06 May 2018

Keseruan National Media Gathering Indosat Ooredoo di Lampung

Sekitar akhir bulan Maret 2018 yang lalu, saya dihubungi oleh staff Indosat Ooredoo yang meminta kesediaan saya untuk menghadiri National Media Gathering yang mereka adakan. Karena kebetulan tanggal event nya masih cukup lama, saya langsung mengiyakan karena masih sangat sempat untuk mengajukan cuti dari kantor. Dan akhirnya pada tanggal 18 April yang lalu, saya dan beberapa rekan-rekan blogger lainnnya seperti Teh Ani Berta, Mbak Haya, Mbak Lidya, Melly, Salman, Mas Dede dan Kang Geri yang saat itu sebenarnya berada di team media tapi kami geret paksa masuk team blogger, berangkat menuju provinsi Lampung. Apa saja kegiatan National Media Gathering Indosat Ooredoo yang kami ikuti mulai tanggal 18-20 April 2018 ? Siapin cemilan dan simak Catatan Si Goiq kali ini.

Pukul 05.00 pagi saya sudah tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Sepagi itu ternyata Mbak Lidya dan Melly sudah tiba lebih dahulu. Setelah menunaikan ibadah Sholat Subuh, satu persatu rekan-rekan blogger yang lain mulai berdatangan. Namanya Media Gathering, tentunya selain blogger ada media-media nasional dan media daerah yang juga diundang tentunya. Entah kebetulan atau tidak, banyak sekali iklan IM3 Ooredoo yang menghiasi layar promosi yang berada di banyak titik di Terminal 3. Sebagai pengguna saya bangga banget nih. 

Selesai registrasi ulang, kami dibagikan kaos dan jadwal kegiatan selama berada di Lampung. Kaosnya sendiri bertuliskan KeTeMU yang merupakan singkatan dari Keseruan Temu Media Update yang juga menjadi salah satu hashtag kami selama event berlangsung. Bayangkan, sekitar 60 orang dari media dan blogger berkumpul jadi satu selama 3 hari dan akan update berbagai informasi dan seru-seruan bareng selama acara berlangsung. Pesawat Garuda Indonesia yang kami tumpangi berangkat sekitar pk.09.00 WIB dan tiba di Lampung sekitar 30 menit kemudian. 

Sesampainya di Lampung, rombongan media dibagi menjadi 2 bus yang terpisah. Salah satu tujuan kami datang ke Lampung adalah untuk mengecek langsung ekspansi jaringan baru di luar Pulau Jawa yang menjadi komitmen Indosat Ooredoo di tahun 2018 ini. Lampung adalah provinsi pertama yang menikmati jaringan baru Indosat yang stabil dan merata di seluruh wilayah. Kalau biasanya jaringan operator hanya bagus di daerah perkotaan, maka dengan jaringan baru ini daerah-daerah pelosok pun akan menerima kualitas sinyal dan data yang sama baiknya dengan wilayah perkotaan. Sepanjang perjalanan dari Bandara Radin Inten II menuju Hotel Sheraton, kami merasakan betul kestabilan jaringan baru tersebut. Mulai dari streaming Yotube yang tanpa buffer hingga video call  antar bus yang yang jernih dan juga tanpa putus. Keren banget kan ?


Menurut Bapak Joy Wahyudi selaku President Director & CEO Indosat Ooredoo, pihaknya telah menambah CAPEX tahun 2018 menjadi 8 Triliun, dimana 80% nya digunakan untuk investasi jaringan. Lampung sendiri dipilih sebagai provinsi pertama karena Lampung merupakan kota lalu lintas dan penghubung Pulau Jawa dan Sumatera. Penambahan serta modernisasi jaringan yang sudah ada menjadi jaringan broadband telah dibangun dan mencakup 15 kabupaten dan 213 kecamatan di Lampung. Jaringan baru ini sudah dapat dinikmati masyarakat Lampung pada momen Ramadhan dan Lebaran , di mana Lampung sendiri merupakan kota tujuan mudik dan jalur mudik utama di Pulau Sumatera. Nah momen ini juga dimanfaatkan sekali lagi untuk mencoba ekspansi jaringan baru Indosat dengan melakukan video call dengan beberapa mitra di beberapa wilayah pelosok di Lampung. Dan kedua video call tersebut benar-benar sangat stabil penerimaan gambar dan suaranya. 

Rangkaian acara National Media Gathering Indosat Ooredoo berlanjut di malam harinya dengan acara makan malam dan BBQ. Rekan-rekan media dan blogger menyantap hidangan BBQ di pinggir kolam renang Sheraton Hotel Lampung dengan diiringi live music. Dan sembari menyantap hidangan, acara juga tetap berlangsung dengan sesi tanya jawab berhadiah dan juga doorprize. Banyak banget hadiah-hadiah yang dibagikan. Saya sendiri dalam sesi makan malam ini beruntung mendapatkan hadiah. Senang banget dong. Selesai makan malam, tanya jawab dan sesi bagi-bagi hadiah. Acara berikutnya adalah pesta durian. Asyiiik. Tumpukan durian sudah tersedia dan bisa dipilih untuk disantap. Karena sebelumnya cukup banyak menyantap sea food, saya tahu diri dengan tidak menyantap durian terlalu banyak. Juara makan durian malam itu adalah mamak-mamak dari Medan yang menyantap lebih dari 5 buah durian. Luar biasa lho Mbak Haya. Hahahaha...

Hari kedua ini kami isi dengan berwisata ke Pahawang. Tujuan yang sudah direncanakan oleh pihak panitia adalah Pulau Kelagian Kecil, snorkeling di Cuku Bedil dan Gosong Bakeri serta makan siang dan games di Pulau Kelagian Besar. Dari hotel kami menempuh perjalanan berliku sekitar 1 jam menuju dermaga tempat kapal-kapal yang akan ke Pahawang diberangkatkan. Satu hal yang bikin saya bahagia luar biasa adalah, sepanjang perjalanan dari hotel ke dermaga dan sepanjang berlayar menuju lokasi-lokasi yang saya sebutkan tadi, jaringan baru Indosat Ooredoo ternyata benar-benar sudah menjangkau semua wilayah ini. Lihatlah, telinga saya tidak lepas dari headphone yang saya bawa karena sepanjang jalan saya menikmatinya dengan mengakses streaming video klip di Youtube. Stabil banget dan bebas buffer. Buat update keseruan perjalanan di IG stories dan di sosmed lainnya juga lancar jaya. Mantap banget ini. Oh ya, dalam sesi games yang diadakan di Pulau Kelagian Besar, saya dan 14 orang teman-teman media dan blogger berhasil keluar sebagai pemenang. Lumayan dapat hadiah lagi.

Setelah puas snorkeling, main air di pantai, foto-foto, main games berhadiah dan seru-seruan main wahana air seperti banana boat dan donat, menjelang sore kami kembali ke dermaga. Balik ke hotel buat mandi dan istirahat sejenak karena malam harinya kami akan makan malam di Bukit Randu yang merupakan salah satu restaurant ternama dengan pemandangan yang bagus banget karena berada di atas bukit. Acara makan malam ini sekaligus seremonial penutup acara National Media Gathering Indosat Ooredoo 2018. Malam ini pemenang lomba sosial media berhadiah smartphone juga diumumkan. Dan salah satu pemenangnya adalah Mbak Haya yang merupakan perwakilan dari Blogger. Lalu ada pula bagi-bagi hadiah games yang berlangsung di pulau tadi siang dan tentu saja pengundian doorprize masih terus berlangsung. Indosat ppredoo bawa hadiah buat rekan-rekan media dan blogger jumlahnya melebih peserta yang datang kayanya. Semua yang datang pokoknya bakal bawa pulang hadiah. Bahkan yang ngakunya ngga pernah beruntung di sesi undian berhadiah kaya Kang Geri sekalipun bisa kebagian. Hahahaha...

Di hari terakhir sebelum kembali ke Jakarta, kami mampir dulu ke SMAN 2 Bandar Lampung karena Indosat hari itu menggelar event Digital Day. Menurut Ibu Deva Rachman selaku Group Head Corporate Communication Indosat Ooredoo, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan generasi muda bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk peningkatan kreativitas yang memberi dampak positif bagi mereka sendiri. Acara ini sendiri berlangsung serempak di 15 SMA di Lampung. Dalam kesempatan itu, Indosat Ooredoo memberikan sejumlah bantuan kepada SMA yang mereka datangi. Dan acara semakin ramai karena ada games dan bagi-bagi hadiah lagi yang diikuti oleh media dan blogger yang berkolaborasi dengan adik-adik siswa SMA. Karena saya masih berwajah ala-ala anak SMA, jadilah saya dipaksa ikut serta games ini walaupun kandas di babak awal. Tapi acara ini seru banget.

Setelah selesai acara di SMAN 2, acara dilanjutkan dengan beli oleh-oleh di sentra oleh-oleh khas Lampung. Asyiiikk... Tidak lama kami di sana karena waktu sudah mendekati sholat Jumat. Setelah selesai sholat Jumat, kami langsung diajak makan siang di Jumbo Seafood yang sepertinya juga merupakan salah satu resto ternama di Lampung. Saya sudah beberapa kali makan di sini dan memang makanannya enak banget. Selesai makan siang, tibalah kita pada acara yang cukup mengharu biru, yaitu menuju airport. Itu berarti kami sudah harusmengakhiri kebersamaan ini. Setelah 3 hari bersama kami harus berpisah kembali ke rutinitas masing-masing. Terima kasih Indosat Ooredoo untuk sambutan dan kebersamaan yang luar biasa. Sampai jumpa di National Media Gathering tahun depan. Sukses selalu untuk Indosat Ooredoo. Dan semoga ekaspansi jaringan baru Indosat Ooredoo di luar Pulau Jawa dapat segera dinikmati oleh provinsi lainnya di Indonesia. 

05 May 2018

Kerja Mantap Dan Liburan Tenang Dengan CNI Ester C Plus


Sebentar lagi kita akan memasuki bulan puasa yang berarti libur Lebaran juga sudah semakin di depan mata. Sudah menyusun rencana mau menghabiskan libur lebaran ke mana tahun ini ? Mau mudik ke kampung halaman ? Atau malah mau jalan-jalan bersama keluarga besar seperti yang pernah saya dan keluarga lakukan beberapa tahun yang lalu ? Semua sah-sah saja, selama badan tetap fit mah libur ke mana saja pasti bukan halangan. Ngomong-ngomong soal badan yang fit, saya punya sedikit cerita nih untuk teman-teman semua. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.



Sejak pindah kantor hampir setahun yang lalu, saya merasa pekerjaan saya jauh lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Tapi karena salah satu alasan pindah kerja terdahulu adalah untuk mendapatkan tantangan baru, maka saya ngga boleh mengeluh dong yah. Kesibukan yang menggunung ini tentunya sudah bagian dari tantangan baru yang saya butuhkan sebelumnya. Tapi memang yang namanya daya tahan tubuh itu tentu  selalu ada batasnya. Saking capeknya bekerja seharian, badan saya jadi mudah sekali drop. Kalau tidak sakit, saya jadi mudah tidur dimanapun. Baik itu di kendaraan umum termasuk di ojek online sekalipun. Jujur saya mulai khawatir sama diri sendiri. Tidur di kendaraan umum itu lumayan bahaya lho. Kita jadi ngga siaga terhadap bahaya yang mengintai. Lebih-lebih kalau ketiduran di ojek online. Sangat membahayakan diri sendiri. 


Melihat kelakukan anak bujang kesayangannya bekerja "bertaruh nyawa" seriap hari, membuat ibu saya jadi geram juga. Dalam suatu kesempatan ketika sedang mengunjungi anak cucu di Jakarta, ibu memaksa saya minum CNI Ester C Plus yang biasa beliau konsumsi sebelum saya berangkat ke kantor. Lah setelah beberapa hari dicekokin sama ibu, kok saya ngerasa badan saya jadi lebih fit saat kerja. Badan yang fit di kantor bikin pekerjaan jadi lebih cepat beres. Saat pulang kantor menembus kemacetan Jakarta pun saya tidak gampang ngantuk karena stamina saya juga jadi lebih baik. Produk ini oke banget. 

Tentang CNI Ester C Plus

Karena penasaran, saya akhirnya membaca kemasan produk ini untuk mengetahui kandungan di dalamnya. Ternyata kandungan dalam setiap tablet yang saya minum ini adalah 625mg Ester C yang setara dengan 500mg Vitamin C serta 50mg Kalsium. Manfaatnya adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sebagai antioksidan alami dan menjaga elastisitas kulit. Jadi intinya CNI Ester C Plus ini adalah vitamin C generasi terkini. Trus apa bedanya dengan vitamin C biasa ? Nih, saya kasih tau perbedaannya ;

1. Memiliki pH netral yang aman untuk lambung
2. Lebih cepat diserap tubuh
3. Kandungan dalam darah 2x lipat lebih tinggi
4. Kadarnya dalam leukosit 4x lebih tinggi
5. Kadar yang dikeluarkan dalam urin 3x lebih kecul dan 2x lebih lambat
6. Kadar oksalat dalam urin 5x lebih rendah segingga kecil kemungkinan terjadinya batu ginjal dan memiliki efek anti sariawan lebih cepat dan lebih baik. 

Jadi buat yang merasa sering kurang fit setiap hari, buruan konsumsi CNI Ester C Plus. Karena kalau buat kerja sehari-hari aja teman-teman merasa kurang fit bagaimana mau menyambut liburan yang kegiatannya bakal lebih banyak dan kadang juga tidak menentu tujuannya. Dan jangan lupa juga buat jaga pola hidup jadi lebih baik yah :) 


22 April 2018

Berkeringat Sehat Di Allianz Sweat Challenge

Masih ingat kan tulisan saya terdahulu mengenai Allianz Sweat Challenge ? Hari Sabtu yang lalu, challenge  ketiga untuk para runners kembali diadakan di Allianz Ecopark Ancol. Seperti apa keseruannya ? Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Sebelum pk.06.00, para peserta yang sudah mendaftar melalui website Allianz mulai berdatangan dan melakukan registrasi ulang. Dalam sesi ketiga ini, masih dipandu oleh coach Paulus Pesurnay yang merupakan pelatih fisik para atlet Indonesia. Para peserta yang jumlahnya semakin banyak dibandingkan sesi pertama terlihat sangat antusias meskipun mereka datang dari berbagai tempat yang cukup jauh dari Ancol.

Sebelum memulai sesi hari itu, para peserta memulai melakukan pemanasan terlebih dahulu. Seperti yang dikatakan oleh Coach Paulus dalam pertemuan sebelumnya, pemanasan sendiri sangat bermanfaat sipaya otot-otot menjadi lebih lentur. Kalau otot-otot sudah lentur, maka olahraga yang akan kita lakukan juga akan jadi lebih maksimal. 

Setelah selesai pemanasan, para peserta memulai latihan hari itu. Latihan hari itu bertema ABC Drills Training and Running Form For Runners. Latihannya juga jauh lebih berat dibandingkan sesi pertama dan sesi kedua. Tapi karena sudah dibekali dengan teknik-teknik yang baik dan benar, semua peserta terlihat sangat bersemangat menjalani proses latihan hari itu. Oh ya, sebagai penutup program Running dalam Allianz Sweat Challenge, akan diadakan Big Bang Allianz World Run pada tanggal 28 April 2018. Untuk pendaftarannya bisa dilakukan di website Allianz. Buruan daftarkan diri kamu karena pendaftarannya gratis lho. Setelah Big Bang Allianz World Run, program berikutnya dalam Allianz Sweat Challenge yang akan diadakan berikutnya adalah Program Yoga. Tuh buat penggemar yoga, nantikan yah programnya di Allianz Sweat Challenge. 

12 April 2018

Horison Hotel Jababeka Resmi Ganti Nama Menjadi Antero Hotel by Prasanthi

Masih ngga dengan tulisan saya sebelumnya yang menceritakan pengalaman menginap di Horison Hotel Jababeka ? Dalam postingan kali ini, saya akan memberitahu teman-teman kabar terbaru dari hotel yang pernah saya kunjungi pada akhir tahun 2017 yang lalu. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Hidup itu memang memerlukan sebuah perubahan. Dan tentunya perubahan yang kita harapkan adalah sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Demikian pula dengan hotel, terkadang kita ada hal-hal yang memerlukan sebuah perubahan. Dan sejak awal tahun 2018, Horison Hotel Jababeka resmi berganti manajemen. Yang tadinya berada di bawah bendera Metropolitan Gold Management, kini resmi bernama Antero Hotel di bawah bendera Prasanthi Hotel & Resort Group. 

Perubahan manajemen tentunya diharapkan akan membawa Antero Hotel berkibar lebih baik lagi dari sebelumnya. Dan untuk kali kedua, saya berkesempatan datang kembali dan menginap di hotel ini dengan nama dan manajemen yang berbeda. Perubahan di sana-sini memang sedang dilakukan untuk memberi image baru pada nama baru yang baru saja diperkenalkan ke publik. Tapi faktor kenyamanan saat menginap tentu saja tetap menjadi fokus utama pihak hotel kepada para tamu mereka.

Dari segi kualitas pelayanan, saya tetap menemukan pelayanan prima saat menginap. Demikian pula dengan fasilitas-fasilitas yang ada di hotel. Dan tentunya saya berharap, akan ada sesuatu yang baru yang dihadirkan di Antero Hotel yang memberikan sentuhan ciri khas mereka dengan manajemen yang baru ini. Sehingga perlahan tapi pasti, para tamu akan mengenal Antero Hotel tanpa bayang-bayang nama besar manajemen yang lama. Sukses selalu untuk Antero Hotel.

Antero Hotel ***
Jl.Benyamin Sueb Blok B1 No.1 
Jababeka - Cikarang
Telp. 021 28518555

01 April 2018

SMESCO Hadirkan Produk Unggulan Nusantara

Mungkin ada beberapa teman-teman yang punya mimpi mengoleksi kain ulos dari Sumatera Utara, songket dari Palembang, atau kerajinan rotan dari Lombok ? Bayangkan kalau teman-teman harus bepergian ke semua provinsi yang ingin kalian tuju untuk membeli koleksi yang diinginkan ? Pastinya akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Trus gimana dong ? Jangan syedih, kalau begitu langsung saja yuk simak Catatan Si Goiq kali ini.

Setiap provinsi di Indonesia tentu memiliki berbagai produk unggulan yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Tidak hanya terkenal di Indonesia saja, beberapa produk unggulan daerah bahkan sudah sangat dikenal hingga mancanegara seperti ukiran Bali, kerajinan kayu jati dari Jepara, dan sebagainya. Mengingat banyaknya produk-produk unggulan dari berbagai provinsi di Indonesia, SMESCO yang merupakan rumah bagi para pelaku UKM tanah air tergerak untuk mengumpulkan produk-produk unggulan nusantara tersebut.

Pada hari Sabtu, tanggal 30 Maret 2018 dilakukan seremonial Relaunching Produk Unggulan Provinsi Smesco Minang festival. Acara ini dihadiri oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Ibu Mufidah Jusuf Kalla. Menteri Koperasi & UKM, Bapak Puspayoga serta Gubernur Sumatera Barat, Bapak Irwan Prayitno. Dalam kata sambutannya, Bapak Puspayoga mengatakan kalau SMESCO saat sudah menjadi miniatur Indonesia dimana banyak sekali produk-produk dari berbagai daerah yang dihadirkan di sini. SMESCO sendiri saat ini juga dilengkapi dengan coworking space yang bisa digunakan secara gratis lho. Ibu Mufidah Jusuf Kalla juga mengharapkan kalau SMESCO dapat menjadi tujuan para turis yang ingin mencari cinderamata dari berbagai daerah. Dengan demikian mereka yang datang ke Jakarta dapat dengan mudah memperoleh berbagai cinderamata khas berbagai daerah dengan hanya berkunjung ke satu tempat.

Hasil pantauan saya dan beberapa teman blogger yang datang saat acara relaunching, harga produk yang dijual di SMESCO relatif terjangkau. Apalagi bila menghitung ongkos pesawat dan hotel kalau membeli produk-produk unggulan ini di tempat asalnya. Saya tergoda sekali dengan produk-produk kerajinan rotan dan kain-kain khas dari berbagai daerah yang ditampilkan di sini. Bangga karena produk lokal yang ditampilkan memiliki kualitas yang berdaya saing tinggi. Benar-benar akhir pekan berfaedah karena jadi tambah wawasan juga seputar cindera mata khas daerah yang belum saya tahu sebelumnya. Sayangnya acara Produk Unggulan Provinsi Smesco Minang Festival ini hanya berlangsung hingga tanggal 1 April saja. Mudah-mudahan, acara-acara semacam ini bisa dihadirkan lebih lama sehingga bisa lebih banyak yang hadir dan melihat produk-produk unggulan provinsi yang ditampilkan. 

Jadi simak terus agenda-agenda yang akan berlangsung di SMESCO. Mana tahu, salah satu agenda yang diadakan akan menghadirkan hal-hal yang teman-teman suka. Pantau terus website Smesco yah. 

27 March 2018

Bertarung Sportif Di Turnamen Jack Nicklaus International Invitational 2018


Ada yang hobi main golf? Olahraga yang selalu disukai para profesional ini memang menyenangkan dilakukan di padang rumput yang luas dan tentu saja bersama teman atau kolega. Turnamen-turnamen golf pun cukup sering diadakan di tanah air. Beberapa waktu yang lalu saya menyempatkan diri hadir di Jack Nicklaus International Invitational 2018 yang berlangsung di Damai Indah Golf yang merupakan salah satu karya dari Jack Nicklaus. Sudah tahu Jack Nicklaus? Jack Nicklaus adalah seorang pemain golf dan juga perancang casual apparel yang dibranding dengan namanya sendiri. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.
Jack Nicklaus International Invitational (JNII) 2018 merupakan turnamen golf tahunan yang sangat ditunggu oleh para golfers karena memperebutkan hadiah tiket Tournament of Champion di Ohio, Amerika Serikat. Tidak heran peserta turnamen ini sangat membludak. Untuk JNII tahun ini diikuti lebih dari 120 orang yang dibagi menjadi sekitar 60 an team. Yup, JNII adalah turnamen golf beregu dimana setiap team terdiri dari 2 orang. Peserta yang mengikuti turnamen sebagian besar adalah pegolf lokal dan tentu saja pelanggan setia Jack Nicklaus.
Sistem pertandingan yang diikuti oleh semua peserta JNII 2018 ini adalah best ball, dimana semua pemain akan melakukan tee off, memilih tembakan mana yang terbaik dan kemudian melakukan tembakan berikutnya dari posisi tembakan terbaik. Dalam format best ball ini, masing-masing pemain akan memukul bola mereka sendiri sepanjang putaran. Dan setiap pemain dalam satu team akan diminta untuk memukul 3 tee off per 9 holes. Peserta pria melakukan tee off dari tee berwarna biru dan peserta wanita akan melakukan tee off dari tee berwarna merah.
Turnamen JNII sendiri diadakan dalam satu hari, dimulai dari jam 06.00 pagi hingga sore hari. Dan sorenya langsung diumumkan para pemenangnya. Pemenang Best Net Champion di raih oleh pasangan Suharsono dan Didik dengan Score : 64. Sedangkan kategori Best Gross Champion diraih oleh pasangan I Nyoman P. Alit dan Andrey dengan score : 63. Pasangan terakhir ini berhak meraih tiket ke Ohio, Amerika Serikat untuk mengikuti Tournament of Champion bersama para pemenang dari negara-negara lain serta mendapat kesempatan untuk makan malam bersama Jack Nicklaus di Nicklaus Museum.
Pasangan pemenang I Nyoman P. Alit dan Andrey yang berprofesi sebagai konsultan dan pengusaha wedding decoration ini mengaku bahagia bisa keluar sebagai pemenang dalam turnamen JNII 2018 ini. Pasangan yang sama-sama menekuni golf sejak 16 tahun lalu ini mengaku berlatih sendiri-sendiri untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen JNII. Bahkan salah satu dari mereka masih berada di Jepang 2 hari sebelum kompetisi. Dan karena sudah paham karakter permainan masing-masinglah yang membuat mereka lebih rileks dalam bermain.
Berbicara mengenai olahraga golf, ternyata para golfers ini mempunyai komunitas sendiri lho. Bahkan mereka juga punya komunitas lintas handicap yang menggabungkan orang-orang dari berbagai profesi. Bahkan para komunitas golfer ini punya moto 3M yaitu muda yang mana mereka ingin mengikis stigma kalau olahraga golf bukan olahraga orang tua, yang kedua adalah mudah dimana mereka juga ingin mengikis anggapan kalau golf adalah olahraga mahal, karena dengan satu batang stick pun mereka sudah bisa latihan bersama. Dan yang terakhir adalah meriah yang ingin menunjukkan kalau golfers tidak kaku seperti yang dibayangkan oleh orang kebanyakan. Tuh, jadi berubah pandangan kan pastinya terhadap olahraga golf? Belum terlambat lho kalau mau menekuni olahraga golf. Siapa tahu, tahun depan giliran teman-teman yang akan berlaga di turnamen Jack Nicklaus International Invitational.

17 March 2018

Bugar Di Allianz Sweat Challenge

Ada yang suka olahraga ? Walaupun sering berniat tapi kenyataan sering malas melakukannya, saya pikir semua orang rasanya mendamba bisa hidup seimbang dengan rutin berolahraga. Sayapun demikian. Beberapa tahun lalu saya sering ikutan event lari. Bahkan beberapa kali sampai ke luar kota. Walaupun sekarang nyaris tidak pernah ikut event lari lagi, tapi saya masih menyempatkan diri untuk tetap berlari sesering yang saya bisa. Dengan asma yang saya miliki, saya harus tahu beberapa teknik supaya tetap kuat berlari. Beberapa teknik saya dapatkan dengan mengikuti beberapa kelas latihan yang diadakan. Nah, kali ini saya mau cerita sedikit pengalaman saya ikutan Allianz Sweat Challenge di Allianz Ecopark Ancol, minggu lalu. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Jarak Ragunan menuju Ancol yang lumayan jauh, tidak membuat saya gentar untuk berangkat sehabis Subuh sipaya tidak terlambat. Dulu kalau ikut event lari saya malah bisa berangkat lebih pagi malah. Allianz Sweat Challenge sendiri diadakan setiap 2 minggu sekali. dan setiap bulan selalu ada workshop yang berbeda. Untuk bulan Maret ini, yang diadakan adalah Workshop Beginner Runner. Yang bikin saya semangat adalah karena sosok Coach Paulus Pesurnay yang merupakan seorang pelatih olahraga legendaris tanah air yang selalu bugar di usianya yang sudah memasuki 77 tahun. Bangga dong bisa ikut latihan bareng Coach Paul. 

Foto : Ono Sembunglango
Menurut Coach Paul, sebelum berolahraga lakukan pemanasan terlebih dahulu, bisa dimulai dengan senam atau lari-lari kecil dulu. Kalau badan sudah panas, maka otot-otot kita akan menjadi lebih lentur. Faktor-faktor yang membuat cedera adalah karena kita berlari tidak dengan teknik yang benar. Karenanya cobalah pelajari teknik-teknik dasar lari dan biasakan melakukannya dengan benar. Biasakan jogging 40 menit non stop, karena jogging 40 menit akan membuat jantung kuat dan memompa darah dengan baik. Bagaimana kalau belum kuat lari 40 menit non stop ? Yang harus kita lakukan adalah memulainya pelan-pelan. Bisa dimulai dari berlari 5 menit non stop lalu diselingi istirahat 2 menit. dan lakukan 8 kali sehingga kita berlari selama 40 menit. Kalu sudah lebih kuat, porsi latihan terus ditambah dan istirahatnya semakin dikurangi sehingga lama kelamaan akan terbiasa dengan lari non stop selama 40 menit. 

Setelah sesi workshop, peserta Allianz Sweat Challenge langsung mulai berlatih dimulai dengan teknik-teknik berlari dan langsung mencoba berlari mengitari danau kecil di Allianz Ecopark. Ternyata stamina saya masih cukup baik untuk berlari nonstop walaupun kesibukan bekerja membuat saya cukup jarang berlari belakangan ini. Yang jelas latihan kali ini membuat saya tercambuk untuk lebih giat berlari meskipun sedang sibuk dengan pekerjaan. 

Menurut Karin Zulkarnaen selaku Head of Market Management Allianz Life Indonesia, Allianz Sweat Challengen ini merupakan kegiatan untuk memberikan fasilitas bagi berbagai komunitas  dan keluarga untuk bergabung dan berlatih. Program yang diberikan langsung untuk satu tahun lho. Allianz Sweat Challenge sendiri sudah diadakan sejak bulan November dan setiap bulan diadakan tema-tema olahraga yang berbeda. Bulan Desember latihan yang adakan adalah Yoga for Beginner, lalu di bulan Januari ada Zumba, Februari diadakan latihan Hip Hop, bulan Maret adalah latihan yang saya ikuti yaitu Running. Tujuan kegiatan ini salah satunya supaya orang-orang kantoran yang selama ini jarang olahraga bisa melakukan olahraga di udara terbuka bersama teman atau keluarga. Oh ya, buat yang ketinggalan ikutan latihan bareng Coach Paulus, teman-teman masih bisa ikutan sesi latihan di tanggal 24 Maret 2018 lho. Pendaftarannya bisa dilakukan di website Allianz Sweat Challenge

Ngomong-ngomong soal lokasi acara nih. sejak bulan Agustus 2017 yang lalu. Allianz yang dikenal sebagai brand asuransi jiwa terbaik , asuaransi kesehatan dan asuransi keluarga Indonesia telah mendapatkan hak penamaan istimewa dari Ecopark Ancol sehingga kita sekarang mengenalnya sebagai Allianz Ecopark. Dengan hak penamaan istimewa ini, Allianz berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan mengdakan berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran. salah satunya adalah Allianz Sweat Challenge yang saya ikuti. Dengan lahan seluas 34 hektar, Allianz Ecopark ini memang cocok dijadikan sebagai tempat berolahraga bersama keluarga. Apalagi di dalamnya juga banyak fasilitas yang disediakan untuk dinikmati bersama teman dan keluarga, diantaranya Mini Zoo, Flying Fox, Learning Farm dan Paint Ball. Kalau saya dan teman-teman menikmati tempat ini dengan bikin stok foto untuk setahun di berbagai tempat. Hahahaha.. Jadi buat yang bingung mau kemana akhir pekan ini, Allianz Ecopark mungkin bisa jadi salah satu pilihan.

13 March 2018

Kerjasama JNE dan FOI Untuk Atasi Masalah Gizi Anak dan Kelaparan Di Sekolah

Pagi ini saya lagi lihat anak-anak yang jalan ke sekolahan dengan riang gembira dan penuh semangat. Kalau melihat gelagatnya sih, anak-anak ini pasti deh sudah sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Trus saya jadi inget waktu dulu zaman masih sekolah. Kalau bangun awal dan sempat sarapan itu rasanya plong. Ngga takut lemes di sekolah karena tidak sarapan. Tapi kalo kebetulan tidak sempat sarapan, kebayang lah ya. Selain lemas di sekolah karena kurang tenaga, mata juga bawaannya ngantuk. Eh, tapi kenapa sih saya jadi mengenang masa-masa SD dulu ? Cari tahu yuk jawabannya dalam Catatan Si Goiq kali ini.


Setelah membayangkan betapa lemas nya saya kalau tidak sarapan sebelum pergi sekolah, saya berusaha untuk menyempatkan diri sarapan dulu sebelum berangkat sekolah. Yah, saya beruntung karena dulu termasuk dalam barisan anak-anak sekolah yang masih bisa sarapan sebelum sekolah. Karena saya baru saja membaca data Riskesdak tahun 2010 yang menyatakan kalau 20 - 40% anak-anak berangkat ke sekolah dalam kondisi perut lapar karena tidak sarapan. Dan sebagian besarnya karena faktor ekonomi. Miris kan teman-teman ? Padahal seperti yang saya bilang tadi, pergi sekolah dalam kondisi tidak sarapan itu bikin lemas dan ngantuk yang akan mengakibatkan menurunnya konsentrasi saat belajar. Akibatnya sudah jelas, anak-anak bakal sulit menangkap pelajaran yang sedang diajarkan. 


Tingginya jumlah anak sekolah yang tidak sarapan, tentunya menjadi keprihatinan banyak pihak. Hal inilah yang menjadi latar belakang berdirinya Foodbank of Indonesia (FOI) pada tahun 2015. Menurut Bapak Hendro Utomo, FOI menjalankan program Mentari Bangsaku yang memberikan bantuan makanan tambahan pada anak-anak PAUD dan siswa SD. Tentunya apa yang dilakukan FOI ini bisa sedikit membantu mengurangi persoalan yang ada. Tapi tentunya akan menjadi kurang maksimal apabila FOI hanya berjalan sendiri. karena itulah FOI menggandeng kalangan dunia usaha untuk bersinergi membantu mengurangi permasalahan gizi dan kelaparan di sekolah.


JNE selaku perusahaan yang bergerak pengiriman dan logistik merasa rerpanggil untuk turut berkontribusi membantu permasalahan ini. Menurut Bapak Feriadi selaku Direktur Utama JNE, dengan pengalaman 27 tahun dalam bidang pengiriman, JNE dapat membantu FOI untuk mendistribusikan makanan yang berasal dari donatur kepada sekolah-sekolah yang masuk dalam target sasaran FOI. Sesuai dengan tagline mereka yaitu Connecting Happiness, JNE  berharap penandatanganan kerjasama dengan FOI ini dapat memberikan banyak kebahagiaan kepada anak-anak sekolah.


Penandatanganan MoU ini dilakukan di SDN Gandaria Utara 11 yang merupakan salah satu sekolah yang sudah 2 tahun terakhir ini mengikuti program pemberian makanan tambahan dari FOI. Menurut Ibu Sukini selaku Kepala Sekolah, mayoritas siswanya berasal dari kalangan menengah ke bawah. Pihaknya juga sangat senang dengan program pemberian sarapan dari FOI ini karena sangat terlihat sekali dampaknya yang membuat siswa lebih sehat, lebih semangat dan berat badan mereka yang meningkat. Dalam penandatangan MoU ini, pihak JNE juga menyerahkan kendaraan operasional kepada FOI yang akan didedikasikan untuk program Indonesia Ceria. Langkah JNE ini tentu saja disambut baik oleh pemerintah. Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Ibu Lenny K. Rosalin megharapkan kerjasama semacam ini dapat membantu mengatasi persoalan gizi anak baik di sekolah maupun di rumah. Dan tentu saja apa yang dilakukan oleh JNE ini dapat memicu perusahaan-perusahaan lain untuk ikut serta dalam membantu program pemerintah.