17 March 2016

Jalan-Jalan Ke Floating Market Lembang

Dalam edisi jalan-jalan ke Bandung beberapa waktu yang lalu bersama sahabat saya Kiki yang berasal dari Palembang, saya merencanakan beberapa agenda yang asyik dikunjungi dalam satu tujuan. Jadilah saya memilih tujuan kawasan wisata di Bandung Utara karena ada cukup banyak pilihan tempat wisata yang seru untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Floating Market Lembang.

Untuk bisa memasuki kawasan Floating Market Lembang, kita harus membayar tiket masuk untuk motor sebesar Rp.5.000,-, mobil sebesar Rp.10.000,- untuk mobil, dan Rp. 20.000,- untuk bus. Lalu kita juga diminta untuk membayar voucher minuman sebesar Rp.15.000,-/orang . Voucher minuman ini bisa ditukar dengan berbagai pilihan minuman seperti kopi, teh atau susu coklat sebelum kita memasuki area Floating Market. Oh ya, jangan lupa untuk membuang gelas kertas yang kita gunakan untuk minum di kotak sampah yang tersedia yah. Karena saya sempat melihat banyak gelas kertas yang dibuang sembarangan oleh pengunjung yang kurang bertanggung jawab. 

Ada banyak sekali spot untuk berfoto yang bisa kita temui di Floating Market Lembang ini. Mulai dari saat kita masuk, sejumlah taman-taman cantik, bangunan-bangunan unik dan dermaga pinggir danau. Udara Lembang yang sejuk membuat hasrat untuk berfoto-foto semakin menggelora. Jadi mohon dimaafkan kalau isi postingan blog saya kali ini cukup banyak didominasi oleh foto-foto saya. Hahahahahaha...

Kenapa tempat ini dinamakan floating market atau pasar terapung ? Yak di bagian inilah akhirnya saya menemukan jawabannya. Setelah puas foto-foto disejumlah tempat, saya akhirnya menemukan sebuah lokasi di pinggir danau dengan banyak penjual makanan yang menempati lapak jualan mereka di atas perahu. Tentu jangan samakan dengan floating market tradisional yang berada di Banjarmasin yah. Karena di Floating Market Lembang ini semua kapal sudah tersusun sedemikian rupa mengitari area pinggir danau yang sekaligus juga berfungsi sebagai area food court. 

Ada cukup banyak penjual makanan yang menjual lapak mereka di atas kapal di Floating Market ini. Oh ya, untuk bisa membeli makanan di sini, kita harus membeli koin-koin yang tersedia di kasir. Harga koin mulai dari pecahan Rp.5.000,- , Rp.10.000,- , Rp.20.000,- , Rp.50.000,- dan Rp.100.000,- . Nominal koin tidak berbeda dengan nominal uang yang harus kita bayarkan. Semua penjual makanan di atas kapal hanya menerima pembayaran dengan koin ini. Ada banyak sekali ragam makanan yang dijual di sini. Mulai dari gorengan, cemilan hingga makanan berat. Saya dan Kiky sempat nyobain cakwe, tutut dan beberapa makanan lainnya. Rasanya enak. 

Bagi yang berwisata ke Floating Market bersama keluarga, ada beberapa pilihan hiburan tambahan yang bisa dijalani bersama anggota keluarga. Salah satunya adalah naik perahu di danau. Untuk bisa naik perahu ini kita harus membayar biaya tambahan lagi. Ada beberapa jenis perahu yang bisa dipilih sesuai keinginan. Ada perahu yang harus di dayung, ada perahu yang harus dikayuh dengan sadel dan kalau malas untuk mengayuh atau mendayung, bisa memilih perahu panjang yang ditarik dengan perahu mesin. 

Bagi yang berminat datang ke Floating Market Lembang, tempat ini beroperasi setiap hari mulai pk.09.00 - 19.00 . Ahh.. Bandung memang selalu menghadirkan banyak cerita dan tempat-tempat baru yang selalu menarik untuk dikunjungi saat liburan. Nantikan kisah saya selanjutnya jalan-jalan di seputar kawasan Lembang yah :)