18 June 2018

5 Tips Menghadapi Arus Balik Lebaran


Apa kabar teman-teman ? Bagaimana dengan libur lebaran kalian ? Mudah-mudahan lebaran 2018 kali ini teman-teman bisa berkumpul dengan keluarga tercinta. Aamiin. Saya sendiri seperti biasa menghabiskan libur lebaran kali ini di kota Palembang, kota di mana saya menghabiskan masa kecil hingga remaja. Hampir setiap libur lebaran saya sempatkan untuk pulang ke Palembang. Berbagai moda transportasi juga sudah pernah saya jajal. Mulai naik pesawat terbang, naik bus, kapal hingga naik kereta. Sehingga ada banyak sekali cerita dan tips yang mungkin bisa saya bagi kepada teman-teman. Berhubung libur lebaran hampir usai, tentunya teman-teman sudah mulai sibuk bersiap-siap untuk kembali ke kota di mana sekarang kalian tinggal atau mencari nafkah. Nah, Catatan Si Goiq kali ini akan membahas tips menghadapi arus balik lebaran. Simak yuk.

1. Cari Tahu Kapan Puncak Arus Balik



Informasi seputar puncak arus balik ini akan sangat membantu bagi teman-teman yang menggunakan kendaraan pribadi atau belum memesan tiket. Dengan memantau informasi seputar puncak arus balik ini, akan mengurangi resiko terjebak dalam kepadatan arus balik di terminal, di jalan atau di pelabuhan. Biasanya arus balik memang tidak akan sepadat saat arus mudik karena para pemudik relatif lebih terpecah kepulangannya ketimbang saat mudik. Tapi akan sangat berguna bagi kita untuk lebih menikmati perjalanan balik yang lancar ketimbang tersendat berjam-jam di jalan atau dalam antrian panjang di pelabuhan. 

2. Pastikan Kendaraan Dalam Kondisi Prima

Bagi teman-teman yang membawa kendaraan pribadi ke kampung halaman, tentunya teman-teman ingat untuk melakukan service kendaraan sebelum berangkat mudik. Karena sudah di service sebelum berangkat, beberapa orang cenderung berpikir kalau kendaraan mereka sudah prima untuk dibawa saat arus balik. Padahal alangkah baiknya apabila kendaraan juga sudah di service kembali saat tiba di kampung halaman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan balik. Kondisi kendaraan yang prima tentunya akan memberikan kenyamanan bagi teman-teman saat perjalanan mudik maupun saat arus balik. 

3. Pastikan Fisik Juga Prima Dalam Perjalanan Balik



Libur lebaran itu adalah saat di mana kita akan berkumpul bersama keluarga dan teman-teman lama. Tentunya banyak sekali aktifitas yang kita lakukan saat mudik. Jadwal selama mudik kadang sudah demikian padatnya untuk dipenuhi satu persatu. Sebelum memulai perjalanan balik, ada baiknya teman-teman memberi diri sendiri waktu untuk beristirahat minimal 1 hari sebelum balik. Dengan demikian kita akan bugar saat perjalanan balik yang akan mengindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.

4. Jangan Terlalu Banyak Membawa Buah Tangan



Berada di kampung halaman memang seringkali menggoda kita untuk membeli dan membawa segala macam makanan khas atau buah tangan lainnya. Belum lagi kadang-kadang saudara juga seringkali membawakan kita buah tangan utuk bekal di jalan. Ditambah lagi beberapa teman-teman kantor atau tetangga yang suka nitip minta dibawakan oleh-oleh dari kampung halaman. Membawa terlalu banyak buah tangan tentunya akan cukup merepotkan kita. Apapun moda transportasi yang kita gunakan, tentu tetaplah tidak efisien membawa oleh-oleh terlalu banyak. Karena itu, belilah buah tangan dalam jumlah yang cukup yang sekiranya tidak terlalu menyulitkan untuk dibawa. 

5. Pilih Waktu Keberangkatan Yang Tepat


Apapun pilihan moda transportasi yang teman-teman gunakan saat mudik dan kembali ke tempat beraktifitas, pastikan pilih waktu keberangkatan yang tepat. Berangkat mudik sendiri tentunya tidak sama apabila kita mengajak keluarga lainnya. Apabila membawa anak-anak dan orang tua, pilihlah waktu keberangkatan di pagi, siang atau sore hari. Selain fisik lebih prima, keluarga juga akan lebih menikmati perjalanan mudik. Sesuaikan pula dengan perkiraan waktu tiba di tempat tujuan. Sehingga tidak sampai terlalu malam di tujuan. 

Saya percaya setiap orang punya tips jitu tersendiri saat menghadapi mudik dan arus balik. Semua bertujuan sebagai bentuk kepedulian pada keselamatan diri sendiri dan keluarga yang kita bawa serta dalam perjalanan.Ini dia beberapa tips saya menghadapi arus balik lebaran. Mudah-mudahaan bisa bermanfaat bagi teman-teman yang sedang bersiap mnenghadapi arus balik. Semoga selamat sampai tujuan dan jangan lupa selalu #PeduliKeselamatan