21 February 2016

Topeng Sekura

Masih ingat kan beberapa waktu yang lalu saya sempat menulis mengenai kemeriahan Karnaval Festival Sekala Brak di Liwa, Lampung Barat. Dalam festival tersebut saya banyak sekali melihat sosok memakai topeng yang memerankan banyak tokoh dengan suara-suara yang unik. Setelah bertanya, saya jadi tahu bahwa tokoh ini disebut Sekura. Penasaran dong apa dan bagaimana Sekura ini ? Simak yuk detailnya di Catatan Si Goiq kali ini.

Menurut salah seorang tokoh muda Sekala Brak yang bernama Eka Fendi Aspara, sejarah Sekura sendiri konon awalnya dipakai saat peperangan 4 paksi yang membawa ajaran Islam di tanah Sekala Brak yang menganut animisme. Para pengikut 4 maulana tersebut menggunakan topeng saat berperang karena mereka harus melawan kerabat sendiri. Selain menggunakan penutup wajah, Sekura juga memiliki sejumlah aksesori antara lain pedang, tombak, dll. Hal ini menyimbolkan untuk merayakan kemenangan dengan senjata di tangan. 

Sekura sendiri terbagi menjadi 2 :

Yang pertama adalah Sekura Kamak. Dalam Bahasa Lampung, kamak berarti kotor. Sekura Kamak memang  tampil dengan pakaian compang camping atau kotor. Ciri khas Sekura ini biasanya menggunakan topeng yang terbuat dari kayu. Mereka juga akan memakai aksesori yang membuat penampilan mereka terlihat kotor seperti daun pisang kering atau bahan-bahan bekas lainnya. Oh ya, Sekura Kamak juga punya keistimewaan boleh mengikuti kegiatan panjat pinang.


Yang kedua adalah Sekura Kecah atau Sekura Betik. Dalam bahasa Lampung sendiri, betik berarti bagus atau bersih. Sepadan dengan artinya, penampilan Sekura Betik ini juga lebih bersih dan lebih rapi dibandingkan dengan Sekura Kamak. Sekra Betik sendiri biasanya menggunakan penutup wajah terbuat dari kain dan ada pula yang menggunakan kacamata hitam. Di bagian pinggangnya biasanya digantungi kain-kain panjang. Sekura Betik tidak memiliki hak untuk mengikuti kegiatan panjat pinang. Mereka hanya kebagian peran sebagai penggembira. 

Sekura biasanya hadir dalam acara adat atau event besar di Lampung Barat. Seperti saat kegiatan Himpun Agung Sai Batin Paksi Sekala Brak dan Karnaval Festival Sekala Brak. Selain itu setiap tahu juga diadakan Pesta Sekura yang disimbolkan sebagai perayaan kemenangan setelah berperang melawan hawa nafsu selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Pesta Sekura ini diadakan tanggal 1 hingga 7 Syawal setiap tahunnya. Di puncak acara pesta akan diakhiri dengan kegiatan panjat pinang oleh Sekura Kamak.

Jadi tambah wawasan lagi kan mengenai kekayaan budaya Indonesia ? Semakin kita banyak tahu, semakin kita tahu pula bahwa ada banyak sekali budaya Indonesia yang mungkin belum kita tahu. Maka dari itu, yuk kita jelajahi Indonesia.