27 March 2018

Bertarung Sportif Di Turnamen Jack Nicklaus International Invitational 2018


Ada yang hobi main golf? Olahraga yang selalu disukai para profesional ini memang menyenangkan dilakukan di padang rumput yang luas dan tentu saja bersama teman atau kolega. Turnamen-turnamen golf pun cukup sering diadakan di tanah air. Beberapa waktu yang lalu saya menyempatkan diri hadir di Jack Nicklaus International Invitational 2018 yang berlangsung di Damai Indah Golf yang merupakan salah satu karya dari Jack Nicklaus. Sudah tahu Jack Nicklaus? Jack Nicklaus adalah seorang pemain golf dan juga perancang casual apparel yang dibranding dengan namanya sendiri. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.
Jack Nicklaus International Invitational (JNII) 2018 merupakan turnamen golf tahunan yang sangat ditunggu oleh para golfers karena memperebutkan hadiah tiket Tournament of Champion di Ohio, Amerika Serikat. Tidak heran peserta turnamen ini sangat membludak. Untuk JNII tahun ini diikuti lebih dari 120 orang yang dibagi menjadi sekitar 60 an team. Yup, JNII adalah turnamen golf beregu dimana setiap team terdiri dari 2 orang. Peserta yang mengikuti turnamen sebagian besar adalah pegolf lokal dan tentu saja pelanggan setia Jack Nicklaus.
Sistem pertandingan yang diikuti oleh semua peserta JNII 2018 ini adalah best ball, dimana semua pemain akan melakukan tee off, memilih tembakan mana yang terbaik dan kemudian melakukan tembakan berikutnya dari posisi tembakan terbaik. Dalam format best ball ini, masing-masing pemain akan memukul bola mereka sendiri sepanjang putaran. Dan setiap pemain dalam satu team akan diminta untuk memukul 3 tee off per 9 holes. Peserta pria melakukan tee off dari tee berwarna biru dan peserta wanita akan melakukan tee off dari tee berwarna merah.
Turnamen JNII sendiri diadakan dalam satu hari, dimulai dari jam 06.00 pagi hingga sore hari. Dan sorenya langsung diumumkan para pemenangnya. Pemenang Best Net Champion di raih oleh pasangan Suharsono dan Didik dengan Score : 64. Sedangkan kategori Best Gross Champion diraih oleh pasangan I Nyoman P. Alit dan Andrey dengan score : 63. Pasangan terakhir ini berhak meraih tiket ke Ohio, Amerika Serikat untuk mengikuti Tournament of Champion bersama para pemenang dari negara-negara lain serta mendapat kesempatan untuk makan malam bersama Jack Nicklaus di Nicklaus Museum.
Pasangan pemenang I Nyoman P. Alit dan Andrey yang berprofesi sebagai konsultan dan pengusaha wedding decoration ini mengaku bahagia bisa keluar sebagai pemenang dalam turnamen JNII 2018 ini. Pasangan yang sama-sama menekuni golf sejak 16 tahun lalu ini mengaku berlatih sendiri-sendiri untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen JNII. Bahkan salah satu dari mereka masih berada di Jepang 2 hari sebelum kompetisi. Dan karena sudah paham karakter permainan masing-masinglah yang membuat mereka lebih rileks dalam bermain.
Berbicara mengenai olahraga golf, ternyata para golfers ini mempunyai komunitas sendiri lho. Bahkan mereka juga punya komunitas lintas handicap yang menggabungkan orang-orang dari berbagai profesi. Bahkan para komunitas golfer ini punya moto 3M yaitu muda yang mana mereka ingin mengikis stigma kalau olahraga golf bukan olahraga orang tua, yang kedua adalah mudah dimana mereka juga ingin mengikis anggapan kalau golf adalah olahraga mahal, karena dengan satu batang stick pun mereka sudah bisa latihan bersama. Dan yang terakhir adalah meriah yang ingin menunjukkan kalau golfers tidak kaku seperti yang dibayangkan oleh orang kebanyakan. Tuh, jadi berubah pandangan kan pastinya terhadap olahraga golf? Belum terlambat lho kalau mau menekuni olahraga golf. Siapa tahu, tahun depan giliran teman-teman yang akan berlaga di turnamen Jack Nicklaus International Invitational.

17 March 2018

Bugar Di Allianz Sweat Challenge

Ada yang suka olahraga ? Walaupun sering berniat tapi kenyataan sering malas melakukannya, saya pikir semua orang rasanya mendamba bisa hidup seimbang dengan rutin berolahraga. Sayapun demikian. Beberapa tahun lalu saya sering ikutan event lari. Bahkan beberapa kali sampai ke luar kota. Walaupun sekarang nyaris tidak pernah ikut event lari lagi, tapi saya masih menyempatkan diri untuk tetap berlari sesering yang saya bisa. Dengan asma yang saya miliki, saya harus tahu beberapa teknik supaya tetap kuat berlari. Beberapa teknik saya dapatkan dengan mengikuti beberapa kelas latihan yang diadakan. Nah, kali ini saya mau cerita sedikit pengalaman saya ikutan Allianz Sweat Challenge di Allianz Ecopark Ancol, minggu lalu. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Jarak Ragunan menuju Ancol yang lumayan jauh, tidak membuat saya gentar untuk berangkat sehabis Subuh sipaya tidak terlambat. Dulu kalau ikut event lari saya malah bisa berangkat lebih pagi malah. Allianz Sweat Challenge sendiri diadakan setiap 2 minggu sekali. dan setiap bulan selalu ada workshop yang berbeda. Untuk bulan Maret ini, yang diadakan adalah Workshop Beginner Runner. Yang bikin saya semangat adalah karena sosok Coach Paulus Pesurnay yang merupakan seorang pelatih olahraga legendaris tanah air yang selalu bugar di usianya yang sudah memasuki 77 tahun. Bangga dong bisa ikut latihan bareng Coach Paul. 

Foto : Ono Sembunglango
Menurut Coach Paul, sebelum berolahraga lakukan pemanasan terlebih dahulu, bisa dimulai dengan senam atau lari-lari kecil dulu. Kalau badan sudah panas, maka otot-otot kita akan menjadi lebih lentur. Faktor-faktor yang membuat cedera adalah karena kita berlari tidak dengan teknik yang benar. Karenanya cobalah pelajari teknik-teknik dasar lari dan biasakan melakukannya dengan benar. Biasakan jogging 40 menit non stop, karena jogging 40 menit akan membuat jantung kuat dan memompa darah dengan baik. Bagaimana kalau belum kuat lari 40 menit non stop ? Yang harus kita lakukan adalah memulainya pelan-pelan. Bisa dimulai dari berlari 5 menit non stop lalu diselingi istirahat 2 menit. dan lakukan 8 kali sehingga kita berlari selama 40 menit. Kalu sudah lebih kuat, porsi latihan terus ditambah dan istirahatnya semakin dikurangi sehingga lama kelamaan akan terbiasa dengan lari non stop selama 40 menit. 

Setelah sesi workshop, peserta Allianz Sweat Challenge langsung mulai berlatih dimulai dengan teknik-teknik berlari dan langsung mencoba berlari mengitari danau kecil di Allianz Ecopark. Ternyata stamina saya masih cukup baik untuk berlari nonstop walaupun kesibukan bekerja membuat saya cukup jarang berlari belakangan ini. Yang jelas latihan kali ini membuat saya tercambuk untuk lebih giat berlari meskipun sedang sibuk dengan pekerjaan. 

Menurut Karin Zulkarnaen selaku Head of Market Management Allianz Life Indonesia, Allianz Sweat Challengen ini merupakan kegiatan untuk memberikan fasilitas bagi berbagai komunitas  dan keluarga untuk bergabung dan berlatih. Program yang diberikan langsung untuk satu tahun lho. Allianz Sweat Challenge sendiri sudah diadakan sejak bulan November dan setiap bulan diadakan tema-tema olahraga yang berbeda. Bulan Desember latihan yang adakan adalah Yoga for Beginner, lalu di bulan Januari ada Zumba, Februari diadakan latihan Hip Hop, bulan Maret adalah latihan yang saya ikuti yaitu Running. Tujuan kegiatan ini salah satunya supaya orang-orang kantoran yang selama ini jarang olahraga bisa melakukan olahraga di udara terbuka bersama teman atau keluarga. Oh ya, buat yang ketinggalan ikutan latihan bareng Coach Paulus, teman-teman masih bisa ikutan sesi latihan di tanggal 24 Maret 2018 lho. Pendaftarannya bisa dilakukan di website Allianz Sweat Challenge

Ngomong-ngomong soal lokasi acara nih. sejak bulan Agustus 2017 yang lalu. Allianz yang dikenal sebagai brand asuransi jiwa terbaik , asuaransi kesehatan dan asuransi keluarga Indonesia telah mendapatkan hak penamaan istimewa dari Ecopark Ancol sehingga kita sekarang mengenalnya sebagai Allianz Ecopark. Dengan hak penamaan istimewa ini, Allianz berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan mengdakan berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran. salah satunya adalah Allianz Sweat Challenge yang saya ikuti. Dengan lahan seluas 34 hektar, Allianz Ecopark ini memang cocok dijadikan sebagai tempat berolahraga bersama keluarga. Apalagi di dalamnya juga banyak fasilitas yang disediakan untuk dinikmati bersama teman dan keluarga, diantaranya Mini Zoo, Flying Fox, Learning Farm dan Paint Ball. Kalau saya dan teman-teman menikmati tempat ini dengan bikin stok foto untuk setahun di berbagai tempat. Hahahaha.. Jadi buat yang bingung mau kemana akhir pekan ini, Allianz Ecopark mungkin bisa jadi salah satu pilihan.

13 March 2018

Kerjasama JNE dan FOI Untuk Atasi Masalah Gizi Anak dan Kelaparan Di Sekolah

Pagi ini saya lagi lihat anak-anak yang jalan ke sekolahan dengan riang gembira dan penuh semangat. Kalau melihat gelagatnya sih, anak-anak ini pasti deh sudah sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Trus saya jadi inget waktu dulu zaman masih sekolah. Kalau bangun awal dan sempat sarapan itu rasanya plong. Ngga takut lemes di sekolah karena tidak sarapan. Tapi kalo kebetulan tidak sempat sarapan, kebayang lah ya. Selain lemas di sekolah karena kurang tenaga, mata juga bawaannya ngantuk. Eh, tapi kenapa sih saya jadi mengenang masa-masa SD dulu ? Cari tahu yuk jawabannya dalam Catatan Si Goiq kali ini.


Setelah membayangkan betapa lemas nya saya kalau tidak sarapan sebelum pergi sekolah, saya berusaha untuk menyempatkan diri sarapan dulu sebelum berangkat sekolah. Yah, saya beruntung karena dulu termasuk dalam barisan anak-anak sekolah yang masih bisa sarapan sebelum sekolah. Karena saya baru saja membaca data Riskesdak tahun 2010 yang menyatakan kalau 20 - 40% anak-anak berangkat ke sekolah dalam kondisi perut lapar karena tidak sarapan. Dan sebagian besarnya karena faktor ekonomi. Miris kan teman-teman ? Padahal seperti yang saya bilang tadi, pergi sekolah dalam kondisi tidak sarapan itu bikin lemas dan ngantuk yang akan mengakibatkan menurunnya konsentrasi saat belajar. Akibatnya sudah jelas, anak-anak bakal sulit menangkap pelajaran yang sedang diajarkan. 


Tingginya jumlah anak sekolah yang tidak sarapan, tentunya menjadi keprihatinan banyak pihak. Hal inilah yang menjadi latar belakang berdirinya Foodbank of Indonesia (FOI) pada tahun 2015. Menurut Bapak Hendro Utomo, FOI menjalankan program Mentari Bangsaku yang memberikan bantuan makanan tambahan pada anak-anak PAUD dan siswa SD. Tentunya apa yang dilakukan FOI ini bisa sedikit membantu mengurangi persoalan yang ada. Tapi tentunya akan menjadi kurang maksimal apabila FOI hanya berjalan sendiri. karena itulah FOI menggandeng kalangan dunia usaha untuk bersinergi membantu mengurangi permasalahan gizi dan kelaparan di sekolah.


JNE selaku perusahaan yang bergerak pengiriman dan logistik merasa rerpanggil untuk turut berkontribusi membantu permasalahan ini. Menurut Bapak Feriadi selaku Direktur Utama JNE, dengan pengalaman 27 tahun dalam bidang pengiriman, JNE dapat membantu FOI untuk mendistribusikan makanan yang berasal dari donatur kepada sekolah-sekolah yang masuk dalam target sasaran FOI. Sesuai dengan tagline mereka yaitu Connecting Happiness, JNE  berharap penandatanganan kerjasama dengan FOI ini dapat memberikan banyak kebahagiaan kepada anak-anak sekolah.


Penandatanganan MoU ini dilakukan di SDN Gandaria Utara 11 yang merupakan salah satu sekolah yang sudah 2 tahun terakhir ini mengikuti program pemberian makanan tambahan dari FOI. Menurut Ibu Sukini selaku Kepala Sekolah, mayoritas siswanya berasal dari kalangan menengah ke bawah. Pihaknya juga sangat senang dengan program pemberian sarapan dari FOI ini karena sangat terlihat sekali dampaknya yang membuat siswa lebih sehat, lebih semangat dan berat badan mereka yang meningkat. Dalam penandatangan MoU ini, pihak JNE juga menyerahkan kendaraan operasional kepada FOI yang akan didedikasikan untuk program Indonesia Ceria. Langkah JNE ini tentu saja disambut baik oleh pemerintah. Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Ibu Lenny K. Rosalin megharapkan kerjasama semacam ini dapat membantu mengatasi persoalan gizi anak baik di sekolah maupun di rumah. Dan tentu saja apa yang dilakukan oleh JNE ini dapat memicu perusahaan-perusahaan lain untuk ikut serta dalam membantu program pemerintah. 

12 March 2018

Tips Transfer Pulsa Sesama Indosat


Kamu pemakai kartu Indosat Ooredoo? Ada kalanya kita butuh pulsa atau mau transfer pulsa ke teman atau saudara tapi mungkin tidak tahu caranya. Nah, simak penjelasan saya tentang syarat dan cara transfer pulsa sesama Indosat di Catatan Si Goiq kali ini yah.
Transfer pulsa sesama Indosat merupakan layanan yang dapat digunakan oleh pelanggan kartu Indosat Ooredoo baik prabayar maupun pascabayar untuk mengirim dan menerima pulsa kepada pelanggan sesama Indosat Ooredoo tanpa perlu cari konter yang jual pulsa Indosat. Kartu Indosat prabayar antara lain kartu IM3 Ooredoo dan Mentari Ooredoo, sedangkan kartu Indosat pascabayar yaitu kartu Matrix Ooredoo Auto. Kelebihan menransfer pulsa selain pulsa penerima bertambah, masa aktif kartu penerima pun akan bertambah pula.
Bagi teman-teman yang masih bingung saat memilih hadiah apa yang cocok untuk teman, orang tua, ataupun sahabat, membagikan pulsa dapat kita jadikan sebagai salah satu solusi yang tepat untuk diberikan kepada mereka, lho. Teman-teman dapat membuktikan kepada mereka bahwa kita adalah tipikal orang yang suka berbagi, termasuk berbagi dari hal yang kecil seperti membagikan pulsa. Apalagi saat ini pulsa bukan lagi kebutuhan tersier, namun sudah menjadi kebutuhan utama bagi para pengguna handphone.
Syarat Transfer Pulsa Sesama Indosat
Sebelum teman-teman menransfer pulsa, sebaiknya kita mengetahui dulu syarat dan ketentuannya. Berikut syarat dan ketentuan transfer pulsa sesama Indosat :
1. Berlaku untuk pelanggan prabayar (IM3 Ooredoo dan Mentari Ooredoo) serta pelanggan pascabayar (Matrix Ooredoo).
2. Kartu pengirim maupun penerima masih dalam masa aktif, kecuali untuk kartu Matrix Ooredoo Auto.
3. Hanya dapat dilakukan oleh kartu perdana yang sudah aktif lebih dari 181 hari.
4. Minimum sisa pulsa pengirim setelah mengirim pulsa (melakukan transfer dan dipotong tarif transfer) adalah Rp5000,-
5. Tarif transfer pulsa adalah Rp600,- per transaksi.
6. Terdapat tambahan masa tenggang, yaitu 30 hari namun tidak untuk Matrix Ooredoo Auto.
7. Maksimum transfer pulsa adalah Rp200000,- per hari.
8. Tidak ada pembatasan frekuensi kirim maupun terima pulsa.
9. Masa aktif penerima bertambah, namun tidak mengurangi masa aktif pengirim.
10. Masa aktif penerima bertambah berdasarkan ketentuan berikut :
  • Transfer < Rp5000,- masa aktif bertambah 0 hari.
  • Transfer Rp5000,- sampai kurang dari Rp10000,- masa aktif bertambah 3 hari.
  • Transfer Rp10000,- sampai kurang dari Rp20000,- masa aktif bertambah 7 hari.
  • Transfer Rp20000,- sampai kurang dari Rp50000,- masa aktif bertambah 15 hari.
  • Transfer Rp50000,- sampai kurang dari Rp100000,- masa aktif bertambah 22 hari.
  • Transfer Rp100000,- sampai kurang dari Rp150000,- masa aktif bertambah 30 hari.
  • Transfer Rp150000,- sampai kurang dari Rp200000,- masa aktif bertambah 45 hari.
Cara Mentransfer Pulsa Sesama Indosat
Indosat Ooredoo menyediakan dua cara untuk bagi pulsa yaitu via SMS dan via UMB atau USSD Menu Browser.
1. Transfer pulsa Indosat via SMS
Cara kirim pulsa lewat SMS antara lain sebagai berikut :
  • Tulis pesan SMS dengan mengetik Transferpulsa (spasi) Nomor yang dituju (spasi) Nominal Pulsa. Contohnya : Transferpulsa 085xxxxxxxxx 100000
  • Kirimkan pesan tersebut ke 151.
  • Setelah mengirim pesan, akan ada SMS balasan berisi informasi nomor TOKEN.
  • Lalu konfirmasi  dengan memasukkan nomor TOKEN yang diterima dengan format OK (spasi) TOKEN. Contohnya : OK 1234
  • Kemudian kirim ke 151.
  • Setalah konfirmasi, akan ada SMS pemberitahuan bahwa bagi pulsa berhasil dilakukan.

2. Transfer pulsa Indosat via UMB atau USSD Menu Browser
Selain via SMS, cara kirim pulsa dapat dilakukan lewat UMB atau USSD Menu Browser. Langkah untuk transfer pulsa menggunakan UMB atau USSD Menu Browser sebagai berikut :
  • Buka menu telpon .
  • Lalu tekan tombol *123*7*2*3*1# untuk pengguna IM3 Ooredoo atau tekan kode USSD *123*5*8*3*3# untuk pengguna Mentari Ooredoo dan bagi yang menggunakan Matrix Ooredoo Auto dapat menekan tombol *123*7*1*6*1#.
  • Selanjutnya akan ada beberapa pilihan, pilihlah dengan mengetik 1 untuk transfer pulsa.
  • Kemudian masukkan nomor HP tujuan.
  • Lalu masukkan jumlah pulsa yang akan ditransfer.
  • Kemudian pilihlah 1 untuk setuju.
  • Setelah menyetujui, tunggu SMS konfirmasi dari 151 bahwa transfer telah sukses dilakukan.

Itulah beberapa syarat dan cara untuk transfer pulsa sesama Indosat. Sudah tahu kan? semoga informasi tersebut bemanfaat untuk teman-teman semua. Selamat berbagi dan terima kasih sudah membaca artikel ini.