuran satelit milik BRI ini mengalami beberapa kali penundaan, tapi pada akhirnya satelit berhasil mengangkasa. Mengukir sebuah cerita baru bagi BRI dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Satelit BRI yang diberi nama BRIsat sendiri sudah mengalami beberapa kali penundaan peluncuran. Akan tetapi penundaan peluncuran ini harusnya bisa dimaklumi demi keamanan satelit yang berharga 3,3 trilyun rupiah ini. BRIsat sendiri diluncurkan dengan roket Ariane 5 yang diluncurkan dari Kourou, Guiana Prancis, Amerika Selatan.

Dan akhirnya, pada hari Sabtu tanggal 18 Juni 2016 pk.18.38 waktu Kourou atau Minggu pagi pk. 04.38, roket Ariane 5 yang membawa BRIsat berhasil mengangkasa. Butuh waktu 56 menit sebelum roket benar-benar mengangkasa, dan butuh waktu sekitar 10 hari sebelum roket mencapai orbit di atas langit Papua di 150,5 Bujur Timur. Setelah mencapai orbit, BRIsat akan menjalani masa uji coba pengoperasian. Proses ini membutuhkan waktu sekitar 60 hari. Dan BRIsat kemungkinan akan mulai beroperasi sekitar bulan Agustus 2016.

Sumber : Detik Finance
Seperti yang saya katakan sebelumnya,  diluncurkannya BRIsat ini menorehkan sebuah catatan baru bagi bangsa Indonesia. Karena BRI adalah satu-satunya bank di dunia yang memiliki dan mengoperasikan satelit milik mereka sendiri. Dengan adanya BRIsat ini, BRI akan menghemat banyak biaya yang selama ini digunakan untuk menyewa transpoder. Apalagi satelit ini mampu beroperasi selama 15 - 17 tahun. 

Dengan kehadiran BRIsat ini, BRI dapat melakukan efisiensi yang signifikan pada biaya operasional mereka sehingga bisa mengalihkannya dengan melakukan banyak lompatan besar seperti menurunkan suku bunga pinjaman mereka. Selain itu dengan adanya satelit ini akan melancarkan jalur komunikasi perbankan BRI ke daerah-daerah pelosok. Dengan demikian akan terjadi kesetaraan layanan antara kota besar hingga ke daerah terpencil. Dan yang jelas, dengan kehadiran BRIsat ini, BRI bisa membuktikan pada dunia kalau industri perbankan juga piawai dalam mengelola satelit. Selamat untuk BRI atas peluncuran BRIsat, pastinya harapan saya BRI akan menjadi yang terdepan dan memberikan pelayanan maksimal pada para nasabahnya. Aamiin...

15 June 2016

Kuliner Wajib Kalau Traveling Ke Belitung

Awal bulan Mei 2016 saya isi dengan liburan bersama beberapa teman-teman Blogger Indonesia mengunjungi Negeri Laskar Pelangi. Perjalanan kami sangat menyenangkan karena dipandu oleh Visca Tour yang membuat 3 hari 2 malam di sana begitu padat dan banyak sekali tempat yang kami datangi. Tidak hanya tempat-tempat asyik yang kami kunjungi, kuliner-kuliner khas Belitung juga kami serbu untuk melengkapi catatan perjalanan kami di sana. Nah, Catatan Si Goiq kali ini akan mengulas kuliner apa saja yang wajib kalian cicipi kalau berkunjung ke Negeri Laskar Pelangi.


1. Mie Atep

Kuliner pertama yang kami datangi tidak lama setelah menjejakkan kaki di Pulau Belitung adalah Mie Atep. Yaa.. hampir semua orang yang tahu kalau saya akan liburan ke Belitung, menyarankan saya untuk mencicipi kuliner khas yang satu ini. Walaupun ini bukan kali pertama saya menginjakkan kaki di Belitung, tapi ini kali pertama saya mencicipi kuliner ini. Lokasi Mie Atep berada di pusat kota Tanjung Pandan, tidak jauh dari Tugu Batu Satam. Jadi sebelum atau sesuadah makan, bisa sekalian foto-foto di Tugu Batu Satam. Warung Mie Atep ini terbilang sederhana, tapi cukup ramai dikunjungi. Tidak menunggu lama, seporsi Mi Atep sudh tersaji dan siap untuk disantap. Wanginya begitu menggoda. Dan begitu saya cicip. Wooww.. rasanya sangat gurih. Kuah kaldu udang begitu terasa di lidah. Sepintas lalu mirip dengan rasa mie celor Palembang. Satu porsi yang saya kira tidak mengenyangkan ternyata cukup membuat perut penuh sampai waktu makan siang tiba. Dan harganya juga membuat kantong aman. Tidak sampai Rp.15.000,- sudah bisa menikmati seporsi Mie Atep. Dan akan lebih segar dengan minum es jeruk kunci yang segar. Ahhh...

2. Gangan

Kuliner khas yang beruntung bisa saya cicipi saat berkunjung ke Belitung tempo hari adalah Gangan. Gangan ini kabarnya adalah salah satu kuliner legendaris Belitung. Gangan sendiri merupakan sejenis sup dengan bahan ikan atau daging. Kuah gangan sendiri berwarna kuning yang terbuat dari kunyit dan bahan-bahan alami lainnya seperti rempah-rempah, nanas, lengkuas dan cabai. Oh ya, untuk gangan yang berisi ikan, biasanya rasanya segar dengan cita rasa cukup pedas. Hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan aroma amis pada ikan. Gangan sendiri bisa kita temui di banyak rumah makan di Belitung.

3. Belitong Timpo Duluk

Salah satu tempat kuliner yang sedang hits di Belitung adalah Ruma Makan Belitong Timpo Duluk. Tempat ini ramai sekali dikunjungi tidak hanya oleh para traveler, tapi juga oleh warga setempat. Lagi-lagi saya beruntung karena tempat ini masuk dalam agenda makan malam kami. Sesuai dengan namanya, tempat makan ini bernuansa tempo dulu. Bahkan pelayan di sini juga memakai pakaian tradisional. Benar-benar memperkuat rasa tempo dulu yang ingin mereka sajikan. Nah hidangan unggulan yang ingin kami rasakan sensasinya adalah makan bedulang. Makan bedulang sendiri adalah sebuah tradisi makan yang dikenal oleh masyarakat Belitung. Dimana para tamu akan disuguhkan satu set hidangan untuk dimakan oleh beberapa orang. Dan ada beberapa tradisi yang harus kita ikuti. salah satunya adalah yang berusia paling tua berhak untuk mengambil nasi dan lauk pauknya terlebih dahulu. Makanan yang disajikan antara lain adalah gangan daging, ikan goreng garing, sambal serai, ayam ketumbar, sate ikan dan lalapan. Semuanya enak banget. Wajib banget nyobain makan di sini !

4. Seafood

Buat penyuka seafood, nikmatilah surga makanan favorit kamu di sini. Karena selama saya berada di sini, nyaris tidak ada menu ayam atau daging yang tersedia. Tapi kalau seafood pasti selalu ada dimanapun dan kapanpun. Mulai dari cumi, ikan bakar, ikan goreng, udang, atau kepiting semua ada dan tersaji dalam kondisi segar. Saya suka semua hidangan seafood yang masuk dalam perut. 

Bagaimana ? Sudah terbit air liurnya melihat aneka kuliner khas Belitung yang saya posting kali ini ? Kalau sudah ? Buruan bikin rencana traveling ke Belitung. Kalau masih bingung, kalian bisa kontak Visca Tour lho buat bikin rencana liburan di sana. Yuk cicipi beraneka kuliner nusantara !