20 August 2017

Negeri Dongeng : Perjalanan Menjelajahi Puncak-Puncak Tertinggi Indonesia

Ada yang suka naik gunung bersama teman-temannya ? Saya pribadi waktu SMA sempat bergabung dalam organisasi pencinta alam dan sempat menjelajah beberapa gunung. Kegiatan mendaki gunung belakangan ini semakin disukai oleh banyak anak-anak muda. Bergabung atau tidak bergabung di organisasi pencinta alam, tidak menyurutkan minat untuk naik gunung. Tapi sayang, karena banyak yang naik gunung tanpa pembekalan yang cukup, akibatnya ada oknum-oknum yang merusak alam seperti meninggalkan sampah di gunung dan merusak alam. Ngomong-ngomong soal gunung, tanggal 17 Agustus lalu saya diundang special screening film Negeri Dongeng. Mau tahu seperti apa film nya ? Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Film Negeri Dongeng adalah sebuah film dokumentar yang menceritakan perjalanan Anggi Frisca dan rekan-rekannya mendaki 7 puncak tertingggi yang tersebar di pulau-pulau besar Indonesia. Dimulai dari Gunung Kerinci yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Sumatera, lalu berlanjut ke Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa, lalu Gunung Rinjani yang mrupakan gunung tertinggi di kepulauan Bali dan Nusa Tenggara, mereka juga singgah di Gunung Bukit Raya Kalimantan, lalu ke Gunung Rante Mario di Sulawesi, terus mendaki Gunung Latimojong di Sulawesi, Gunung Binaiya di Maluku dan Puncak Cartenz di Papua. Misi mereka tidak hanya menaklukkan puncak-puncak tertinggi di Indonesia semata, tapi juga melakukan interaksi dengan penduduk setempat.

Film Negeri Dongeng sendiri pengambilan gambarnya dilakukan secara natural saat proses pendakian berlangsung selama kurun waktu 2 tahun, dimulai dari bulan November 2014 hingga bulan April 2016. Film ini juga menghadirkan beberapa nama yang sudah familiar dengan kegiatan alam bebas seperti Nadine Chandrawinata, Medina Kamil, Darius Sinatria dan Mathew Tandioputra yang merupakan pendaki termuda yang sudah mendaki banyak gunung di Indonesia. Selain itu film ini juga melibatkan 32.000 pendukung melalui kegiatan bootcamps selama pendakian berlangsung. Film ini memperlihatkan bagaimana sulitnya medan yang harus ditempuh seorang pendaki ketika mendaki gunung. Juga kesulitan-kesulitan yang bisa saja ditemui seperti mata air yang kering, rekan yang sakit, belum lagi kabar duka yang diterima anggota team yang memaksanya harus kembali di tengah ekspedisi. 

Kendala-kendala yang ditemui saat mendaki gunung yang dihadirkan dalam film Negeri Dongeng ini seharusnya dapat menjadi sebuah pelajaran bagi teman-teman yang ingin mendaki gunung, bahwa mendaki gunung itu tidak cukup dengan modal semangat saja. Butuh sebuah persiapan yang sangat matang, seperti latihan fisik dan alat-alat pendakian standar seperti sleeping bag, matras, jaket, sepatu, dan sebagainya. Juga persiapan bagaimana bila kita menemui kendala-kendala yang bisa saja terjadi seperti mata air kering. Tentunya kita harus punya beberapa rencana untuk menghadapi situasi-situasi semacam itu. Dan yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita bisa menjaga alam dengan tidak berkontribusi untuk meninggalkan sampah di gunung. 

Di luar kendala-kendala yang mungkin kita temukan, Negeri Dongeng juga mengingatkan saya bahwa sebuah perjalanan mendaki gunung meninggalkan banyak cerita indah yang pasti akan menjadi kenang-kenangan seumur hidup. Bahwa teman-teman mendaki itu akan menjadi saudara-saudara terbaik yang kita punya. Kita mungkin tidak menikah atau pacaran, tapi kita bisa tidur bersama bahkan bisa jadi hampir mati bersama. Saya pikir film Negeri Dongeng ini dapat menjadi sebuah pembelajaran yang sangat baik bagi teman-teman yang punya rencana untuk mendaki gunung dalam waktu dekat. Nantikan kehadiran film Negeri Dongeng mulai bulan September 2017 di bioskop-bioskop kesayangan kamu.

18 August 2017

Drama Ojek Online


Sudah beberapa tahun ini saya setia sekali menggunakan jasa ojek online untuk mengantarkan saya ke berbagai tempat di seluruh Jakarta. Mulai dari mengantarkan saya pergi pulang kantor, sampai mengantarkan saya untuk berbagai aktifitas lainnya. Dan belakangan ini saya menemukan beberapa drama yang sering saya jadikan bahan pelipur lara di beberapa akun social media yang saya miliki. Nah, hari ini saya akan bercerita beberapa drama ojek online yang lumayan sering saya alami belakangan ini. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini. 

1. Diminta Cancel

Saya memang jarang melakukan pembayaran ojek online dengan metode bayar tunai. Saya selalu mengisi saldo dalam akun aplikasi ojek online yang saya gunakan. Dan perusahaan yang menyediakan jasa aplikasi ojek online ini juga sepertinya berlomba memberikan harga diskon yang menggiurkan untuk pembayaran melalui metode ini. Tambah semangat kan saya untuk top up saldo saya sebanyak mungkin. Belum lagi kerjasama yang dilakukan dengan pihak ketiga yang membuat pembayaran jadi tambah mudah dan sarat dengan potongan harga. Memang menggiurkan dari sisi penumpang seperti saya, tapi ada kalanya kurang menyenangkan bagi sang driver. Tentunya mereka tetap butuh pembayaran tunai untuk operasional mereka sepeti BBM atau uang makan dan rokok. Awalnya hanya satu atau dua orang yang minta di cancel, belakangan hampir setiap hari saya menemukan drama minta cancel. Mana alasannya beragam banget setiap harinya. Mulai dari alasan sejuta umat seperti pecah ban sampai alasan yang bikin saya ngakak seperti kebelet pup sampai istri yang mules. Pada prinsipnya saya masih santai kok kalau driver memang tidak mau mengambil order saya. Tinggal di cancel saja yah selesai. Tapi belakangan ini saya naik darah karena mereka semua selalu minta saya yang cancel. Kan lucu, mereka yang ngga mau ambil order kok saya yang harus cancel. Ibarat orang pacaran, dia yang udah ngga cinta tapi kok maksa saya yang harus mutusin dia. Aneh ngga tuh ?? 

2. Parkir Di Rumah Tetangga

Saya selalu menuliskan dengan jelas alamat lengkap saya termasuk beberapa patokan yang memudahkan driver untuk menemukan rumah saya. Saya paham betul, tidak semua driver tentunya paham dengan wilayah rumah saya. Sudah menuliskan detail dengan jelas saja, kadang masih ada beberapa driver yang nyasar. Biasanya selain menuliskan alamat lengkap dan nomor rumah, saya juga menuliskan warna pagar rumah saya. Karena kebetulan tetangga kiri dan kanan warna pagarnya berbeda dengan warna pagar rumah, tentu akan lebih memudahkan para driver tersebut untuk menemukan rumah saya. Tapi beberapa kejadian, mereka dengan santai memarkirkan motornya di depan pagar rumah tetangga. Padahal kan sudah jelas warna pagarnya ngga sesuai keterangan. Kalau diumpamakan, dia nikahnya sama kita tapi tidurnya malah di rumah tetangga. Kan malesin !

3. Buta Arah

Tipikal yang satu ini selalu bikin saya gemas setengah mati. Saya mengerti, tidak semua orang hapal jalan. Saya juga paham betul, manusia itu bukan peta berjalan. Tapi masa sih ngga tau Kuningan, Gatot Subroto, Jalan Sudirman, atau Grogol yang notabene jalan besar di kota Jakarta ? Kalau ngga tahu jalan-jalan alternatif atau jalan-jalan tikus sih saya masih maklum. Saya yang ngga punya kendaraan saja masih berusaha untuk tahu jalan-jalan utama di Jakarta. Itu seperti sudah jadi standar wajib untuk saya pribadi. Lah, kalau driver ojek online yang cari uang dari mengantar orang ke berbagai tempat dan ngga tahu jalan-jalan utama di Jakarta itu kan bikin emosi jiwa. Kan bisa sebelum memulai jadi driver gojek online, belajar dulu jalur-jalur utama yang ada di Jakarta. Ibarat kata sih mau ngajakin nikah tapi ngga tahu nikah itu kaya gimana, minimal kan punya bayangan dulu lho.

4. Disorientasi Arah

Driver yang satu kadang sering satu paket dengan tipikal nomor 3. Beberapa driver yang disorientasi arah memang sering membuat kesal saat sedang dalam perjalanan. Kadang sudah ngga tahu jalan, kita kasih tahu belok kiri dia malah ke kanan. Kita minta ke kanan dia malah ke kiri. Mungkin beberapa orang berpikir saya mengada-ada, tapi saya beberapa kali lho mengalami kejadian semacam ini. Kalau kebetulan sudah terlanjur belok dan masuknya ke jalan kecil sih ngga terlalu masalah yah. Lah ini, tiba-tiba belok ke jalan yang buat muter baliknya jauh dan macet banget. Haduuuh.. Ini persis banget sama orang yang sering ngomong setia sama pasangan, tapi dia malah selingkuh dengan yang lain. Kan bikin emosi !

5. Belum Jalan Sudah di Complete

Kejadian seperti ini mungkin tidak sering terjadi. Apalagi sejak perusahaan penyedia layanan aplikasi ojek online semakin tegas terhadap segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh driver begitu mereka menerima aduan pelanggan. Tapi sekali dua kali, pernah juga lah saya mengalaminya. Jadi ketika order saya diterima oleh seorang driver, tiba-tiba order tersebut dinyatakan selesai. Padahal saya belum menelpon atau dihubungi oleh driver yang bersangkutan.Ibarat kata diajak nikah, belum juga akad nikah tiba-tiba sudah minta cerai. Ngga tahu lagi deh harus ngomong apa..

6. Tidak Ada Kabar

Tipikal ini mungkin salah satu yang paling bikin saya naik darah. Sudah ngambil order tapi tidak bisa dihubungi. Di telpon tidak diangkat, dikirim pesan tidak membalas. Begitu melihat GPS nya, ternyata driver yang bersangkutan malah berjalan menjauh dari lokasi tempat kita minta dijemput. Ini sih penolakan secara halus namanya. Kalau lagi baik hati, biasanya saya langsung cancel saja. Tapi kalau lagi jahat hati, biasanya saya biarkan saja dan memutuskan untuk pakai aplikasi ojek online yang lain. Sampai yang bersangkutan memilih untuk cancel sendiri. Hahahahaha... Kalau dalam hubungan percintaan, ini tipikal yang suka tebar-tebar rayuan maut. Begitu ada yang terjerat rayuan, eeeh dia malah menghilang...Periiih.

7. Susah Order Di Jam Pulang Kantor

Saya kan mikirnya perusahaan penyedia layanan aplikasi ojek online ini sudah ada beberapa dan drivernya juga banyak sekali. Malah selalu melakukan rekrutmen. Tapi saya cukup bingung kalau setiap jam pulang kantor saya selalu susah untuk mendapatkan ojek. Apalagi di hari terakhir bekerja seperti hari Jumat. Pernah aja tuh saya nunggu 1,5 jam sebelum akhirnya ada yang ambil pesanan saya. Padahal saya sudah coba beberapa aplikasi untuk mencari mana yang bisa cepat ambil order. Ternyata hasilnya tetap nihil. Ini sih ibarat nunggu jodoh, tapi kamu lagi di atas kapal kecil di tengah lautan. Siapa yang mau nyamber ???

8. Naik Motor Yang Salah

Beberapa teman cerita pernah naik motor yang salah saat pesan ojek online. Kalau saya ? Syukurnya sih saya belum pernah kejadian saat memesan. Tapi saya pernah kejadian salah naik motor saat di SPBU. Jadi ceritanya, ojek yang saya tumpangi harus isi BBM di SPBU. Karena antrian cukup panjang dan cuaca lumayan panas, saya memilih berteduh. Singkat kata, saya dihampiri oleh driver ojek online dan meminta saya naik. Yah saya naik dong. Baru jalan beberapa saat, hp saya berbunyi. Saya angkat dan ternyata itu driver ojek online yang sedang kebingungan mencari saya. Lah ternyata si abang yang ngangkut saya salah ngenalin penumpangnya. Saya yang diajak naik juga ngga pikir panjang pulak. Ini ceritanya kaya dua orang yang udah sepakat nikah, trus ditengah jalan calon pengantinnya ditikung sama yang lain. Duuuhhh...

9. Nanya Melulu

Kejadian ini saya alami beberapa kali saat mendapatkan driver ojek online yang tidak tahu jalan tapi juga rasa-rasa malas buat buka GPS. Jadilah dia minta saya pandu untuk menunjukkan jalan. Dalam satu jalan lurus yang panjang, saya bilang sama si abang untuk terus saja. Lah, setiap ketemu pertigaan atau perempatan dia nanya. Lurus mas ? Dan begitu terus setiap kami bertemu persimpangan. Padahal saya sudah bilang terus aja lho. Ini semacam orang yang baru jadian, trus ditanyain tiap menit : cinta ngga ? Sayang ngga ? Kangen ngga ? Kan males...

Itu dia beberapa cerita drama yang mewarnai hari-hari saya selama menjadi pelanggan setia ojek online. tulisan ini saya buat tidak untuk menjatuhkan profesi seorang driver ojek online lho. Faktanya saya tidak pernah melaporkan driver ojek online atau memberinya rating rendah kecuali mereka sudah dalam taraf merugikan saya seperti poin 5. Selebihnya saya masih menjadikan drama-drama itu sebagai warna dalam hidup saya. Ada yang sering drama juga bareng ojek online ? 

14 August 2017

Home Credit Indonesia Hadirkan Aplikasi Mobile My Home Credit


Tiba-tiba saya lagi mau membahas tentang teknologi nih. Nampaknya belakangan ini kita merasakan betul betapa teknologi sangat mempermudah hidup kita, terutama bermunculannya beragam aplikasi yang bisa dulu mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Misalnya perpustakaan digital, atau memantau rekening bank melalui aplikasi, kita juga bisa berkenalan dengan beragam orang dari belahan dunia hanya dengan mengunduh aplikasi di smartphone yang kita miliki. Bahkan kita bisa membaca kitab suci beserta terjemahannya dari aplikasi. Sesuatu banget kan ? Nah, kali ini saya mau memberi tahu pembaca Catatan Si Goiq mengenai sebuah aplikasi baru yang diluncurkan untuk kalian yang suka kredit barang-barang elektronik seperti gadget. Menarik kan ? Simak yuk.


Pagi itu saya sudah rapi jali mengenakan batik di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski untuk menghadiri undangan dari Home Credit Indonesia. Tahu dong Home Credit ? Atau mungkin sudah pernah jadi pelanggan ? Buat saya dan teman-teman yang cukup familiar dengan dunia cicil mencicil barang, harusnya sih sudah sangat familiar dengan brand Home Credit. Yup, karena Home Credit sendiri saat ini telah menjadi perusahaan pembiayaan dengan market share nomor 1 di Indonesia. Dan pagi itu saya menghadiri acara #LiveDigital Media Gathering yang juga dihadiri oleh cukup banyak teman-teman blogger. Jadi sekalian reuni kecil juga sih dengan mereka. Senangnya. Acara media gathering di dominasi dengan warna merah yang sudah jadi warna pakemnya Home Credit. Pas juga sih dengan suasana Agustus yang membara.


Acara dimulai dengan beberapa kata sambutan, diawali dengan ucapan selamat datang dari tuan rumah yang disampaikan oleh Miroslav Hlavac selaku Chief Marketing &Strategy Officer Home Credit Indonesia. lalu ada pula sambutan dari Ibu Roostiawati selaku Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, lalu ada Jakub Cerny perwakilan dari Kedutaan Ceko, dan Bapak Riswinandi dari OJK.

Acara berlanjut dengan speech dari Jaroslav Gaisler selaku CEO Home Credit Indonesia dan Andy Nahil Gultom selaku Chief External Affairs Home Credit Indonesia. Seperti yang saya katakan sebelumnya, Home Credit adalah sebuah perusahaan pembiayaan yang beroperasi di 11 negara. Home Credit sendiri berdiri sejak tahun 1997 dan fokus pada layananan jasa pinjaman dengan prosedur yang mudah dan ditujukan bagi orang-orang yang ingin memiliki barang tapi tidak punya kartu kredit. Kita juga bisa menyesuikan cicilan sesuai dengan kemampuan. Menarik bukan ?


Home Credit juga semakin memanjakan pelanggannya dengan menghadirkan layanan terbaru mereka, berupa aplikasi yang bernama My Home Credit. Aplikasi ini sudah dapat digunakan oleh para pengguna Android dan akan segara bisa dinikmati pula oleh pengguna iOS pada bulan Sepetmber yang akan datang. Walaupun belum lama diluncurkan, aplikasi ini sudah di download oleh lebih dari 180.000 user. Dengan adanya aplikasi ini, member Home Credit dapat mengakses informasi terbaru dari layanan Home Credit, termasuk memantau status cicilan, lokasi titik penjualan terdekat hingga berbagai promosi menarik untuk pelanggan. Asyik bukan ? Ngga cuma meluncurkan aplikasi, Home Credit juga menghadirkan layanan pembiayaan online, dimana kita bisa belanja online di sejumlah mitra Home Credit seperti Electronic Solution, Laku6, Sunda Motor, TokoPDA.com dan Arjuna Elektronik.

Home Credit bagi-bagi smartphone gratis!


Nah, buat teman-teman yang suka nulis dan ngeblog, say mau kasih tahu Lomba Blog #LiveDigital Home Credit nih . Caranya teman-teman cukup menuliskan sebuah artikel yang mengangkat tema seputar "Live Digital" atau "kemudahan hidup di era digital". Jangan lupa ulas juga mengenai aplikasi My Home Credit dan inovasi Home Credit Indonesia di era digital dengan panjang artikel minimal 500 kata. Hadiahnya ada smartphone keren Moto Z Play, Samsung galaxy A3 2017, Vivo V5 S dan hadiah hiburannya juga smartphone, lho. Ayo buruan ikutan lombanya, karena periode lomba hanya akan berlangsung hingga tanggal 31 Agustus 2017. Untuk info lengkapnya langsung klik di website Home Credit Indonesia yah.  Selamat menulis :) 

16 July 2017

Icip-Icip di Rumah Indofood Jakarta fair


Jakarta Fair selalu jadi event yang ditunggu-tunggu warga Jakarta dan orang-orang pendatang yang kebetulan sedang mudik ke Jakarta. Jakarta Fair tahun ini masuk ke dalam usianya yang ke 50 dan tetap diadakan di JIEXPO, Kemayoran. Acara tahunan ini berlangsung dari 8 Juni sampai 16 Juli 2017. Ada banyak brand besar F&B yang ikut terlibat dalam Jakarta Fair 2017, salah satunya : Indofood. Nah. hari ini saya mau cerita pengalaman icip-icip di Rumah Indofood yang berada di arena Jakarta fair 2017. Simak yah dalam Catatan Si Goiq kali ini. 


Indofood sudah banyak kita kenal lewat produk mie instan, bumbu instan dapur, es krim, susu, sampai makanan ringan. Nah, untuk mendekatkan Indofood dengan konsumen setianya, Indofood hadir dengan Rumah Indofood di area Open Space Jakarta Fair 2017. Mereka tidak hanya menjual produk-produk terbaik, tapi juga menyediakan makanan cepat saji, dan launching beberapa produk di Jakarta Fair 2017. Untuk produk yang di launching, Indofood merilis Chitato rasa Kerak Telor, QTela rasa Rujak Juhi, Indomie dengan bungkus yang vintage, dan masih banyak lagi. 


Saya yang memang sedang lapar saat itu, langsung ingin mencoba beberapa menu yang tersedia di Rumah Indofood. Pertama, saya mencoba siomay. Siomay nya punya tekstur yang lembut dan ikan nya berasa banget. Saya suka banget dengan siomay seperti ini. Terus, saya nyobain aneka pastel, martabak kubang, kebab rendang, dan Indomie rendang. Selain itu saya juga kalap dan nyobain martabak kubang, kebab rendang, dan aneka pastel. Semuanya enak dan sukses masuk dalam perut saya.

Untuk Indomie Rendang, juga unik banget. Soalnya mereka mencampurkan Indomie goreng rasa rendang dengan daging rendang asli. Jadi rasanya enak berkali-kali lipat. Nah, untuk dessertnya, saya mencoba Banana Split. Banana Split memang es krim favorit saya sejak dulu. Tapi, kali ini rasa Banana Split-nya terasa unik, karena tekstur dari Indoeskrim yang digunakan untuk Banana Split, sangat cocok dengan lidah-lidah orang Indonesia seperti kita.

Semua makanan yang tersedia di Rumah Indofood ini fresh lho, alias baru dimasak begitu ada orderan. Di bagian bawah kita bisa menjumpai aneka makanan dari beberapa produk-produk Indofood, sedangkan di bagian atas adalah makanan dari mitra yang bekerja sama dengan Indofood. Semua makanan yang saya makan enak dan harganya juga bersahabat dengan dompet sehingga Rumah Indofood ini selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung Jakarta Fair yang ingin menikmati sajian lezat. Apakah teman-teman sempat mampir di Rumah Indofood juga selama Jakarta Fair dibuka ? 

09 July 2017

5 Hal Yang Perlu Dilakukan Saat Mengikuti Job Fair

Ada sebuah guyonan kecil dikalangan beberapa pekerja tanah air yang mungkin sudah cukup sering kita dengar setelah musim lebaran berlalu. Apalagi kalau bukan ganti kartu nama alias pindah kerja dari satu perusahaan ke perusahaan yang berbeda. Saya sendiri belum menemukan statistik data yang pasti, benarkan angka perpindahan tenaga kerja di sebuah perusahaan meningkat setelah musim lebaran tiba. Tapi yang jelas, cukup banyak teman-teman saya yang sudah melakukannya atau bahkan tengah merencanakannya. Salah satunya dengan mengikuti job fair yang cukup sering diadakan di berbagai kota. Nah, Catatan Si Goiq kali ini akan membahas, apa saja sih yang harus dilakukan saat mengikuti job fair.

1. Lakukan Survey

Penyelenggaraan job fair di sebuah kota biasanya akan dibanjiri oleh para pencari kerja yang memiliki tujuan yang sama dengan kita, apalagi kalau bukan melamar pekerjaan. Lakukan sebuah survey kecil, perusahaan apa saja yang akan membuka booth dan membuka lowongan kerja di sana. Dengan demikian akan membuat kita lebih selektif dan efisien saat menghadiri job fair yang biasanya akan ramai. Kita sudah tahu booth mana yang akan dituju untuk memberikan CV yang kita miliki. Bila CV sudah diserahkan ke beberapa perusahaan incaran, barulah kita bisa mengelilingi booth perusahaan yang lain. Bila memang ada posisi lowongan yang cocok, maka kita bisa memasukkan CV ke perusahaan tersebut. 

2. Berpakaian Rapi

Walaupun job fair dilakukan bukan di kantor perusahaan yang kita incar, bukan berarti penampilan kita juga jadi seenaknya. Walaupun hanya menyerahkan CV kepada perusahaan yang membuka lowongan kerja di job fair, tetaplah berpakaian yang rapi dan pantas sama halnya saat kita akan melakukan sesi interview di perusahaan. Bukan tidak mungkin kan, HRD perusahaan yang ikut job fair sudah melakukan penilaian awal saat teman-teman menyerahkan CV di booth job fair. 

3. Siapkan CV Terbaik

Siapkan Curriculum Vitae (CV) terbaik yang mungkin bisa dipersiapkan sebelum datang ke job fair. Tampilkan semua pengalaman dan skill yang kita miliki dalam CV. Karena akan banyak sekali pelamar lain yang juga akan berlomba untuk mendapatkan posisi yang sedang dibuka oleh sebuah perusahaan di job fair. Jadi CV yang menarik dan berbeda tentunya akan membuat HRD akan tergida untuk membacanya di antara banyak CV lain yang mereka terima. 

4. Persiapkan Diri Untuk Interview

Beberapa job fair yang diadakan belakangan ini sudah memungkinkan perusahaan untuk melakukan proses interview di tempat. Jadi bukan tidak mungkin, apabila CV teman-teman yang memikat HRD perusahaan akan langsung diundang untuk mengikuti proses interview hari itu juga. Jadi berguna sekali bukan poin-poin yang sudah disebutkan di atas ?

5. Ikuti Kegiatan Yang Menambah Skill Di Arena Job Fair

Perkembangan job fair yang diadakan belakangan ini memang sangat menarik minat para pencari kerja. Bagaimana tidak, kita tidak hanya akan datang di booth perusahaan dan menyerahkan CV, tapi juga disediakan berbagai tes dan juga talkshow seputar dunia kerja yang akan menambah kompetensi kita sebagai tenaga kerja berkualitas. Oleh karena itu, pastikan juga untuk mengikuti rangkaian test, seminar, talkshow atau workshop yang diadakan di arena job fair.

Untuk teman-teman yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya, kalian bisa langsung menerapkan beberapa tips yang saya tuliskan di atas lho. Karena pada tanggal 13-14 Juli 2017 akan berlangsung sebuah job fair bertajuk Qareer Carnival 2017 yang diadakan oleh jobs.id dan Qerja.com yang didukung penuh oleh LINE Jobs dan Grab For Works. Acara ini akan diadakan diadakan di gedung Nyi Ageng Serang di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Job fair ini menghadirkan sekitar 45 perusahaan yang membuka berbagai lowongan kerja di sana. Untuk bisa mengikuti job fair ini, teman-teman hanya perlu mendaftarkan diri di website dan upload CV kalian di Jobs.Id dan pastikan juga telah add akun LINE Jobs. Setelah CV di upload di web, maka teman-teman tidak perlu repot membawa CV yang sudah di print. Tidak hanya itu, ada pula berbagai kegiatan untuk mengukur kompetensi seperti Management Trainee Test yang bisa diikuti secara terbatas di arena job fair dan beberapa talkshow dan workshop untuk menambah pengetahuan dunia kerja. Menarik bukan ? Yuk datang ke Qareer Carnival 2017. 

08 July 2017

Cuma di Yogyakarta, 5 Kuliner Murah Meriah ini Bisa Dinikmati Hanya dengan Selembar 10 ribu

Saya suka jalan-jalan. Dan akan lebih bahagia lagi kalau bisa jalan-jalan dengan biaya yang murah. Bikin senangnya jadi 2 kali lipat. Salah satu kota yang selalu membuat saya rindu untuk datang kembali adalah Yogyakarta. Memiliki beragam objek wisata, Kota Yogyakarta tidak pernah sepi pengunjung dari tahun ke tahun. Belum lagi fakta yang membuktikan bahwa Kota Yogyakarta juga merupakan daerah dengan biaya hidup yang cukup murah. Kunjungan wisatawan yang seakan tidak pernah habis membuat pembangunan segala jenis akomodasi seperti penginapan dan hotel, serta peningkatan kualitas tranportasi pun gencar dilakukan oleh pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta ini.  Berbicara mengenai biaya hidup di Yogyakarta yang cukup murah, berikut beberapa daftar kuliner murah yang dapat teman-teman jadikan pilihan, bahkan hanya dengan satu lembar uang 10 ribu rupiah saja. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.
Gudeg Pawon
Photo credit: makanmakan.com
Jangan ngaku pernah liburan ke Yogyakarta tanpa mencoba makanan khasnya yang paling populer, yakni Gudeg. Nah, di Yogyakarta mungkin teman-teman bisa menemukan banyak sekali penjual Gudeg di pinggir jalan. Tapi berbicara mengenai kuliner murah, kalian mungkin bisa mempertimbangkan Gudeg Pawon. Tempat ini sudah berdiri sejak tahun 1958, sehingga sudah pasti rasa dan cita rasa dari gudeg ini pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Ada yang unik dari Gudeg Pawon ini, pemilik usaha kuliner ini sudah sejak lama melayani para pelanggan dari dapur miliknya sendiri secara langsung. Pemilik memang tidak menjual gudeg tersebut di sebuah resto dan rumah makan yang megah atau semacamnya, tetapi mereka langsung menjual gudeg ini di dapurnya sendiri atau dalam bahasa Jawa di sebut ‘Pawon’. Itulah mengapa kuliner ini dinamakan ‘Gudeg Pawon’.
Agar kalian bisa menikmati kuliner legendaris dan unik ini, kalian harus siap-siap begadang terlebih dahulu karena penjualnya hanya buka di malam hari atau mulai pukul 10 malam. Gudeg ini tidak pernah sepi pengunjung, bahkan selalu diserbu para pembeli yang rela mengantri lama. Tidak hanya murah, gudeg pawon ini pun memiliki porsi yang besar dan juga memiliki cita rasa yang lezat. Berada di Jalan Dr. Soepomo, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, tempat makan ini juga berada di kawasan hotel murah di Jogja sehingga kalian bisa memanfaatkan keduanya untuk mendapatkan liburan super hemat di Kota Pelajar ini.
Warung Spesial Sambal (SS)
Khusus kalian yang gemar dengan kuliner dengan berbagai jenis sambal, memilih WarungHYPERLINK "http://waroengss.com/menu/index" HYPERLINK "http://waroengss.com/menu/index"SpesialHYPERLINK "http://waroengss.com/menu/index" Sambal (SS) sebagai tempat makan kalian ketika berkunjung ke Yogyakarta adalah pilihan yang tepat. Warung ini sudah terkenal murah di kalangan masyarakat lokal Yogya terutama kalangan mahasiswa pendatang. Warung SS memang sengaja mendirikan rumah makan ini untuk menawarkan makan kenyang dengan harga murah. Di Warung ini kalian bisa makan kenyang hanya dengan uang sebesar Rp8.000 saja.
Jika kalian ingin tambahan lauk lain, kalian juga bisa menambah menu lain dengan kisaran harga mulai dari Rp1.500 sampai Rp10.000 saja. Warung SS kini sudah berkembang pesat, bahkan terhitung pada bulan November tahun 2016 silam, Warung ini sudah memiliki 36 cabang yang tersebar di seluruh Kota Yogyakarta. Ketika kalian ingin makan di tempat ini pastikan kalian menghindari jam makan, karena kemungkinan besar kalian akan mengantri hingga berjam-jam untuk mendapatkan meja makan.
Lesehan Aldan
Tempat makan enak dan murah di Jogja selanjutnya adalah Lesehan Aldan. Hampir sama dengan Warung SS, tempat makan ini juga sudah terkenal lezat dan juga memiliki harga yang sangat murah. Lesehan Aldan menawarkan berbagai menu penyetan dari berbagai olahan ikan, bebek, ayam, dan juga lainnya. Khusus untuk para pelancong backpacker, kalian bisa mempertimbangkan beberapa pilihan hotel murah di Jogja yang ada di sekitar wilayah Jalan Dr. Soetomo, Jalan Timoho, atau di wilayah Rejowinangun agar bisa menyicipi kuliner yang satu ini.
Soto Ayam Pak Man
Photo credit: makanjogja.com
Masih berada di pusat Kota Yogyakarta, teman-teman juga bisa menyicipi Soto Ayam Pak Man yang telah menjadi legenda sarapan pagi oleh sebagian besar mahasiswa di Yogyakarta. Soto ini terletak di Jalan Sagan atau lebih tepatnya di sebelah utara Mall Galeria. Kalian bisa mendapatkan satu porsi soto ayam dan juga satu gelas teh atau jeruk dengan uang Sembilan ribu rupiah saja. Kalian juga bisa menambahkan berbagai sate jeroan, ati bacem, dan juga gorengan untuk dijadikan pelengkap sehingga bisa menambah kenikmatan Soto Ayam Pak Man ini. 
Angkringan Lik Man
Angkringan memang menjadi salah satu kuliner khas Yogyakarta yang juga tidak boleh ketinggalan untuk dicicipi ketika kalian berkunjung ke Kota wisata satu ini. Angkringan juga sudah dikenal sebagai tempat makan yang menyajikan makanan murah meriah. Tidak hanya murah, makanan yang disajikan pun bisa membuat kalian kenyang seperti nasi kucing dan beragam gorengan. Dari sekian banyak Angkringan di Kota Yogyakarta, sebaiknya kalian menyicipi Angkringan LikHYPERLINK "http://www.tagtung.com/180-angkringan-samping-stasiun-tugu-lek-man.html" Man yang sudah melegenda dan menjadi angkringan paling Top di Yogya.
Hal tersebut dikarenakan sang pemilik atau Lik Man memiliki satu menu yang istimewa yakni, Kopi Joss. Satu hal yang membuat kopi ini istimewa adalah penyajian kopi joss yang tidak biasa dengan memasukkan bongkahan arang panas yang masih merah membara ke dalam kopi.  Mungkin terlihat berbahaya, nyatanya sajian kopi ini tidaklah berbahaya sama sekali melainkan bisa menambah cita rasa dan aroma khas yang lebih baik dari jenis kopi lainnya. Angkringan Lik Man ini berada di Jalan Wongsodirjan atau berada persis di sebelah Stasiun Tugu, Yogyakarta.

Gimana ? Asyik banget kan menikmati makanan murah ,eriah dan lezat di Yogyakarta. Kota Yogyakarta memang menjadi lokasi paling pas untuk kalian yang ingin berlibur ala backpacker, karena selain bisa menikmati kuliner murah meriah, kalian juga bisa menemukan beragam hotel murah di Yogyakarta dengan sangat mudah. Ayo liburan :)

22 June 2017

Supir Taksi Pun Berani Bermimpi Ke Tanah Suci

Bulan Ramadhan yang penuh berkah dimanfaatkan oleh individu maupun perusahaan untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan. Salah satunya dilakukan oleh Blue Bird, sebuah perusahaan transportasi penumpang yang sudah memiliki banyak anak perusahaan yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Simak yuk liputan saya saat menghadiri acara Buka Puasa Bersama yang diadakan oleh Blue Bird.

Tentunya kita sudah sangat familiar dengan nama Blue Bird dan mungkin sering menggunakan salah satu layanan yang mereka sediakan. Saya sendiri lumayan sering menggunakan taksi Blue Bird untuk keperluan mobilitas saya. Mulai dari urusan perjalanan dalam kota hingga yang agak jauh ke airport. Armada taksi Blue Bird sendiri sangat banyak karena untuk taksi Blue Bird sendiri saat ini sudah beroperasi di beberapa kota besar di Indonesia. Armada yang besar tentunya juga membutuhkan driver yang banyak. Kadang terbesit pertanyaan di benak saya, bagaimana yah kesejahteraan para pengemudi taksi Blue Bird ini ? Dan pertanyaan ini terjawab saat menghadiri acara buka puasa bersama yang diadakan oleh Blue Bird beberapa hari yang lalu.

Blue Bird ternyata sangat memperhatikan kesejahteraan para pengemudi taksi yang mereka miliki. Tidak hanya para pengemudi saja lho, bahkan ada program untuk para istri pengemudi dan beasiswa untuk anak-anak mereka. Tidak hanya kesejahteraan, bahkan kebutuhan rohani juga sangat diperhatikan oleh Blue Bird untuk para pengemudi taksi. Sejak tahun 1990an, Blue Bird memberikan fasilitas haji gratis kepada para pengemudi setiap tahunnya. Belakangan, program haji ini dialihkan menjadi program umroh mengingat daftar tunggu haji yang sangat panjang. Ketua DPP Serikat Pekerja Blue Bird, bapak Marzuki mengatakan kalau dirinya sangat bersyukur dengan adanya fasilitas umroh yang diberikan oleh perusahaan ini. Senada dengan yang dikatakan Pak Marzuki, dua pengemudi taksi yang sudah diberangkatkan Umroh oleh Blue Bird pada tahun 2016 yaitu Bapak Farid Budiman dan Bapak Sadiqis mengungkapkan rasa syukur mereka, karena Blue Bird membuat mimpi berangkat ke Tanah Suci yang sepertinya mustahil bagi pengemudi taksi seperti mereka bisa jadi kenyataan. 

Tidak hanya program internal, Blue Bird juga memberikan dukungan kepada Rumah Singgah Harapan Valencia dengan memberikan bantuan alat-alat tulis, buku bacaan, perlengkapan menggambar hingga sarana transportasi untuk membantu perjalanan anak-anak dari Rumah Singgah ke Rumah Sakit. Mbak Mieke Randa selaku Founder Rumah Singgah Harapan bercerita mengenai Rumah Harapan yang dijalankan bersama para tenaga relawan untuk mendampingi anak-anak yang menderita penyakit serius. Beberapa anak-anak yang didampingi di Rumah Harapan antara lain penderita penyakit kanker dan jantung. Karena seriusnya penyakit yang diderita anak-anak ini, membuat team relawan harus bolak-balik rumah sakit untuk mengantarkan anak-anak ini saat datang serangan sakit atau untuk sekedar kontrol. Apalagi bila ada anak yang sakit tengah malam. Tentunya lumayan susah mencari kendaraan untuk menuju Rumah Sakit. Dengan adanya bantuan sarana transportasi dari Blue Bird, tentunya sangat membantu aktifitas dari Rumah Harapan menuju Rumah Sakit. Oh ya, di Rumah Harapan semua anak-anak tetap terpenuhi kebutuhan berlajar dan bermain mereka. 


Luar biasa bukan apa yang sudah dilakukan oleh Blue Bird ? Mudah-mudahan program-program yang dilakukan oleh Blue Bird ini terus berkelanjutan sehingga bisa membantu lebih banyak orang. Dan yang jelas para pengemudi taksi pun sudah tidak takut bermimpi untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci. 

19 June 2017

Buka Puasa Seru Di Papa Ron's Pizza

Suka makan pizza ? Saya sih suka banget. Setiap bulan saya pasti makan pizza. Bahkan di kantor saya, kalau ada yang traktir gajian pertama, lembur atau farewell pun lebih memilih untuk delivery pizza untuk disantap bersama. Dan kalau ditanya, pizza apa yang pertama saya makan. Saya pasti menjawab Papa Ron's Pizza. Karena resto pizza komersil pertama yang yang buka di kota Palembang waktu itu adalah Papa Ron's . Beberapa waktu lalu, saya berbuka puasa bareng teman-teman blogger di Papa Ron's Pizza Pondok Pinang. Simak yuk icip-icip saya kali ini dalam Catatan Si Goiq.

Papa Ron's Pizza Pondok Pinang ini berlokasi di Pondok Pinang Center. Lokasinya ngga jauh dari kawasan Pondok Indah. Dan ternyata dari kantor saya yang berlokasi di Blok M juga bisa ditempuh sekitar 30 menit naik ojek online. Tempatnya asyik dan saya pikir seru juga buat nongkrong rame-rame di sini. Papa Ron's Pizza sendiri saat ini memiliki sekitar 25 cabang yang tersebar di Indonesia. kebanyakan berlokasi di Pulau Jawa dan Bali. Dan beberapa di Sulawesi hingga Papua. Papa Ron's Pizza sendiri selalu menyajikan pizza terbaik dengan yang bahan-bahan berkualitas dalam setiap menu mereka. Untuk mozarella sendiri, mereka menggunakan produk dari Fonterra yang berasal dari New Zaeland dan merupakan mozarella terbaik yang beredar di Indonesia. Fonterra sendiri sama halnya seperti Papa Ron's Pizza, sangat memperhatikan kualitas produk mereka from grass to glass. Tidak heran produk Fonterra digunakan oleh 7000 costumer di Indonesia.

Ada beberapa jenis pizza yang terhidang di meja kami. Yang pertama adalah Pizza Original yang isinya beef pepperoni, smoked beef, ground beef, mushroom, black olive dan tomato sauce. Saya suka banget ketebalan roti papa Ron's Pizza yang pas. Ngeblend dengan topping nya. Rasanya oke banget. 

Lalu ada pula BBQ Meet Fiesta Pizza yang berisi beef pepperoni, ground beef, smoked beef dan chicken yang berbalut kelezatan BBQ sauce. Ini enak banget meskipun dinikmati tanpa sauce sambal sekalipun. Sebagai pecinta tuna, maka kurang sah kalau saya ngga nyobain Asian Spicy Tuna Pizza yang berisi tuna, mushroom, garlic dan coriander leaf. Daging tunanya ngeblend banget dengan keju mozarella yang meleleh. Cobain deh !

Selalu ada favorit dalam setiap menu yang terhidang. dan pizza favorit saya pada sore hari itu jatuh pada Chicken Terong Sambel Ijo Pizza. Apaaa ?? Terong ? Sambel Ijo ? Kok lebih terdengar kaya menu rumah makan padang yah ketimbang menu Restaurant Pizza ? Jangan sedih, Papa Ron's Pizza memang selalu berusaha mendekatkan selera orang Indonesia pada setiap menu yang ditampilkan. Dan asal teman-teman tahu, Chicken Terong Sambel Ijo ini rasanya benar-benar Indonesia banget. Ngga heran kalau banyak teman-teman blogger yang ikutan bukber sore itu juga memilih menu yang satu ini sebagai favorit. Dijamin, sepotong pizza ngga cukup untuk menikmati menu yang satu ini.

Papa Ron's Pizza juga punya menu yang spektakuler nih teman-teman. Namanya Godzilla Pizza. Namanya serem yah. Jadi inget Godzilla yang gede banget itu. Dan sama seperti namanya, pizza yang dihadirkan juga berukuran extra besar. Untuk toppingnya kita bisa memilih berbagai topping yang tersedia di buku menu. Karena Godzilla Pizza ini memiliki ketebalan roti yang tipis, disarankan tidak memilih topping yang banyak supaya rotinya tetap matang saat dibakar. Salah satu topping rekomen adalah Double Pepperoni. Ini sih bisa dimakan 10 orang kayanya. Hahahaha..

Papa Ron's Pizza juga kembali menghadirkan menu terbaru mereka yang bernama Cream Cheese Pizza. Pizza yang satu ini memiliki cita rasa manis dan gurih serta cocok untuk menemani santai sore atau sebagai kudapan sembari ngobrol dan nongkrong bareng keluarga atau teman-teman. Walaupun memiliki cita rasa manis, tapi tidak usah kuatir buat yang tidak terlalu suka manis. Karena menu ini manisnya ngga terlalu nonjok. Jadi amanlah buat yang giginya sensitif seperti saya. 

Asyik banget kan nongkrong sambil bukber saya bareng teman-teman blogger. Duuh.. nulis ini sambil ngences padahal lagi puasa. Kayanya nanti sore pengen delivery Chicken Terong Sambel Ijo aja deh buat buka puasa di rumah. Kalo teman-teman mau nyicipin juga, cari tahu lokasi Papa Ron's Pizza terdekat dari rumah atau kantor kalian yah. 

13 June 2017

Berbagi Resep Favorit Di #BerbagiKreasiKRAFT

Bulan Ramadhan sudah berjalan setengahnya. Tentunya masih pada semangat dong menjalankan ibadah puasanya ?  Salah satu kegiatan yang saya suka saat Ramadhan tiba adalah mencari-cari resep masakan yang mudah dibuat untuk orang seperti saya yang ngga bisa masak tapi suka makan enak dan lebih suka makanan yang dimasak sendiri. Buat saya pribadi, seberantakan apapun masakan yang saya masak sendiri, rasanya tetap lebih nikmat dari masakan resto manapun. Harus bangga dong sama karya sendiri. Nah, dalam tulisan kali ini, saya mau berbagi salah satu resep gampangan yang sering saya masak di dapur. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Ngomong-ngomong soal resep favorit nih, tentunya semua orang yang sering masak di dapur punya satu atau mungkin banyak resep favorit yang sering dimasak dan disukai oleh anggota keluarga lainnya. Daripada resep favorit teman-teman hanya bisa dinikmati oleh kalangan terbatas, mendingan ikutan program #BerbagiKreasiKRAFT deh. caranya cukup buka website www.bundakraft.com , lalu register trus tinggal upload deh resep favorit teman-teman di sana. Walaupun namanya Bunda KRAFT, tapi para ayah dan para calon ayah seperti saya juga boleh ikutan lho. Kenapa harus ikutan ? Menurut Mbak Putri Happy selaku Senior Brand Manager Meals, Mondelez Indonesia , setiap resep yang teman-teman kirimkan akan dikonversikan menjadi 10 hidangan berbuka puasa ala Keju KRAFT untuk anak-anak panti asuhan di wilayah Jabodetabek. Jadi teman-teman bisa sekalian beramal juga kan. Apalagi beramal di bulan Ramadhan ini pahalanya berlipat ganda lho. Bapak Sachin Prasad selaku Presiden Direktur Mondelez Indonesia menambahkan kalau program #BerbagiKreasiKRAFT ini merupakan salah satu bentuk komitmen Mondelez Indonesia untuk tumbuh dan berbagi manfaat baik bersama masyarakat Indonesia.

Dalam acara Media Gathering sekaligus berbuka puasa bersama media dan para blogger, saya dan teman-teman diajarin cara bikin Es Keju Pelangi. Ternyata bahan-bahannya juga mudah. saya yang ngga jago masak aja bisa bikin ini mah. Bahannya cuma air kelapa, keju KRAFT parut, susu kental manis, sirup vanilla, lalu buah-buahan untuk toppingnya dan es batu. Selesai diajarin cara bikin, trus beberapa peserta dari media dan blogger dipilih secara acak untuk praktekin apa yang baru saja diajarin. Dan saya kepilih. Duuhh, walau tadi bilang gampang dalam hati, tapi ngga praktekin di depan orang rame gini juga kali. Yang ada pengaduk blender nya jatuh dan saya salah masukin urutan bahan yang akan diblender. Untung saja ternyata hasil penataan saya menurut juri yang paling oke. Jadilah dapet hadiah stok keju buat sebulan nih. Alhamdulillah.. Oh ya, buat teman-teman yang sudah kirim resep favorit di #BerbagiKreasiKRAFT , kalian punya kesempatan mendapatkan THR dengan total 10 juta rupiah untuk 5 orang pemenang lho. Lumayan banget kan ?

Kalau begitu saya juga mau submit resep yang sudah saya kirimkan ke website BundaKraft.com ah. Nama resep ini adalah Cumi Isi Keju. Resep ini sebenarnya iseng-iseng saya bikin gara-gara terlalu sering makan ayam isi keju. Trus kepikiran, kalu cumi enak ngga yah kalo diisi keju ? Dan jadilah resep sederhana ini. 

Cumi Isi Keju

Bahan :

3 potong cumi
2 buah jamur Champignin
Bawang Bombay secukupnya
Keju KRAFT secukupnya
Garam secukupnya\
Merica secukupnya
1 butir telur
1 bungkus tepung bumbu
Minyak goreng

Cara Membuat :

1. Bersihkan cumi, pisahkan dari tulang dan kepalanya, lalu beri garam dan merica secukupnya. 
2. Potong halus jamur dan bawang bombay
3. Parut keju KRAFT lalu campur bersama potongan jamur dan bawang bombay
4. Masukkan campuran jamur, bawang dan keju ke dalam cumi hingga padat
5. Tutup bagian ujungnya dengan menggunakan lidi atau tusuk gigi
6. Kocok lepas 1 butir telur
7. Masukkan cumi ke dalam telur
8. Baluri dengan tepung bumbu
9. Ulangi sekali lagi proses 7 dan 8
10. Goreng cumi hingga berwarna kecokelatan
11. Sajikan bersama nasi putih panas atau kentang goreng dan saus sambal

Mudah bukan resep yang saya buat ini ? Nah, kalau teman-teman juga punya resep favorit, buruan kirimkan resepnya di #BerbagiKreasiKRAFT. 

11 June 2017

Icip-Icip Sate Maranggi Tebet

Dari kecil, saya memang dibiasakan orang tua menyantap makanan apapun. Makanya sampai hari ini saya tidak alergi dengan makanan tertentu atau tidak bisa makan jenis makanan tertentu. Salah satu makanan favorit saya adalah sate. Saya sangat menyukai ragam sate-satean yang ada di Indonesia. Salah satu jenis sate yang saya suka adalah Sate Maranggi yang bercita rasa manis dan kaya rasa. Sayangnya tidak banyak penjual Sate Maranggi di Jakarta yang saya tahu. Untungnya minggu lalu saya diajak teman berbuka puasa di Tebet yang ternyata Warung Sate Maranggi Tebet. Kebetulan yang asyik bukan ? Simak yuk menu apa saja yang saya icip-icip dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Yang membuat Sate Maranggi berbeda dari jenis sate yang pernah saya makan adalah karena dagingnya adalah daging sapi. Biasanya kita lumrah menggunakan ayam atau kambing sebagai bahan baku pembuat sate. Untuk mendapatkan cita rasa yang manis lezat, Sate Maranggi ini direbus terlebih dahulu dengan taburan ketumbar yang banyak. Tidak heran bukan kalau rasanya sangat gurih, karena sudah direbus dengan bumbu sebelumnya. Bisa dibilang Sate Maranggi ini sudah matang sebelum dibakar, karena itu tidak perlu dibakar terlalu lama. Berbeda dengan sate ayam dan sate kambing yang dibakar dalam kondisi mentah. Inilah salah satu yang membedakan Sate Maranggi dengan sate-sate lainnya.


Sate Maranggi Tebet menjual Sate Maranggi sebagai menu utama dan ada pilihan menu unggulan lainnya yang nanti juga akan saya ulas. Untuk Sate Maranggi, kita bisa memilih apakah akan memilih Maranggi Premium yang hanya terdiri dari daging has saja dan ada juga Sate Maranggi Original yang terdiri dan daging has ditambah sandung lamur. Sandung Lamur adalah bagian daging yang agak berlemak. Untuk porsi yang tersedia, kita bisa memilih 5 tusuk, 8 tusuk atau 10 tusuk dengan nasi atau lontong. Untuk rasa, favorit saya adalah Sate Maranggi Original, karena bagian sandung lamur yang berlemak itu bikin cita rasa manis dan guruhnya lebih keluar. Untuk harga juga sangat terjangkau, Untuk Sate Maranggi Premium sedikit lebih mahal dibandingkan yang original. Per 10 tusuk Sate Maranggi Premium dihargai Rp.50.000,- sedangkan yang original Rp.45.000,-. Selain Sate Maranggi,di sini juga menyediakan menu sate urat dan sate ayam. 

Menu Unggulan lainnya yang juga harus teman-teman coba adalah Nasi Urat seharga Rp. 18.000,-. Untuk harga semurah ini kita akan mendapatkan satu porsi nasi dengan urat sapi yang lembut dan kaya rasa. Menu ini memang sedikit pedas karena taburan cabe rawit di atasnya. Kalau mau pesan menu ini jangan terlalu malam, takutnya kehabisan. 

Lalu ada juga menu Maranggi Cobek. Daging yang digunakan sama seperti daging yang akan digunakan untuk membuat sate, hanya saja cara memasaknya tidak dibakar di atas bara melainkan di atas cobek tanah liat. Dalam satu porsi menu ini akan terhidang daging bersama taburan tomat merah, tomat hijau dan cabe rawit. Kita juga bisa memilih berapa potong daging yang akan dihididangkan. Rasanya mantab pake banget. Sekali lagi, tips dari saya jangan lupa nikmati daging sandung lamur nya kalau mau dapatkan kelezatan lebih. Untuk satu porsi menu Maranggi Cobek isi 5 dihargai Rp. 27.000,- sedangkan Maranggi Cobek isi 8 dihargai Rp.40.000,-.

Lalu ada pula menu Nasi Goreng Maranggi. Dalam satu porsi menu seharga Rp.27.000,- ini kita akan mendapatkan nasi goreng panas yang enak dan dikelilingi oleh potongan daging Sate Maranggi yang kaya rasa. Nampol banget !

Sebenarnya masih banyak menu-menu lain yang bisa kita cobain di Sate Maranggi Tebet ini. Tapi sayang, kapasitas perut saya terbatas. Lain kali pasti saya akan mampir lagi ke sini buat nyobain menu-menu lain sekalin nyicipin Sate Maranggi yang lezat ini. Buat teman-teman yang mau nyicip, Sate Maranggi Tebet ini lokasinya gampang banget ditemukan, karena lokasinya dekat dari kawasan kuliner Tebet yang hits dan kekinian banget. Tempat ini buka dari jam makan siang sampai tengah malam. Kalau malas gerak, tinggal pesan saja dari ojek online. Gampang kan ? Cobain yuk.

Sate Maranggi Tebet
Jalan Tebet Dalam Raya No.62, Tebet
Jakarta Selatan

10 June 2017

Warna Warni Pasar Ramadhan Benhil

Minggu lalu, saya dan teman-teman ID Food Blogger yang terdiri dari Salman, Dita dan Winda menghabiskan akhir pekan sambil mencari-cari menu berbuka puasa. Pilihan kami jatuhkan di Pasar Ramadhan Benhil. Sedikit info, Pasar Ramadhan Benhil ini berlokasi di sebuah lahan kosong di samping Pasar Benhil. Pasar ini memang rutin diadakan setiap bulan Ramadhan tiba. Kira-kira, apa saja yah yang kami beli di sana ? Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Ada 2 tenda besar yang menampung puluhan pedagang yang menjual berbagai makanan dan minuman di Pasar Ramadhan Benhil. Meskipun Pasar Ramadhan Benhil nampaknya tidak sebesar tahun lalu, tapi menurut saya sih ini sudah lebih dari banyak untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang datang untk mencari menu berbuka. Dari beberapa lapak, ada beberapa pedagang yang menjual jenis makanan atau minuman yang sama. Seperti penjual kue jajanan pasar ini. Ada beberapa lapak serupa yang bisa kita temukan di sini. Tiap pedagang kue jajanan pasar ini menjual berbagai variasi kue-kue seperti kue lumpur, kue sus, kue apem, lemper, dadar gulung, serabi dan masih banyak yang lainnya. Harga yang dijual pun bervariasi mulai dari Rp.2.000,-

Lalu ada pula lapak penjual aneka bubur. Saya menemukan lebih dari 2 lapak yang menjual aneka bubur ini. Bubur yang dijual pun bermacam ragamnya. Ada bubur kacang hikau, bubur ketan hitam, bubur ubi ungu dan sebagainya. Warna-warni jenis bubur yang dijual ini memang cukup menggoda untuk mengeluarkan dompet dan membeli salah satunya.

Saya juga menjumpai beberapa minuman manis yang banyak dijual saat bulan ramadhan tiba. Salah satunya adalah berbagai hidangan kolak. Ada kolak pisang hingga kolak ubi. Lalu bermacam minuman segar juga dijual di sini, mulai dari sop buah, es buah, es jeruk peras hingga aneka es campur dan es dawet. Semuanya bikin kita lumayan berpikir kerras untuk menentukan minuman apa yang ingin dibeli.

Sebagai orang Palembang, saya sangat bahagia bisa menemukan beberapa lapak penjual pempek di sini. Walaupun jadi mikir gimana rasa pempeknya, mengingat saya lumayan sering beli pempek yang rasanya zonk di Jakarta. Setelah menimbang dan memutuskan, akhirnya saya membeli satu buah pempek kapal selam yang bisa digoreng langsung di sana. 

Lalu ada pula lapak yang menjual nasi kebuli dan kawan-kawan. Beneran deh, saya tuh paling susah kalau ngelihat hidangan kaya gini di pasar. Pasti deh langsung keluarin dompet dan beli beberapa. Apalagi di lapak ini juga ada roti cane dan roti jala. lengkap pula dengan aneka kari dan kambing goreng. Ulalala.. 

Buat yang butuh berbagai lauk nasik untuk disantap setelah berbuka puasa atau untuk lauk saat sahur, di Pasar Ramadhan Benhil ini juga menjual beraneka lauk. Saya melihat beberapa lapak yang menjual beraneka masakan Padang, ada pula lapak yang menjual aneka masakan Jawa, lalu lapak yang menjual Guded, dan ada pula lapak yang menjual aneka ikan bakar. Semuanya dijamin bakal bikin pengen borong. Hahahaha...

Foto : @salmanbiroe
Jujur, saya dan teman-teman lumayan kalap membeli banyak makanan untuk kami santap bersama saat berbuka puasa. Setelah kami kumpulkan, kami baru tahu makanan yang kami beli ternyata banyak banget. Satu orang bisa membeli beberapa jenis makanan. Untungnya kami akan menyantap makanan ini bersama-sama. Oh ya, tips dari saya kalau teman-teman akan berkunjung ke sini adalah pastikan membawa uang tunai yang cukup. Bawa satu lembar Rp.50.000,- saja bisa membeli banyak sekali makanan di sini. Dari semua makanan yang kami beli, ada satu atau dua jenis yang rasanya kurang oke. Jadi pastikan selektif saat akan membeli dan jangan kalap. Karena kalau kalap, jangan-jangan satu pasar pengen dipindahkan ke rumah. Hehehe.. Selamat berburu menu berbuka puasa :)