26 April 2017

Liburan Singkat Sarat Ilmu Saat Long Weekend

Sudah lihat kalender bulan Mei tahun 2017 ? Buat pekerja kantoran seperti saya, pastinya sudah bersorak sorai bergembira nih. Kenapa tidak, karena bulan Mei 2017 ada 3 tanggal merah dan ketiganya berpotensi untuk dijadikan long weekend. Ngomong-ngomong soal long weekend, teman-teman sudah punya rencana mau liburan kemana ? Mau tahu ngga rencana saya mengisi long weekend di bulan Mei tahun ini ? Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Biasanya kalau rencana liburan ke Bali, saya pasti lebih memilih untuk jalan-jalan. Baik itu jalan-jalan ke pantai, jalan-jalan ke museum maupun tempat-tempat hits lainnya yang ada di Bali. Tapi kali ini, saya mau menghabiskan liburan long weekend saya untuk menghadiri sebuah festival di Bali. Namanya Ubud Food Festival. Kenapa saya tertarik banget untuk menghabiskan liburan saya di festival ini ? Karena saya terpukau melihat agenda 3 hari yang menawarkan banyak sekali pengetahuan tentang dunia kuliner dan juga banyak kelas-kelas yang bisa saya ikuti, mulai dari kelas berbayar sampai kelas gratisan. Semuanya punya bobot yang tinggi karena menghadirkan pakar-pakar kuliner dari dalam dan luar negeri. 

Yang paling menyenangkan dari event Ubud Food Festival ini adalah tiket masuknya yang gratis dan lokasi acaranya ada di Ubud yang merupakan daerah persawahan dan juga banyak menyimpan tempat wisata dan kuliner. Jadi kalau mau melipir buat jalan-jalan disekitar Ubud, kan bisa banget tuh. Yang pastinya sih, saya pengen tahu berbagai trik dari para master chef dan master kuliner mengenai banyak hal dalam dunia perkulineran. Mulai dari tips plating, ngintip rahasia start up kuliner, lebih mengenal bumbu-bumbu rahasia dan lain-lain. Trus kalau mau ikutan special class bersama para pakar ini, tinggal bayar saja. Harga kelasnya juga beragam kok, tinggal dipilih sesuai budget dan kebutuhan. Bahkan ada juga harga paketan lho. Asoy kan ?

Persiapan saya buat liburan ke Bali pertengahan Mei nanti sih sudah dilakukan sejak bulan lalu. Minimal tiket pesawat sudah aman dalam genggaman. Yang belum tinggal akomodasi buat nunggu teman-teman yang lain tiba karena saya akan datang lebih awal. Rencananya sih sih kita mau ke Ubud nya barengan. Jadilah saya kayanya mau menginap di sekitar Kuta yang tidak terlalu jauh dari airport. Waktu saya buka website RedDoorz , saya kok langsung naksir sama RedDoorz Plus Near Bali Galeria . Soalnya lokasi ngga terlalu jauh dari airport, jadi kalau teman-teman saya datang mereka tinggal jemput saya ke penginapan trus langsung cuzz ke Ubud deh. Apalagi lokasinya juga dekat dengan Bali Galeria, Discovery Shopping Mall dan dekat dengan Pantai Kuta juga. Jadi kalau mau jalan ke mana-mana, ngga pakai pusing deh. Sssstt... harga penginapan di website RedDoorz murah-murah lho. Saya langsung pesan deh buat bulan Mei nanti. Dengan begini tinggal nunggu hari H aja nih buat ke Bali. Kira-kira beginilah rencana liburan singkat saya di long weekend bulan Mei ini. Gimana dengan rencana liburan kalian ?

24 April 2017

Kedai Pak Ciman, Sensasi Nasi Kapau Dalam Resto Kekinian

Makan di resto Padang ? Ah, rasanya ini mungkin sudah jadi kebiasaan banyak orang di berbagai tempat. Karena resto Padang sendiri bisa jadi ada di seluruh pelosok Indonesia. Resto Padang bentuknya juga mirip-mirip antara yang satu dengan yang lain. Ada etalase kaca di bagian depan yang berisi menu-menu yang bisa disantap hari itu. Nah, waktu saya pulang ke Palembang beberapa waktu yang lalu, saya diajak abang saya makan di Kedai Pak Ciman yang kebetulan dekat sekali dari rumah. Jalan kakipun juga bisa saking dekatnya. Kedai Pak Ciman ini katanya lagi hits banget di Palembang. Jadi penasaran dong saya. Nah, teman-teman yang juga penasaran, bisa baca reviewnya dalam Catatan Si Goiq kali ini.
Sepulang dari rumah sakit sehabis menjaga ayah, abang mengajak saya untuk makan siang yang sudah super terlambat hari itu. Kami tiba di Kedai Pak Ciman sekitar pk.15.30 sore. Meskipun sudah tidak bisa dibilang jam makan siang lagi, ternyata suasana kedai masih sangat ramai. Kami sampai harus parkir di halaman rumah seberang kedai yang digunakan untuk parkir. Tidak hanya di luar saja yang ramai. Di dalam pun masih sangat ramai dengan orang-orang yang sedang menyantap makanan. Susana di dalam memang menyerupai cafe hits masa kini. Penuh dengan warna-warni dan Instagramable. Ada pula area playground kecil untuk keluarga yang membawa anak-anak kecil. Setelah menunggu beberapa saat, kami mendapatkan meja untuk makan. 

Kedai Pak Ciman ini buka dari pagi hari dengan menjual aneka sarapan tradisional. Jam operasiona mereka mulai pk.07.00 - 22.00. Menu-menu spesial mereka bisa kita lihat di papan yang berada di depan pintu masuk dan digantung di dinding kedai. Lumayan memudahkan kita untuk tahu sekaligus memesan menu tersebut.

Kedai Pak Ciman ini memiliki menu andalan Nasi Kapau. Salah satu yang membedakan resto Padang dengan rumah makan Nasi Kapau adalah peletakan makanan. Kalau di resto Padang, makanan diletakkan dalam etalase kaca yang lebih tinggi. Sedangkan rumah makan Nasi Kapau meletakkan menu-menu yang mereka hidangkan lebih rendah dari si penjual. Persis seperti saya pernah saya coba sendiri di Pasar Ateh Bukittinggi. Soal rasa makanan sih rasanya tidak perlu diragukan, karena Kedai Pak Ciman ini masih satu pemilik dengan RM Pagi Sore yang tidak hanya sudah populer di Palembang dan sekitarnya, tapi juga sudah punya nama di Jakarta. 

Dan saat yang ditunggu-tunggu tiba, waktunya untuk memilih menu. Karena saat itu sudah bukan jam makan siang, maka saya boleh memilih menu langsung di depan. Begitu yang dikatakan oleh salah satu staff di sana. Saya tidak tahu pasti apakah saat jam makan siang yang konon katanya bisa 2x lipat lebih ramai dari saat saya datang tempo hari itu, kita hanya bisa bisa memesan menu dan kemudian diantarkan ke meja masing-masing. Yang jelas saya senang karena bisa pesan langsung sekaligus foto-foto. Kata abang saya, menu favorit di sana adalah jengkol. Tapi sayang, saat saya datang jengkolnya sudah habis. Ah sudahlah, toh saya juga tidak suka jengkol. Untungnya gulai usus favorit saya masih ada. Rasa menu yang disajikan enak sekali. Semua kaya rasa. Gulai ususnya persis sama seperti yang saya makan di Bukittinggi, di bagian dalamnya berisi tahu dan telur. Top markotob !

Duh, saking menikmati makanan sampai lupa kalau saya ini ada di Palembang dan bukan di Bukittinggi. Hahahaha.. Untuk harga makanan, memang lebih mahal dibandingkan resto Padang kebanyakan, tapi masih masuk akal dan sebanding dengan tempat serta rasa makanan yang saya nikmati. Kalau datang lagi, saya mau cicip menu sarapan pagi mereka. Gimana, sukses bikin laper ? Cobain yuk...

Kedai Pak Ciman
Jalan Angkatan 66 No.776
Simpang Pipa Reja, Palembang

17 April 2017

Melewati Earth Hour 2017 Di Best Western Premier The Hive

Buat saya, pengalaman menginap di sebuah hotel selalu menyisakan sebuah cerita seru yang selalu ingin saya bagikan di dalam blog ini. Cerita seru kali ini datang saat saya menginap di Best Western Premier The Hive yang berlokasi di sekitar Cawang. Seru, karena saya menginap bersama teman-teman blogger yang menyenangkan. Ditambah bonus karena dalam kesempatan menginap kali ini, bertepatan dengan moment tahunan Earth Hour 2017. Seperti apa cerita saya dan teman-teman blogger menginap di Best Western Premier The Hive ? Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Best Western Premier The Hive sendiri adalah sebuah jaringan hotel internasional di bawah bendera Best Western International yang memiliki banyak hotel di seluruh dunia. Best Western sendiri membagi hotel mereka menjadi beberapa kategori, yaitu Best Western untuk hotel bintang 3, Best Western Plus untuk hotel bintang 4 dan Best Western Premier untuk hotel bintang 5. Lokasi Best Western Premier The Hive sendiri mudah dijangkau dari dan menuju tempat-tempat lain di Jakarta. Hanya berjarak 7 km dari Bandara Halim Perdanakusuma, 9 km menuju Taman Mini Indonesia Indah dan berjarak sekitar 15 km untuk menuju kawasan industri Jababeka. Lobby hotel sangat memukau dengan ciri khas mereka yang berbentuk sarang lebah. Sarang lebah sendiri memiliki filosofi sebuah sarang yang nyaman untuk diinapi. Menarik sekali bukan ?

Di area lobby terdapat deretan sofa yang diatur dengan rapi. Kalau siang, lobby ini terasa cukup ramai oleh tamu hotel yang akan check in. Tapi begitu malam tiba, saya dan teman-teman blogger sempat ngobrol seru dan main kartu di sini. Hotel juga menyediakan 2 unit Mac yang dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan para tamu hotel.

Koridor menuju kamar hotel memiliki pencahayaan yang baik sekali. Buat saya yang penakut ini, melewati koridor yang terang benderang meskipun tengah malam sekalipun bisa membuat saya jadi lebih tenang. Hahahaha..

Karena diantara deretan blogger yang menginap hari itu hanya ada saya dan Terren yang berjenis kelamin laki-laki, maka dengan segala kepasarahan hati, kami terpaksa tidur bersama dalam kamar yang nyaman dengan kasur yang empuk, ac yang dingin, TV yang besar dengan banyak channel pilihan dan segala fasilitas lain yang sungguh bikin mager ngga pengen beranjak keluar kamar. Kami berdua segera larut dalam kenyamanan yang ada di dalam kamar, sehingga tanpa sadar kamera kami mulai keluar dan masing-masing dari kami mulai sibuk jeprat-jepret dan bikin video. *jitakin yang pikirannya ngeres*

Ngomong-ngomong soal kamar, ternyata kamar yang saya dan Terren tempati di Best Western Premier The Hive, merupakan tipe Superior Room. Menurut Marcomm Best Western Premier The Hive, Bapak Andriantomo, di hotel ini juga tersedia beberapa tipe kamar lainnya seperti Deluxe Room, Super Deluxe Room, Corner Suite, dan Junior Suite. Jadi tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan dan budget tentunya. Fasilitas di dalam kamar juga oke banget lho teman-teman. Ada jubah mandi, safe deposit box, hingga mini bar yang penuh dengan makanan dan minuman. Tapi sebelum mengambil apapun yang ada di dalam minibar, pastikan kalian cek dulu harga yang tertera yah. 

Untuk beberapa tipe kamar tertentu yang ada di Best Western Premier The Hive, kita juga akan menemukan beberapa fasilitas tambahan tentunya. Seperti coffee maker dan bathtub. Tapi walaupun kamar saya dan Terren ngga pakai bathtub, tapi kami tetap mandi dengan riang gembira lho. Karena fasilitas air panasnya bikin betrah mandi lama-lama. Ehh tapi kita mandinya ngga barengan lho. Hahahahaha... 

Sore-sore, saya dan teman-teman turun ke Heather Resto untuk ngemil-ngemil kece di sana. Tempat ini berada tepat di samping kolam renang. Kita bisa menikmati berbagai hidangan yang disediakan hotel dalam berbagai suasana di sini. Tempatnya juga cukup besar karena sarapan pagi juga berlangsung di sini. Kalau melihat tempat nya yang berada di samping kolam renang, rasanya bikin acara seperti kumpul keluarga atau arisan juga seru banget digelar di sini.

Minuman pembuka yang disuguhkan sore itu adalah Healthy Drink Premier Verde yang terbuat dari sawi dan nanas. Rasanya segar banget dan yang jelas minuman ini sehat. Sebagai teman buat nongkrong sore itu, kami dihidangkan kue-kue yang cantik-cantik ini. Begitu kue ini tiba di hadapan, semua kamera langsung beraksi untuk mengambil angle terbaik. Ngambil foto kue-kue ini semangat banget lho, tapi tidak demikian saat waktunya makan. Karena bentuknya yang kece ini, rasanya sayang banget mau di makan. Hahahaha.. Oh ya, selalu ada sentuhan lebah baik dalam bentuk ikon lebah maupun gradasi warna yang menyerupai lebah dalam hidangan yang disajikan di Heather Resto ini. Keren banget kan ?

Yang tidak kalah seru sore itu adalah saat chef Sriyanto mengajarkan kami semua cara membuat green salad yang lezat. Selama ini kan saya tahunya kalo bikin salad itu cuma dicampur mayonaise atau thousand island doang, ternyata ada beberapa oil dressing yang akan membuat cita rasa salad menjadi lezat. Dan tambah seru karena saladnya di masukkan dalam toples dan di shake untuk membuat dressing merata. Tapi rasa salad yang dibuat beneran enak. Besok-besok kalo nginep di hotel lagi mau nyobain bikin salad pakai oil dressing ah. 

Yang paling ditunggu-ditunggu dalam staycation kali ini tentu saja acara Earth Hour yang berlangsung di area kolam renang. Sedikit info nih, Earth Hour adalah sebuah kegiatan global yang dilakukan pada hari Sabtu terakhir di bulan Maret setiap tahunnya. Kegiatan yang dilakukan adalah mengurangi beban bumi dengan mematikan daya listrik selama 1 jam penuh  mulai pk.20.30 hingga 21.30. Kebayang kan ? Best Western Premier The Hive juga turut serta dalam program ini dengan mematikan semua lampu di kamar, lobby dan koridor kecuali lift. Sebagai kompensasi, para tamu yang sedang menginap dikumpulkan di area kolam renang dan mendapat makanan serta hiburan yang disajikan. Tepat pk.20.30, semua listrik di area hoptel dipadamkan dan hotel menjadi gelap gulita. Acara demi acara pun mulai digelar seperti atraksi bartender, musik tradisional, hingga doorprize dengan hadiah voucher menginap dan voucher dine in. Asyik kan ? Lampu mulai dihidupkan kembali pada pukul 21.30. kalau orang lain kembali ke kamar, kami kembali ke lobby untuk main kartu. Hahahaha...

Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya, sarapan pagi juga berlangsung di Heather Resto. Makanan yang dihidangkan berlimpah. Saya selalu suka hotel yang menyajikan banyak menu saat sarapan pagi, karena itu berarti saya bakal betah berlama-lama di sana buat icip-icip. Hahahaha. Hidangan khas sarapan seperti roti hingga menu tradisional seperti Soto bandung dan Lontong sayur bisa kita nikmati dengan rasa yang oke. Dan menu sarapan ini tentunya akan berganti-ganti setiap harinya sehingga para tamu akan mendapatkan variasi makanan.

Buat yang suka jamu-jamuan, kita bisa menemui jamu untuk diminum dalam kondisi panas. Tapi ngga ada mbok jamu yang meracik yah, kita tinggal tuang saja di gelas jamu yang diinginkan. Saya juga sempat praktek bikin salad dengan oil dressing walaupun masih harus ditambah mayonaise juga pada akhirnya. Hahahaha.. Maklum jam terbang masih rendah. Pokoknya semua sarapan yang terhidang enak-enak deh. Perut kenyang hatipun senang.

Buat yang suka olahraga, kita bisa menikmati kolam renang dan fitness center yang tentu saja bisa digunakan secara gratis untuk tamu hotel. Kolam renangnya cukup besar, dan kalau haus setelah berenang bisa langsung pesan minuman di Miele Pool Bar. Buat yang suka ngegym, alat-alat yang tersedia juga cukup banyak. Jadi tinggal maksimalkan latihan saja.

Kalau butuh rileksasi tinggal main saja ke Bhuvana Spa Luxe. Ada beberapa ruangan yang nyaman sekali dengan berbagai paket massage dan spa yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan. Menyenangkan banget kan ? Bikin mupeng kan pengen menginap di sini ? Kalau gitu langsung saja deh hubungi :

Jl. DI Panjaitan Kav 3-4
Jakarta 13340
T. +62 21 29821888
E. reservation@bwpremierthehive.com
Instagram : @bwpthehive
Twitter : @bwpthehive

13 April 2017

Berani Bermimpi Dengan CIMB Niaga Forward

Buat saya mimpi bukan hanya sekedar bunga tidur. Banyak sekali hal besar yang ada di muka bumi ini yang berawal dari mimpi. Yang jelas setiap manusia memiliki impian dalam hidupnya. Demikian pula dengan saya. Sebagai seseorang yang dinaungi bintang Aries yang konon katanya keras kepala dan berkepala batu, saya juga lumayan keras berusaha untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Dan untuk generasi muda seperti saya, sekarang ada sahabat yang akan menemani dalam meraih mimpi. Siapakah gerangan ? Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.


Beberapa hari yang lalu Bank CIMB Niaga memperkenalkan Brand promise terbaru yang merupakan sebuah bentuk transformasi dari brand promise sebelumnya yang bertajuk Inovasi Dari Hati. Brand promise ini bertajuk Forward. Tujuannya tentu saja supaya lebih dekat dengan nasabah melalui berbagai produk perbankan yang inovatif dan layanan yang menyenangkan. Jadi bikin kita tambah semangat menyimpan uang yang dimiliki serta memanfaatkan produk perbankan lainnya untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar yang ada di dalam kepala.

 Ada 4 segmen yang disasar oleh Forward, yaitu :

1.  Young :  untuk nasabah muda yang sedang mengejar pendidikan atau baru mulai melakukan aktifitas perbankan

2. Young Family : nasabah yang memiliki keluarga kecil dan memiliki perencanaan masa depan untuk anak-anaknya

3. Priority banking : untuk nasabah yang sudah mapan tapi masih memiliki banyak rencana-rencana yang ingin diwujudkan.

4. Business banking : untuk memberi kemudahan transaksi perbankan pada perusahaan


Tentu saja produk dan layanan perbankan yang ada sudah disesuaikan dengan masing-masing segmen. CIMB Niaga juga menghadirkan 2 orang brand ambassador untuk brand promise Forward. Untuk mewakili generasi muda yang dinamis, CIMB Niaga menghadirkan Maudy Ayunda sebagai brand ambassador Forward. Pas banget, soalnya Maudy Ayunda sendiri di mata saya merupakan sosok anak muda yang kekinian, sukses dengan karir sebagai aktris dan penyanyi serta fokus pada pendidikannya. Maudy Ayunda sendiri ternyata sudah cukup lama menjadi nasabah CIMB Niaga lho. Sama halnya dengan Maudy, aktris cantik Titi Kamal juga didaulat menjadi brand ambassador CIMB Niaga Forward. Cocok sekali dengan kesehariannya yang sekarang sudah menjadi seorang ibu muda dan tentunya memiliki banyak mimpi dan rencana-rencana tersendiri untuk keluarga kecilnya. Titi Kamal sendiri juga sudah cukup lama menjadi nasabah CIMB Niaga. Jadi mereka berdua ini figur yang tepat untuk mewakili segmen-segmen yang disasar Forward.


Adanya segmen-segmen ini tentunya akan memudahkan kita sebagai nasabah untuk memilih produk perbankan yang sesuai dengan kebutuhan. Sebuah langkah positif yang dipersembahkan CIMB Niaga untuk negeri ini. Selamat atas diluncurkannya CIMB Niaga Forward.