27 June 2016

Review Film : Rudy Habibie

Sudah pernah nonton film Habibie & Ainun yang melejit di tahun 2012 dengan raihan 4 juta lebih penonton dong ? Nah, buat teman-teman yang suka banget sama film Habibie & Ainun, dalam waktu dekat ini atau tepatnya mulai tanggal 30 Juni 2016 ini, MD Pictures akan menghadirkan kembali kisah masa muda Presiden Ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie dalam film Rudy Habibie ( Habibie & Ainun 2 ) . Saya beruntung sekali karena bisa mengikuti Press Screening film ini di CGV Blitz Grand Indonesia pada hari Jumat yang lalu. Yuk simak liputan lengkapnya...

Acara press screening ini diikuti oleh rekan-rekan media dan blogger dan ditempatkan di Auditorium 1. Acara sendiri diawali dengan berbuka puasa bersama yang dilanjutkan dengan masuk ke Auditorium 1 untuk menonton film Rudy Habibie. Saya sendiri sangat antusias datang ke acara ini karena sudah terpesona saat menonton trailer film Rudy Habibie ini di Youtube. Dan lebih senangnya lagi karena acara ini sekalian bisa dijadikan ajang kopdar dengan teman-teman blogger lainnya.

Film Rudy Habibie dimulai dari masa kecil Bapak BJ Habibie yang memiliki panggilan Rudy. Rudy kecil sudah memiliki kepintaran dan tertarik dengan pesawat dari sang ayah (diperankan oleh Dony Damara ) . Kehidupan keluarga besar Rudy digambarkan begitu harmonis. Sang ibu (diperankan oleh Dian Nitami) juga sangat menyayangi dan mendukung pendidikannya. Hingga akhirnya Rudy beranjak dewasa (diperankan oleh Reza Rahadian) dan melanjutkan kuliahnya di kota Aachen, Jerman. Di Aachen inilah Rudy bertemu dan berkenalan dengan teman-teman dari Indonesia. Bersama teman-temannya, mereka bergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia. Di kota ini pula Rudy bertemu dan jatuh cinta dengan seorang gadis Jerman keturunan Polandia bernama Ilona (diperankan oleh Chelsea Islan). Ilona sendiri bisa berbahasa Indonesia karena sempat belajar dari seorang suster yang berasal dari Ambon saat mereka sedang berlindung dalam bunker selama beberapa bulan. Kisah cinta Rudy dan Ilona beserta pergolakan kehidupan Rudy dalam organisasi PPI membungkus film Rudy Habibie ini dengan dramatis. Bagaimana akhir dari film ini ? Apakah happy ending atau sad ending ? Kalian harus temukan sendiri jawabannya dengan menonton film Rudy Habibie di bioskop mulai tanggal 30 Juni 2016.

MD Pictures sepertinya sangat serius mempersiapkan film Rudy Habibie. Target yang dicanangkan untuk film ini pun tidak main-main. Menurut Manoj Punjabi selaku Produser, MD Pictures menargetkan film ini ditonton 10 juta penonton. Dan untuk mencapai target tersebut, persiapan dan strategi yang dilakukan juga sudah sangat maksimal. Mulai dari pra-produksi dengan menyiapkan pemain-pemain pilihan hingga melibatkan sound designer yang sudah terbiasa terlibat dalam film-film Hollywood seperti Chris David yang pernah terlibat dalam film Face Off, Allien 3, American Pie, The Expendables, dll. Luar biasa bukan ? Pemilihan Original Soundtrack juga dilakukan dengan sangat apik, dimana Cakra Khan membawakan lagu Mencari Cinta Sejati yang nge-blend banget dengan film ini. Selain itu ada pula CJR yang membawakan lagu Mata Air. Film Rudy Habibie rencananya akan tayang tidak hanya di bioskop Indonesia, melainkan juga di sejumlah bioskop di beberapa negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Hong Kong. 

Penasaran dengan film Rudy Habibie ? Pastikan teman-teman nonton di bioskop kesayangan kalian mulai tanggal 30 Juni 2016 yah.