16 July 2018

5 Alasan Kenapa Memutuskan Pindah Kantor

Bulan Juli ini genap setahun saya bekerja di kantor yang sekarang. Padahal ketika memutuskan untuk pindah dari kantor yang sebelumnya, saya banyak dilandasi oleh perasaan emosi. Padahal sebenarnya saya baik-baik saja di kantor yang sebelumnya. Sebenarnya tulisan ini ingin saya posting satu bulan setelah saya bekerja di kantor yang sekarang. Tapi apa daya, baru terealisasi hari ini. Tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Nah, hari ini saya ingin memberi tahu beberapa alasan kenapa dulu saya memutuskan untuk pindah dari kantor yang lama. Siapa tahu kan ada yang butuh pertimbangan-pertimbangan juga untuk pindah kerjaan. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.


1. Motivasi Pribadi

Sepanjang perjalanan karir saya bekerja di ibukota Jakarta, saya ternyata punya mimpi masa lalu untuk bekerja di salah kantor yang berada di lantai-lantai tinggi. Ngga tahu kenapa dan sejak kapan saya memendam keinginan tersebut. Faktanya waktu mimpi itu mendekati nyata dengan lolosnya saya saat sesi interview, saya sendiri akhirnya berpikir panjang sebelum memutuskan untuk mengambil kesempatan itu. Yah, motivasi pribadi itu sih menurut saya sah-sah saja untuk penyemangat, tapi tentu harus dibarengi dengan banyak pertimbangan. Salah satunya adalah pengembangan karir, gaji dan lain-lain.



2. Fasilitas Kantor 

Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya apa saja fasilitas kantor yang akan didapatkan ketika memutuskan bekerja di perusahaan yang baru. Saya lumayan beruntung karena kantor yang sekarang ini memfasilitasi makan siang semua karyawan, termasuk makan malam bagi yang lembur. Masih ditambah lagi bisa memilih aneka minuman di pantry. Buat saya menu fasilitas makan siang ini sangat menghemat pendapatan banget. Soalnya kalau tidak dapat makan siang, kadang kita bisa boros banget saat membeli makan siang. Apalagi kalau tanggal habis gajian. Iya kan ? 

\
3. Team Yang Solid

Salah satu alasan saya menerima tawaran di kantor sekarang karena dijanjikan akan berada dalam sebuah team yang fun dan solid. Faktanya sih kadang semua ngga selalu seperti itu. Team  saya di kantor termasuk salah satu biang kerok keributan. Kadang ribut sama atasan, kadang konflik dengan sesama anggota team. Tapi kalo beneran lagi fun, mereka itu udah kaya saudara luar biasa yang pernah saya punya. 


4. Butuh Tantangan Baru

Saya bukan tipikal orang yang bisa bekerja sebentar di sebuah perusahaan. Beberapa orang bilang tidak bagus untuk CV, tapi saya sih lebih ke alasan lain. Loyalitas. Buat saya nilai dari sebuah loyalitas itu mahal. Makanya saya berusaha bertahan cukup lama ketika diterima bekerja di sebuah perusahaan. berusaha mengatasi rasa kurang nyaman dan berusaha memberi tantangan pada diri sendiri. Rata-rata saya bisa bekerja 3,5 tahun di sebuah perusahaan. Buat saya ini waktu yang cukup lama walaupun ada banyak teman yang punya rekor bekerja lebih lama daripada saya. Ketika saya merasa tidak menemukan tantangan-tantangan lagi pada sebuah perusahaan dan sudah mencoba untuk mendiskusikan hal ini, saya pikir pindah kerja adalah solusi yang terbaik. Dan berhasil. Saya selalu menemukan tantangan-tantangan baru yang membuat saya lebih semangat bekerja. 


5. Tanda-Tanda Untuk Resign

Terkadang kita seperti menerima beberapa tanda yang justru jarang kita kenali karena mungkin sudah jadi bagian dari keseharian kita. Beberapa tanda-tanda yang mungkin harus dikenali untuk menjadi sebuah pertimbangan pindah kerja yang beberapa kali sering saya rasakan antara lain : sudah bekerja secara maksimal tapi lebih sering dianggap tidak bekerja, kalau sudah begitu jangan harap akan mendapat pujian dari atasan, apa yang kita kerjakan sering sekali di kritik bahkan untuk hal paling remeh sekalipun, sering mendapat keluhan seputar pekerjaan kita dari atasan yang disampaikan ke karyawan lain, dan atasan sudah mulai menyerang ranah pribadi yang dikaitkan dengan pekerjaan. 


Kira-kira itu beberapa alasan yang seringkali menjadi landasan saya untuk pindah bekerja ke perusahaan lain. Kira-kira adakah teman-teman yang mau memutuskan pundah kerja dalam waktu dekat ? Mudah-mudahan tulisan ini bisa membantu yah. 

05 July 2018

#141KarantinaMelayani Pisang, Buah Ekspor Unggulan Indonesia

Siapa yang suka makan pisang ? Saya yakin hampir semua masyarakat Indonesia menyukai buah yang tumbuh subur di tanah Indonesia ini. Saya ingat, waktu kecil dulu rasanya hampir setiap rumah ditumbuhi oleh pohon pisang. Selain untuk diambil buahnya, daunnya juga sering dimanfaatkan oleh nenek dan ibu saya untuk kegiatan memasak di dapur. Pohon pisang tumbuh dengan cara bertunas, jadi kalau sudah ada satu pohon pisang tumbuh di rumah, maka dalam waktu singkat akan tumbuh tunas-tunas baru di bawahnya. Nah hari ini, saya akan cerita bagaimana buah favorit masyarakat Indonesia ini dikembangkan untuk komoditi ekspor. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Dalam sebuah perjalanan ke perkebunan pisang di daerah Lampung yang luasnya sampai ribuan hektar, saya jadi tahu banyak bagaimana buah pisang yang selama ini saya makan bersama keluarga ternyata dibudidayakan dengan sangat serius untuk menjadi sebuah komoditi ekspor andalan. Bagaimana tidak serius, kalau pohon pisang yang ada di perkebunan ini bahkan sudah menyediakan lahan pembibitan mereka sendiri. Pohon pisang dikembangkan dengan metode kultur jaringan dan mulai dipindahkan ke dalam pot ketika mulai membesar hingga siap dipindahkan ke area perkebunan. 

Ketika sudah mulai berbuah, buah pisang kemudian mengalami proses bagging atau dibungkus dengan kertas. Pembungkusan ini selain untuk menghindari buah pisang terpapar dengan sinar matahari secara langsung, juga supaya buah tetap bersih dan juga untuk mengindari dari serangan binatang-binatang yang suka menggerogoti buah pisang di malam hari. 

Ketika masuk waktu panen, buah pisang dipotong pertandan dan kemudian digantung pada rel yang tersedia di sekeliling kebun. Sedikit info nih teman-teman, buah pisang yang sudah dipanen ini tidak boleh menyentuh tanah lho untuk menjaga kebersihannya. Setelah terkumpul sekitar 20 tandan, deretan tandan-tandan pisang ini akan ditarik menuju packing house. 

Di Packing House inilah buah pisang yang telah siap dipanen akan dipersiapkan sesuaikan kebutuhan. Buah pisang akan dipotong mulai dari satu sisir, setengah sisir hingga satuan dan kemudian akan dibersihkan oleh para petugas perkebunan. Setelah duci bersih, kemudian buah pisang ditiriskan dan mulai diberi label dan dimasukkan dalam kotak. 

Jutaan ton pisang yang diekspor ke berbagai negara seperti Malaysia, Timur Tengah, China dan Korea Selatan berasal dari perkebunan pisang di wilayah Lampung. Tentunya bukan pekerjaan mudah dapat menembus pasar ekspor ke berbagai negara bila tidak dibarengi dengan keseriusan dalam meningkatkan kualitas buah pisang yang dihasilkan. Maka dari itu tidak heran, kalau buah pisang benar-benar dibudidayakan dengan baik di sini. Yuk kita geber ekspor produk petani kita, Indonesia !

03 July 2018

Nobar Piala Dunia ? Di Barons Pub Hotel Ambhara Saja !

Bulan Juni dan Juli ini banyak banget orang yang lagi demam. Bukan terkena wabah penyakit sih, tapi lebih tepatnya terkena wabah Piala Dunia yang saat ini sedang berlangsung di Russia sejak tanggal 14 Juni hingga tanggal 15 Juli yang akan datang. Tentunya para penyuka bola ngga bakalan melewarkan moment 4 tahunan ini. Nonton bareng alias nobar tentu saja jadi salah satu acara pilihan yang sulit untuk dilewatkan bersama teman-teman untuk mendukung team jagoan masing-masing. Apalagi saat ini banyak sekali tempat buat nobar yang seru banget buat nobar bareng teman-teman. Nah, kali ini saya akan bahas salah satu tempat yang seru buat nobar Piala Dunia yang pernah saya kunjungi bareng teman-teman. Simak yuk dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Nyari lokasi nobar Piala Dunia itu sebenernya perkara susah-susah gampang sih. Yang pertama lokasinya harus gampang dijangkau semua teman-teman. Trus yang kedua ada paket menu yang enak buat disantap sembari nobar, ketiga sudah pasti ada layar gede nya dengan sound system yang mumpuni. Nah, semua tempat itu kok kayanya ada di Barons Pub Ambhara Hotel. Dari segi lokasi, Ambhara Hotel sendiri berada tepat di seberang Pasaraya Blok M dan Terminal Blok M, yang berarti akses menuju ke sana relatif mudah dijangkau dari segala penjuru Jakarta. Trus kalau poin kedua dan ketiga mah sudah pasti lah yah. Ngga percaya ? Nih buktinya.

Untuk paket menu, selama Piala Dunia 2018 ini Barons Pub menyediakan berbagai package seru dengan nama yang unik. Package yang pertama yaitu Free Kick yang terdiri dari Tahu Isi atau Spring Rolls atau Kentang Goreng. Paket Free Kick ini harganya 85k. Cocok banget nih buat nyemil-nyemil sambil nonton team jagoan. 

Ada pula Paket Offside yang terdiri dari Nachos dengan berbagai cocolan yang semuanya asoy atau pilihan lain dari paket ini adalah Calamary yang gurih dan lezat. Harga Paket Offside ini dibandrol 100k. Porsi nachos nya cukup buat berbagi bareng teman-teman. Kalo Calamary nya saya pilih ngga mau bagi-bagi. Soalnya enak. Hahahahaha.. 

Berikutnya ada Paket Corner Kick seharga 125k. Dalam paket ini kita bisa memilih menu Nasi Goreng atau Mie Goreng. Porsi cukup nampol buat yang kelaperan karena nobar baru pulang kerja. Rasanya juga oke banget.

Trus ada pula Paket Goal yang ngga kalah nampol. Paket ini terdiri dari pilihan menu burger atau Club Sandwich. Burger nya gede juga lho. Trus Club Sandwich nya bisa dinikmati bareng teman-teman. Biar kebersamaan makin terasa diantara kita. Hahahaha.. Paket Goal ini dibandrol seharga 135k.

Semua Paket menu yang saya sebutkan di atas sudah termasuk dengan bir. Tapi buat yang ngga minum bir juga ngga usah kuatir, karena kalian bisa pesan ice tea, ice lemon tea atau soda. Aman kan ? Ada pula pilihan menu snack yang juga bisa teman-teman pilih untuk bersantap sembari nobar.

Oh ya, Barons Pub juga lagi mengadakan kompetisi Battle Bottle Flip lho. Tau Bottle Flip kan ? Itu lho, membalik botol dengan cara melempar ke atas dan saat jatuh ke bawah posisi botol tetap dalam kondisi berdiri. Ada yang merasa jago ? Buruan daftar di Barons Pub, hanya seharga 30k saja dan teman-teman akan mendapatkan minuman dan snack. Tersedia hadiah jutaan rupiah untuk para pemenang lho. Mantab kan ?

Di Ambhara Hotel sendiri ada beberapa outlet F&B, diantaranya ada Dapur pelangi, Seruni Cafe, Barons Pub dan Lounge. Nah setiap Sabtu, buat teman-teman wanita bisa menikmati promo Ladies Day dan mendapatkan diskon 50% lho. Trus buat laki-laki gimana ? Jangan sedih, buat laki-laki bisa menikmati promo Gentlemens Day dan mendapatkan diskon 50% setiap bersantap di outlet F&B yang ada di Ambhara Hotel setiap hari Minggu. Menarik kan ?

Balik lagi ke nobar Piala Dunia yang saya dan teman-teman ikuti di Barons Pub, malam itu kami nobar pertandingan Jepang vs Polandia. Rata-rata kami semua mendukung Jepang. Sayang Jepang harus kalah 0-1 dari Polandia malam itu. Untungnya Jepang tetap lolos ke babak selanjutnya karena faktor Fair Play. Jadinya walaupun kalah, semua yang nonton tetap happy. Apalagi malam itu ada banyak games berhadiah sejumlah voucher dari Ambhara Hotel. Nobar kami jadi tambah berkesan. Jadi buat teman-teman yang masih bingung mau nobar Piala Dunia di mana ? Langsung saja jadikan Barons Pub sebagai pilihan kalian. 

Barons Pub - Ambhara Hotel
Jalan Iskandarsyah Raya No.1 Jakarta Selatan
Telp. +62 21 2700800